Follow Us @andhikalady

Saturday, April 8, 2017

[Review] Ultima II Wonderwear Liquid Foundation

Hai Jengantens,

Pastinya kalian sudah pernah mendengar brand Ultima II kan? Kalau yang akrab dengan dunia makeup artistry, hampir 100% pasti tahu brand ini. Ultima II memang dikenal sebagai produk makeup profesional yang di daerah saya terkenal sebagai dasaran makeup yang bisa awet seharian. Pokoknya kalau mau makeup yang awet dengan rate yang terjangkau, pilihannya pasti Ultima II. 

Kabar baiknya, brand Ultima II bisa dengan mudah kita temui di toko-toko kosmetik dekat rumah. Jadi, nggak usah bingung PO atau pesen dulu ke luar negeri untuk sekedar mendapatkan foundation idaman. Aslinya, Ultima II adalah brand luar negeri yang masih satu lini dengan Revlon. Namun sekarang di Indonesia sudah dibangun pabriknya sehingga biaya distribusi bisa ditekan. Hasilnya adalah produk berkualitas profesional yang bisa dibeli dengan harga relatif terjangkau.

Saya sangat menyarankan untukmu, sesekali cicipilah produk Ultima II. Pilih yang ringan-ringan seperti bedak padat, atau foundation cair bertekstur ringan seperti yang akan saya review ini. Simak yuu.


Deskripsi produk Ultima II Wonderwear Liquid Foundation. Foundation yang diklaim awet selama 18 jam!

Ultima II Wonderwear adalah produk yang dibuat dengan ramuan bebas minyak, hasil semi matte, dengan light to medium coverage. Ultima II mengklaim dirinya mampu bertahan di kulit selama 18 jam. Tapi saya belum pernah (dan nggak berani juga) memakai makeup full foundation lebih dari 12 jam. Pasti mukanya risih dan pinginnya minta dibersihin. Yang bisa saya katakan adalah hasil riasan selama 12 jam tersebut masih tetap stay dan awet.

Produk ini berisi 30 ml dan lebih sering saya pakai untuk merias klien-klien Jenganten. Tapi kadang-kadang untuk acara khusus, juga saya pakai sendiri juga sih. Hehe. Saya default-nya jarang banget pakai foundation (bahkan BB Cream) untuk sehari-hari.

Ultima II Wonderwear Liquid Foundation memiliki 9 pilihan warna yang dicocokkan dengan kulit orang Indonesia. Yang saya miliki ini adalah warna nomor 4, Neutral WarmShade ini agak terlalu gelap di kulit saya, tetapi dengan pertimbangan banyaknya populasi orang yang punya warna kulit seperti ini akhirnya saya beli yang Neutral Warm.


Kemasan. Berbentuk botol kaca dan pump yang bikin produk selalu higienis.

Seperti layaknya foundation cair pada umumnya, kemasan Ultima II Wonderwear berbentuk botol kaca yang dilengkapi dengan pump untuk mengeluarkan isinya. Nah, kabarnya sebelum ada kemasan pump seperti ini, tadinya kemasan Ultima II Wonderwear menggunakan sistem tuang yang menurut saya kurang higienis. Jadi sistem tuang itu, isi cairan foundation dikeluarkan dengan cara dituang. Ini kurang oke banget baik dari sisi higienis dan takaran foundation yang mudah kedlodoken alias kebanyakan. Kalau berlebihan kan pastinya dimasukkan lagi, menambah kontaminasi dengan dunia luar dong. Makannya saya bersyukur sekarang kemasan Ultima II Wonderwear sudah dilengkapi dengan pump sehingga jadi lebih praktis dan higienis.


Botol kaca tentunya memberikan kesan mewah dan elegan bagi produk ini. Namun bagi saya yang agak ceroboh ini, botol kaca merupakan peEr tersendiri. Pasalnya kalau jatuh, selalu ada ancaman produknya akan pecah dan nggak bisa dipakai lagi. Untuk itu saya mengakali dengan cara membawanya kemana-mana beserta box botol bawaan. Aman dan bikin botolnya awet lho.

Tekstur. Cair, bebas minyak, dan hasil yang smooth.

Tekstur Ultima II Wonderwear berbentuk cair yang sangat cepat kering. Larutannya bebas minyak dan mudah di-blend. Karena sifatnya yang cepat kering, produk harus segera dibaurkan di kulit sebelum nanti jadi kering dan malah susah di-blend.


Pas saya coba di tangan, hasilnya memang jauh banget dengan warna asli kulit. Tetapi ketika dibiarkan lebih lama, warnanya mengikuti warna asli kok. Hasil di kulit adalah kesan yang halus dan menutup.

Swatch dan hasil penggunaan. Matte finish.

Saya coba menggunakan produk ini di pagi hari dengan urutan bare face - foundation + bedak. Deskripsinya adalah sebagai berikut:


1. Bare face.

Foto di atas adalah kondisi kulit saya tanpa produk makeup apapun. Hanya memakai pensil alis, lip gloss dan sedikit pelembap. Tampak beberapa noda bekas jerawat yang baru sembuh akibat PMS.

2. Dengan Ultima II Wonderwear Liquid foundation.

Tampak tekstur kulit terlihat lebih rata dan halus. Beberapa noda jerawat jadi memudar, tetapi belum tertutup dengan sempurna karena saya cuma pakai produk tipis-tipis. Hasil di kulit menjadi matte, tetapi belum 100% matte karena belum tertimpa bedak.

3. Foundation + bedak padat Ultima II.

Setelah saya timpa dengan bedak merk sama, Ultima II (akan direview di postingan lain), terlihat bahwa tekstur kulit saya jauh lebih matte dan kileng-kileng minyak yang tampak di foto sebelumnya jadi hilang.

Berdasarkan eksperimen tersebut, saya simpulkan bahwa kombinasi Ultima II foundation dan bedak bermerk sama menghasilkan tekstur matte. Jadii, produk ini cakep banget dipakai untuk kamu-kamu yang memiliki kulit berminyak cem saya.

Kesimpulan

+ Produk ini bersifat matte dan cocok untuk kulit berminyak. Membantu banget menahan minyak di kulit.
+ Awet. Bisa tahan sampai 12 jam. Meskipun di produk mengklaim bisa tahan hingga 18 jam, tapi saya belum pernah mencoba selama itu. Lha ngapain je, risih tau pakai makeup lama-lama.
+ No SPF, cocok untukmu yang akan melakukan rias untuk pemotretan. Produk ber-SPF biasanya punya resiko menimbulkan whitecast ketika ketemu kamera flash.
+ Medium coverage. Belum mampu menutup semua noda, masih butuh bantuan concealer untuk menutupi beberapa noda yang membandel.
+ Harganya sepadan dengan kualitas yang didapatkan.
+ Mudah dicari di toko-toko di Indonesia. Kalau kehabisan, nggak bingung nyarinya di mana. 

FOTD

Supaya lebih lengkap, saya tambahkan foto ketika sudah memakai blusher, eyeliner dan lipstik:



Foto di atas adalah tampilan saya kalau mau ke kantor. Tapi biasanya saya nggak pakai foundation. Hari ini spesial saja, karena untuk membuat review untuk kalian semua, pembaca Jenganten tercintah. Muahh!!

2 comments: