Follow Us @jenganten

Sunday, June 28, 2015

[Review] Make Over Silky Smooth Translucent Powder

June 28, 2015 0 Comments
Make Over.
Brand yang bersaudara dengan Wardah ini, punya banyak produk-produk yang saya suka. Baik produk yang saya pakai sendiri, maupun yang saya pakai untuk merias. Salah satunya adalah bedak tabur translucent ini. Bedak ini telah menjadi andalan saya untuk setup powder untuk setiap pemakaian foundation di wajah-wajah orang yang saya rias. Translucent menjadi pilihan saya ketika pengen nyari varian warna bedak yang cocok dengan semua warna kulit. Satu warna bisa masuk ke kulit tone pink maupun kuning. Serunya, bedak tipe translucent bisa nyambung dengan semua warna foundation.


Sebelumnya, mari kita menutaskan rasa penasaran tentang pengertian translucent dan kenapa bedak translucent bisa masuk ke semua warna kulit. Pertama-tama, saya nyari padanan istilah translucent dalam bahasa Indonesia, artinya adalah tembus pandang. Tetapi menurut Wikipedia, translucent itu berbeda dengan transparan. Suatu benda dikatakan transparan jika mengijinkan hampir seluruh cahaya melewatinya. Sedangkan translucent itu semi-semi. Cahaya boleh lewat, tetapi nggak semuanya. Sampai di sini saya lebih setuju jika translucent diartikan sebagai benda buram.

Tetapi agak aneh juga, kalau bedak kok disebut bedak buram. Apakah kamu mau beli, kalau di label bedak dituliskan "Bedak buram, memutihkan kulit dalam waktu lima menit saja, cling!"? Adanya paling kita jadi suuzon kalau-kalau bedaknya bikin buram hidup kita juga. :p

Bedak translucent adalah bedak yang dibuat dengan formula sedemikian rupa sehingga ketika dipakai, warnanya akan menyesuaikan warna kulit. Dia tidak mengubah warna asli kulit karena memakai prinsip ke-translucent-an, alias mengijinkan cahaya tetap bisa melewati lapisan bedak.


Deskripsi Produk:
Nama Produk: Make Over Loose Powder Translucent
35gr
Ada saput bedak di dalamnya.
Halal certified.

Kemasan:

Kemasannya dibuat sesuai standar dan signature Make Over. Berwarna hitam, dengan tulisan Make Over yang besar. Plastik yang mewadahinya cukup tebal sehingga bedak ini takkan hancur meskipun jatuh. Tapi jangan dijatuh-jatuhin juga dong ya?


Spons bedak:

Dengan menyesal saya harus bilang bahwa spons bedak ini sudah saya buang sebelum sempat foto-foto dengannya. Spons bedak ini sudah saya ganti karena, spons bawaan sangat tidak direkomendasikan. Bentuknya tipis sekali dan mudah hancur. Saya hanya bertahan satu minggu saja dengan spons bawaan. Setelah itu, saya ganti dengan yang lain, atau memakai kuas saat memakai. Sesungguhnya saya selalu pakai kuas, tetapi sponsnya tetap saya biarkan untuk menutupi lubang-lubang bedak agar tidak berceceran.


Tekstur:

Bedak ini lembut dan mudah menempel di kulit. Seperti namanya, Silky Smooth, bedak ini memang betulan lembut sekali. Butirannya dua kali lebih halus daripada bedak bayi. Akan tetapi, meskipun bawaannya lembut dan mudah menempel, hasil akhir pakai bedak lebih bergantung pada alat yang kamu pakai atau tekniknya. Yang jelas sih, dengan spons bawaan agak kurang oke ya. Pertimbangkan untuk memakai kuas kabuki yang juga lembut.
Bedak ini juga samar-samar memiliki butiran shimmer dengan konsentrasi yang kecil sekali.



Hasil Akhir:

Bedak ini punya judul translucent dan bertekstur lembut. Yang harus kita perhatikan adalah, bedak translucent rata-rata kurang bisa diandalkan dalam hal coverage. Demikian juga dengan bedak Make Over ini. Kalau kamu mendamba coverage, caranya ada 2 jenis:

1. Pakai foundation/BB Cream yang punya coverage baik, kemudian lakukan set powder dengan bedak translucent.
2. Pakai Two Way Cake.


Kesimpulan:

Bedak ini hasilnya ringan di kulit, minim coverage dan tidak mempengaruhi warna asli kulit. Fungsi utama bedak ini adalah untuk setup powder, bukan sebagai satu-satunya produk yang dipakai di wajah, apalagi bedak ini memang nggak punya bahan SPF. Kamu akan menyukai bedak ini jika pengen hasil akhir yang lembut, tidak mengubah warna asli kulit, dan telaten. Telaten dalam hal ini adalah mau menggunakan tools yang tepat.



Thursday, June 25, 2015

[Tips] Supaya Punggungmu Tidak Melengkung

June 25, 2015 0 Comments
Assalamu alaikum, Jengantens,

Masih dalam suasana Ramadhan, saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah Ramadhan bagi yang menjalankannya. Serta selamat menikmati suasana Ramadhan, bagi yang menjalankan, maupun yang tidak menjalankan ibadah Ramadhan. Buat saya, yang ditunggu-tunggu saat Ramadhan adalah suasananya. Suasana bangun sahur di pagi buta, nikmatnya melahap hidangan berbuka, ngabuburit, tarawih rame-rame, excuse untuk pulang malem, subuhan, dll, itu adalah hal-hal yang nggak ditemui di bulan-bulan lain. Oleh karena itu, Ramadhan selalu istimewa di hati.

Well, menambah keistimewaan bulan ini, saya juga mau bikin post yang istimewa. Kali ini bukan tentang makeup, bukan tentang kosmetik, skin care, endesbye, tetapi tips supaya punggung tidak melengkung. Sama sekalian memperkenalkan format baru dalam menulis postingan, yaitu diberi tanda [...] misal [Review], [Tips] dll. Semoga jadi makin memudahkan navigasi blog ini. :D

Punggung melengkung itu yang kayak apa sih? Jadi, punggung cembung adalah punggung yang posturnya nggak pas, alias melengkung. Bisa melengkung ke depan atau bungkuk ke belakang. Tapii, melengkung yang saya maksud adalah lengkung yang disebabkan karena kebiasaan, bukan karena penyakit. Misal kebiasaan duduk terlalu lama, tidur tengkurap sambil melengkungkan punggung dalam waktu lama, dsb. Akan beda ceritanya jika melengkung disebabkan penyakit misal skoliosis, tentu akan membutuhkan perawatan dokter.

Postur punggung melengkung, terutama yang agak bungkuk karena tidak membiasakan menegakkan punggung punya efek negatif, di antaranya:
- Terlihat capek, nggak bersemangat.
- Terlihat ragu dengan hidup.
- Terlihat malas.
- Perut jadi terlihat menonjol dan ndut.
- Mengurangi tinggi badan. Misal kamu aslinya adalah 160cm, tetapi karena bungkuk, tinggimu jadi 155cm. Kan sayang.
- Meningkatkan resiko makin bungkuk di usia tua.

Mikirin harga bawang merah naik, Mbak?
Ini terlihat seperti abis nonton episode final Game of Thrones season 5 ketimbang sedang berkirim pesan bahagia.
Supaya nggak keliatan kayak abis kameha-meha sama pacar, yuk kita kurangi kebiasaan membungkukkan punggung/bahu. Tips dari saya yang bisa kamu coba adalah:
  • Berlari
Olahraga sederhana, seperti lari-lari itu dapat membantu mengurangi punggung bungkuk. Coba lakukan sendiri, ketika berlari, napas kita akan bernapas lebih banyak untuk menyuplai oksigen ke seluruh tubuh. Secara otomatis dada akan terbuka lebar dan pundak jadi lebih ketarik ke belakang.
  • Main sama barbel
Bagi yang punya barbel, coba alternatif ini: dua tangan pegang barbel, tegakkan punggung, lakukan gerakan membuka tangan - tutup tangan - buka lagi, tepat di depan dada. Ini untuk melatih supaya punggungmu bisa menahan beban berat.
  • Kayang
"Aku sebetulnya galaw dengan tujuan hidupku selama ini"
"Kayang cajalah Kaw"
Iya, kalau kamu galau sama punggungmu, mungkin sebaiknya kamu harus mencoba kayang. Saya tuh heran ya, banyak gerakan-gerakan olah tubuh yang sebetulnya sehat dan menyenangkan, malah dipakai buat bahan lelucon. Misalnya koprol, salto, kayang, roll depan, roll belakang. Koprol misalnya, dipakai untuk lompat tali jika talinya tinggi. Salto untuk gerakan bela diri. Dan kayang untuk melatih otot punggung.
  • Hindari memakai tas berat terlalu sering

Tas yang terlalu berat itu pengaruh buat beban pundak. Apalagi yang lebih sering dipakai di satu sisi saja. Saya misalnya, lebih suka menaruh tas pundak kiri. Tidak masalah jika bobotnya ringan. Nah kalau berat? Pertimbangkan untuk bergantian kanan dan kiri.


  • Jika duduk di depan layar komputer, usahakan mata tegak lurus dengan layar
Pada umumnya, tubuh itu mengikuti mata. Kalau mata kita lurus dengan suatu benda, bisa jadi otomatis tubuh dan muka akan mengikuti. Jangan terlalu rendah, juga jangan terlalu tinggi.
  • Menari
Menari, khususnya tarian tradisional klasik Indonesia, umumnya mensyaratkan posisi mendhak dan ndegeg dengan benar. Semakin sering dilatih, maka akan semakin menjadi kebiasaan. Pernah melihat penari yang punya punggung bungkuk?
  • Ikut Tonti
Jaman SMP dan SMA pernah ikut Tonti? Nah, posisi tegap yang diajarkan ketika Tonti, bawalah ke kebiasaan sehari-hari.
  • PD dengan tubuh sendiri
Ini paling penting Jeng. PD dengan tubuh sendiri, ketika berjalan, duduk, bahkan menulis sekalipun, pahami bahwa jiwa kita yang suci ini layak berada di raga yang tegap dan berdiri mantap.
  • Self motivation
Yang nggak kalah penting dengan PD terhadap tubuh sendiri adalah self motivasi. Kembalikan lagi ke diri sendiri, seberapa penting kita mengatur postur tubuh. Apakah kita pengen perut rata, atau pengen multivitamin kalsium yang kita minum nggak berlalu sia-sia. 
Motivasi yang biasa saya pakai adalah: ketika mendengar/melihat/berpikir tentang kata 'berdiri', maka saya akan meluruskan punggung saat itu juga. Sama halnya dengan ketika mendengar/melihat/berpikir tentang kata 'senyum', maka saya akan tersenyum, meskipun sedang sendirian. Asal jangan overdosis senyam-senyum sendiri lho yaa..


Biar harga bawang merah naik, yang penting sini udah beli bawang bombay.
Jon Snow boleh mati, tapi brewok Mas Kit Harington akan selalu di hati.

Demikian dari saya,
Bagaimana, siap untuk membiasakan postur tegak?


Model: Dian Utari & Lady
Lokasi: Bumi Asih, Bandung



Monday, June 8, 2015

[Review] Palmolive Shower Gel

June 08, 2015 0 Comments
Mencari sabun mandi yang cocok dan bersahabat dengan kulit itu susah-susah gampang. Pertama, puluhan merk bertebaran di mana-mana, dengan klaim bermacam-macam. Banyak merk menawarkan jaminan kulit putih, bersih, kenyal, bening, dll yang pernah saya bahas di sini. Saya jadi berpikir bahwa banyaknya iklan-iklan sabun mandi membikin pergeseran makna esensi mandi yang sebetulnya: membersihkan diri. Mandi sekarang sudah bukan cuma perkara membersihkan daki dan melunturkan kotoran di tubuh, tapi untuk melembutkan kulit, ya untuk kesehatan, ya untuk anti kuman, dll. Kamu mikir begitu juga nggak Jeng?

Kedua, berdasarkan sejumlah iklan sabun mandi dan percobaan ganti merk beberapa kali, saya berkesimpulan bahwa kulit saya itu mudah kering dan lebih cocok dengan sabun dan produk high moisturizing. Ciri-ciri sabun mandi (dan variannya, sabun batangan, soap gel, soap cream, liquid soap dll) yang high moisturizing adalah: 
1. Busanya nggak terlalu banyak, 
2. Setelah dipakai, menimbulkan kesan lengket dan licin seakan mandimu kurang bersih, padahal itu artinya kelembapan kulitmu nggak terbuang,

Saya selama ini suka dan selalu repurchase produk Dove, pernah saya review di sini.  Kadang-kadang saya pakai produk bayi, tetapi tidak semua produk bayi wanginya saya suka dan terlalu plain. Alternatif saya selain Dove dan sabun bayi, adalah produk Palmolive.


Beberapa waktu lalu (baca: beberapa puluh tahun lalu) merk Palmolive sempat jadi merk ternama di rak sabun. Jejeranya adalah Lux - Palmolive - Lifebuoy - Lux lagi - Palmolive lagi - Lifebuoy lagi - sabun salaman (ada yang masih inget sabun salaman?). Ortu saya di rumah dulu suka nyetok sabun Palmolive, sampai saya hafal dengan wanginya.


Kalau sekarang, produk Palmolive sepertinya sudah tidak diproduksi lagi di Indonesia. Adanya produk impor dari negara tetangga, dan harganya lebih mahal. Well, sambil nostalgia, yuk sambil simak review saya.
  • Palmolive Shower Gel Morning Tonic




Varian pertama adalah morning tonic, aromanya lembut rerumputan dan lemon. Segar banget. Pakai ini pas pagi hari, niscaya mata jadi kebuka lebar dan membikin tambah bersemangat. Aromanya nggak pasaran dan tahan lama.
  • Palmolive Shower Gel Sensual





Tipe kedua adalah Sensual, cucok buat kamu yang pengen ngerasain gimana jadi Margaery Tyrell atau Anne Boleyn. Mereka adalah tokoh-tokoh sensual yang saya baca dari film-film. Menurut saya ini lebih cocok dipakai di sore atau malam hari.

Tekstur produk ini adalah gel shower dengan kandungan pelembap cukup tinggi. Busanya sedikit, kamu bakal kecewa kalau suka dengan busa-busa banyak. Tapi kalau saya justru lebih suka dengan yang berbusa minim. Aromanya agak sedikit berubah dari Palmolive jaman dulu, tetapi tetap punya ciri khas Palmolive yang bikin nostalgila melambung ke angkasa.

@andhikalady