Follow Us @jenganten

Monday, October 29, 2012

OOTD Kondangan Teman

October 29, 2012 8 Comments
Semua mecing kecuali, backgroudnya. Parkiran motor. >.<


Beberapa waktu lalu, teman kuliah sekaligus teman kantor saya menikah. Kami kondangan (ya iyalah!). Kami berfoto-foto, dan saya merasa ada yang kurang jika tidak share OOTD sewaktu kondangan. 

My look.

Tak akan kubiarkan siapapun mengambil clucth bagku, Nyai.


Bareng Vivi.
Sasti & Me.

With Friends.

Semua meching, kecuali, errr, wedgesnya.

Pose bareng Kombregirls.
Foto pengantinnya mana? Ini saya ambilkan dari Twitter :

Yoga Hanggara & Istri, Lailatul Badriyah

Foto kelas.

Selamat. Semoga menjadi keluarga Sakinah, Mawadah, Warrahmah.

Fanbo Freebies & Fantastic Matte Lipstick

October 29, 2012 21 Comments


Beberapa waktu yang lalu, karena bejo, saya berkesempatan untuk mendapat free paket produk dari Fanbo yang terdiri dari kosmetik sbb :



Eyeshadow Kit Pesona Kupu, Lulur Madu, TWC, Bedak Padat, Milk Cleanser RoseToner Rose, Body Lotion Rose, Lipstick, Lipstick Matte, Eye Pen Liner, Eyebrow Pencil, Liquid Foundation


Nah, daripada postingan ini berisi pameran tok, saya juga sekalian mau mereview salah satu item di atas, yaitu Lipstick Matte.


Lipstick Matte. Apa sih yang membedakan lisptik matte dengan lipstick biasa? Lipstick matte itu adalah pewarna bibir yang dibuat dengan coverage maksimal, hasil yang minim kilau (matte), tahan lama dan mampu menutupi warna alami bibir. Tekstur lipstick matte biasanya sangat padat dan miskin pelembap. Karena sedikit pelembap itulah, lipstick matte harus diaplikasikan pada bibir yang sudah sehat dan lembap.Kalau tidak begitu, maka hasil pengolesan lipstick matte cenderung terlihat kering dan kelupasan bibir menjadi lebih jelas.

Berbeda dengan lipstick biasa yang bertekstur creamy. Memiliki pelembap banyak, dapat langsung dipakai bahkan untuk bibir kering sekalipun, tapi warnanya cenderung sheer dan tidak bertahan lama.
Jadi, apakah Fanbo Matte Lipstick ini sudah seperti matte lipstick pada umumnya. Yuk mari kita review.

  • Kemasan

 Saya suka warna merah yang digabung dengan warna gold. Ini baru cocok. Warna hangat dan warna hangat. Selain itu, kesan kilau yang ditimbulkan membuat lipstick ini terlihat elegan. Tapi sayang sekali, tulisan Fanbo yang berwarna emas itu mudah sekali pudar. Satu kali kegores saja, tulisannya sudah berubah bukan Fanbo lagi tapi Fabo. Hehehe.

 

Kemasannya berbentuk mini seperti pensil. Isinya juga tipis panjang. Buat yang bentuk bibirnya kecil tidak perlu khawatir mengoleskan langsung ke bibir dari lipsticknya.

  • Warna

Saya memiliki dua warna lipstick. Yang satu adalah nomor 2, satunya nomor 7. Lipstick nomor 7 berwarna pink cokelat natural. Kalau saya bilang sih, ini jenis warna lipstick yang malu-malu. Alias cocok dipakai sama yang masih malumalu pakai lipstick. #eh. Hasilnya di bibir warna natural, semi nude, dan nutup dosa-dosa di tepi bibir alias punya cover yang bagus. Cucok banget deh, malu-malunya. 

Kiri no 7, kanan no 2
Dan warna yang nomor 2 adalah warna pink fuchia, agak semi ungu. Ketika diapply di bibir, warnanya cakeep banget. Kalau saya deskripsikan, warnanya ngejreng abis. Saya suka dengan hasilnya di bibir. Gak malu-malu. (berati saya malu-maluin, gitu).

Swatch di tangan.

  • Swatch di Bibir
No 2


No 7


  • Stay Power


Lipstick ini stay powernya lumayan. Cukup tahan lama di bibir. Bisa betah dipakai selama kurang lebih 4 jam. Tapi ketahan lembapnya masih kurang di bibir saya. Kalau dipakai, lama-lama membekas garis-garis di bibir. Jadi bibir saya terkesan banget memakai lipstick dan kurang rata. Untuk menghindari hal tersebut, saya sih seringnya memakai lipbalm dulu sebelum memakai lipstick ini. 

Yang kurang saya sukai adalah lipstick ini membuat bibir saya kering. Tapi gimana doong, saya suka warnanya. Lipstick matte memang punya ciri khas dapat membuat bibir kering karena kandungan pelembapnya yang minim. Tapi bisa juga diantisipasi dengan menggunakan lipbalm sebelum pemakaian. Boleh juga setelah mengoles lipstick ditambah lagi dengan lipgloss untuk hasil yang shiny.

Kesimpulannya, lipstick matte punya Fanbo ini recommend untuk yang ingin lipstick lokal berwarna cover, orang yang bibirnya tidak kering, dan yang tidak bermasalah dengan kemasan yang mudah mengelupas. Hehehe.


Thursday, October 18, 2012

Random : Tomat Cacah

October 18, 2012 25 Comments


Jadi begindang. Harusnya saya posting ini di blog sebelah saya di Sayap-sayap Mimpi. Tapi mendadak saya ingin banyak Jenganten-jenganten tau info ini. 

Saya sangat paham sekali bahwa buah tomat adalah buah yang gizi dan vitaminnya luar biasa. Tau Lycopene? Itu lho, bahan aktif yang digembar-gemborkan sebuah produk pemutih local untuk media promosi. #eh, iya bukan ya? Jadi pada suatu waktu, saya membaca artikel yang isinya Lycopene itu tidak dapat bekerja dengan baik untuk tubuh (kulit) jika dipakai terpisah dilepaskan dari inangnya. Siapa inangnya? Usut punya usut, tersangka utama pemilik kandungan Lycopene terbesar adalah buah TOMAT! Disebutkan pula bahwa Lycopene bertanggungjawab pada warna merah pada tomat. Tomat segar saja bisa berwarna merah segar kinyis-kinyis gitu, gimana jadinya kalau kulit kita juga begitu?

Hehehe, tidak perlu dijelaskan panjang lebar. Intinya, buah Tomat itu bener-bener bagus untuk kulit. Oleh karena itu, saya melatih diri untuk suka dengan tomat dan berusaha memakan tomat setiap ada kesempatan.

Saya memulainya dengan membeli jus tomat. Awalnya rasanya segar begitu. Tapi lama-lama saya juga nggak tahan dengan aromanya. Tau sendiri lah, buah Tomat kan tidak manis. *Saya suka yang manis-manis*, #eh. Akhirnya saya berhenti meminum jus tomat.

Kemudian saya tertarik dengan tomat cherry. Bentuknya seperti tomat pada umumnya dengan ukuran yang kecil-kecil sebesar anggur. Rasanya empuk dan gurih. Kadar airnya lebih sedikit. Dimakan tanpa gulapun rasanya enak lho. Sayangnya harga tomat cherry lebih mahal dari tomat biasa. Sekitar tiga kali lipat tomat besar. Pun cuma dapat ditemui di toko-toko besar.

Tomat Cherry.
Yang ketiga adalah tomat punch! Ini yang paling favorit untuk saya. Awalnya saya mendapat resep ini dari petugas kantin di kantor saya. Jadi caranya begini, tomat diiris, disiram dengan air gula, tambahkan es, siap disajikan. Saya hampir memesannya setiap hari. Rasanya enak, tidak enek seperti jus tomat, dan harganya juga tidak mahal. Sesuaikan saja dengan tipe buah tomat yang kamu suka. Nah, saya juga ada modifikasi resep serupa nih. Caranya begini :

Bahan :

  1. Tomat
  2. Buah-buahan lain (misal stroberi, mangga, bengkoang, dsb)
  3. Madu
  4. Air hangat
  5. Es batu

Caranya :

  1. Iris buah-buahan kecil-kecil, masukkan di gelas.
  2. Campur madu dengan air panas, siramkan ke irisan buah (madu lebih baik dari gula. Jangan pakai sirup, dia sudah memiliki bejibun bahan pengawet.)
  3. Beri es batu.
  4. Dimakan.


Hasilnya.
Believe me, rasanya enak! Gurih manis campuran tomat dan madu. Kadang ada pula rasa kurma kita temukan dalam paduan tomat dan madu. Hehehe. Alhasil, kita bisa tetap mengkonsumsi Lycopene, #eh, tomat tanpa merasa mual atau terpaksa.

Entah ini cuma terjadi sama saya saja atau yang lain juga. Tapi Saya merasa kulit saya makin kenyal dan lembut setelah rutin mengkonsumsi tomat ini. Sekali lagi ya, saya cuma merasa. Saya lupa untuk memotret kulit ketika belum rutin makan tomat dan setelah.

Anyway, saya punya penyair favorit, dia mendeklarasikan dirinya sebagai Tomat. Namanya huruf kecil. Kata-kata indahnya bisa dicek di http://aanmansyur.tumblr.com/.

Ingin Memberi Efek Kilau pada Wajah? Citra Hazeline Pearl White Moisturizer

October 18, 2012 30 Comments
Saya agak bingung mengkategorikan Citra Hazeline Pearl White ini sebagai pelempap atau bukan. Dalam kemasannya tertulis dia adalah Moisturizer, tapi kok isinya gak seperti moisturizer ya?


Setelah aku lihat-lihat dan kaji-kaji, ternyata produk ini masuk kategori pearl cream, krim mutiara, atau bisa dijadikan satu golongan dengan Kelly Pearl Cream. Sesuai namanya, krim mutiara ini berguna untuk menciptakan efek kulit berkilau sehat. Kilau yang dihasilkan oleh krim mutiara berbeda dengan kilau pada produk makeup ber-shimmer, semisal bedak shimmer, blushon, bronzer, dsb. Kalau saya bisa jelaskan sih, kilau pada pearl cream lebih terkesan sehat dan alami. Cahaya kilau yang dihasilkan seolah-olah berasal dari dalam kulit sendiri. Disebutkan pula, dengan penggunaan rutin, pearl cream mampu melembutkan dan mencerahkan kulit.

 

Efek kilau seperti ini kadang kita sebut sebagai Photoready. Siap difoto kapan saja. Karena wajah kita sudah berkilau dan memancarkan aura sehat, mau difoto kapan saja, ayuklah. Efek Photoready dapat pula diciptakan dengan foundation atau BB cream khusus yang memiliki efek luminizing, blush on shimmer, dan bedak shimmer.

Tapi khuseus pada postingan ini saya akan mereview salah satu pembawa efek ini, another pearl cream : Citra Hazeline Pearl Cream White Moisturizer. 
  • Kemasan
Kemasan berbentuk tube yang aduhayy, mulutnya lebar dan irit sekali. Karena berbentuk pot, pastikan tanganmu bersih saat mencoleknya. Selain itu, ketebalan isi kemasan juga minimalis. Kayaknya lebar permukaan krim waktu pertama kali dibeli dengan dasar krim tidak lebih dari dua millimeter. Emang ngirit nih isi krimnya.

  • Tekstur
Padat singkat jelas. Cukup tiga kata untuk mendeskripsikan tekstur krim ini. Krim ini berbentuk padat, tapi mudah untuk diambil. Agak berbeda dengan Kelly Pearl Cream yang memiliki tekstur lebih creamy. Ketika diambil dengan tangan, secara samar terdapat bintilan kilau sparkle.



  • Stay Power
Krim ini stay powernya oke banget. Kilaunya mampu bertahan sepanjang hari. Dan lagi, krim ini tidak membuat wajah menjadi berminyak seperti produk saudaranya, Citra Hazeline Pearl Moisturizer yang pernah saya review di sini.
  • Aroma
Tidak ada aroma yang begitu mengganggu dari krim ini. Krim ini mengandung wangi lembut khas produk Citra.


Terlihat sedikit shimmer di nose bridge.
  • Seberapa berkilaunya krim ini?
Krim ini saya pakai untuk FOTD Wonder Woman di sini. Kelihatan kan shimmernya? Padahal saya tidak memakai flash untuk memotret. Tips dari saya, gunakan pearl cream sebelum foundation. Agar efek kulit berkilaunya makin bertahan lama. Urutan saya :
  1. Pakai pelembap
  2. Pakai pearl cream
  3. Pakai sunblock
  4. Foundation
  5. Bedak
  6. Make up
Banyak banget ya, langkah-langkahnya? Tapi hasilnya emang bener-bener bagus di wajah saya. Makeup cling jadi photoready dan awet. 

Suka :
  1. Stay power oke
  2. Terjangkau
  3. Efek kilaunya membuat wajah terlihat sehat
  4. Tidak membuat wajah berminyak
Tidak suka

-         Kemasannya irit. Saya sih berharap semoga Citra membuat versi kemasan yang lebih besar.

Harga : Rp 5.000,00
Repurchase : Yes.

Monday, October 15, 2012

Perjalanan Menemukan Pelembap (II)

October 15, 2012 22 Comments


Sebelum tulisan ini saya mulai saya mau menyampaikan sesuatu. Tepat sejak dua hari kemarin, saya sudah membuat laman tentang Beauty Under 100ribu dan tentang Penulis. Saya akan senang banget kalau Jenganten mau mampir ke sana sebelum membaca posting-posting di blog ini. (baca : saya senang kalau kamu-kamu pada ngepoin saya. Muihihihi)

Jadi begini, melanjutkan postingan galau saya tentang perjalanan menemukan pelembap (kadar galaunya ketambah karena bingung kata lembap yang benar itu pakai huruf B atau P), di sini saya ingin melanjutkan petualangan saya. Ada dua pelembap yang saya review di sini. Baiklah, marii.

  • Clean and Clear Fairness Moisturizer


Clean and Clear

Pelempap ini diformulasikan khusus untuk kulit remaja. Jadi semoga untuk kulit remaja macam saya pasti aman. Diklaim bahwa Clear and Clear tipe ini bebas minyak, sehingga cocok untuk yang mukanya gampang kinclong kena minyak. Yang paling saya suka sih, pelembap ini sudah mengandung SPF 15. Padahal harganya terjangkau, aaaak.

Komposisi. Klik untuk perbesar.
Kemasannya berbentuk botol mulut lebar, menurut saya kurang sesuai dengan isinya yang cenderung encer. Ada baiknya sih, kalau mulut botol diberi penyekat saja supaya isinya tidak mudah mbleber ke mana-mana.


Teksturnya putih cenderung encer. Kepekatannya mirip dengan krim sunblock. Jadi saya makin yakin kalau pelembap ini sungguhan mengandung SPF.


Ketika dioles ke kulit wajah, hasilnya lembut dan ada hint pencerahannya. Kalau kurang telaten mengoles, bisa jadi hasilnya kurang rata. Pelembap ini cenderung lebih lambat diserap kulit. Tapi secara umum, saya suka dengan hasilnya. Alami, mencerahkan, dan tidak membuat muka berminyak maupun breakout. Hasil uji ketahanan minyak, pelembap ini mampu menjaga wajah saya tidak berminyak hingga tiga jam. Cukup lama kan?

Jadi kesimpulannya, pelembap Clear and Clean menjadi salah satu pelembap favorit saya. Tidak perlu oles-oles sunblock sudah bisa langsung ceng go.

Harga : Sekitar Rp 13.000,00

  • Natur E Daily Face Cream

Natur E daily Face cream.




Pertama kali mencium pelembap ini kesannya cuma satu : Aromanya sayuran! Cius. Malah ada temen yang bilang wanginya seperti aroma seledri. Tapi buat saya sih nggak masalah. Saya malah suka dengan kosmetik yang beraroma alami seperti aroma buah atau sayuran.


Komposisi. Klik untuk perbesar.


Diklaim bahwa krim ini mengandung vitamin E dengan konsentrat yang lebih. Kandungan vitamin E tersebut tidak diblend dengan tekstur krim, tapi disajikan dengan menu yang berupa granule-granule berwarna hijau bertekstur lembut. Buat yang suka kejutan lucu-lucu kaya saya pasti senang kalau mengeluarkan krim dari tubenya lalu ketemu bintil-bintil warna ijo. Hihihi.


Olesan di tangan.

Kemasan berupa tube dengan mulut yang kecil. Jadi cocok sekali dengan tekstur krim di dalamnya yang lebih padat dan tidak cair. 

Mulut tube.

Ketika dioles ke wajah, ada sensasi dingin dan sejuk. Nyaman pokoknya. Dan pelempap ini sangat mudah diserap dan mampu menahan minyak lebih lama daripada pelempap yang lain. Dan lagi, daya lembapnya cocok dengan kulit saya dan tidak terlalu lebay.

Kesimpulannya, saya suka banget sama pelembap ini. Meski dia diklaim memiliki kandungan UV protection, tapi tidak disebutkan berapa bilangan SPFnya. Jadi, tetep harus aplikan sunblock setelahnya.

Krim Natur E sejauh ini tidak membuat muka saya breakout. Saya senang. Dan krim ini menjadi favorit saya di meja dandan. :)

Harga : Rp 25.000,00
FYI, Natur E ini adalah hasil preloved dari Jeng Arum. Saya sudah repurchase satu kali.