Thursday, December 20, 2018

, , , , ,

Silkyluz -- The Bohemian Soap. Pengalaman Nyobain Sabun Muka Batangan dari Avoskin

Umumnya kita lebih terbiasa dengan sabun muka berbentuk tube atau krim yang diusap ke tangan, kemudian muncul busa yang banyak. Namun tahukah kamu, bahwa sabun muka berbentuk batangan juga punya karakter dan keunikannya tersendiri?

Mari menyimak dan menganalisis face soap berbentuk sabun batangan dari Avoskin, Silkyluz, the Bohemian Soap ini.

Silkyluz, the Bohemian Soap dari Avoskin

Seperti namanya, Silkyluz memang diperuntukkan untuk sabun muka, sehingga kandungannya pun disesuaikan supaya cocok dengan kulit muka. Meskipun tidak ada larangan untuk dipakai di badan, tentu saja. Sabun ini mengusung konsep 'kembali ke alam, hidup dengan seni, petualangan dan spiritual', sangat pas dengan namanya -- Bohemian.

Bahan-bahan yang terkandung di dalamnya mewakili sisi alami itu sendiri, antara lain:

1. Kojic Acid

Bermanfaat untuk mencerahkan wajah dan melambat penuaan sebelum waktunya. Kojic acid sudah dikenal di Jepang sebagai bahan kecantikan yang bertanggungjawab terhadap kulit cerah dan awet muda para wanita Jepang.

2. Minyak Lavender, Coconut, Grape, dan Olive

Bayangkan ada empat minyak perawatan kulit digabung menjadi satu! Seru sekali bukan? Satu minyak alami ini saja sudah mampu membuat kulitmu terawat menyenangkan, apalagi EMPAT!

3. Goat's Milk & Honey

Seringkali saya menemukan sabun-sabun yang membuat kulit kering lantaran minimnya komposisi pelembap alami di dalamnya. Syukurlah Silkyluz the Bohemian Soap mengandung susu dan madu yang bermanfaat ganda dalam menjaga kelembapan kulit.

tampak belakang
Dari komposisi bahannya saja saya sudah langsung mengerti bahwa sabun ini agaknya sangat bermanfaat buat kulit tanpa membuatnya menjadi kering. Saya termasuk punya tipe kulit wajah yang sangat sensitif terhadap sabun muka, kalau salah sedikiit saja, maka bisa bikin kulit menjadi lebih kusam dari biasanya. Bagaimana dengan Silkyluz ini?

Well, kesan saya memakai sabun Silkyluz the Bohemian Soap adalah:

1. Busanya sedikit, yang mana saya nggak masalah dengan ini karena banyak sedikitnya busa tak berpengaruh terhadap bersih tidaknya kulit pasca disabunin.
2. Wanginya enak, meski kandungan parfumnya sedikit (bisa diketahui dari wangi alami kandungan minyak yang berada di dalamnya) tetapi tidak membuat saya pusing
3. Kulit menjadi kesat, namun sama sekali tidak ada kesan ketarik yang artinya sabun ini mampu membersihkan sekaligus melembapkan
4. Isinya cukup besar sehingga bakalan lama habisnya. Mungkin saya harus meniru Bunda Windriani dengan cara memotong sabunnya baru digunakan. :D
5. Cocok dipakai harian, karena bentuknya tinggal nangkring di wastafel/kamar mandi saja lalu bisa dipakai cuci muka setiap hari.
6. Saya sudah mencobanya kurang lebih seminggu dan sampai sekarang tidak ada masalah kulit yang berarti.

Silkyluz
Namun bukan berarti sabun ini luput dari kekurangan. Menurut saya sih, sebaiknya ada versi tube atau liquid dari sabun yang bermanfaat ini, sebab dengan memasarkannya dalam bentuk batangan dikhawatirkan dapat terkontaminasi bakteri dari luar. Kan sayang kalau produknya sudah bagus, tetapi kurang higienis atau travel-friendly.


Yang perlu diperhatikan dalam memakai sabun muka Silkyluz the Bohemian Soap adalah:

1. Seperti pada umumnya sabun, Silkyluz hanya mampu mengangkat kotoran yang sifatnya ringan, misalnya bekas pelembap atau bedak tabur. Kalau kamu sehari-hari menggunakan makeup, lakukan pembersihan dua lapis ya.
2. Meski kandungan dalam sabun ini kaya manfaat, lakukan perawatan kulit sesuai dengan rangkaian harian yang cocok denganmu. Mengharapkan kulit menjadi instan cantik hanya dengan sabun saja, itu mimpi doang namanya.
3. Kamu bisa membeli Silkyluz the Bohemian Soap di www.avoskinbeauty.com atau Avo Store terdekat melalui Instagram atau Shopee/Lazada/Tokopedia.


Selamat mencoba!
@andhikalady
Continue reading Silkyluz -- The Bohemian Soap. Pengalaman Nyobain Sabun Muka Batangan dari Avoskin

Thursday, November 8, 2018

, , , , , , , , , , ,

Treatment IPL di NMW Skincare untuk Mencerahkan Kulit dan Mengecilkan Pori-pori

Masalah pori besar agaknya sudah menjadi problematika sejuta umat, terutama di negara tropis ini. Makin diperparah dengan kondisi kulit yang berminyak dan berkomedo tiada hentinya. Ternyata, jika komedo terlalu lama betah berada di kulit, maka pori-pori akan dengan sendirinya melebar tanpa permisi. Ada berbagai cara untuk setidaknya mengecilkan ukuran pori-pori agar wajah kembali tampak mulus. Salah satunya adalah melalui teknik IPL (Intense Pulse Light) di klinik NMW Skincare yang akan saya bahas lebih lanjut di sini.

Tentang NMW Skincare


NMW Skincare adalah klinik kecantikan yang melayani prosedur-prosedur medis yang bertujuan untuk memperindah/estetika tubuh. Ada banyak perawatan yang ditawarkan di sini, mulai dari facial, thread lifting, PRP, IPL dan sederet perawatan lain. Bahkan yang saya baca, NMW Skincare juga melayani prosedur pembuatan lesung pipi dan penghilangan tahi lalat juga lo. Pokoknya apa yang kamu mau, ada di sana. Awalnya NMW Skincare berbasis di Jakarta, kemudian melebarkan ekspansi bisnisnya ke Yogyakarta. Untuk melihat berbagai macam treatment yang ada di NMW bisa melalui link ini.

Intense Pulse Light (IPL) Therapy

Setiap perawatan di NMW harus didahului konsultasi dokter terlebih dahulu

IPL adalah treatment estetika menggunakan sinar cahaya laser xenon yang 'disinarkan' ke bagian kulit yang membutuhkan perawatan. IPL diklaim dapat meremajakan, mencerahkan kulit dan memperkecil pori-pori -- tentunya dengan perawatan dan tindakan rutin dan kontinyu. 

Dilansir dari Hellosehat.com, IPL itu sering disamakan dengan treatment laser biasa, padahal berbeda lo. Jika laser cenderung berfokus pada bagian-bagian tertentu saja, IPL memanfaatkan gelombang cahaya yang mampu melebarkan area yang dirawat sehingga dapat menjangkau permukaan kulit secara lebih merata.

Alat yang digunakan saat IPL bentuknya seperti logam bersuhu dingin, dan saat disentuhkan ke kulit, ada nuansa sinar dan sedikit 'nyelekit'. Buat yang penasaran alatnya seperti apa, kira-kira seperti ini:

ilustrasi IPL. Gambar mengambil dari sini
Ada beberapa syarat dan indikasi bahwa kulitmu butuh perawatan IPL, salah satunya adalah fine lines atau kerutan halus, kulit dengan pori besar, dan kulit yang tampak kusam. Tapi tentu saja, sebelum melakukan IPL, kamu harus melalui konsultasi dengan dokter ahli terlebih dahulu ya. Ini penting, sebab kebutuhan kulit setiap orang pasti berbeda-beda. Nah, untungnya di NMW Skincare sudah ada dokter yang stanby untuk setiap pasien yang datang.


Prosedur perawatan IPL di NMW Skincare


Situasi ruangan perawatan. Tenang, ini nggak seram seperti rumah sakit kok
Prosedur perawatan IPL yang saya jalani di NMW Skincare:

1. Melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Nanti kamu akan dimintai KTP atau bukti identitas lainnya untuk data
2. Menunggu konsultasi dokter. Di dalam ruangan, kamu dibolehkan mengeluarkan unek-unek mengenai kondisi kulitmu. Tips: saat mau konsultasi jangan pakai makeup tebal ya, ini supaya dokter bisa melihat kondisi kulitmu secara gamblang tanpa ada yang ditutupi. Bayangkan saja kalau kulitmu penuh dengan foundation, bagaimana bisa dokter akan menganalisis kondisi kulitmu?
3. Dokter akan meresepkan tindakan perawatan yang cocok dengan kondisi kulitmu. Misalnya dalam kasus saya ini: IPL
4. Menunggu giliran perawatan
5. Saat mau perawatan, kita akan diminta berbaring kemudian terapis akan membersihkan wajahmu terlebih dahulu.
6. Kemudian wajahmu akan diolesi sejenis gel penghantar panas, seperti gel yang dipakai untuk USG
7. Lalu bagian matamu akan ditutup
8. Mulailah treatment IPL. Terapis akan menempelkan sejenis alat logam (untuk gambarnya bisa dilihat di atas), kemudian akan mengaktifkan tombol on yang membuat logam tersebut mengeluarkan 'sinar ajaib'nya. Saat sebelum IPL, pasien akan diberitahukan bahwa alatnya mungkin akan terasa celekat-celekit dan ada 'sinarnya'. Awalnya saya kagetan setiap kali tombol on menyala, seakan kulitnya digigit.
9. Selesai perawatan IPL yang waktunya sebentar itu, kamu akan diberikan masker peel off yang berfungsi relaksasi kulit.
10. Setelah selesai semuanya, wajahmu akan dibersihkan kembali dan diberikan sunscreen.
11. Selesai deh


Kesan setelah melakukan treatment IPL untuk pertama kali

suasana klinik

Jadi, benar sekali, ini adalah treatment IPL pertama saya. Kalau yang instan saya rasakan setelah melakukan treatment ini adalah kulit terasa lebih kenyal dan terhidrasi. Pakai skincare apa pun jadi lebih meresap begitu lo. Lalu, produksi minyak juga bisa ditekan, namun, khusus untuk pengecilan pori-pori masih belum bisa terasa dalam satu kali treatment. Apalagi kondisi kulit saya juga punya scar yang dalam dan banyak, sehingga efek pengecilan pori-porinya belum terlihat signifikan.

So, kalau untuk treatment scar, di NMW Skincare juga ada lo. Namanya Platelet Rich Plasma (PRP). Secara harfiah, PRP adalah perawatan kulit yang menggunakan plasma darah yang kaya akan nutrisi untuk disuntikkan ke dalam lapisan kulit. Tak seperti IPL, PRP memanfaatkan prosedur jarum untuk mengaplikasikannya. Pertama-tama, sampel darah akan diambil dari lengan sejumlah minimal 20cc. Kemudian sampel darah tersebut akan dimasukkan ke dalam alat yang bisa diputar dengan kecepatan tinggi untuk memisahkan plasma darah yang penuh nutrisi/growth factor.

Tahapan selanjutnya adalah menyuntikkan plasma tersebut ke kulit wajah pasien yang membutuhkan treatment. Tentu saja setelah prosedur anestesi terlebih dahulu, karena bakalan sakit Beb. 



Syarat mutlak setelah melakukan prosedur PRP adalah kamu dilarang menggunakan makeup apa pun selama seminggu. Oleh karena itu, buat yang ada jadwal kondangan, pesta, dll sebaiknya ditunda dulu perawatan PRP-nya.




Klinik NMW Skincare Yogyakarta:

Jl. Pakuningratan No.6, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55233. Google map.



Info penting: di Instagram NMW sering banget ada informasi diskon. Catat!



Continue reading Treatment IPL di NMW Skincare untuk Mencerahkan Kulit dan Mengecilkan Pori-pori

Thursday, October 25, 2018

, ,

Pengalaman Nyobain Colorful Facial di Naavagreen

FYI, sebelumnya saya memang kerap melakukan perwatan di Naavagreen, saya pernah mengulas facial-nya di link ini.

Kali ini, facial saya agak berbeda. Meskipun dari segi kualitasnya sama, saya mendapatkan pengalaman seru dan menarik saat melakukan perawatan colorful facial di Naavagreen. 
Beruntungnya, saya mendapatkan giliran konsultasi bersama dr. Sri Gitalia yang pada acara launching colorful facial Naavagreen kemarin mengisi dan mempresentasikan kiat-kiat merawat kesehatan kulit. Senangnya bisa ketemu langsung sama dokter cantik yang mirip Astrid Leong Crazy Rich Asian itu.

Tuh kan mirip. Eh bukan ya. Itu mah mukaku, Wkwkwkkw
Ni dia dokter Gita
Sesuai prosedur yang berlaku di Naavagreen, pasien melakukan tahapan sebagai berikut:

1. Melakukan pendaftaran di loket. Mengambil nomor antrean. Petugas akan menanyai identitas pribadi dan mencatat datamu.
2. Lalu menunggu panggilan untuk konsultasi dokter jaga di klinik. Tenang saja, ruang tunggu Naavagreen itu nyaman banget dan bisa dipakai sambil tiduran kok. SERIUS
3. Di dalam ruangan dokter, kamu akan dicek kondisi kulit dan perawatan yang cocok untukmu. Di sini kamu bebas menanyakan apa saja tentang kesehatan kulitmu. Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya, karena mana tahu kamu bisa ketemu konsultan kecantikan lagi? Untuk konsultasi ini free charge alias tidak ditarik biayanya.
4. Dokter akan mencatat dan memberikan dokumen berisi rekomendasi perawatan dan produk krim yang bisa kamu lakukan.
5. Menuju ke loket pembayaran, membayar perawatan yang akan kamu ambil.
6. Menunggu panggilan untuk perawatan.

Gampang banget dan no ribet kan?

Hasil konsultasi kulit oleh dr. Gita

Dari analisis hasil periksa dr. Gita, saya banyak tahu bahwa masalah kulit saya adalah mulai kehilangan minyak alaminya. Mungkin karena sudah proses aging juga kali ya. Oleh karena itu, saya direkomendasikan memilih colorful facial Licorice yang bermanfaat mencerahkan kulit sekaligus anti aging. Selain itu, bekas jerawatku yang cukup bandel juga perlu dilakukan treatment bio-light untuk melawan bekas-bekasnya itu. 

Tetapi sayangnya, jadwal saya kurang pas untuk melakukan itu semua. Jadi yang dipilih cuma facial-nya aja tanpa bio-light. Hiks sedih. Pasti jadi agenda wajib untuk facial selanjutnya. :D

Menurut info dr. Gita, facialnya sendiri akan berlangsung kurang lebih 60-70 menit. Namun di kasus saya butuh lebih lama dari itu, soalnya kata Mbak terapisnya komedo saya di setiap pori-pori itu ADA. Iya, ada! Bahkan saya nggak menyadarinya lo. Baru ketahuan saat saya menyaksikan sendiri proses pemencetan komedo saat perawatan.

Proses colorful facial Naavagreen


Suasana di dalam klinik, bersih, wangi, dan tenang rasanya
Saya dipersilakan masuk ruang perawatan yang adem dan nyaman, lalu melakukan step-step sebagai berikut:

1. Diberikan baju perawatan berupa kemben batik dan handuk. Saya dipersilakan untuk ganti baju dan menyimpan barang-barang saya di bawah dipan facial (ada tempatnya 1-1)
2. Pasien (saya) dipersilakan tidur dan diselimuti oleh Mbak terapis (enak banget dimanja kayak bayi)
3. Lalu Mbak terapis akan mengatur rambut saya agar tidak kena di muka saat dilakukan facial
4. Step awal adalah membersihkan wajah saya dengan sejenis oil yang mampu mengangkat sisa-sisa makeup di wajah. Saran: kalau mau menjadwalkan facial, jangan dulu pakai makeup yaa. Cukup pakai sunscreen saja. Toh ntar juga mau dihapus. Hehehe
5. Step berikutnya adalah pemijatan di area wajah dan leher. Kalau untuk cewek akan dipijat sampai ke dada (atas payudara), bagian ini adalah SURGANYA FACIAL karena pijatan terapis di Naavagreen memang enak banget dan nagih!
6. Lalu wajah akan dibersihkan kembali dengan cairan antiseptik sebagai pendahulu proses ekstraksi komedo
7. Terapis akan mengeluarkan peralatan 'tempur' steril yang terdiri dari pinset kecil dan alat pemencet komedo berbentuk bundar bolong, kecil dan pipih.
8. Proses ekstraksi lemak pun dimulai dari bagian yang memiliki toleransi sakit lebih besar, berurutan dari dahi-pipi-bawah mulut-hidung, bawah hidung
9. Setelah selesai, wajah akan dibersihkan kembali dari sisa-sisa komedo yang bercucuran, lalu diaplikasikan COLORFUL MASKER
10. Saya menikmati masker Licorice plus mint yang segar banget rasanya. Kulit seakan di-shooting menjadi jauh lebih tenang dan calm. Efek pedih akibat ekstraksi mendadak hilang dan dunia kembali menjadi bahagia.



alat-alat facial di Naavagreen


Kalau ditanya proses ekstraksi komedo saat facial itu sakit apa enggak, jawabnya RELATIF. Karena setiap orang punya derajat toleransi terhadap rasa sakit yang berbeda-beda. Kalau di kasus saya sih cukup sakit, karena: 1. Banyak area yang banyak komedonya, 2. Sudah lama tidak facial, dan 3. Prosesnya lama. Tentu rasa dan sensasinya bisa berbeda-beda di masing-masing orang. Tapi tenang saja, setelah kamu memakai masker, sakitnya hilang seketika kok.

Efek setelah colorful facial Naavagreen

Perlu diketahui bahwa efek facial tidak langsung bisa terasa segera setelah melakukan prosedur. Umumnya pasien akan merasakan kulit kemerahan dan terlihat lebih jelek dibanding sebelum facial. Padahal, inilah saat di mana kulitmu sedang di tahapan regenerasi pasca ekstraksi lemak. Ini normal dan wajar terjadi. Tapi tenang saja, mukamu nggak akan sampai bengkak seperti Sarumpaet kok. Hehe.

Hasil facial akan terasa dalam waktu 1-2 hari. Kulit akan terasa lebih bersih, bruntusannya hilang, komedo tiada, dan bahagia begitu rasanya.

#naavagreenindonesia
#naavagreenskincare
Instagram: @naavagreen
                  @naavagreencosmetics

@andhikalady
Continue reading Pengalaman Nyobain Colorful Facial di Naavagreen
,

Cara Merawat Kulit Tahun 2018: Kurangi Makanan Manis dan Rutin Melakukan Colorful Facial di Naavagreen

Seberapa peduli kamu dengan perawatan kulit yang melibatkan pola makan?

Kebanyakan dari kita (termasuk saya juga), kerap mengabaikan bahwa ternyata pola makan dapat memengaruhi sehat tidaknya kulit. Semakin sehat makanan yang kita makan, semakin cerah dan terpancar juga aura dari kecantikan kulit. Sebaliknya, saat kita jor-joran memasukkan makanan yang tidak sehat, pengaruhnya ke kulit juga akan terasa. Kulit jadi kusam, berjerawat, dan terlihat 'sakit'. Coba dikira-kira sendiri, saat kamu selama seminggu jajan tak sehat, amati dengan saksama perubahan kulitmu.


Seperti yang telah dituturkan oleh dr. Sri Gitalia dari Naavagreen Indonesia, faktor penyebab kulit kusam salah satunya adalah terlalu banyak memakan makanan manis. Lo, kok bisa? Pasalnya, gula adalah komponen penghambat produksi kolagen yang tugasnya memberi kesan kenyal dan sehat pada kulitmu itu. Apa akibatnya kalau kolagen terkikis perlahan? Kulit menjadi hilang kenyalnya, menjadi kusam, dan jerawat makin parah. Jadi, meski jerawat itu umumnya berhubungan dengan kulit berminyak, kenyataannya adalah gula menyumbang produksi jerawat berlebih ketimbang minyak/lemak.

Bukan berati kita harus mengurangi gula sama sekali. Pasti nggak bisa yee kan? Nah, untuk mengantisipasinya, kamu bisa kurangi sedikit lebih sedikit dahulu. Misalnya yang tadinya bikin teh dengan 1 sendok gula, sekarang menjadi 1/2 sendok gula. Atau memanfaatkan gula alami seperti sari buah untuk menggantikan gula buatan. Coba peliharalah kebiasaan ini demi kulit yang sehat. 


Rutin melakukan facial di Naavagreen

Selain menerapkan pola makan sehat, dr. Gita juga menganjurkan untuk rutin melakukan eksfoliasi facial di klinik untuk mengangkat lemak-lemak yang menumpuk di kulit--yang tidak bisa dibersihkan hanya dengan cuci muka saja. Facial berguna untuk membersihkan dan mengangkat komedo serta lemak-lemak yang terjebak di dalam pori-pori yang:

1. Menyebabkan penyumbatan kulit dan terhalangnya sekresi minyak
2. Membuat pori-pori besar karena penumpukan lemak
3. Tidak bisa dikeluarkan sendiri, misal karena keterbatasan alat atau banyaknya yang harus dikeluarkan
4. Manfaat ganda yang didapat dari facial, 

Tentang perawatan colorful facial di Naavagreen

Bicara tentang perawatan kulit facial, tentu lah Naavagreen solusinya. Dengan banyak cabang di mana-mana, Naavagreen mengangkat konsep 3 harmoni: natural, berkualitas, harga terjangkau. Natural, karena produk Naavagreen banyak menggunakan saripati alamiah yang bermanfaat buat kulit. Baca tulisan ini sampai selesai ya, untuk mengetahui jenis colorful facial yang disediakan oleh Naavagreen. Berkualitas, karena Naavagreen selalu menjaga baik dari segi kualitas dan pelayanan prima buat pelanggan. Harga terjangkau, nah ini yang menarik, khususnya buat kalangan Jogja yang banyak mahasiswanya. Aneka produk dan perawatan Naavagreen bisa dibeli dengan harga terjangkau padahal kualitasnya sip lo. Nggak percaya, datangi saja kliniknya di alamat ini.

Adapun colorful facial yang digadang-gadang sebagai produk terbarunya Naavagreen adalah facial yang menggunakan bahan-bahan alami yang disesuaikan dengan kondisi kulit pasien. Saya mencatat, ada lebih dari tiga paket perawatan colorful facial Naavagreen, antara lain:

1. Colorful facial Tea Tree untuk kulit berjerawat
2. Colorful facial Licorice untuk pencerahan
3. Colorful facial Red Alga untuk anti aging

pemijatan dulu

pemakaian masker tea tree
Kami diajak ke ruang perawatan dan melihat langsung proses facial-nya. Para terapis melakukan pembersihan terlebih dahulu, kemudian pemijatan, dan dilanjutkan dengan color-masker. Sebetulnya dalam tahapan facial ada proses ekstraksi jerawat dan komedo, namun dalam demo tersebut di-skip (jadi makin penasaran bagaimana rasanya dengan perawatan terbaru ini).

Ruangan facial-nya bersih, privat, dan dipisahkan antara cewek dan cowok. Jadi nggak perlu khawatir buka-bukaan, karena isinya udah terpisah ya. Dari cuma melihat proses facial-nya, saya jadi kepingin segera mencoba facial ini dong.

Lalu, ada yang lebih menarik lagi, setelah colorful facial, kami juga dipersilakan untuk menyaksikan proses terapi bio light, yang gunanya untuk mencerahkan kulit wajah dan memaksimalkan proses penyerapan nutrisi-nutrisi baik ke dalam kulit. Hmm, kabarnya jerawat juga makin cepat sembuh dengan treatment bio-light lo.


prose penyinaran bio-light di Naavagreen

Bonus: Naavagreen juga mengembangkan lini makeup!

Banyak yang belum tahu, ternyata ada lo, lipstik, eyeshadow, bedak, bahkan bulu mata merek Naavagreen. Jika selama ini kamu tahunya Naavagreen adalah klinik perawatan, saatnya buka matamu dan mampirlah ke counter Naavagreen untuk menyimak warna-warni ciamik dan seru dari produk ini. Mungkin bukan hanya krim perawatan yang kamu bawa pulang, deretan blush on ini juga mampir ke rumahmu bahkan.

Makeup Naavagreen


Bersama Dira dan Roro dari Naavagreen group


#naavagreenindonesia
#naavagreenskincare
Instagram: @naavagreen
                  @naavagreencosmetics

@andhikalady
Continue reading Cara Merawat Kulit Tahun 2018: Kurangi Makanan Manis dan Rutin Melakukan Colorful Facial di Naavagreen

Saturday, October 20, 2018

, , , , , , ,

Rahasia di Balik Keampuhan AHA, BHA, PHA, dan Niacinamide pada Avoskin Miraculous Refining Terbaru

Peluncuran produk baru Avoskin

Perkembangan dunia skincare di Indonesia agaknya sedang pesat-pesatnya. Jika dahulu kita cuma tahu produk pembersih-penyegar-pelembap-sunscreen, kini sudah makin banyak varian produk skincare yang digunakan di masing-masing step pemakaian. Sebut saja toner, serum, essence, ampoul, hingga pemakaian double cleansing yang digadang-gadang mampu membuat wajah lebih mulus dan cerah.

Ternyata hasil yang dijanjikan produk skincare kekinian bukan sekadar isapan jempol belaka lo. Sebab, saya yang mendaku sebagai cewek kekinian yang juga ikutan tren ini--turut merasakan hasilnya. Sering saya sebut di blog ini bahwa tipe kulit saya adalah berminyak dan acne-prone. Nah, setelah menggunakan beberapa produk yang mengandung BHA dan Niacinamide, kulitku berangsur membaik. Jerawat sudah lumayan jarang, serta kulit rasanya jadi lebih terhidrasi.

Baca juga: Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE). Benar Sebagus yang Diceritakan Orang Nggak Sih?

Namun pemakaian skincare juga perlu hati-hati dan disesuaikan sama jenis kulit. Dan yang paling penting; banyaknya variasi produk yang kamu timpakan ke kulitmu harus diimbangi dengan pengetahuan basic mengenai skincare yang kamu pakai. Jangan sampai kamu pakai skincare tapi nggak tahu kandungan apa, gunanya apa, dan bagaimana cara kerjanya. Bahkan kalau ke dokter kulit, kamu berhak lo, tanya apa saja kandungan krim yang diresepkan ke kamu. Nah lo, baru tahu kan?

Avoskin Miraculous Refining Serum

Bahas soal skincare, saya mau sharing lagi nih. Sekarang, kamu bisa mendapatkan rangkaian ampuh skincare yang mengandung BHA, Niacinamide, bahkan AHA dan PHA di produk terbaru Avoskin Miraculous Refining series lo. Kabar baiknya, produk ini merupakan produk lokal pertama yang menggabungkan empat kandungan ajaib dalam skincare itu. Itu pun masih ditambah kandungan Tea tree, Witch Hazel, dan Aloe vera yang kondang mengatasi problematika kulit wajah itu.

Sebenarnya apa sih rahasia di balik kandungan-kandungan skincare dalam Avoskin itu? Mari kita simak satu-satu kenapa kulit kita membutuhkannya.

Alpha Hidroxy Acid (AHA)

AHA adalah material eksfoliator kulit yang larut dalam air serta serta mudah meresap ke dalam lapisan kulit. Karena larut dalam air, AHA mampu memecahkan ikatan antar sel kulit mati sehingga mudah luruh untuk nantinya merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Proses ini akan berefek pada perbaikan terhadap kulit kusam, tekstur kulit tidak rata, bekas jerawat, hingga kerut halus. AHA akan dengan cerdas 'mengusir' sel-sel kulit mati pada kulit dan membuatnya tampil lebih muda dan menyenangkan.

Avoskin Miraculous Refining Serum

Beta Hidroxy Acid (BHA)

Sama-sama bersifat asam seperti AHA, namun BHA lebih 'sakti' lagi. Ia mampu larut dalam lemak sehingga mampu menembus lapisan kulit yang lebih dalam. Tahu sendiri kan, kalau kulit itu terdiri dari jutaan kelenjar minyak? Itulah mengapa, BHA dapat membantu mengurangi minyak berlebih, membersihkan pori, mengangkat kotoran hingga kulit mati. Efek anti radang pada BHA juga ciamik untuk dipakai pada kulit sensitif, kemerahan, berjerawat, dan berkomedo. Pakai BHA itu rasanya kayak di-shooting banget kulitnya. Jadi sejuk dan bergembira.

Polyhidroxy Acid (PHA)

Ini mirip dengan AHA, namun dengan ukuran molekulnya yang lebih besar, maka dapat lebih aman untuk kulit sensitif. Fungsi ajaibnya yang lain adalah sebagai anti iritasi, antioksidan, dan anti inflamasi. PHA juga mampu mempercepat penyembuhan luka.
Dari sini kita bisa simpulkan sementara bahwa kinerja AHA & BHA yang berfungsi merontokkan sel kulit mati dan merangsang regenerasi, perbaikan dan relaksasi kulit akan tertolong dengan adanya PHA yang bersifat anti iritasi. Combo banget nggak siihhh???

Niacinamide

AHA+BHA+PHA aja udah keren. Bagaimana kalau ditambah kandungan pamungkas Niacinamide ya? Well, untuk pengetahuanmu, Niacinamide itu punya 101 kegunaan untuk memperbaiki kulit yang tak perlu diragukan lagi khasiatnya. Beberapa di antaranya adalah memperkecil pori, warna kulit yang tidak rata, kerut halus, wajah kusam, dan kulit sensitif. Bahkan menurut Tasya Farasya selaku persona di balik peluncuran Avoskin Miraculous Refining, Niacinamide cocok banget untuk kulit jerawat dan mampu mengatasinya tanpa membuatnya kering. Jika kamu sering ketemu produk pembasmi jerawat yang membuat kulit kering, Niacinamide tidak begitu.

Sekarang coba bayangkan kalau ke-empat kandungan 'bergizi' untuk perawatan kulit itu tersedia di satu produk? Produk lokal. Gampang didapatkan. Bhuanyak pula manfaatnya!

Cara menggunakan rangkaian Avoskin Miraculous Refining Toner & Serum 

Apalah arti kandungan ajaib dalam skincare kalau kamu tak tahu cara pakainya. Nah, Avoskin mengeluarkan 2 jenis produk Miraculous yang harus beriringan satu sama lain. Produk ini nggak bisa digunakan hanya 1 saja. Sebab, yang satu melengkapi produk yang lainnya.

Tahap pertama: gunakan Avoskin Miraculous Refining Toner terlebih dahulu pada kulit bersih dan sudah kering. Tap-tap perlahan pada setiap bagian kulit wajah, hindarkan khusus di area mata karena di sana kulitnya lebih sensitif. Toner berfungsi untuk memberikan kenyamanan pada kulit untuk mempersiapkan diri menerima produk berikutnya.

Tahap kedua: gunakan Avoskin Miraculous Refining Serum setelah toner telah meresap sempurna pada kulit. Gunakan juga pelan-pelan. Di tap-tap secara hati-hati karena cairan serum ini lebih kental daripada toner.

Lalu yang perlu diperhatikan adalah penggunaan material eksfoliator dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif, oleh karena itu, penggunaan sunscreen di pagi hari tetap wajib dilakukan yaa.

Demo pemakaian oleh Tasya Farasya

Kenapa harus dipakai dua-duanya?


Mengutip kata Tasya Farasya: kalau kita ingin memperbaiki masa depan (kulit), masa lalunya harus dihapus dulu (pakai toner). Kalau lupa menghapus masa lalu, masa depan (kulitmu) tak akan mulus sesuai harapan.

Adapun untuk produk ini bisa kamu dapatkan di website Avoskin langsung per November 2018, atau melalu info yang ada di Instagram official Avoskin @avoskinbeauty.



Terimakasih

Continue reading Rahasia di Balik Keampuhan AHA, BHA, PHA, dan Niacinamide pada Avoskin Miraculous Refining Terbaru

Wednesday, October 3, 2018

, , , ,

Memilih Jas Pria untuk Akad Nikah. Berikut Tips dan Trik Supaya Tak Kedodoran Maupun Kesempitan


Clothes make the man, naked men have little or no influence in society ~ Mark Twain 
Akhirnya saya nulis juga artikel tentang pernikahan di blog ini. Meski sudah menikah enam bulan, bukan berati saya nggak boleh ngomongin soal wedding, bukan? Mari kita mulai dulu dengan pembahasan jas akad. Ya, pritilan baju yang digunakan oleh mempelai pria memang tidak se-wah atau se-glamor busana yang dikenakan pengantin wanita. Kalau biasanya yang disorot dan banyak dibahas di media online adalah seputar warna kebaya, bentuk gaun, atau bagaimana model buket bunga yang dipakai, di sini saya lebih membahas busana cowok, aka suami.

Bicara tentang busana akad pria, umumnya kita akan banyak menemui gaya jas internasional. Dipakaikan kupluk atau peci kalau di Indonesia. Termasuk suami saya nih. Meski di saat akad saya mengenakan gaun modern dan Siger Sunda, suami memutuskan untuk memakai jas, which is okay. Karena jas merupakan pakaian pria yang cocok dipasangkan dengan busana wanita apapun. 

Saat akad nikah
Memiliki satu atau dua pasang jas di rumah merupakan investasi yang bagus. Meski kamu tidak sehari-hari mengenakan jas seperti laiknya pekerja kantoran di negara subtropis, tetapi pasti akan ada momen-momen spesial yang membutuhkan jas sebagai dress code-nya. Misalnya kondangan, menghadiri wisuda, bahkan di momen akad nikah itu sendiri. Suami saya bahkan bela-belain membeli jas baru di momen spesial kami. Memang menyewa jas bisa lebih murah, tetapi dengan beberapa pertimbangan, termasuk riset soal harga jas pria di internet, akhirnya kami memutuskan untuk membeli yang baru, sepasang dengan gaun yang saya pakai.

Gaun berwarna nude dan jas warna cokelat menjadi pilihan kami, sebab sudah terlalu bosan dengan warna putih dan hitam yang itu-itu saja. Habisnya, setiap kali menyaksikan akad nikah teman atau saudara, pasti yang dipakai warna putih lagi. Kan bosan, kan ingin coba yang baru, kan ingin berbeda dari yang lain. Begitu yang kami rencanakan. Karena bajunya tidak berwarna basic, kami pun mengenakannya di sesi prewedding. Nuansanya rustic, mirip dengan warna cokelat nude yang kami kenakan.

Sesi prewedding

Ada beberapa pertimbangan yang umum diterapkan oleh sesiapa yang ingin membeli/membuat/menyewa busana untuk akad nikah. Kalau di kami, pertimbangan utamanya adalah ingin terlihat spesial dan berkesan. Selain itu, bentuk tubuh suami yang tingginya di atas rata-rata agak menyulitkan kami untuk menyewa jas yang pas, sehingga solusi pastinya ya beli. Namun, perlu diperhatikan bahwa ada tips dan trik untuk membeli jas pria yang pas agar tidak menyesal di kemudian hari. Di antaranya:

💓 Jas pria tidak boleh terlalu besar atau kecil. Cirinya adalah jahitan di pundak harus pas dengan tumpuan. Jika bingung, kamu bisa konsultasi dengan penjahit untuk menemukan bentuk jas yang tepat

💓 Di sesi fitting, coba dipakai dan dikancingkan dulu, lalu pakailah untuk duduk. Jika terasa sesak, artinya jasnya masih terlalu kecil.

💓 Pilihlah bahan yang berkualitas. Memang kalau dilihat langsung tidak akan terasa, tapi bahan yang bagus punya impact yang besar terhadap kenyamanan sekaligus suasana hati pemakainya. Ingat, ini upacara sumpah akad nikah yang berlangsung 1 kali seumur hidup lo

💓 Tidak perlu banyak aksesori di bagian leher dan dada. Sebab, kamu akan kalungan melati

💓 Pakailah aksesori yang tepat untuk menunjang penampilanmu saat akad. Misal peci, sarung tangan, dan riasan yang tepat. Eit, cowok juga perlu di touch up lo. Minimal sunblock atau bedak yang bisa mengurangi kilap di wajah. Pemakaian lip gloss juga nggak kalah penting karena dokumentasi akan tahu kalau bibirmu terhidrasi.

💓 Untuk dalaman jas, bisa kamu kenakan kemeja berwarna cerah dan dasi yang sesuai dengan busana pengantin cewek. Khusus di kami, suami mengenakan baju koko dengan warna senada dengan gaun saya. 

💓 Adapun untuk harga jas pria, pastikan sesuai dengan bujet yang kamu sediakan. Tidak semua harga jas pria harga mahal itu bagus, begitu pula jas harga murah bukan berati jelek. Jelilah dalam memilih.


Nah, kira-kira sudah paham kan, gimana caranya memilih jas pria untuk akad yang tepat? Pada dasarnya baik membeli ataupun menyewa sama-sama punya sisi positif dan negatif. Namun untuk beberapa alasan, misalnya sulit menemukan ukuran yang pas untuk calon suami, rasanya tak mengapa mengeluarkan kocek lebih untuk membeli jas pria dengan harga terjangkau Toh rencananya ingin dikenang seumur hidup kan?

Salam,
Lady
Continue reading Memilih Jas Pria untuk Akad Nikah. Berikut Tips dan Trik Supaya Tak Kedodoran Maupun Kesempitan

Thursday, August 30, 2018

, , , , , , , , ,

Mendefinisikan Perbedaan Antara MUA dan Perias. Dua Istilah Profesi yang Kerap Dikelirukan Orang

By Jenganten, makeup wedding/wisuda Jogja

Sepuluh tahun yang lalu, jika ada saudara atau kerabat kita yang menikah, umumnya akan memakai jasa perias dari salon yang menjual paket lengkap. Ada dekorasi, makeup pengantin, ibu pengantin, among tamu, sampai ke buku tamu dari satu vendor. Kabarnya malah ada juga yang menyewakan sound dan MC-nya sekalian. Waktu itu belum ada tren bridesmaid ataupun makeup artist (MUA). MUA masih dipandang sebagai profesi langka yang hanya menangani artis-artis atau selebritas ternama. Seperti namanya -- makeup artist, makeup yang menangani artis-artis. Begitu kononnya.

Beda halnya dengan sekarang, profesi MUA agaknya semakin menjamur seiring dengan berkembangnya tren beauty blogger dan vlogger. Makeup drugstore dan high-end semakin marak dan mudah dibeli. Di era konsumtif makeup inilah, banyak orang -- perempuan terutama, mendaku diri sebagai makeup artist asalkan bisa menggambar alis.

asal bisa nggambar alis

Bayangkan saja, kemampuan untuk membeli makeup yang sebegitu banyaknya tidak seimbang dengan kemampuan menghabiskannya. Punya foundation 5, blush on 10, lipstik 25, tetapi mukanya cuma satu, pipinya cuma dua, dan bibirnya cuma satu. Akhirnya ke mana? Kalau nggak berujung ke dibuang (karena udah keburu kadaluarsa), dijual kembali dalam bentuk preloved, ya dipakai mendandani orang lain alias makeup-in orang. Dari situlah mulai timbul para MUA baru yang muncul ke permukaan. Ada yang pada awalnya hasil makeup-nya masih B aja, namun seiring dengan berjalannya waktu dan jam terbang, lambat laun para MUA tersebut menjadi semakin ramai dan profesional. Bahkan ada yang berani resign dari pekerjaannya sekarang demi mengejar passion sebagai MUA.

Persoalan timbul saat beberapa perias yang notabene telah mengenyam pendidikan rias, baik formal dan non formal, merasa 'terganggu' dengan fenomena MUA-MUA baru yang menjamur ini. Dipikirnya 'kok gampang banget jadi tukang dandan, padahal sertifikat aja nggak ada, belajar pakem pun enggak, kok sudah berani mengambil untung dan jual jasa?'

And then, di mata MUA yang umumnya sudah termasuk lama berkiprah di bidang ini pun nggak kalah 'terganggu' juga. 'Kan para MUA itu mengutamakan gaya makeup modern dan sesuai selera pasar. Sirik aja sih loo' ~ begitu katanya.

Well, begitulah yang terjadi di lapangan. Nah, daripada membentuk kekisruhan yang membingungkan kamu (terutama yang bukan perias maupun MUA), ada baiknya saya jelaskan apa sih perbedaan perias dan MUA? Sisi positif negatifnya apa, serta pada siapa sebaiknya kamu memakai jasanya untuk hari spesialmu.


💅 Perias umumnya telah mengenyam pendidikan baik formal maupun non formal tentang dunia per-makeup-an

Sumber

Tahu Puspita Martha Beauty School? Jurusan Teknik Rias yang ada di kampus-kampus pendidikan? Atau sanggar-sanggar rias yang kerap membuka kelas paes? Ya, itu adalah beberapa sekolah atau tempat belajar yang sering dilakoni oleh para perias profesional. Mereka belajar selama beberapa bulan bahkan tahunan untuk mengerti cara membentuk alis, menata rambut, mencukur rambut, hingga tata cara rias pengantin tradisional. 

Untuk bekal skill, jelas para perias-perias ini patut diacungi jempol. Sebelum mereka sungguhan terjun ke lapangan sebagai profesional, mereka diharuskan menjalani semacam intership atau PKL terlebih dahulu untuk mengasah skill dan jam terbang.


💅 MUA juga (harusnya) telah mengenyam pendidikan berupa kursus dari MUA-MUA yang sudah senior di bidangnya

Sumber

Tidak seperti perias yang membutuhkan waktu bertahun-tahun, para MUA umumnya banyak melakukan self development dalam mengembangkan skill riasnya. Modalnya berani dan sedikit trik marketing dan foto untuk menghias portopolionya di medsos. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus dan tidak berhenti belajar, para MUA ini akan lekas menjelma menjadi MUA panutan yang bisa jadi nggak punya hari libur selama seminggu -- karena saking larisnya.


💅 Berbeda dengan perias yang punya banyak skill dalam teknik riasan tradisional, MUA lebih terbatas pada teknik rias wajah saja

Sumber

Seorang perias biasanya dituntut untuk menguasai banyak hal sekaligus. Mulai dari mendandani wajah, rambut, hijab, cara memakaikan baju, cara meronce melati, tata cara panggih, hingga cara manajemen wedding organizer pun mereka ngerti. Pokoknya pepak sekali deh. Untuk itulah, belajar dalam waktu lama sangat diperlukan. Silakan tanya pada perias: Mbak/Mas, apa njenengan bisa memakaikan sanggul dan jarik Solo? Jawaban umumnya pasti 'oh, jelas bisa Kakak'.

Berbeda dengan MUA, mereka berfokus hanya pada riasan wajah saja, udah, itu tok, til. Sangat sedikit MUA yang menguasai tata cara ubo rampe yang dikuasai oleh perias. Namun dengan hal ini, justru membuat skill para MUA dalam merias wajah itu sangat pro sampai tahap yang tak terbatas, tergantung seberapa tingkat belajar si MUA tersebut. Mudah menemui MUA yang bekerjasama dengan tim yang terdiri dari hair stylist, hijab stylist, pemanggih, pemaes, dll. They just don't work alone and let the team do the rest.


💅 Perias umumnya memberikan jasa dalam bentuk borongan. Sementara MUA, service-nya terbatas di makeup saja. Paling mentok dilengkapi dengan jasa hair do atau hijab

Sumber

Kalau kamu adalah seorang pengantin dan ingin meminta jasa salon rias untuk menangani acaramu, besar kemungkinan si salon akan menyediakan layanan borongan yang terdiri dari: makeup manten, makeup ibu manten, among tamu, buku tamu, hingga bridesmaid. Belum prithilan lainnya seperti dekorasi, sound, MC, baju dan sebagainya. Paket lengkap lah pokoknya. Umumnya seorang perias memang memiliki semua itu. Konon, di tempat yang lebih rural, jasa perias tidak hanya ngurusin manten saja, tetapi sudah laiknya wedding organizer itu sendiri. Dari hal ini kita bisa menyimpulkan bahwa menjadi seorang perias jelas sekali membutuhkan modal yang suangaat besar dan waktu yang lama (untuk belajar).

Berita baik untuk MUA, modal yang dibutuhkan tidaklah terlalu besar. MUA tidak harus memiliki gebyok dekor ataupun baju pengantin se-ubo rampenya. Mereka memfokuskan pada kepemilikan benda-benda yang menunjang pekerjaan merias wajah saja, seperti: beauty case, ringlight, makeup high-end, dan tentunya: ketrampilan memotret yang baik. Karena foto merupakan pintu utama mereka mendapatkan klien.

💅 Perias biasanya bertahan dengan pakem (well, mereka sangat ahli dalam hal ini). Sementara para MUA cenderung lebih modern dan mengikuti perkembangan selera pasar

Hasil riasan para MUA cenderung mengikuti selera pasar

Perias memang dididik untuk senantiasa menaati pakem dan standar tertentu. Misalnya, saat mereka belajar riasan tradisional pengantin gaya Jogja, maka mereka diharuskan mempelajari seluk beluk serta riasannya yang memiliki aturan tertentu. Contoh gampangnya adalah: cara membentuk alis ala Jogja Putri, diharuskan memiliki derajat kelengkungan tertentu yang tidak sama dengan alis modern seperti zaman sekarang. Itu tidak boleh dibantah, jika salah sedikit saja bisa kena cap tidak melestarikan adat leluhur.

Karena sebab di atas itulah, para perias cenderung stagnan dalam menyikapi perkembangan makeup modern saat ini. Banyak terlihat di lapangan, perias yang ajeg berkutat pada cara lama yang dinilai kuno. Meski sekarang, misalnya, para MUA sebelum memakaikan foundation lazim memberikan berlapis-lapis primer terlebih dahulu, para perias masih menggunakan foundation krim sejuta umat yang diajarkan oleh gurunya dahulu.

Perkara perkembangan kekinian dan modernitas, tentu MUA lebih piawai di bidangnya. Dengan keahlian yang terfokus, mereka akan mengembangkan pelbagai cara untuk mendapatkan tampilan makeup yang flawless, sempurna, glowy, strobing, dewy, atau apalah itu -- sebuah istilah asing yang tidak diajarkan oleh guru-guru perias manapun.

💅 Perias memiliki salon. MUA memiliki studio. Apa sih perbedaannya? Atau jangan-jangan sama saja?


Seorang perias biasanya memiliki tempat berkarya yang disebut salon. Di salon inilah mereka menempatkan alat-alat makeup, baju-baju, hingga gebyok yang merupakan bahan usaha mereka. Sementara MUA cenderung menamai tempat berkarya dengan sebutan studio. Layaknya seniman, para makeup artist (seniman makeup) ini juga memiliki tempat tersendiri untuk melakukan karya seni.

Apakah tempat berkarya seperti demikian wajib adanya? Tidak. Nyatanya ada banyak perias dan MUA freelancer yang bekerja secara home-service atau menyesuaikan panggilan. Sehingga tempat bekerja mereka adalah tempat di mana klien tinggal atau berdiam. Bagaimana? Kamu bisa lho menjadi MUA meski tak punya studio. Tertarik?

💅 Mari bicara soal jenjang karier perias dan MUA

Sumber

Perias umumnya memiliki jenjang karier sebagai berikut: belajar di sanggar/pendidikan > magang > internship atau ikut orang menjadi asisten pengantin > pelan-pelan mengambil klien sendiri > menimbun barang inventaris seperti kebaya, gaun, dsb > memiliki/menyewa tempat untuk dijadikan salon > semakin populer dan dibayar mahal.

Adapun jenjang karier MUA adalah: belajar makeup autodidak > ikut kursus MUA profesional basic to pro > mengambil klien yang mudah seperti wisuda dan bridesmaid > kadang kerjasama dengan MUA lain > lambat laun mengambil klien wedding > memiliki/menyewa tempat untuk dijadikan studio > semakin populer dan dibayar mahal.

FAQ


💅 Apakah untuk menjadi perias atau MUA itu harus punya kualifikasi tertentu?

Oh jelas! Baik perias ataupun MUA itu harus punya ketrampilan basic yang digunakan untuk berkarya. Perias umumnya harus menguasai banyak hal sekaligus seperti yang sudah ditulis di atas (menyanggul, memakaikan jarik, memberikan jasa WO, sampai busana). Umumnya para perias ini mengikuti kurikulum tertentu supaya menguasai aneka skill yang dibutuhkan secara standar tertentu.

Sementara MUA, mereka berfokus pada teknik makeup wajah saja. Memang kesannya cuma sedikit (kok cuma makeup wajah saja), tetapi jangan salah, menurut info yang saya dengar, menjadi seorang MUA harus setidaknya menguasai 4 jenis riasan: riasan biasa, riasan panggung, riasan geriarti (orang tua), dan riasan cikatri (orang cacat). Jadi, jika kamu baru menguasai merias wajah orang normal, artinya skill kamu perlu dikembangkan lagi.

💅 Bisakah seseorang menjadi MUA sekaligus perias?

Tentu saja bisa. Kamu bisa menjadi MUA yang bisa njariki, atau menjadi MUA yang bisa mengaplikasikan paes. Tidak ada yang salah dengan belajar hal baru. Begitu pula sebaliknya, jika kamu adalah seorang perias, sah-sah saja kalau melabeli diri sebagai MUA -- tergantung preferensi pasar. Pada ujungnya selalu kembali ke pasar. Jika khalayak lebih menginginkan dirias oleh seorang MUA alih-alih perias misalnya, lalu bisa apa?

💅 Pertanyaan yang paling sering: kalau mau menikah, sebaiknya pakai jasa perias atau MUA?

Yang pertama, kamu harus mengerti apa yang benar-benar kamu inginkan di dalam acara pernikahanmu. Jika kamu ingin simple dan nggak pakai banyak mikir, meminta jasa perias adalah pilihan baik. Soalnya, di sana kamu bisa mendapatkan layanan sepaket; mulai dari rias pengantin, ibu, rambut, among tamu, baju, foto bahkan ada juga yang menyediakan dekorasi.

Namun jika kamu menginginkan layanan yang lebih eksklusif, memakai jasa MUA juga bisa kamu lakukan. Konsekuensinya adalah kamu harus mencari vendor sendiri-sendiri (bukan paketan). Agak repot sedikit sih, tapi kalau kamu tipe yang perfeksionis, ide ini agaknya menarik untuk dilakukan.

Sebelum memutuskan kepada siapa acara pentingmu dipasrahkan, penting untuk mengetahui layanan dan skill apa yang ditawarkan oleh perias/MUA, supaya tidak terjadi miss komunikasi. Kerap terjadi seorang MUA dinyinyirin pihak keluarga pengantin akibat setelah selesai mendandani pengantin, si MUA malah pulang dan tidak menemani/mengantarkan pengantin ke pelaminan. Padahal, MUA ini dibayar ya untuk merias wajah, bukan untuk memanggihkan pengantin. Nah, hal-hal seperti ini penting untuk dikomunikasikan. 

Yang masih belum diketahui, bisnis proses seorang MUA saat menangani pengantin memang berbeda dengan perias salon pada umumnya. MUA akan memberikan jasa makeup saja, karena memang itulah kompetensi mereka. Jikalau MUA ini membawa tim, itu adalah rekanan mereka yang nantinya bertugas sesuai posisi masing-masing. Dalam hal ini, MUA boleh lah disebut sebagai perias yang berfokus pada riasan wajah saja. Artinya, jika kamu menginginkan layanan 'lebih' seperti dipanggihkan, ditungguin, dan selebihnya, maka harus dikomunikasikan dengan MUA. 

Memang agak repot untuk menangani banyak pritilan, tetapi jika kamu sudah terlanjur suka dengan hasil makeup MUA X, misalnya, apalah daya yang bisa melawan kehendak calon pengantin?



Itulah beberapa hal yang saya ketahui antara MUA dan perias. Sekali lagi, ini bukan untuk menandingkan antara perias vs MUA. Hanya memberikan gambaran untuk kamu yang masih sering keliru dan ragu-ragu. Banyak yang masih mengira bisnis proses MUA itu seperti perias salon, padahal tidak. Nah, dengan artikel ini diharapkan dapat memberikan info buatmu calon pengantin, ataupun calon perias dan MUA masa depan. :)


Nb:
Sebagian foto di artikel ini diambil dari instagram @jenganten
Untuk info dan layanan makeup wedding/wisuda/bridesmaid area Jogja dan sekitarnya dapat klik ini: bit.ly/tanyajenganten (langsung teralihkan ke Whatsapp)

Lady
Continue reading Mendefinisikan Perbedaan Antara MUA dan Perias. Dua Istilah Profesi yang Kerap Dikelirukan Orang

Saturday, May 12, 2018

, ,

Karena Merawat Vagina Itu Penting, Bahkan Belum Punya Suami Sekalipun

Coba, saya ingin tanya kecil-kecilan: adakah para beauty enthusiast pembaca blog Jenganten di sini yang berpikir bahwa kecantikan bukan hanya monopoli yang tampak saja, namun juga yang tidak tampak seperti kecantikan vagina yang bebas bau tak sedap -- misalnya?

Jika iya, selamat, artinya kamu lebih sayang pada diri sendiri pada level yang lebih tinggi. 

Banyak cewek di luar sana yang kurang memperhatikan hal ini. Kalau harus dirawatpun, biasanya dikarenakan sudah pernah kena penyakit tertentu, misalnya keputihan. Atau paling mudah ditemui: diprotes sama pasangan, kemudian merasa insecure, lalu mau tak mau harus membeli produk perawatan vagina. 

Oiya, di sini saya nggak pakai acuan Miss V ya, lebih baik pakai kata yang merujuk pada organ tersebut: VAGINA.

Padahal sayang banget kalau para cewek-cewek ini baru peduli dengan vagina harus nunggu sampai punya suami dulu. Perawatan organ intim ini sebaiknya sudah mulai diagendakan sejak seorang wanita memasuki masa pubertas. 

Jadi hayoo, dekadek yang baru mens, sudah mempelajari soal organ penting di tubuhmu ini belum?


Beberapa waktu lalu, saya ikut sebuah seminar yang diadakan pada event launching Lacoco & Cos-Vie. Seminar itu bertemakan bagaimana cara merawat vagina dengan benar, dan dibawakan oleh dr. Boy Abidin, Sp.OG. Kalau kamu yang doyan nonton Dr. OZ Indonesia di TV ituh, pastilah familiar dengan dr. Boy. 

Dengan gaya kocaknya, dr. Boy menuturkan pengalamannya menangani pasien yang bermasalah dengan vaginanya. Ada yang datang dengan malu-malu -- kebanyakan karena malu periksa, baru mau periksa setelah cukup parah. Ada pula yang datang dengan aroma semerbak parfum menyengat, ditambah bau tak sedap seperti ikan asin. Usut punya usut, si pasien itu telah mengalami keputihan patologis yang cukup parah sampai menimbulkan bau busuk yang menganggu. Karena nggak pede, akhirnya disemprotkanlah sedapat-dapatnya parfum ke area vagina, tanpa tahu risikonya. "Bagaimana baunya? Silakan bayangkan sendiri." Kata dr. Boy.



Padahal menyemprotkan atau mengoleskan benda asing ke vagina bukanlah perkara yang main-main, sebab vagina pada dasarnya punya sistem pembersihan sendiri nggak usah dibersihkan pakai alat khusus juga akan bersih lagi. Makanya, pernah notice nggak, kalau bagaimanapun keadaannya (entah setelah berhubungan, setelah mandi, atau setelah pipis pun) aroma vagina tetap akan kembali begitu-begitu saja? Itu karena mekanisme pembersihan vagina sedang bekerja.

Namun meski vagina punya sistem pembersihan sendiri bukan berati dibiarkan begitu saja tanpa perawatan. Contoh perawatan yang keliru adalah terlalu sering memakai pantyliner setiap hari. Memang sih, kalau udah pakai itu rasanya jadi semriwing dan bebas lembap, tetapi akibatnya vagina bisa kekurangan cairan dan kelembapan alami, sehingga bakteri-bakteri baik yang tinggal di sana jadi 'marah' dan bisa sebabkan keputihan lebih banyak.


Cos-Vie
Masih menurut dr. Boy, keputihan itu dibagi menjadi 2 jenis:

1. Keputihan fisiologis; adalah keputihan yang normal dan berlangsung di sepanjang pergantian periode menstruasi. Keputihan ini sifatnya tidak berbau, dan berwarna bening hingga keputihan. Keputihan jenis ini disebabkan karena siklus, udah itu aja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan keputihan ini.

2. Keputihan patologis; adalah keputihan yang disebabkan gangguan jamur atau bakteri. Warnanya bervariasi dari kekuningan gelap, cokelat, hingga bercak hijau. Yang paling kentara adalah baunya yang tidak sedap. Kalau sudah begini, mencari bantuan ke dokter adalah solusinya.

Sos-vie, essence vagina

Umumnya, pasien keputihan datang ke dokter dalam kondisi yang telah parah. Pasalnya kebanyakan dari mereka malu sehingga memilih untuk menutup-nutupi kondisinya sendiri. Padahal, saat seorang wanita mengalami keputihan dan bau tak sedap, kejadian berikutnya nggak sesimpel kelihatannya. Mulai dari pasangan atau suami pasti akan merasa komplen. Juga orang-orang di sekitar yang bisa merasa terganggu. Siapa bilang, meski vaginamu tertutupi dengan pakaian, bukan berati baunya ikut tertutupi 'kan?

bahan-bahan Cos-vie
Nah, untuk merawat vagina agar bebas dari keputihan patologis antara lain:

1. Hindari penggunaan pantyliner terlalu sering.
2. Biarkan area selangkangan 'bernapas' dengan tidak menggunakan celana yang ketat-ketat.
3. Jika kamu memiliki berat badan berlebih sehingga antara pahamu saling menempel, maka harus dilakukan perawatan ekstra.
4. Jangan terlalu sering membasuhnya dengan sabun, terutama yang busanya banyak.
5. Memakai essence perawatan vagina yang terbuat dari bahan asam laktat yang Ph-nya telah disesuaikan dengan vagina, serta mengandung bahan yang mencegahmu dari keputihan dan bau tak sedap.

Satu-satunya produk essence vagina yang baru-baru ini diperkenalkan adalah Cos-vie Woman Hygiene Treatment Essence. Ini adalah sebuah essence perawatan vagina yang mampu merawat sekaligus mencerahkan kulit di area vagina.

Ini bukanlah sabun pencuci vagina seperti yang kerap ada di pasaran. Cara pakainya bukan dengan cara dibasuh, namun dioleskan ke vagina saat kondisi bersih. Dengan metode perawatan ini, hasil yang diharapkan adalah vagina kembali sehat, kesetimbangan bakteri baiknya terjaga, serta semakin cerah.

Adapun untuk membeli produk Cos-vie dan rekanannya, Lacoco, kamu bisa mendapatkannya di stokist-stokist terdekat di kotamu. Atau juga bisa dibeli secara online dengan mencari keyword 'Cos-vie'



@andhikalady 

Continue reading Karena Merawat Vagina Itu Penting, Bahkan Belum Punya Suami Sekalipun