Follow Us @jenganten

Thursday, February 8, 2018

Micellar Water? Sudah Biasa. Kini Saatnya Melirik Micellar Oil-Infused dari Garnier

February 08, 2018 1 Comments
Halo teman-teman,

Pastinya kalian udah nggak asing lagi dengan Micellar Water. Cairan pembersih wajah yang bertekstur ringan dan bebas alkohol ini memang tengah menjadi primadona di kancah penggiat kecantikan di seluruh dunia. Agak berbeda dengan pembersih makeup remover yang umumnya, micellar water menggunakan kecanggihan teknologi penyusun cairannya yang mampu mengikat lemak dan kotoran di wajah - termasuk makeup, dengan lebih bersih dan nyaman. Sehingga kondisi iritasi dan alergi dapat diminimalkan.

Awalnya produk micellar water atau micellaire eau lahir di Perancis akibat kondisi air mereka yang dianggap kurang layak untuk membersihkan wajah. Lalu lahirlah micellar water, sebuah produk super ringan yang digunakan untuk membersihkan wajah. Sejak kemunculannya di Perancis, produk ini makin populer di seluruh dunia. Banyak negara mulai memproduksi micellar yang dilabeli merek sendiri. Termasuk di Indonesia.

Salah satu dari merek micellar water asal Indonesia yang saya suka adalah Garnier. Saya pemakai Garnier Micellar Cleansing Water yang warna biru, sekitar sudah 2 atau 3 kali re-purchase karena saking sukanya. Saya hampir pakai setiap hari untuk membersihkan makeup ringan.

Nah, sekarang ada lagi micellar Garnier varian baru yang diberi nama Garnier Micellar Oil-infused Cleansing Water, yang ditujukan untuk membersihkan makeup waterproof.

Seperti ini penampakannya, sengaja saya sandingkan dengan Garnier biru yang biasa saya pakai.

Garnier Micellar

Apa sih bedanya Micellar Oil-infused dengan micellar biasa?

Micellar biasa tersusun dari air yang dirancang untuk dapat mengangkat lemak dan minyak tanpa alkohol. Sementara untuk Micellar Oil-infused dilengkapi dengan kandungan minyak yang nantinya bisa lebih tangguh dan mantap untuk mengagkat makeup waterproof seperti maskara dan eyeliner. Kabar baiknya, Garnier adalah merek pertama yang mengeluarkan variasi pembersih gabungan micellar dan oil di Indonesia.

Jika Micellar biasa umumnya digunakan untuk mengangkat makeup yang tipis, maka Micellar Oil-infused dapat digunakan mengangkat makeup yang berat dengan kandungan yang lebih ringan (umumnya tanpa alkohol) daripada makeup remover biasa.

Micellar Oil-infused. Bisa kamu lihat ada larutan oil dan airnya 'kan?
Bicara soal keunggulan dari produk Garnier Micellar Oil-infused ini, kamu bisa menggunakannya tanpa bilas setelahnya. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan nilai tambah berupa nutrisi kulit karena mengandung bahan-bahan yang aman dan berkualitas seperti Argan Oil yang bermanfaat untuk kulit.

Cara penggunaan

Cukup kocok botolnya, lalu tuangkan secukupnya ke kapas, dan usapkan ke bagian yang ingin dibersihkan. Tips dari saya untuk membersihkan wajah adalah:

- Untuk membersihkan makeup di bagian mata, kompres sebentar kelopak mata dengan kapas yang telah dibasahi Micellar Oil-infused, kemudian usapkan untuk mengangkat makeup.
- Gunakan sisi kapas di baliknya untuk membersihkan area lipstik
- Lanjutkan dengan membersihkan wajah

Bahan penyusun

Hasil penggunaan dan kesan

Ketika saya memakai ini, kotoran di wajah dapat terangkat dengan sekali usap tanpa terasa lengket maupun rasa kurang nyaman dari alkohol (sudah dijelaskan sebelumnya bahwa produk ini bebas alkohol). Nah, untukmu yang menghindari alkohol, disarankan untuk memakai produk ini.

Di bawah ini saya coba pakai untuk membersihkan sisa lipstik dan eyeliner waterproof di tangan. Hasilnya: bersih dan tanpa meninggalkan sisa.


setelah dibersihkan

Produk ini direkomendasikan untuk:

- Untuk kamu yang kesehariannya suka pakai makeup
- Untuk kamu yang menghindari alkohol
- Untuk para MUA yang menginginkan produk pembersih yang travel-friendly
- Untuk kamu yang malas membersihkan wajah setiap selesai beraktifitas (plis jangan skip soal membersihkan wajah, meskipun cuma pakai micellar ya)
- Untuk kamu yang merasa pakai micellar water biasa kurang cukup nampol membersihkan sisa makeup, maka saatnya beralih ke Garnier Micellar Oil-infused yah

Semoga bermanfaat.

Dapatkan diskon Rp 50.000 dengan menuliskan SBNLAYHF saat check out pesanan di Sociolla.



@andhikalady

Saturday, February 3, 2018

Vaksin Pra-Nikah Nggak Perlu ke Klinik. Medi-Call Saja!

February 03, 2018 1 Comments
It's been H-28 already!

Jelang nikah, rasanya masih excited dan berasa 'eh, beneran ya gw mau nikah?'. Meskipun nyatanya ada buanyaaaak banget persiapan yang perlu dilakukan. Selain banyaknya item-item -- mulai katering dan seserahan, belum soal pembagian tugas dan dana, juga ada percikan drama yang membuat banyak emosi terkuras. Belum lagi soal adanya perbedaan pendapat di antara saya dan pasangan. Pokoknya gado-gado!

Well, saya paham kenapa di luar sana lebih banyak pasangan yang stres akibat menyiapkan pernikahan. Meskipun di awal diniatkan untuk se-simpel mungkin, nyatanya tetap nggak simpel juga ujung-ujungnya. Atau mungkin sayanya aja yang bride-zilla? Kalau iya, berati hampir semua cewek jelang nikah adalah kembarannya gozilla.

Nah, bisa jadi sangking riweuhnya menyiapkan bermacam uborampe pernikahan, kita jadi lupa tentang adanya persiapan kesehatan calon pengantin. Padahal nih ya, saat udah nikah nanti, salah sedikiiiit aja soal kesehatan aja bisa bikin roda rumah tangga berantakan. Taruhlah misal, istri menderita sakit (yang baru ketahuan setelah nikah) dan mengakibatkan janin bermasalah (naudzubillah), siapa yang bisa mengira 'kan? 

Believe me, persiapan kesehatan jelang nikah itu sama pentingnya dengan ngurusin desain undangan ataupun model pelaminan. Ayolah, ini demi masa depan kamu dan pasangan nantinya. Juga, bakal janin kamu nantinya juga berhak untuk menempati kultur tumbuh (baca : rahim aka tubuh ibu) yang sehat dan mendukung perkembangannya.

Salah satu persiapan kesehatan jelang nikah adalah: vaksin alias imunisasi!

Melakukan tindakan preventif seperti vaksin khususnya bagi calon pengantin cewek adalah penting banget. Bahkan, KUA sendiri mensyaratkan calon pengantin sudah diimunisasi terlebih dahulu sebelum nantinya mendaftar pernikahan, dan dibuktikan dengan surat keterangan dari klinik kesehatan. Umumnya yang diwajibkan oleh KUA adalah jenis vaksin TT (Tetanus Toksoid) yang bisa menjagamu dari kecacatan janin jika kamu hamil.

Nggak cuma itu saja, dilansir dari Hipwee.com, vaksin yang diperlukan calon pengantin adalah sebagai berikut:

1. Vaksin Tetanus Toksoid (TT)

Merupakan vaksin yang dipersyaratkan untuk mendaftar surat di KUA. Fungsi utamanya adalah untuk mencegah penyakit Tetanus yang disebabkan oleh infeksi clostridium tetani. Infeksi ini sangat rentan dan berbahaya pada saat persalinan karena menyebabkan perlukaan dan pendarahan yang banyak. Oleh karena itu, wajar saja kalau negara mewajibkan semua warga negara perempuan yang hendak menikah harus melampaui imunisasi ini.

Ini kalau menurut peraturan, harusnya para antiVaks nggak boleh nikah dong ya?

2. Vaksin Human Papiloma Virus (HPV)

Masih ingat kasus kanker serviks yang diderita almh Julia Perrez 'kan? Nah, sebetulnya ada pencegahannya lho untuk penyakit ini. Daripada jiwa terancam akibat virus jahat, alangkah baiknya sebagai perempuan kita mengantisipasinya sejak dini. Kalau kamu berusia 9-45 tahun dan belum aktif secara seksual, bisa banget melakukan vaksin ini. Namun jika kamu sudah aktif secara seksual, sebelum vaksin disarankan untuk melakukan Papsmear dulu untuk mendeteksi dini adanya penyakit kanker serviks.

3. Vaksin Mumps - Measles - Rubella (MMR)

Kalau kamu pernah ngikutin blognya Mami Ubii , Kamu pasti tahu kisah bunda yang satu ini soal anaknya, Ubii, yang terinfeksi rubella saat ibunya sedang hamil. Kamu perlu tahu bahwa Rubella atau campak jerman, saat menjangkiti orang dewasa biasa paling-paling gejalanya cuma demam dan flu saja. Namun hati-hatilah kalau sampai menjangkiti wanita hamil dan berefek ke janin. Hal-hal seperti gagalnya pertumbuhan janin dan terlahir sebagai bayi berkebutuhan khusus menjadi ancamannya. That is why, vaksin ini sangatlah penting. Terlebih jika kamu belum pernah kena penyakit ini. Nggak mau 'kan, janin kamu kelak akan kena virus jahat sementara dia nggak dosa apa-apa. :(


Nah, itulah 3 vaksin utama yang perlu kamu pertimbangkan saat menjelang nikah. Terutama yang TT, kabar baiknya, kamu bisa mendapatkan itu di puskesmas. Adapun vaksin lain yang nggak kalah pentingnya lagi adalah vaksin Varicella Zoster Virus (VZV), yakni vaksin pencegah sakit cacar, dan vaksin Hepatitis B. Kamu bisa googling untuk mencari info vaksin ini. 

Medi-call

Nah, kabar baiknya nih. Kalau kamu ingin melakukan imunisasi dengan mendatangkan dokter ke rumah, kamu bisa memesan melalui aplikasi Medi-call. Terobosan baru dunia kesehatan, di mana layanan dokter, perawat, bidan, termasuk juru vaksin bisa kamu datangkan ke rumah. 

Vaksin pra-nikah

Fasilitasnya lengkap banget, mulai dari dokter call, perawat, hingga bidan, sampai layanan beli obat pun ada. Jika sewaktu-waktu kamu sakit dan butuh didatangi dokter (karena badan nggak kuat ke rumah sakit, misalnya), kamu bisa pesan melalui aplikasi Medi-call. Buat saya pribadi, ini adalah hal yang luar biasa lagi, saat layanan kesehatan bisa dilakukan dari manapun tidak dibatasi waktu. 

Bisa nurse visit
Cara melakukan transaksi layanan Medi-call


Cara memakai aplikasi Medi-call:

1. Cari keyword Medi-call di Playstore di smartphone kamu.
2. Lakukan pendaftaran
3. Pilih menu yang diinginkan (misalnya vaksin pra nikah/dokter)
4. Pilih lokasi
5. Kamu akan ditampilkan beberapa pilihan dokter yang available
6. Lalu kamu bisa konfirm ingin dilayani oleh dokter ybs
7. Dalam waktu kurang dari sejam, dokter atau petugas kesehatan akan mendatangi tempatmu
8. Lakukan pembayaran di tempat
9. Berikan rate terbaik untuk dokter atau pelayan kesehatan yang datang ke kamu

Sudah launching di Yogyakarta!

Nah, gampang banget 'kan? Saya tahu aplikasi ini bagus banget, terutama di saat dibutuhkan banget. Berkembangnya masyarakat urban yang punya mobilitas tinggi sekaligus waktu sempit menjadikan Medi-call sangat layak diterjunkan ke masyarakat sebagai layanan kesehatan yang berpengaruh. 

Jadi, sudah install Medi-call mu?