Thursday, August 14, 2014

Citra Light Touch Japanese Wakame

Setiap kali Citra mengeluarkan produk, pasti selalu bikin saya penasaran. Selain bentuk kemasannya yang berubah-ubah (dan selalu lucu), produk ini juga mengkampanyekan pesan kulit sehat khas khas Asia. Beberapa pesan komersil dari produk Citra malahan ada yang berbunyi "kulit kita nggak kalah dengan kulit orang barat". Well, di titik ini saya sangat setuju dengan Citra, bahwa sebelum punya standar kulit cantik, terimalah terlebih dahulu diri kita apa adanya. Nah, implikasinya apa bagi komitmen Citra itu sendiri? Dengan adanya kampanye kulit sehat Asia, tentu saja Citra lebih mengedepankan penggunaan bahan-bahan natural untuk produk-produknya. Contohnya yang baru keluar ini, yaitu varian Light Touch White Japanese Wakame.





Ada dua hal yang unik di produk Citra yang baru ini:


>> Tekstur Gel <<
 

Ada banyak benefit menggunakan produk gel, salah satunya adalah mudahnya meresap ke dalam kulit serta tidak lengket sama sekali. Namanya aja gel, itu adalah istilah untuk tekstur yang sifatnya mirip seperti air. Pernah denger ada air yang lengket? Tekstur Gel juga cenderung lebih cepat diaplikasikan dan mudah merata di kulit daripada tekstur cream.

Thursday, July 31, 2014

Selamat Idul Fitri tahun 2014

Hai temen-temen Jenganten yang berbahagia,

Pertama-tama, saya sebagai penulis blog, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan. Saya mohon maaf sebesar-besarnya jika sepanjang saya menulis, berkata-kata, berbuat, berkomentar, maupun berprasangka (jujur sih saya sering berprasangka. Baik itu prasangka baik ataupun buruk. LOL) ada yang kurang berkenan di hati temen-temen.

Saya harap temen-temen bisa maafin saya. :)

Nggak lupa OOTD dong. Meskipun tanpa makeup lengkap plus pake filter, hihi. Saya memang nggak dandan macem-macem pas Lebaran. Dan kebetulan outfit Lebaran kali ini nggak ada yang baru, karena saya nurut sama lagunya Dedek Dhea Ananda yang bagian "tak punyapun tak apa-apa, masih ada baju yang lama". Hihihi.

OOTD dengan baju serupa versi lengkap ada di postingan Dandan Sendiri buat wisuda, kenapa nggak?

Di bawah ini saya foto sama adek saya paling unyu sedunia, Aby, yang baru berusia 7 tahun. Eh iya, saya juga baru ultah akhir bulan kemarin. Ultah saya sama Aby cuma selisih 13 hari, jadi kemarin dirayakan bareng-bareng di rumah. Alhamdulillah banget pas seluruh anggota keluarga sedang pada kumpul. :D


#mukenaSelfie

Wednesday, July 16, 2014

Astrid Hofferson How to Train Your Dragon & Anna Frozen


Saya mau bercerita tentang sebuah film animasi yang baru-baru ini saya tonton yaitu How to Train Your Dragon II. Bagi saya adalah film animasi Dreamworks terbaik yang pernah saya tonton. Kisah ini mengambil latar jaman Viking di masa lampau. Ceritanya, di sebuah tempat dekat Kutub Utara terdapat sebuah masyarakat Viking yang hampir setiap hari diganggu oleh naga. Akibatnya, anak-anak di sana dilatih untuk berperang melawan naga. Kemudian ada seorang anak cowok bernama Hiccup yang masa kecilnya dipandang lemah karena nggak mampu berperang. Kemudian secara nggak sengaja dia melukai seekor naga berbahaya dan kemudian menjadi berteman dengan si naga. Sejak saat itu, Hiccup menjadi pintar dan tidak lemah lagi. Di situ ada seorang tokoh cewek yang memukau perhatian banget, namanya Astrid. Astrid ini adalah love interest sang tokoh utama, Hiccup.

Astrid digambarkan sebagai perempuan tangguh, suka bersaing, dan memiliki ambisi untuk menjadi terbaik di antara teman-temannya. Pada awalnya, Astrid sangat membenci Hiccup karena merasa tersaingi. Namun lambat laun malah jadi suka sama Hiccup layaknya kisah FTV.

Tapi Dreamworks bukanlah FTV. Adegan pacarannya jelas bukan naik bajay bareng atau makan bakso pinggir jalan, tapi naik naga Men! Tapi tenang saja, buat kalian para cowok yang nggak suka adegan-adegan romantis, kisah di How to Train Your Dragon ini nggak melulu Hiccup dan Astrid saja kok. Yang saya ceritakan di atas ini cuman sekelumit banget. Masih banyak intrik-intrik yang tersaji di film ini. Kisah tentang Astrid malahan (menurut saya) cuman mendapat porsi yang nggak terlalu banyak di cerita. Intriknya lebih banyak ke relationship antara Hiccup - Toothless si naga Night Fury, atau Hiccup - Ayahnya. Penasaran sama filmnya? Tonton saja sana. Hihihi.

Astrid 14 tahun. Sumber

Astrid 20 tahun. Sumber
Beralih dari topik film, yaitu topik outfit of the day (teteub). Nah, saya naksir sama tatanan rambut Astrid ini, lucu sekali! Kemudian saya coba-coba utak-atik hijab berwarna cokelat muda kekuningan untuk membuat look mirip dengan Astrid. Ternyata cukup mudah. Pakai dua kain, satunya untuk membuat untaian kecil, satunya untuk hijab.

Kemudian untuk makeup, karena Astrid memiliki tampilan yang natural, saya pun nggak banyak-banyak pakai makeup. Hanya alis, eyeliner, eyeshadow cokelat saja tanpa banyak aplikasi. Bulu mata pun saya nggak pakai. Cuma ada kurang yaitu softlens warna biru nordik. Saya belum pernah pakai softlens, Gaes! Meskipun mata ini punya minus 1,5 tapi entah kenapa keinginan untuk pakai softlens belum ada. Hehehe.

Friday, July 4, 2014

Pond's Pimple Cover & Care Concealer



Concealer secara umum dipakai untuk menutup kekurangan pada kulit. Misalnya noda hitam, noda merah, jerawat sampai scar. Concealer berbeda dengan skin corrector yang memiliki ragam warna lebih banyak. Meskipun kedua benda tersebut tujuan utamanya sama yaitu mengoreksi kekurangan di kulit. Concealer biasanya berwarna mirip dengan kulit dengan kisaran shade warna dari mulai paling gelap hingga paling terang. Karena kegunannya untuk mengoreksi kekurangan kulit, concealer bersifat lebih tebal daripada foundation.

Memilih concealer yang cocok di kulit, buat saya itu cukup tricky. Apalagi memakainya juga harus hati-hati dan penuh kesabaran. Salah sedikit, ujung-ujungnya malah saya bisa jadi nambahi foundation sama bedak lagi untuk menutupi kegagalan pemakaian concealer. Correction-ception ini mah.. -___-

Ada satu lagi masalah dalam memilih concealer, yaitu jarangnya concealer yang bersahabat dengan kulit berjerawat-berminyak. Kebanyakan concealer memang diciptakan untuk menutup kulit dan pori-pori. Untungnya sekarang udah cukup banyak yang acne-friendly, seperti yang mau saya review ini.


Pond’s Pimple Cover and Care