Sunday, August 13, 2017

Berdamai dengan Acne Scar dan Pori Besar

Kenapa saya beri nama 'berdamai dengan acne scar', bukan 'menghilangkan' atau 'memberantas' atau 'menutupi'? Padahal acne scar 'kan sudah dipandang sebagai cacat kulit yang bikin diri menjadi nggak pede lantaran permukaan kulit yang terlihat nggak rata, bocel-bocel, bopeng, dan segala cacat yang membuat kulit jauh dari kata flawless.
Ataukah lebih baik saya nulis judul begini: "9 Cara Menghalau Bekas Parut di Wajah. No 6 Sama Sekali Tidak Terduga"?
Jadi begini, masalah pori-pori besar dan acne scar adalah hal yang hampir tidak bisa disembuhkan. Diminimalisir bisa, tetapi untuk menghilangkannya 100% itu adalah hal mustahil. Kalaupun bisa, treatment-nya bisa sangat mahal sekali. Hal paling masuk akal untuk kulit pori besar dan acne scar adalah dengan mengurangi kedangkalan dan tidak menambah ukuran porinya. Dengan kata lain, berdamai dengan kulit yang ada.

Saya sendiri termasuk pemilik kulit yang punya karakter pori besar dan acne scar yang cukup massif. Ya, ini memang menjengkelkan. Bertahun-tahun saya musti menebalkan rasa PD saat ketemu orang lain. Hal ini berawal dari jerawat yang tak kunjung sembuh saat SMA dan kuliah dulu. Lambat laun, kulit saya memang lebih baik semenjak mulai merutinkan perawatan kulit. Namun, kenyataannya acne scar dan pori besar tetap membandel nggak mau hilang.

Baru di tahun 2017 awal ini saya mencoba beberapa home-treatment yang dimaksudkan untuk mengurangi pori besar dan scar. Tujuan saya nggak muluk-muluk sih, tetapi lebih ke arah mengurangi dan membuat kulit saya lebih ter-improve. Apa saja yang saya lakukan, ini dia...

Home skin remedy: Banish Acne Scar Dermaroller

Banish Acne Scar

Pernah mendengar dermaroller? Yaps, sesuai namanya, dermaroller artinya adalah sebuah treatment kulit yang cara penggunaannya dengan di-roll ke permukaan kulit yang ingin di-treat. Roll ini terdiri dari jarum yang kecil-kecil yang digunakan untuk menusuk bagian kulit yang ingin disembuhkan. 

Lho, kok ditusuk? Memangnya nggak sakit? Memang ada perih sedikit, tetapi kadar nyerinya masih sangat bisa ditahan. Kalaupun terasa sakit, bisa diakali dengan menggunakan es batu terlebih dahulu.

Cara kerja dermaroller adalah dengan menusukkan jarum-jarum kecil ini ke kulit ber-scar, diharapkan jaringan kulit yang 'terluka' tersebut akan memperbaiki dirinya menjadi ke kondisi semula yang ideal. Dengan ini maka kulit yang tadinya legok-legok karena bekas jerawat bisa rata dan mulus kembali seperti sebelum kena jerawat.

Tindakan ini bisa dilakukan di klinik-klinik kecantikan dan dilakukan oleh dokter. Namun saat ini sudah ada home-dermaroller yang bisa digunakan sendiri di rumah. Tentunya dengan catatan; harus digunakan dengan bersih dan saksama plus menaati prosedur yang ditentukan. Misalnya nggak boleh menggunakannya berbarengan dengan orang lain, atau melakukannya tanpa direndam dulu dengan larutan alkohol.

Isi dermaroller

Ada banyak merek dermaroller yang dijual di pasaran. Dari mulai harga seratus ribuan hingga jutaan. Namun saya sarankan, jangan gegabah membeli yang asal murah. Bisa-bisa scar kulitmu malah luka beneran dan malah makin parah. Setidaknya pakailah yang trusted dan sudah banyak review-nya. Kalau yang saya pakai ini bermerek Banish, dermaroller buatan Amerika yang dijual dengan harga USD 75. Nggak apa-apa lah mahal sedikit asalkan aman buat kulit.

Bentuk roller. Keliatan seram sih, tapi tipis kok!
Cara pakainya adalah dengan di-roll ke dalam kulit yang punya scar, kalau saya paling banyak di bagian pipi dan hidung. Step-nya adalah sebagai berikut:

1. Rendam kepala roller ke larutan alkohol 70% selama kurang lebih 10 menit
2. Cuci wajah sampai bersih
3. Olesi wajah dengan es batu (optional, kalau kamu tahan sakit ya nggak usah)
4. Lakukan gerakan roll di kulit dengan alur kanan-kiri, atas-bawah, diagonal kanan-diagonal kiri
5. Memang agak perih, tapi sedikit kok
6. Jangan gunakan makeup selama sekurang-kurangnya 8 jam ke depan. Jadi, ini cocoknya dipakai menjelang tidur saat besoknya libur
7. Rendam kembali roller di larutan alkohol, keringkan, dan simpan
8. Pakai setiap 2 minggu sekali. Nggak usah sering-sering, nanti kasihan kulitnya

Nah, setelah kulit di-treatment dengan dermaroller, hal berikutnya adalah memberi nutrisi kulit dengan skincare-skincare ini:

Skin serum: Banish Ferulic Acne Serum

Serum
Setelah kulit di-roller, maka jaringan kulit teratas akan sedikit terluka. Luka inilah yang akan menyembuhkan dirinya sendiri menjadi jaringan kulit baru yang lebih mulus. Oleh karena itu, proses ini perlu dilengkapi dengan aplikasi serum untuk menutrisi kulit lapisan dalam.

Saya memakai serum bawaan Banish yang komposisinya adalah vitamin C, E, dan sebagainya yang bermanfaat untuk regenerasi kulit. Selain digunakan setelah melakukan treatment roller, serum ini juga wajib dipakai setiap hari agar regenerasi kulit semakin terakselerasi.

Night cream: Kya Tac Cream (Krim bopeng)

Kya
Tidak lengkap rasanya perawatan kulit tanpa penggunaan krim malam yang bagus. Di sini saya menggunakan krim dari Kya Cosmetics yang memang dikhususkan untuk membasmi acne scar (bopeng). Krim ini berguna untuk merawat kehalusan kulit agar dihasilkan kulit yang bebas dari acne scar. 

Baca juga: [Review] House of Kya Jakarta Skin Care

Kya Tac Cream terdiri dari komposisi ini: Aqua, glyceryl, cetyl palmitate, copolymer, zodium benzoate, tocopherol, c12-15 disodium EDTA, BHT, dimethicone, quanternium, sorbitol asetate

Saya menggunakan Kya ini sebagai night cream harian. Rasanya segar dan saat bangun keesokan harinya, kulit rasanya lebih kenyal dan lembut. Krim ini juga tidak menyebabkan breakout di wajah saya. Selama saya memakai krim ini, rasanya restorasi kulit semakin ter-akselerasi. Memang scar kulit tidak 100% hilang, tapi dengan pemakaian krim ini, terbukti kedalaman scar lebih berkurang.

Kya Tac Cream
Saya merekomendasikan krim ini untukmu yang ingin mengurangi scar bekas jerawat dengan harga yang lebih terjangkau. Kamu bisa mendapatkan krim ini dengan mudah di sini atau bisa juga di reseller resminya. Namun perlu diingat juga, bahwa untuk merawat kulit apalagi berdamai dengan acne scar itu butuh lebih dari satu tindakan. Kamu tidak bisa hanya mengharap dari sebuah alat atau krim ajaib lalu scar akan hilang keesokan harinya.


Selain dengan 3 hal di atas tadi (roller, serum, night cream), saya juga tetap menyarankan perawatan harian lainnya seperti sunblock, krim pagi, dan masker wajah secara rutin.

Dalam 3 bulan menggunakan perawatan itu, hasil di kulit saya seperti ini:



Dengan catatan, saya nggak selalu pakai serum dan krim setiap malam secara rutin (kadang 1 atau 2 malam kelewatan). Dari gambar sudah bisa langsung terlihat bahwa pori-pori cenderung mengecil, dan kedalaman scar berkurang. Meskipun belum 100% hilang, tetapi sudah bisa dikatakan membaik.

Pada dasarnya masalah pori-pori dan scar jerawat adalah hal yang pelik dan sulit (bahkan hampir mustahil) untuk dihilangkan. Namun dengan perawatan yang tepat dan dijaga kulitnya, maka efek buruk dan risiko scar tambah lebar dan pori-pori membesar dapat dihindari.

Kalau kamu, perawatan favoritmu apa?

@andhikalady

Sunday, July 30, 2017

[Review] The Wet Brush Detangle, Sisir yang Bikin Rambut Kusut Menyingkir

Kombinasi antara rambut kusut, kering, ketombe, ditambah sering diikat kencang (karena tertutup jilbab), adalah hal yang nggak menyenangkan. Saya merasakannya selama bertahun-tahun semenjak pertama kali berhijab sejak SMA. Kerepotan akan berkurang manakala kamu punya rambut yang pendek atau super pendek. Tapi sebagai wajarnya cewek, mereka tentu bebas memilih mau punya rambut panjang atau pendek di balik hijab.

Jika yang dipilih adalah rambut panjang, artinya harus bersedia sedikit lebih repot dalam merawat rambut. Terlebih jika berhijab, risiko rambut jadi lepek dan kusut bisa mengintai. Apalagi buat kamu para cewek yang males-malesan jungkatan dengan dalih 'ah, ketutupan inih rambutnya'.

Padahal ya, kunci rambut yang nggak kusut sebenarnya terletak pada setidaknya 4 hal ini:
1. Rambut nggak kering
2. Bentuk rambut juga pengaruh (rambut yang keriting lebih mudah kusut daripada yang lurus)
3. Panjang pendek rambut (makin panjang, makin mudah kusut)
4. Sisir yang tepat


The Wet Brush

Saya semenjak lama termasuk orang yang nggak peduli dengan sisir. Pokoknya asal bentuknya kayak sisir, berarti bisa untuk sisiran. Meski harganya cuman lima ribu, kalau bentuknya ada geriginya, ada pegangannya, dan bisa untuk sisiran, berarti itu adalah sisir.

Sampai saya mencoba Wet Brush yang harganya lumayan premium; barulah saya sadar bahwa memakai sisir lima ribuan adalah penyesalan dan kesalahan terbesar yang pernah dilakukan ke rambut saya. Berasa kasihan gitu, sama rambut saya yang dibiarkan rontok dan 'nangis' akibat dipaksa ditata menggunakan sisir yang salah. 


The Wet Brush Detangle Professional

Adalah sebuah sisir berbentuk sikat (brush) yang dirancang sedemikian rupa sehingga mampu membuat rambut kusut menjadi tidak kusut dengan cepat. Penggunaan sisir ini lebih tepat dilakukan pada rambut basah (selesai keramas), tetapi tidak menutup kemungkinan dapat juga dilakukan untuk rambut kering.

Bagian brushes-nya lunak dan nggak keras. Ini akan memudahkan untuk menyisir dan 'meluruskan'. Ini akan mencegah bagian brushes untuk terjebak di tengah-tengah kumpulan rambut kusut. Saat ketemu bagian rambut yang kusut, brushes akan mencari jalan untuk keluar dari kekusutan dan aktifitas menyisir menjadi lebih mudah dan cepat dilakukan.

Bentuk permukaan
Selain fungsinya yang segudang, sisir ini juga datang dengan bentuk yang ergonomis dan punya desain yang menarik. Misalnya, yang punya saya ini bermotif teal; ada pula yang motif warna ungu dan pink. Pokoknya bisa banget dipilih sesuai warna yang paling kamu suka.

Menurut keterangan dari kemasan Wet Brush, sisir ini juga bisa mengurangi rasa sakit dan cocok dipakai oleh mereka yang memiliki kulit kepala sensitif. Pada dasarnya, sisir ini dirancang untuk para stylist di salon-salon, tetapi bisa juga dimiliki dan dipakai pribadi.


Kesan memakai Wet Brush Detangle Hair:

πŸ’– Berasa ajaib karena untuk pertama kalinya, rambut saya bisa disisir sampai tandas dengan cepat
πŸ’– Mengurangi rambut kusut secara signifikan. Penggunaan setiap hari bahkan setiap saat, kusutnya lenyap!
πŸ’– Rambut menjadi lebih bervolume
πŸ’– Mengurangi rambut rontok
πŸ’– Untuk yang punya rambut panjang, sangat-sangat-sangat direkomendasikan untuk punya sisir ini
πŸ’– Bikin lebih rajin sisiran, karena proses menyisir menjadi lebih effortless. Kalau pakai sisir biasa membutuhkan waktu lebih dari 15 menit untuk menyisir keseluruhan rambut saya; dengan Wet Brush cuma butuh waktu kurang dari 5 menit. Panjang rambut saya kira-kira sepinggang

Perhatian:

πŸ’‡ Brushes sisir ini terbuat dari plastik yang lunak, jangan dipakai bebarengan dengan hair dryer, takutnya nanti bisa merusak sisir
πŸ’‡ Sisir ini punya sifat mengurai rambut, jangan digunakan setelah rambut ditata. Sisir ini lebih cocok digunakan untuk perawatan rambut sehari-hari, bukan untuk penataan rambut semisal yang sudah diberikan hair spray
πŸ’‡ Sebisa mungkin jangan share sisirmu dengan orang lain
πŸ’‡ Rajin dibersihkan

Kesimpulan:

Secara keseluruhan, saya suka banget sisir ini. Harganya memang lumayan, sekitar 120k hingga 170k. Namun kalau dihitung ulang, memang berapa kali dalam setahun kita membeli sisir? Paling juga satu kali. Atau bahkan beli sisir sekali, dipakainya bertahun-tahun. Jadi rasanya nggak ada salahnya untuk memiliki sisir yang sedikit premium, tetapi rambutmu terselamatkan dari kerontokan dan kekusutan. 

Yang paling utama, sisir yang premium mampu menyingkat aktifitas sisiranmu menjadi lebih cepat sehingga sisa waktumu bisa dipakai untuk melakukan hal lain. Menulis blog misalnya. :D



Wednesday, July 19, 2017

Wishlist 2017 yang Sudah dan Belum Kesampaian. Dari Pendadaran Hingga Samsung S7

Saya paling semangat kalau ngomongin soal wishlist. Wishlist itu semacam pengingat dan penyemangat kita untuk mengejar. Wishlist itu strongly recommended ditulis yah. Jangan cuma disimpan di kepala saja, lama-lama akan lupa. Lalu setelah kamu tulis, sharing ke orang terdekatmu untuk semacam menjadi 'saksi' bahwa kamu punya niat dan keinginan.
Tulis wishlist - doa ke Yang Mahakuasa - sharing ke orang terdekat
Pernah ada cerita, saya sekarang jadi beauty blogger dan MUA ternyata berawal dari tulisan kecil di catatan saya dulu sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu. Waktu itu saya menulis dan berdoa begini: saya ingin punya kegiatan yang di dalamnya melibatkan makeup. Eh beneran lho, habis itu saya kepikiran untuk menulis review dan membuka blog baru. Rasanya kayak 'cling', gitu aja. Sudah kayak pembersih kaca aja lah pokoknya.

Nah, sekarang saya mau share beberapa wishlist 2017 yang sudah dan belum tercapai. Tapi buat yang mengharap wishlist makeup dan skincare ala Jenganten, jangan kecewa dulu yah. Kali ini topiknya sedang ingin bebas dari dunia makeup dan skincare dulu. Akan ada gilirannya sendiri nanti. Yah.

Yang sudah tercapai:

Konferensi paper

ICST
Salah satu syarat kelulusan di kampus saya adalah ikut di konferensi internasional dan presentasi paper. Ini semacam bukti bahwa penelitian kita diakui di kancah internasional. Alhamdulillah kegiatan ini tercapai juga, saya kemarin sudah mengikuti rangkaian kegiatan International Conference of Science dan Technology (ICST). Rasanya, lega banget serius! Satu wishlist tercapai.

Memulai punya usaha

Paletapia

Alhamdulillah, salah satu cita-cita saya sedari lama sudah sedang dilakukan. Punya usaha buat berjualan. Kali ini idenya adalah berjualan palet. Sampai sekarang konsumennya cukup lumayan juga. Buat kamu yang ingin punya palet untuk mixing foundation, bisa langsung ke @paletapia yah.

Baca juga: [Tutorial] Resep Mixing Foundation Racikan Para MUA. Inilah Rahasianya


Yang belum tercapai:

Wisuda

Sumber

Lulus di tahun ini adalah target utama. Pokoknya 'mbuh pie carane' harus lulus. Selain faktor biaya yang mahal, aktifitas kuliah itu cukup berat dan bisa membuat target lain jadi terhambat. Makanya, kuliah harus diselesaikan secepat mungkin. Teorinya begitu. Saya pernah punya pengalaman terlambat lulus saat kuliah sebelumnya, yang mana itu sudah cukup jadi pelajaran untuk tidak diulangi lagi. Lulus lama itu nggak enak, pikiran dan tenaga terforsir untuk memikirkan skripsi yang nggak selesai-selesai. Mau mengerjakan hal lain juga nggak bisa maksimal. #truestory

Baca juga: Dandan Sendiri Buat Wisuda, Why Not?

Punya smartphone Samsung S7

Sumber

Nah ini, smartphone yang bikin ngiler. Bentuknya menawan dan seksii. Samsung S7 ini kayaknya pas banget untuk menemani aktifitas saya mengejar wishlist. Baik nge-beauty blog, ngehandle online shop, dan mencatatkan agenda-agenda penting saya. Memorinya juga nggak perlu ditanya, karena isinya sudah 32 GB, nggak perlu lagi bingung dan khawatir kalau memori Whatsapp penuh. Buat yang suka OOTD di dalam air juga santai karena smartphone ini water resistant.

Tentunya nggak cuma itu saja, kamu juga bisa membelinya dengan mudah di Matahari Mall.com. Tenang saja, banyak diskonnya juga lho. Pokoknya nggak rugi.

Ohya, doakan semoga wishlist saya ini kesampaian yah. Wishlist-mu juga, semoga segera tercapai. Kuy.

@andhikalady

Tuesday, July 18, 2017

[Jenganten Tips] Liburan Bersih dan Nyaman

Dalam setahun, orang Indonesia umumnya punya dua kali libur yang (cukup) panjang. Kalau nggak momen Lebaran, ya akhir tahun. Bagi mereka yang cukup beruntung punya jatah cuti banyak, tentunya nggak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berlibur dan menyenangkan diri. 

Ini umumnya orang Indonesia yang kerja kantoran yah. Kalau situ seorang freelancer yang punya jam kerja suka-suka mah beda lagi.

Liburan nyaman

Perkara soal libur-berlibur kamu pernah risih nggak sih, saat harus berhadapan dengan faktor kebersihan? Misalnya kalau toiletnya kurang bersih, dan kamu terpaksa harus tetap pakai karena nggak ada yang lain. Lalu kalau kebetulan lokasi tujuanmu itu dikenal punya potensi menyebarkan virus penyebab penyakit tertentu, apa nggak makin berlipat itu parnonya. Hal-hal seperti itu memang kadang nggak bisa diduga, contohnya Flu Singapura, atau dalam istilahnya disebut Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) dan MERS atau Middle East Respiratory Syndrome.  

Menurut halaman Wikipedia, gejala HFMD adalah Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (pharingitis), tidak ada nafsu makan, pilek, ruam seperti bentol di bagian mulut, tangan dan kaki dan anak – anak usia 10 tahun kebawah, rentan banget terhadap virus ini. Meskipun lebih rentan terhadap anak – anak, tapi kita sebagai orang dewasa juga dapat menjadi pembawa virus ini karena virus penyebab penyakit bisa bertahan di luar ruangan hingga 24 jam lho!. Seramnya, jenis penyakit ini paling banyak menyerang saat musim panas, ya kayak sekarang-sekarang ini . Jadi jangan sampai kita membawa virus ini ke salah satu anggota keluarga kita ya!

Kehati-hatian terhadap virus penyebab penyakit  juga berlaku banget buat kamu atau keluargamu yang hendak pergi ke Timur Tengah seperti Haji atau Umrah terhadap penyakit MERS karena sampai saat ini belum ada vaksin dan obatnya dan 4 dari 10 yang terkena MERS itu meninggal dunia.

Kita pastinya ingin berangkat dan pulang perjalanan dengan nyaman dan sehat, nggak kurang suatu apa. Untuk itu mangkanya kudu persiapan bener-bener supaya hal-hal nggak menyenangkan itu nggak terjadi. Untuk menghindari virus penyebab penyakit itu, kamu perlu menyiapkan proteksi khusus untuk melindungi dari wabah HFMD saat di Singapura dan/atau MERS. 

Nah berdasarkan informasi yang saya kumpulkan, berikut adalah tindakan preventif yang dapat kita lakukan:  

πŸ’ͺ Badan sedang dalam kondisi sehat

Menjaga diri dalam kondisi sehat itu penting dilakukan sepanjang waktu. Misalnya dengan olahraga yang cukup untuk menjaga badan tetap bugar. Agak odong rasanya kalau sudah tahu mau perjalanan jauh naik turun kendaraan, transit pesawat, dsb, tapi malam sebelumnya malah begadang. Selain bikin kamu bisa telat bangun juga kasian di badan kan?

πŸ‘― Kenali macam-macam kebiasaan sakit di perjalanan plus persiapannya

Wisest travelers knows their weakness. Ini bener juga, saat kamu sudah besar segini, harusnya kamu mengerti bagaimana pola tubuhmu, termasuk saat menghadapi perjalanan. Contoh kecilnya, kamu terbiasa kebelet pup saat makan makanan yang agak pedas. Dengan memahami hal ini, mustinya kamu paham bahwa saat perjalanan itu, kamu nggak sembarang makan pedas. Bertanggungjawablah dengan diri sendiri!

πŸ‘ͺ Sampaikan ke partner perjalanan soal kemungkinan kesehatan tubuhmu

Saya pernah punya cerita, seorang kawan sebut saja Mas Kumbang. Nah, si Mas Kumbang ini pergi bareng-bareng sama gengnya untuk tamasya (bukan keliling kota). Usut punya usut, si Mas Kumbang itu sebetulnya pemabuk. Mabuk di sini maksudnya adalah mabuk kendaraan yang jelas. Tapi sayangnya dia malu mengakuinya, akhirnya teman-temannya pun santai aja memposisikan Mas Kumbang di kursi belakang. Udah gitu, ditambah bawa wangi-wangian pula. Alhasil, si Mas Kumbang jadi mabuk dan malahan merepotkan teman-temannya. 

Alangkah baiknya kalau dari awal teman-temannya diberi tahu sehingga bisa lebih aware.

πŸ’ Kalau sadar kesehatan diri, bawa persediaan antiseptik yang memadai untuk cegah kuman dan virus

Agar perlindungannya makin combo, kamu bisa membawa sabun antiseptik yang daya lindungnya lebih tinggi. Untungnya sekarang ada Betadine Sabun Cair Antiseptik yang dikhususkan untuk mencuci tangan dengan tuntas sampai bersih. Tidak hanya kuman saja yang berhasil mati, virus pun bisa teratasi dengan mencuci tangan dengan Betadine.

Betadine Sabun Cair Antiseptik

Kalau dulu saya dan kamu-kamu sering pakai Betadine sebagai obat luka, kini Betadine sudah merambah pangsanya dengan menciptakan sabun cair yang berguna untuk membasmi kuman penyebab penyakit. Menurut sumber yang saya baca, Betadine ini mengandung Povidone Iodine 7,5% yang terbukti mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus. Selain itu, Betadine juga sudah menjadi merek kepercayaan dunia selama 55 tahun terakhir, di seluruh dunia lho.

Mengandung Povidone-Iodine 7,5%
Tips kapan sebaiknya memakai Betadine Sabun Cair Antiseptik:

πŸ‘ŒSaat traveling
πŸ‘ŒSaat berkunjung ke orang sakit, ke rumah sakit, atau saat akan menegok bayi
πŸ‘ŒSaat mendatangi tempat yang dicurigai merupakan sumber penyakit. Misalnya kamu khawatir terkena virus HMFD atau MERS seperti saat naik Haji atau Umrah. Berjaga-jaga lebih baik kan, daripada kena?

Cuci tangan dengen Betadine Sabun Cair Antiseptik




Menjadi sehat dan tetap semangat adalah hal wajib yang perlu diusahakan saat kita dalam perjalanan. Nggak mau kan, sakit di jalan dan merepotkan orang? Lagian hal ini mudah dilakukan kok, asalkan dipersiapkan dengan baik untuk segala kemungkinan yang ada.

Oh iya satu lagi, dengan kamu tetap sehat artinya kamu juga menghargai orang lain. Minimal nggak ikut menulari orang lain atau (amit-amit) pulang ke rumah dengan membawa virus-virus dan bakteri yang berbahaya. Yuk, mulai cuci tangan dengan Betadine Sabun Cair Antiseptik.

@andhikalady

Wednesday, July 12, 2017

Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE). Benar Sebagus yang Diceritakan Orang Nggak Sih?

Halo Jengantens,

Kali ini saya ingin bahas soal Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence, atau yang biasa ditulis Avo PHTE. Produk perawatan kulit wajah ini berbentuk cairan yang menyegarkan untuk memberikan nutrisi yang melembapkan pada kulit, lebih dari yang bisa dilakukan pelembap biasa. Jadi konsentrasi kandungan vitamin, moisturizer, dsb itu lebih dipadatkan dalam sebuah cairan. 



Oiya, perlu diketahui bahwa ini bukan sponsorship review. Saya membeli Avo PHTE sekitar 2 bulan yang lalu di sebuah toko daring Instagram. Kamu bisa mendapatkan produk ini di banyak toko daring kok.

Jadi, kenapa Avoskin? Saya beli ini berdasarkan banyak review yang mengatakan bagus. Di sisi lain, saya juga merasa butuh tambahan skincare untuk kebutuhan kulit yang makin rewel. Benar juga kata orang-orang, saat kamu menginjak umur 25++, kondisi kulit sudah mulai masuk ke masa transisi. Yang tadinya masalahnya cuman jerawat dan pori-pori besar; sekarang sudah ketambahan dengan kulit kering dan produksi kolagen yang berkurang.


Avoskin PHTE
Alhasil, produk ini bisa saya miliki dengan harga IDR 289.000. Harga ini bisa lebih, bisa kurang. Waktu itu pernah ada promo diskon 100 ribu, tetapi saya sudah terlambat belinya. Hiks, sedih nggak sih, kelewatan diskon?


Avoskin PHTE dikatakan orang-orang sebagai produk essence lokal berkualitas internasional. Kabarnya bisa mengurangi produksi minyak dan komedo, melembapkan, mengembalikan kondisi kulit sealami mungkin, dan seabrek review lainnya. Tapi benarkan demikian saat dipakai di saya?


Sekilas tentang klaim yang ditampilkan produk ini di kemasan adalah: menjaga kesegaran dan kelembapan kulit, membantu kulit tampak lebih cerah. Cara pakainya adalah disemprotkan ke tangan, lalu diusapkan ke wajah dan leher dua kali sehari. Komposisi penyusunnya: aqua, alkohol, mineral salts, ascorbic acid (Vitamin C), dan fragrance.

Thats all. Tidak banyak gembar-gembor janji, dan bahan-bahan penyusunnya pun sederhana. Nggak pakai janji-janji macam-macam, atau bahan yang susah diterjemahkan. Pendapat saya mungkin Avoskin ingin memberikan produk andalan mereka tanpa banyak janji, biar dibuktikan saja sendiri. Hohoho.

Kesan saya selama dua bulan memakai Avoskin PHTE:

πŸ’ Baunya enak, tidak menyengat dan segar di wajah
πŸ’ Awet banget, nggak habis-habis. Dua bulan saja baru berkurang seperempatnya. Berati kurang lebih bisa dipakai 8 bulan. Dengan harga 300ribuan dan baru habis 8 bulan, ini awet banget!
πŸ’ Kulit jadi lebih lembap
πŸ’ Mengontrol minyak. Jadi, pas dipegang itu rasanya kenyal-kenyal dan terhidrasi gitu, tanpa ada minyak yang berlebihan
πŸ’ Bisa mengontrol keluarnya komedo
πŸ’ Warna kulit jadi rata
πŸ’ Ada kemasan versi traveling-nya

Kekurangan:

πŸ’” Bisa mengontrol komedo, tetapi tidak dengan jerawat. Jadi kalau jerawat mau keluar ya keluar aja
πŸ’” Mengontrol pori-pori besar, tetapi tidak dalam jangka waktu lama
πŸ’” Tanggal kadaluarsa dicetak di kemasan karton, tetapi tidak di botolnya. Ini sebenarnya cukup fatal sih, karena karton kan lama-lama dibuang juga. Kalau di botolnya nggak ada tanggal kadaluarsanya, gimana dong? Saran buat Avoskin agar bisa mencetak tanggal kadaluarsa di botolnya
πŸ’” Semprotannya kadang bikin berantakan dan muncrat-muncrat ke mana-mana


komposisi
Overall, Avoskin PHTE ini membantu banget dalam mengontrol kulit wajah saya di kondisi yang terbaik. Konsepnya adalah mengembalikan performa kulit ke bentuk terbaiknya, dan meng-improve kondisi kulit kita. Artinya, secara berangsur kulit akan membaik dengan hasil yang berbeda-beda di masing-masing orang.

Saya pakai Avoskin PHTE ini hampir effortless. Tinggal semprot ke tangan, lalu dioleskan saja ke wajah. Nggak pakai ngaca dulu juga bisa. Jadi, semales-malesnya saya pakai skincare, tetap diusahakan pakai Avoskin PHTE. Nggak ada alasan lagi untuk skip perawatan wajah. Ya?

@andhikalady

Thursday, June 29, 2017

[Review] Loose Powder Coty Airspun Translucent Extra Coverage

Sebelum kita mengenal yang namanya bedak padat, two way cake, atau sejenisnya; kita telah terlebih dahulu memakai bedak tabur. Yaitu sebuah bedak untuk wajah yang berbentuk serbuk yang diwarnai seperti warna kulit. Meskipun namanya bedak tabur, secara harfiah cara pemakaian bedak ini bukanlah ditabur, melainkan ditepuk-tepuk ke kulit. Kalau ini sih kayaknya kamu-kamu sudah tahu. XD.

Bedak tabur mempunyai esensi yang hakiki dalam kesempurnaan makeup, terutama setelah pemakaian foundation. Buat saya pribadi, lebih baik lupa nggak bawa two way cake, daripada skip memakai bedak tabur. Beberapa fungsi utama bedak tabur adalah:

πŸ’… Atasi minyak berlebih pada wajah
πŸ’… Mengeset foundation agar tetap stay di wajah
πŸ’… Buat baking. Ini bukanlah teknik mem-baking layaknya kue, tapi proses pengaplikasian bedak tabur dalam jumlah banyak di area bawah mata
πŸ’… Sebagai campuran mixing foundation agar tampilan lebih matte


Coty Airspun Loose Powder
Salah satu bedak tabur favorit saya adalah Coty Airspun Loose Face Powder. Bedak ini sudah diproduksi sejak tahun 1935 dan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Sisa-sisa bentuk vintage masih terasa di desain kemasannya yang lucu, sekilas mengingatkan saya pada penari burlesque dan kipasnya. Kalau nggak tahu burlesque, silakan Googling sendiri. Huehehe.

Menjadi produk yang sudah dikenal berpuluh-puluh tahun tentunya memiliki kesan tersendiri buat dibeli. Selain kita membeli kualitas yang ditawarkan produk, juga membeli 'brand' yang sudah menjadi kepercayaan berpuluh tahun. Saya memang cukup menaruh hati pada produk-produk vintage yang masih ada sampai sekarang. Bahkan saya punya lho, bedak merek lokal yang saya beli karena desain kemasannya vintage abis.

Warna translucent
Saya memilih warna translucent dengan tujuan agar dapat digunakan secara multifungsi, ketimbang membeli bedak warna yang kebanyakan hanya cocok di warna tertentu saja. Namun sepertinya dugaan saya agak meleset, sebab warna translucent yang ada pada bedak Coty Airspun lebih mirip dengan warna pink pucat. Artinya, untuk kulit yang warna dasarnya kuning agak kesulitan memakai warna ini.

Untungnya kulit saya welcome dengan warna pink. Tetapi apa kabar dengan klien rias @jenganten yang butuh dirias? Jawaban paling umumnya sih: beli lagi yang warna kuning. Hehe.

Isi di dalam kemasan
Coty Airspun dilengkapi dengan aplikator yang bertekstur seperti kapas. Bentuknya memang sedikit mewah jika dibandingkan dengan aplikator bedak tabur biasa yang tipis dan susah dipakai. Aplikator Coty Airspun lebih tebal, lebar, dan vintage banget. Namun buat saya pribadi tetap lebih suka memakainya dengan sponge atau kuas dari luar. Misalnya pakai sponge dari Real Technique.

Baca juga: [Review] Real Technique Dual-ended Expert Sponge

Warnanya cenderung ke pink
Bedak ini isinya banyak banget, yakni ada 65 gram. Ketimbang bedak tabur pada umumnya, Coty memang nggak pelit isi. Namun buat saya pribadi yang kesulitan menghabiskan bedak, ini bakalan lama banget habisnya. Nggak tahu kapan deh pokoknya.

Bisa untuk campuran mixing foundation

Kesan saya memakai Coty Airspun:

πŸ’œ Wanginya enak dan ringan
πŸ’œ Isinya banyak, dengan harga cukup terjangkau sekitar IDR 130.000,00
πŸ’œ Kemasan vintage-nya memanjakan mata
πŸ’œ Cocok buat baking untuk profesional
πŸ’œ Hasil finishnya lembut di kulit
πŸ’œ Mampu mengeset foundation dalam jangka waktu lama (apalagi kulit saya berminyak)
πŸ’œ Tidak membuat kulit kering

πŸ’” Kurang cocok dibawa traveling. Kemasannya gedai, Bok!

Tips Jenganten untuk memakai Coty Airspun:

πŸ’™ Nggak usah sayang banget sama bedak, pakai banyakan dikit nggak apa-apa. Lama juga kok habisnya
πŸ’™ Pakai sponge untuk hasil lebih cover. Lagi-lagi, tak usah terlalu ngeman (apa ya istilah Indonesianya?)
πŸ’™ Pakai kuas untuk hasil sheer cover
πŸ’™ Pakai aplikator bawaan bedak kalau memang kepepet banget
πŸ’™ Campurkan dengan mixing foundation kamu untuk mendapatkan hasil matte

Kondisi wajah saat memakai Coty Airspun

Jadi, apa bedak tabur favoritmu?


Thursday, June 22, 2017

[Treatment Review] Serunya Facial di Naavagreen


Jenganten ke Naava Green

Pada suatu hari, saya merasa wajah sedang dalam masa transisi. Komedo banyak, tapi kering. Tahu nggak, komedo dan kulit kering itu adalah kombinasi yang tidak menyenangkan. Padahal biasanya kulit saya berminyak, tapi (mungkin karena puasa) waktu itu kulit saya mendadak cracky dan kering. Oleh sebab itu, saya memutuskan untuk mencoba facial yang bisa mengangkat komedo sekaligus melembapkan.

Pilihan saya jatuh pada klinik Naavagreen yang terletak di pusat kota Jogja. Alasan saya ke sana adalah karena menurut beberapa info yang saya dapat, terapis di Naavagreen termasuk yang 'bersih' dalam mengangkat komedo, dan harganya lumayan terjangkau untuk kantung mahasiswa. Saya ke sana bareng sama Mas Rangga, yang juga ikut mencoba treatment facial di sana. Sama sekalian niat terselubung supaya dapat tukang foto. Hihi. 

Awal masuk ke klinik, kami disambut dengan aromaterapi yang harum. Sepertinya memang sengaja memakai wewangian ruangan yang menenangkan. Siapa sih yang nggak suka, menjelang perawatan, kita disuguhi aroma-aroma yang harum?

Suasana ruang pendaftaran, serba hijau!

Setelah mendaftarkan diri, kami langsung diberikan kartu sementara dan menunggu dipanggil dokter. Waktu itu klinik sedang tidak begitu ramai sehingga kami langsung dipersilakan ke ruangan dokter untuk konsultasi. Dokternya menganalisis kulit kami untuk kemudian diberikan rekomendasi perawatan facial yang sesuai untuk kulit. Untuk saya diberikan facial serum anti acne, dan untuk rekan saya diberikan serum pencerah kulit. Kalau dari jenis komedo yang saya punya, itu berpotensi untuk menimbulkan jerawat; begitu kata dokter Naavagreen.

ruangan facial
Kemudian kami masuk ke ruangan treatment masing-masing. Tenang saja, ruangan untuk cowok dibedakan kok. Secara, kalau cewek mau di-facial, biasanya dikasih kain seujung dada untuk kembenan selama proses facial berlangsung. Kondisi seperti ini tentunya nggak pengen kan, ada cowok lihat?

Proses facial yang dilakukan di Naavagreen sedikit berbeda dari klinik lain. Urutannya adalah sebagai berikut:

1. Wajah dibersihkan terlebih dulu menggunakan facial wash.

2. Dilakukan pemijatan dan totok wajah sampai ke bagian dada, leher, dan lengan. Bagian inilah yang menurut saya terbaik, karena kita dibuat rileks dan nyaman sambil dipijat-pijat. Khusus untuk cowok, pemijatan hanya dilakukan sebatas leher saja. Oh iya, di Naavagreen, pijatnya nggak pelit lho, ada sekitar 20 menitan.

3. Jika pada umumnya sebelum facial dilakukan penguapan terlebih dulu, di Naavagreen nggak pakai uap-uapan. Mereka menggunakan vacum kulit yang digunakan untuk mengangkat komedo atau minyak lapisan atas. Bentuknya kurang lebih seperti ini:

alat vakum
Di alat itu, terserap banyak komedo dan sel kulit mati. Katanya sih untuk mempermudah proses ekstraksi komedo manual yang dilakukan setelahnya.

4. Barulah dilakukan proses yang paling menyakitkan yaitu ekstraksi komedo. Atau dalam bahasa awam bisa juga disebut pemencetan tanpa ampun. Saya nggak akan menyoroti soal rasa sakitnya, sebab menurut saya di mana-mana proses facial itu pasti menyisakan rasa sedikit perih di kulit. Di Naavagreen, Mbak-mbak terapisnya teliti dan bersih dalam menggali dan mengangkat komedo di wajah saya.
Sepanjang proses ekstraksi, saya juga dibolehkan memegang cermin untuk memastikan proses pemencetan benar-benar bersih. Mbak terapisnya nggak menolak saran kok. Jadi misal kita merasa belum bersih, bisa minta untuk dipencetin lagi.

5. Bagian setelah ekstraksi komedo adalah aplikasi serum. Saya memakai serum anti acne, dan kemudian ditimpa semacam alat beraliran listrik yang membantu serum cepat meresap. Alat-alat di Naavagreen diciptakan dengan teknologi tinggi sehingga aman dan diklaim punya efek yang bagus di kulit.

alat facial. Serba modern
6. Setelah pengaplikasian serum, dioleskan krim anti iritasi untuk kulit yang lelah setelah proses facial. Namanya facial, pastinya ada bagian kulit yang kena iritasi sehingga perlu diberikan relaxant. Krim ini membuat wajah saya lebih licin dan memantulkan cahaya.

Proses facial dilakukan kurang lebih 1,5-2 jam tergantung tingkat kepadatan komedo yang perlu diekstraksi. Di bawah ini adalah foto sebelum dan sesudah facial.

Sebelum dan sesudah
Foto kiri: kondisi sebelum facial. Saya sengaja tidak pakai makeup (karena percuma juga nanti bakalan dihapus sama Mbak terapis). Kantung mata kelihatan, kulit pori-pori besar, dan terlihat kusam akibat komedo.

Foto kanan: kondisi setelah facial. Terlihat lebih cerah, lebih licin, lebih halus, pori-pori tambah besar (karena habis diekstraksi), dan wajah terasa lebih ringan dirasa.

Soal pori-pori besar, setelah berjalan satu hari setelah facial, pori-pori saya kembali ke bentuk semula. Jadiii, jika setelah facial kamu merasa pori-pori jadi besar, percayalah itu hal yang fana.

Secara keseluruhan, saya menikmati proses perawatan kulit yang ada di Naavagreen. Selain facial serum, ada pula treatment facial biasa, microdermabrasi, micropeeling, biolight, dan masih banyak lagi. Konsultasikan ke dokter di klinik Naavagreen dahulu untuk mengetahui rekomendasi apa yang cocok di kulitmu.

kantor Naava Green
Untuk kamu yang berminat untuk lebih merawat kulit, Naavagreen bisa menjadi rekomendasi untukmu. Temukan alamat klinik terdekat dengan kamu di sini.



Thursday, June 15, 2017

[Tutorial] Resep Mixing Foundation Racikan Para MUA. Inilah Rahasianya

Ketahuilah, bahwa tidak ada satupun foundation yang sempurna. Kalaupun ada, itu jarang banget dan harganya pun selangit. Sejauh saya me-review foundation, belum ada satupun yang memenuhi harapan saya untuk sebuah alas makeup ideal: cover, awet, tidak cakey, tidak oxy, mudah diblend, menempel sempurna di kulit, serta memberikan hasil natural.

Bagaimana cara meraciknya?
Belum lagi saat harus mengaplikasikan foundation untuk tipe wajah yang berbeda-beda saat merias orang lain. Kulit klien tentu tidak bisa disamakan dengan kulit kita. Pun juga soal kebutuhan kulit yang berbeda-beda. 

Solusi untuk kebutuhan ini adalah membuat mixing foundation versi sendiri. Para MUA biasanya punya ramuan sendiri-sendiri untuk menciptakan formula foundation yang paling disukai untuk merias klien. Nggak hanya itu, buat yang bukan MUA saja kadang masih perlu mencampur foundation yang dirasa paling cocok untuk kulit wajah.

Bagaimana caranya meracik foundation? Kali ini saya ingin bagi buat kalian semua. Semoga berguna yah.

1. Formula dasar: liquid foundation + cream foundation

liquid + cream

Ini adalah formula dasar mixing foundation yang paliiiing sederhana. Yakni menggabungkan foundation berbentuk liquid dan cream bersamaan. Biasanya foundie cait punya karakter yang sheer dan kurang cover. Sementara foundie cream sifatnya kadang terlalu susah diblend. Oleh karena itu, kombinasi foundie liquid + cream adalah solusi terbaik.

Saya pernah coba untuk foundie Ultima liquid dan Ultima cream. Hasilnya lebih baik daripada memakainya sendiri-sendiri.

Baca juga:

[Review] Ultima II Wonderwear Liquid Foundation

[Review] Ultima II Wonderwear Pressed Powder

2. Untuk hasil lebih matte: liquid + cream foundi + bedak tabur translucent

+ bedak tabur

Merasa racikan foundation kamu kurang nampol dan kurang matte? Tambahkan bedak tabur translucent (untuk menghindari perubahan warna) agar tekstur foundation kamu semakin padat dan mudah menempel ke kulit. Racikan ini juga pas banget dipakaikan pada kulit perawatan, yang mana kondisi kulitnya cenderung licin, agak kemerahan, dan susah ditempeli foundation.

Di sini saya memakai Coty Airspun loose powder.

3. Untuk hasil glowing dan foto-ready: liquid + cream foundation + shimmer gold


+ shimmer

Ingin kulitmu lebih terlihat glow dan seolah memancarkan cahaya? Gunakan tambahan shimmer atau glitter warna gold untuk kesan hangat. Kombinasi ini akan menghasilkan foundation yang glowy dan jika difoto jadi cantiiik banget. Cocok untuk makeup fotografi. Cobain deh. Semakin banyak jumlah glitter yang kamu pakai, semakin blink-blink juga kulit kamu.

Di sini saya memakai City Color Sparkle & Shine Loose Glitter.

4. Foundation kurang 'hangat'? Tambahkan warna pink dari concealer. Racikan ini juga bisa dipakai untuk merias kulit yang kusam dan ingin terlihat lebih cerah

untuk yang kurang hangat
Tahukah kamu, sebagai MUA, sebetulnya nggak perlu punya segala macam warna dan merek foundation (kalau bisa punya, lebih baik). Triknya adalah dengan mencampur beberapa warna foundation untuk mendapatkan racikan yang pas. Jika kebetulan kulit klien itu sedikit kusam, bisa ditambahkan pigmen warna ungu atau pink dari concealer corrector. Atau saking kepaksanya, kamu bisa pula memakai eyeshadow matte dengan warna sama.

Begitu pula jika foundie kamu terlalu terang atau gelap. Tinggal campur saja dengan pigmen terang atau gelap. Selesai. :D

5. Foundation kurang 'dingin'? Tambahkan cream warna tosca dari concealer. Racikan ini juga bisa dipakai untuk merias kulit kemerahan/iritasi

untuk kulit kemerahan
Trik berikutnya adalah untuk kulit yang cenderung kemerahan. Kulit kemerahan bisa disebabkan karena iritasi atau terlalu sensitif akibat paparan sinar matahari. Untuk mengatasinya, kamu bisa campurkan foundation kamu dengan pigmen kehijauan, misalnya di corrector concealer, atau menggunakan eyeshadow matte warna kehijauan. Ingat ya, harus yang matte. Sebab, kalau menggunakan yang ber-shimmer, nanti akan mengubah tekstur dari foundation itu sendiri.

Baca juga:

Nah, untuk membuat ramuan mixing foundation, tentunya kamu butuh alat yang namanya palet dan spatula khusus makeup. Dengannya, kamu bisa campur-campur foundation suka-suka untuk menemukan racikan favoritmu. Kamu bisa mendapatkan palet mixing ini di @paletapia  . Selain menyediakan aneka palet dan spatula foundation@paletapia juga bisa membuat palet custom dengan bentuk sesukamu.

Set palet dan spatula dengan gravir nama
Bonusnya, kamu juga bisa pesan cetak namamu sendiri di palet itu. Waa, kalau begini sih rasanya jadi makin rajin mencari racikan foundation terbaik ya? Secara ada sentuhan pribadinya di situ.

Ingin jadi MUA handal, harus punya tools yang handal dan berkualitas juga dong. Yuk cus ke @paletapia!

Paletapia mixing foundation

@andhikalady

Ads