Friday, October 8, 2021

, , , , ,

Ke Klinik Tumbuh Kembang Anak - Global Delay Development. Part 1.

Mungkin buat yang ngikutin story Instagramku sesekali, teman2 sudah mengetahui bahwa empat bulan terakhir Linam rutin fisioterapi. Penyebabnya adalah ada keterlambatan motorik belum dapat berjalan di usia 23 bulan. Ini merupakan redflag tingkat lanjut, di mana normalnya bayi sudah dapat berjalan di usia 1 - 1,5 tahun.



Dari hasil pemeriksaan, Linam didiagnosis mengalami GDD (Global Development Delay) karena yang terlambat bukan hanya motorik kasar, melainkan juga ada kecenderungan keterlambatan wicara.

Selain itu baik. Motorik halus, sosial, fokus, konsentrasi, dan pemahaman beyond normal -- alhamdulillah. Di titik ini aku bisa bilang, insyaAllah Linam terbebas dari spektrum autism maupun ADHD.

Sempat CT Scan, hasilnya memang ada sebagian otak Linam bagian kiri depan yang belum tumbuh optimal. Bahasa awamnya, jika anak-anak lain otaknya sudah tumbuh memenuhi tempurung kepala, otak Linam baru memenuhi 90%.  Salah satu asumsi aku adalah, proses persalinan Linam yang cukup lama (40 jam), sehingga ada kemungkinan asupan oksigen ke otak berkurang.

Pelajaran buat para Mom to be: usahakan persalinanmu secepat mungkin. Kalau disarankan induksi/SC, manut saja. Kasihan bayimu terjebak lama di jalan lahir.

Namun  menyesal juga nggak ada artinya. Aku sudah melewati fase denial, angry, bargaining, depression. Sekarang bismillah sudah berusaha menerima dan bertindak sesuai keadaan.

Fase berikutnya menjadi orangtua: hamil sudah, lahiran sudah, nemenin anak operasi sudah, GTM dan dramanya masih on going. Dan sekarang menemani anak terapi.

Awalnya Linam diperiksa oleh dokter ahli tumbuh kembang, dr. Mei Neni, SPA dan dinyatakan perlu diikutkan fisioterapi. Kemudian konsultasi lagi di dokter rehab medik, dr. Thomas untuk mendapatkan form jadwal terapi. Semua dilakukan di RS Hermina Yogyakarta yang dekat rumah.

Di sini aku bersyukur banget punya banyak privilege. Punya BPJS, lokasi rumah sakit dekat rumah, dan keluarga yang mensupport. Selain dirujuk untuk terapi, Linam juga diberikan obat piracetam & asam folat untuk mem-boost pertumbuhan otaknya. Untuk obat ini tidak bisa digunakan bebas ya, jadi jangan manfaatkan informasi ini untuk memberikannya pada anak untuk bypass kecerdasan.

Dari sinilah aku & Linam resmi menjadi murid sekolah tumbuh kembang Hermina. :D



Pertemuan pertama fisioterapi, Linam sukses nangis sepanjang sesi. Agaknya dia perlu adaptasi situasi yang sangat baru. Mengingat saat pandemi ini, Linam hampir tidak pernah ketemu dengan orang lain selain mama papanya.

Pertemuan ke-dua, nangis.

Ketiga, masih nangis.

Pertemuan 4-9, MASIH NANGIS.

Padahal aku tungguin lho di dalam. Nah baru setelah pertemuan ke-10, aku coba untuk ninggalin dia di dalam. Eh, Linam langsung ANTENG Buibu! Agaknya Linam lebih nyaman kalau fokus hanya kepada terapisnya saja tanpa ada distraksi dari mamanya. Setelah itu, setiap kali terapi aku tinggalin dia di dalam ruangan.

Fisioterapi itu diapain aja sih?

Pertama-tama diasesment dulu. Apa yang kurang di Linam dan fisioterapi akan memfokuskan pada bagian yang kurang. Dari proses ini, ketahuan kalau otot kaki Linam cenderung lemah (hipotonus) sehingga belum kuat untuk menopang tubuhnya untuk berjalan. Maka dari itu, latihan fisioterapi berfokus pada kekuatan kaki Linam. Ada metode pijatan, metode rambatan, merangkak, dst. Ini terapisnya lebih mengerti.

Di awal terapi, Linam belum langsung bisa berjalan. Dia harus belajar kembali dari mulai merangkak. Pengalaman sebelumnya, Linam memang kurang bisa merangkak. Dia lebih suka ngesot. Padahal fase merangkak sangat penting dialami setiap bayi lho. Pasalnya, di fase ini otak bayi sedang aktif-aktifnya. Koordinasi antara menggerakkan kaki, tangan, mata, dan keseimbangan bekerja bersamaan. Ini penting sekali untuk perkembangan motorik berikutnya seperti menulis, bersepeda, dll.

Jadi Bun, kalau anakmu tidak melewati fase merangkak dan langsung berjalan, sebaiknya tetap ada latihan merangkak supaya perkembangan motoriknya lebih tuntas. Ini kata terapis & dokternya Linam.

Di pertemuan ke-11, barulah ada perkembangan yang berarti: Linam bisa merangkak & berdiri dengan bantuan. Buah kesabaran dari bolak balik terapi sekaligus latihan di rumah.

Oh iya, selain terapi di klinik Tumbuh Kembang Hermina, Linam juga aku latih terus di rumah sesuai kurikulum yang ditetapkan oleh terapis kami. Misalnya diajak bermain sambil rambatan untuk latihan mengambil benda semata kaki. Pokoknya setiap perkembangan selalu dipantau dari rumah.

Ada nggak sih ketakutan sebagai orangtua?

Tentu aja ada dong. Misal ketakutan kalau suatu saat otaknya Linam lebih tertinggal dibanding teman sebayanya. Aku juga sudah tanyakan ini ke dokter. Kata dr. Mei, ini tidak perlu dikhawatirkan sekarang. Karena perkembangan anak berbeda-beda. Goal untuk Linam jangka pendeknya adalah mengejar ketertinggalan motorik & wicara. Nah, setelah catch up, perkembangan selanjutnya bisa kita percepat karena otak anak seumur Linam itu masih full of possibility. Dengan kata lain masih terbuka lebar peluang untuk berkembang dan mencapai level luar biasa.

Kita yang sudah dewasa aja masih bisa bejalar kok, apalagi mereka yang masih anak-anak.

Mengejarnya dengan apa? Ya dengan stimulasi, gizi, dan lingkungan yang baik. Di titik ini aku bersyukur banget aspek perkembangan Linam yang lain cukup luar biasa. Dia sudah mengenal instruksi, bisa bermain musik, tidurnya gampang, dan 1001 kelebihan lainnya yang kalau dihitung nggak akan ada habisnya.

Bun, kalau ada satu-dua masalah anak yang bikin kamu down, coba cari, pasti ada, kelebihan lain yang dimiliki anakmu.

Sekitar pertemuan ke 15, Linam tahu-tahu sudah bisa dititah dan lancar rambatan. Namun belum bisa berdiri on his own feet. Alias masih harus berpegangan sesuatu untuk bantuan ia berdiri.

Latihan masih dilanjutkan sampai latihan membungkukkan badan untuk mengambil sesuatu dari lantai. Awalnya Linam masih kesulitan tapi sekarang dia sudah pintar.                    

Kemudian, karena perkembangan wicara Linam juga tidak kunjung bertambah kosa katanya (baru bisa mama papa aja), dia juga dirujuk ke terapi wicara. Saat ini baru pertemuan pertama. Hasilnya cukup memuaskan. Linam lebih kooperatif dan sudah mampu memahami banyak instruksi dan benda-benda.

Kalau kata dokter, bagian reseptor pemahaman Linam berfungsi baik. Namun bagian produksi suara belum berkembang optimal. Kini selain dia diterapi wicara, Linam juga aku banyak latih di rumah sambil bermain.

Bersambung....


@andhikalady

Continue reading Ke Klinik Tumbuh Kembang Anak - Global Delay Development. Part 1.

Sunday, September 5, 2021

, , ,

Wajah Ganteng Song Joong Ki di Brand Ambassador Skincare Lokal!

Setelah sebelumnya saya sudah menulis kepenasaran terhadap apa sih brand lokal yang akan bekerjasama dengan artis Korea. Sekarang terjawab sudah siapa bintang Korea yang dimaksud. Sumpah ini aku antara kaget dan nggak kaget mengenai artis yang terpilih menjadi BA. Batin saya paling akan berkisar seputar seorang cewek, putih mulus, membintangi beberapa drakor dan banyak dijadikan bahan fans teman-teman kita. 

Ternyata saya separuh salah, sodara-sodara!

Artis yang dimaksud adalah Song Joong Ki! 


Aaaaa, mo pingsan rasanya melihat Oppa Joong Ki berfoto dengan produk kesayangan kita semua. Para penggemar drakor angkatan lama kayak saya pasti sudah nggak asing lagi dengan Joong Ki. Penikmat drama Descendant of the Sun pasti ingat banget dengan wajah ganteng nan rupawan ini. Bahkan mungkin banyak saudari yang berandai-andai memiliki pasangan yang romantis dan penuh kejutan seperti dia ya kan?

Nah, kini kedatangan Joong Ki ke dalam wajah baru Scarlett Whitening juga memberi warna baru di blantika kosmetik lokal Indonesia. Terlihat sendiri dari instagram Scarlett Whitening juga langsung diserbu komentar para penggemar Joong Ki, secara ini adalah hal yang luar biasa banget buat kita. 

Btw saya sendiri kagum banget dengan ilmu loby dari Scarlett Whitening, bisa-bisanya menggandeng artis papan atas banget dari Korea. Kalau sudah begini, jadi semakin penasaran dengan produk-produk Scarlett Whitening yang lainnya. Juga sangat ditunggu banget iklan-iklan Scarlett dengan Song Joong Ki di dalamnya. Duh kapan ya bisa melihat Joong Ki ngomong dengan bahasa Indonesia saat mempromosikan Scarlett.

Cepetan dong, Scarlett! Keluarkan segera commercial Joong Ki andalanmu!


#ScarlettXSongJoongKi #GlowingWithScarlett #Scarlettwhitening #SeeTheBeautyInEverydayThings

@Andhikalady

Continue reading Wajah Ganteng Song Joong Ki di Brand Ambassador Skincare Lokal!

Tuesday, August 31, 2021

Skincare Lokal Brand Ambassador Internasional, Siapakah Mereka?

Rasanya tidak banyak (atau belum ada) jenama skincare lokal yang menggunakan jasa BA Internasional. Apalagi BA asal Korea. Yang ada, artis kita yang jadi BA skincare asal Korea. Sudah kita ketahui bersama, bahwa wajah-wajah Korea sudah kerapkali melanglang buana menjadi bintang dan brand ambassador yang berkaitan dengan kecantikan dan kegantengan. Tekstur kulit, warna, dan personality mereka dianggap menggambarkan cita-cita kulit sehat masa kini; glowing dan cerah. 

Hari gini, siapa sih yang nggak ingin glowing?

Wajah dengan kesan 'basah' sehat tanpa kumus-kumus berminyak memang jadi idaman banyak orang. Warga dan artis Korea menjadi salah satu biang keroknya. Untuk itulah banyak produsen kosmetik lokal yang juga memproduksi skincare dengan tujuan membuat wajah glowing.

Lalu, apakah kamu penasaran dengan skincare lokal yang menggunakan BA artis Korea? Pastinya asyik banget nih kalau sampai ada artis Korea yang bekerjasama dengan produk lokal. Bangganya bisa berlipat-lipat nggak sih? Saya sih penasaran banget apa ya skincare yang dimaksud?



Kalau sampai ada skincare lokal yang dibintangi artis Korea, saya jadi makin percaya dengan kualitas produknya. Karena umumnya antara produk skincare dan artis Korea tersebut memiliki visi yang sama. Sudah gitu, teknologi yang digunakan oleh produsen skincare lokal pastinya sudah diatur sedemikian rupa sehingga bisa menyamai standar skincare Korea. Aduh makin penasaran.

Kira-kira siapa ya brand ambassador skincare lokal ini? Dan APA nama merek skincarenya? Penasaran banget!

Nah, untungnya kemarin saya sempat riset kecil-kecilan tentang APA dan SIAPA tokoh artis Korea yang dimaksud. Lalu pencarian saya menuju ke vlog dari Felitogether Official . Vlognya lucu banget. Di sana ceritanya Feli ngeprankNah di sana dijelaskan sneak peek siapa artis dan brand skincarenya.

Kalau saya kasih sedikit inisial, boleh deh dibocorin. Inisialnya adalah SCRLT!!!

Lalu tentang siapa yang jadi BAnya, yuk kita tunggu sama-sama. Siapa tahu artis favoritmu!

Continue reading Skincare Lokal Brand Ambassador Internasional, Siapakah Mereka?

Saturday, August 21, 2021

Skincare untuk Kulit Berjerawat, Masuk Sini - Scarlett Whitening.

Saya adalah survivor kulit berjerawat. Saat usia sekitar belasan hingga awal 20-an, hampir tidak ada hari di mana saya tidak berjerawat. Sekarang, alhamdulillah jerawat-jerawat itu perlahan menghilang. Mungkin karena sudah sedikit mengerti skincare dan lebih memahami kebersihan. Bukan karena saya dulu nggak paham kebersihan, tetapi tidak ada yang memberitahu saya bahwa beberapa produk anti jerawat waktu itu justru membuat kulit kering dan justru memperparah jerawat. 




Kulit berjerawat dan berminyak bukan karena kelebihan kelembapan. Justru kulit tipe ini butuh pelembap yang tepat agar kulit tidak berlebihan memproduksi minyak.

Kita tahu, kulit berminyak adalah undangan alami untuk kuman-kuman penyebab jerawat. Untuk itu, penting adanya untuk membuat suasana kulit wajah tidak terlalu berlebihan minyaknya. Salah satu cara adalah dengan rutin membersihkan wajah dengan sabun anti kuman, dan tentu saja, pelembap yang cocok untuk kulit yang berjerawat. 


Pagi maupun malam, kulit wajah kita tetap membutuhkan pelembap. Ini adalah hal rutin yang perlu dibiasakan bersamaan dengan rangkaian skincare lainnya; CTMP (Cleaning, Toning, Moisturising, dan Protecting), atau CTM kalau malam hari. Keempat rangkaian ini adalah hal paling basic dari rutinitas skincare. Untuk kamu yang baru memulai rutinitas bagus ini, mulailah dengan empat langkah dulu saja. Boleh saja memakai sepuluh langkah-skincare seperti tren masa kini, tapi itu nanti dulu. Mantapkan empat langkah CTMP dulu. 

Sekarang yang akan saya bahas adalah tipe Moisturising (pelembapan). 

Untuk kulit berjerawat, pastikan pelembapmu mengandung komposisi anti kuman, karena penyebab utama jerawat adalah banyaknya kuman yang rajin membikin rusuh di kulit yang berakibat sistem imun kita menciptakan gundukan merah laknat di kulit yang kita sayang-sayang. Scarlett Whitening memiliki pelembap dengan kriteria ini. Ia mengandung Double Action Salicyic Acid yang telah dikenal membantu melawan bakteri penyebab jerawat. Selain itu juga mengandung aneka bahan lain seperti ini:



Day Cream:
Double Action Salicylic Acid: mencegah breakout wajah.
Natural Squalane: menambah kelembapan kulit agar terlihat cerah dan sehat
Hexapeptide-8: mencegah timbulnya kerutan halus
Natural Vitamin-C: sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari sinar UV
Triceramide: membantu melembapkan, anti aging, dan anti kerutan
Aqua Peptide Glow: membantu meningkatkan hidrasi kulit dan memberikan kesan kulit glowing

Night Cream:
CM Acnatu: sebagai antibakteri natural dan anti peradangan yang mampu melawan bakteri penyebab jerawat
Natural Squalane: menambah kelembapan kulit agar terlihat cerah dan sehat
Hexapeptide-8: mencegah timbulnya kerutan halus
Natural Vitamin-C: sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari sinar UV
Poreaway: untuk mengecilkan pori-pori
Triceramide: membantu melembapkan, anti aging, dan anti kerutan




Kesan pemakaian:

Setelah pemakaian rutin selama kurang lebih tiga minggu, saya merasakan kulit jadi lebih lembap, dan jerawat tidak muncul sama sekali. Tektur krimnya yang beraroma enak menenangkan juga menjadi faktor penting kenapa saya suka produk ini. Selain itu, ini adalah krim anti jerawat, tapi kok daya lembapnya patut diacungi jempol? Pasalnya, banyak saya temui krim jerawat yang justru membuat kulit menjadi lebih kering (biasanya berbahan dasar sulfur). Tapi ini saya suka dan kemungkinan akan restock lagi.




Saya memakainya berbarengan dengan serum dan facial wash dari Scarlett Whitening juga. So far hasilnya memuaskan dan jauh di atas harapan saya. 




Andhika Lady


 

Continue reading Skincare untuk Kulit Berjerawat, Masuk Sini - Scarlett Whitening.

Thursday, June 3, 2021

, , , , , ,

Pengalaman Menyiapkan Bayi Sebelum Operasi

Setelah mengalami peristiwa yang life-changing, yaitu operasi anak saya tahun kemarin, di sini saya mau berbagi beberapa persiapan yang perlu dilakukan oleh orangtua atau pendamping anak di rumah sakit. 

Baca juga: Kilas Balik: Baru Berumur Dua Bulan, Anakku Harus Operasi Bedah Urachus

Kita sama-sama berharap bahwa tidak ada orangtua yang deserved mengalami peristiwa anak sakit, kemudian berakhir di meja bedah untuk menggapai kesembuhan. Namun adakalanya beberapa orangtua diberikan kesempatan istimewa untuk melaluinya. Sebagian mereka bahkan tidak mempersiapkan diri bagaimana menghadapi saat-saat di mana anaknya harus dioperasi. Semua berasa clue-less, dokter dan perawat pun hanya sebatas menjelaskan bagaimana proses operasi, risiko, dan perawatan lanjutan. Tapi pertanyaan yang bersemayam di kepala orangtua seperti:

Bagaimana menyiapkan fisik & psikis anak?

Barang apa saja yang disiapkan sebelum ke rumah sakit?

Bagaimana mengatur puasa anak, kan dia nggak ngerti soal puasa?

Yang paling penting, bagaimana menata hati kita sebagai orangtua saat harus merelakan anak di tangan dokter?



........

Baiklah, pertama-tama, jika kamu adalah salah satu orangtua istimewa itu, peluk jauh dari sini Pak, Bu. Kalian adalah orangtua hebat yang terpilih untuk melewati semua ini. Apapun tindakan medis yang akan dilakukan pada anakmu, yakinilah bahwa itu adalah yang terbaik untuk mengusahakan kesembuhan dan kualitas hidup yang lebih baik untuk si kecil kelak. Tidak banyak orangtua yang berani mengambil keputusan hebat ini. Sebagian di antaranya bahkan tidak mengetahui diagnosis tepatnya dan memilih menerima apa adanya. Mungkin karena jauhnya jangkauan medis, atau tiadanya biaya. Di titik inilah, kamu, Bapak dan Ibu hebat, patut berbangga dan merayakan keputusan berharga yang akan berpengaruh pada masa depan si anak.

.......

Di sini saya mau berbagi pengalaman saat menyiapkan operasi untuk bayi saya yang waktu itu berusia dua bulan. Untuk yang belum membaca, anak saya didiagnosis urachus patent dan harus melalui serangkaian operasi medis untuk menutup saluran tersebut. Cerita lengkapnya ada di sini. Dari hasil pencarian dan ngide sana sini, berikut adalah proses persiapan yang saya lakukan:


1. Menyiapkan fisik dan psikis bayi.


Waktu operasi, anak saya baru dua bulan. Dia belum mengerti tentang prosedur medis. Dia juga belum mengenal rasa takut dan khawatir khasnya orang mau dioperasi. Ini merupakan poin unggul saat akan mengoperasi bayi. Ibarat kata, saat masuk rumah sakit, si bayi aja masih bisa ketawa-tawa senang. Namun untuk fisik, inilah PR sebenarnya. 

Bayi dengan ASI eksklusif tetap disarankan untuk memberikan ASI sesering mungkin. Usahakan si Ibu tetap memakan makanan bergizi agar ASInya berkualitas. Proses operasi membutuhkan tenaga dan energi bayi yang besar, apalagi tubuh akan 'dilukai' dan setelahnya harus melalui proses penyembuhan. Makanan tinggi protein sangat disarankan supaya penyembuhan luka semakin cepat.


2. Apa saja yang dibawa ke rumah sakit.


Nah ini nih, bagian yang sering membuat para orangtua clueless. Terutama yang sama sekali belum pernah berpengalaman mengantar orang ke rumah sakit. Selain bawa baju ganti untuk pasien & penunggu, sebenarnya perlu bawa apa saja sih ke rumah sakit?

  • Selimut & kaos kaki tebal
Ini penting banget untuk menghangatkan bayi pasca operasi. Pasalnya, ruangan operasi itu biasanya superr dingiiin di bawah 20 derajat Celcius. Apalagi si bayi di bawah pengaruh bius sehingga pasti kedinginan banget. Nah, saat selesai operasi jangan lupa bawain selimut dan kaos kaki tebal untuk menghangatkan tubuhnya.
  • Pompa ASI
Sebelum operasi, umumnya bayi akan puasa dulu selama kurang lebih 5-6 jam. Selama itu, payudara akan penuh sehingga perlu membawa pompa ASI supaya tidak bengkak. Ini terutama untuk bayi ASI exclusive. 
  • Teether/empeng
Saat si bayi ingin menyusu tapi tidak boleh karena berpuasa, di situlah teether dan empeng beraksi. Ini berguna agar mulut si bayi tetap sibuk meski kita tidak memberinya susu.
  • Dot bayi
Saya membawa ini untuk memberikan susu yang cukup di waktu 'sahur'. Jadi misal puasa dimulai pukul 02.00, maka di jam segitu saya bangunkan si bayi untuk menyusu sekaligus ngedot dari gelas. Bayi kan nggak ngerti kapan mulai sahur, kapan mulai menyusu. Maka dari itu penting untuk memberikannya suplay yang cukup untuk berpuasa selama 5-6 jam ke depan.

3. Mengatur puasa anak


Menahan lapar dan haus selama 6-8 jam untuk bayi adalah kegiatan yang berat sekali. Bayangkan, mereka saja wajarnya akan meminta nyusu setiap 2 jam. Lha ini diminta berpuasa selama 6 jam sebelum tindakan. Meski begitu, prosedur ini tetap harus dilakukan karena perut yang terisi makanan akan membahayakan pasien apabila di bawah pengaruh obat bius. 

Trik saya adalah memberikan susu yang cukup saat dia 'sahur'. Kemudian ajak dia tidur supaya lupa kalau dia sedang berpuasa. Meminta dokter untuk memajukan jadwal tindakan sepagi mungkin juga bisa menjadi pilihan. Supaya saat puasa itu, si bayi sedang ada di jam tidur sehingga tidak terlalu rewel.

Selama berpuasa itu, si ibu bisa sambil memompa ASInya supaya tidak terbuang. Seusai operasi, si bayi tidak serta merta bisa langsung disusuin, tetapi menunggu gerak usus aktif (ini akan diperiksa oleh dokter). Baru setelah usus aktif dari pengaruh bius, si bayi bisa segera disusuin.

Sebagian tindakan membutuhkan penanganan NICU, semisal untuk operasi berat seperti open heart surgery. Untuk hal ini, diskusikan dengan dokter mengenai pemberian susu untuk bayi. Apakah melalui selang atau sejenisnya.


4. Ekspektasi kita di rumah sakit



Saat dokter sudah menyarankan untuk operasi, biasanya kita akan diberi antrean tanggal tindakan. Semakin cepat semakin baik. Namun ada pula yang harus menunggu hingga tubuh si anak siap, misal pada prosedur open heart surgery -- bisa jadi menunggu si anak mencapai berat badan tertentu.

Beberapa hari sebelum tindakan, akan ada proses cek lab dulu untuk melihat jumlah HB dan beberapa prosedur lain. Jika HB masih kurang, anak akan diberi suplementasi zat besi agar HB mencukupi, atau tim dokter akan menyiapkan donor darah.

Kemudian H-1 jadwal, kita dipersilakan untuk mendaftarkan anak untuk rawat inap. Pastikan si anak dalam kondisi sehat, tidak sakit ataupun demam. Ingat, prosedur operasi membutuhkan kondisi tubuh sesehat mungkin.

Malam sebelum tindakan, si anak akan diminta berpuasa 6 jam. Kalau masih ASI, bisa 4 jam tergantung saran dokter anestesi. Saat itu juga si anak akan diberikan IV (infus) untuk memudahkan pemasukan obat dan/atau anestesi. Si anak akan menangis kesakitan, tapi kuatkan hatimu ya Bunda. Ini demi kebaikan dia kok. Saat jelang operasi, anak akan diganti bajunya dengan baju steril dan masuk ke ruang tindakan.

Orang tua dan keluarga akan menunggu di luar dan akan dipanggil saat tindakan sudah selesai. Kemudian saat pemulihan dan 'pembangunan' si anak dari pengaruh obat bius, orangtua akan diminta untuk mendampingi anak. Menemaninya, menenangkannya dari trauma pasca operasi. Mungkin anakmu akan dipasang kateter dan oksigen, tetapi ini nggak apa-apa. Saat inilah si anak perlu diselimuti tebal-tebal karena ruangan pemulihan sangat dingin. 

Dokter akan memantau perkembangan vital anak pasca operasi, termasuk kapan dibolehkannya makan/minum. Jadi nggak sembarang langsung kasih ASI ya Bun, tetap harus menunggu ususnya aktif dulu. 

Kemudian saat pemulihan, anak akan tinggal beberapa hari di rumah sakit hingga dibolehkan pulang. Untuk kasus anak saya, kami menginap 2 malam. Sebelum pulang, kita akan diberikan edukasi tentang pemberian obat, antibiotik, sekaligus perawatan luka. Seminggu setelah operasi, akan ada kontrol lagi untuk melihat perkembangan dan after effect. Apabila luka sudah kering dan tidak ada komplikasi, maka operasi dianggap telah berhasil.

5. Menata hati kita sebagai orangtua saat harus merelakan anak di tangan dokter?



Kamu pasti tahu Cristiano Ronaldo kan?
Sudah baca tentang masa kecilnya?

Ronaldo terlahir dari keluarga menengah ke bawah. Masa kecilnya tidak bisa disebut berkecukupan. Bahkan pertumbuhan tubuh Ronaldo sempat ada keterlambatan. Saat pra remaja, tinggi badannya kurang sesuai dengan perkembangan anak normal. Tetapi orangtuanya TANGGAP. Mereka mencium bakat sepakbola Ronaldo sejak dini, dan MENGUSAHAKAN Ronaldo untuk mendapatkan medikasi agar bisa mengejar pertumbuhannya. Ronaldo remaja harus mengonsumsi obat-obatan dan hormon supaya tubuhnya tumbuh normal seperti anak-anak lain. Dan akhirnya, dia menjadi Ronaldo yang kita kenal sekarang.

Apa jadinya kalau orangtua Ronaldo tidak tanggap dan masa bodo? Belum tentu anaknya akan menjadi pesebakbola hebat seperti Ronaldo. Untuk itulah, Dear Parents, yang mungkin anakny istimewa dan butuh penanganan khusus atau punya penyakit tertentu, nggak perlu berkecil hati. Berusahalah memantapkan hati dan pikiran bahwa apa yang kamu lakukan adalah yang terbaik untuk anak. 

Tetap semangat ya, Bapak, Ibu.

@andhikalady

Continue reading Pengalaman Menyiapkan Bayi Sebelum Operasi

Thursday, May 27, 2021

Mencapai Wajah Glowing dan Cerah dengan Scarlett Whitening

Kalau menapak tilas tren beberapa tahun lalu, wajah dikatakan ideal apabila kulitnya terlihat matte, alis tegas, dan pipi berkontur. Namun agaknya sekarang sudah bergeser. Wajah dikatakan cantik apabila terlihat glowing, cerah dan terawat bak selebriti Korea. Kepopuleran k-Pop tentu tidak terlepas dari tren ini. Jikalau kulit shiny berminyak dulu dikata kurang oke, kini justru banyak wanita mengejar look itu.

Nggak salah sih, memang secara medis kulit yang sehat adalah kulit yang lembap dan terawat. Ini bisa tergambarkan dari kulit yang terkesan glowing itu. Untuk mencapai kulit yang glowing tentu tidak instan, kita membutuhkan skincare yang tepat. Salah satu komposisi penting dalam skincare yang mampu membuat kulit lebih cerah adalah gluthatione, saya pernah bahas di post ini [link].




Produk skincare yang mengandung gluthatione dan terbukti secara klinis mampu mencerahkan adalah rangkaian Scarlett Whitening. Saya memakai varian Whitening Facial Wash dan Serum Brightly Ever After. Keduanya mengandung gluthatione dan beragam vitamin yang mendukung kulit untuk tampak cerah, terawat, dan bersih. Inilah review saya:

Whitening Facial Wash



Kulit saya biasanya cenderung kering apabila memakai facial wash, tetapi saat memakai Scarlett, keringnya kulit bisa dihindari bahkan tidak muncul sama sekali. Alhamdulillah berati cocok di kulit saya. Produk ini tidak menggunakan SLS jadi tidak akan ada busa berlebih. Jangan salah lho, facial wash yang banyak busanya yang terkesan 'kesat' itu justru kurang bagus untuk kulit, karena bisa menimbulkan alergi dan mengikis skin barrier.

Selain gluthatione, produk facial wash ini juga mengandung Aloe Vera, Vitamin E, dan juga ROSE PETAL! Lucu banget pokoknya ada semacam kuntum bunga mawar yang bikin aktifitas membersihkan wajah semakin enjoy dan menyenangkan. Efek bersihnya juga mantap lho, meski busa minim sekali.

Brightly Ever After Serum



Menurut saya, key point dalam perawatan wajah adalah SERUM! Serum memang diciptakan untuk menembus lapisan kulit lebih dalam supaya kandungan di dalamnya segera terserap dan memberikan hasil optimal. Scarlett Whitening mengeluarkan produk terbarunya yaitu Brightly Ever After Serum yang berfungsi untuk mencerahkan dan meng-glowing-kan kulit.

Sebetulnya ada varian serum lain yaitu Acne Series (warna ungu), tetapi karena kondisi kulit saya sedang membutuhkan agen pencerah, saya memilih menggunakan produk Brighly Ever After (warna pink).

Dari segi kemasan, produk ini cukup compact yaitu berisi 15ml yang dilengkapi dengan pump untuk mengeluarkan isinya. Meski cuma 15ml tapi di saya cukup awet, karena pemakaiannya cukup 2-3 tetes aja. Untuk hasil optimal saya memakainya dua kali sehari saat pagi dan malam.

Adapun kandungan yang ada di dalam serum antara lain:

- Lavender Water

Ini nih yang bikin saya penasaran kok bisa serumnya berasa segar gitu di kulit. Ternyata memang lavender water itu berfungsi melawan bakteri penyebab jerawat, mengatasi peradangan, detoksifikasi kulit meningkatkan sirkulasi darah dan menghaluskan kulit.

- Phyto Whitening

Mencerahkan wajah dalam waktu dan sangat aman bagi kulit, tanpa menyebabkan iritasi.

- Niacinamide

Agaknya teman-teman sudah familiar dengan bahan 'ajaib' ini ya. Yups, betul sekali. Niacinamide berfungsi untuk melembapkan kulit, mengatasi jerawat, menyamarkan noda hitam,dan mencegah kanker kulit melanoma.

- Glutathione

Meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit, memberikan perlindungan dari radikal bebas, membuat kulit lebih sehat dan terlihat glowing

- Vitamin C

Membantu menghilangkan flek & bekas jerawat, mencegah dan melindungi kerusakan sel dan jaringan kulit akibat paparan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit

 

Dari semua bahan di atas, tampaknya keren sekali kalau bisa termaktub dalam satu botol Scarlett Whitening Serum. Semakin yakin karena sekarang produk ini sudah terdaftar BPOM dan dapat dibeli dengan harga terjangkau yaitu 75 ribu rupiah.

 

Kesan Pemakaian

Saya sempat on-off memilih jenis skincare setelah melahirkan, akhirnya pilihan jatuh ke Scarlett Whitening. Dulu, kulit saya cenderung berjerawat dan acne prone, tetapi akhir-akhir ini cenderung ke kering dan kusam, oleh karena itu saya pilih serum yang berfungsi mencerahkan.

Saya sudah memakainya kurang lebih satu bulan, dan menurut saya sudah cukup membuahkan hasil. Kulit jadi terkesan lebih kenyal, cerah, dan tambah glowing meski tidak memakai makeup full. Kalau ada kantung mata mohon dimaklumi ya karena Ibu di mana-mana pasti kurang tidur hehe.

Cara pakainya adalah ditap-tap secara lembut di seluruh wajah sambil dipijat-pijat ke arah atas supaya kerutan berkurang/melambat. Setelah itu lapisi dengan pelembap dan sunblock kalau siang hari. Sejauh ini tidak ada keluhan iritasi, alergi, ataupun pore-clogging. Untuk pemakaian optimal, gunakan juga Scarlett Facial Wash agar glowingnya kulit makin tercapai.

Andhika Lady

Continue reading Mencapai Wajah Glowing dan Cerah dengan Scarlett Whitening

Friday, May 14, 2021

, ,

Arti dan Makna Tata Rias Pengantin Paes Jogja Putri


Ada beberapa ragam rias pengantin Yogyakarta yang kita kenal. Sebut saja, Paes Ageng, Jogja Putri, Kanigaran, dan Jangan Menir. Kesemuanya berasal dari induk yang sama yaitu tradisi pengantin dari keraton. Dulunya tata rias khas Jogja ini bersifat eksklusif hanya boleh dilakukan oleh putri kerajaan atau menantu. Namun setelah keputusan dari Sri Sultan HB IX, ragam tata rias khas Yogyakarta boleh dilakukan untuk masyarakat sebagai wujud pelestarian budaya. Senangnya hidup di zaman ini adalah kamu sekalian boleh memakai riasan ala putri kerajaan meski tidak terlahir royal. Asyik kan?

Salah satunya yang akan saya bahas adalah gaya riasan Jogja Putri. Jogja Putri adalah salah satu tata rias pengantin yang dikenalkan dari tembok keraton Yogyakarta. Ciri khasnya adalah berbentuk paes dengan tata rambut sunggar yang melebar di atas telinga. Riasan Jogja Putri mungkin agak mirip dengan Solo Putri, namun dari segi bentuk paes dan aksesoris sudah berbeda.

Baca juga: Perbedaan Tata Rias Pengantin Paes Jogja Putri dan Solo Putri


Rias Jogja Putri memiliki makna mendalam yang adiluhung di setiap riasan, busana, dan aksesoris. Di sini khusus akan dijelaskan makna paes Jogja Putri yang terdiri dari tujuh sapuan pidih warna hitam di sekeliling kening pengantin. Apa saja? Yuk simak.



1. Penunggul, bagian paling besar di tengah dahi berbentuk daun sirih separo

Ini bermakna derajat yang tinggi bagi seorang perempuan yang telah menikah. Harapannya, setelah menikah si wanita akan menempati kedudukan yang tinggi. Bagi masyarakat Jawa, posisi perempuan dipandang lebih tinggi jika yang bersangkutan telah menikah. 

2. Pengapit, sapuan kecil seperti bunga kantil di samping sisi penunggul

Pengapit dimaksudkan untuk mengendalikan penunggul agar tetap pada posisi tengah. Ini bermakna bagaimana pun kehidupan rumah tangga yang mudah goyah ke sana kemari, pengapit harus tetap menjaga agar tujuan utama pernikahan tetap pada jalan/garis yang lurus sesuai tujuannya yang mulia.

3. Penitis, di samping pengapit

Kalau kamu amati, ujung penitis pada riasan Jogja Putri selalu mengarah ke ujung hidung. Alasannya adalah penitis merupakan simbol bahwa segala sesuatu harus memiliki tujuan yang efektif. Termasuk dalam perkara keuangan rumah tangga. 

4. Godheg, di samping telinga pengantin

Godheg pada bagian sisi telinga bermakna supaya wanita senantiasa introspeksi diri dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Selain itu juga merupakan doa supaya lekas diberikan keturunan.

5. Citak, titik hijau di pusat dahi

Berbentuk seperti berlian di dahi, dibuat dengan daun sirih yang digunting kemudian ditempelkan di kulit. Maknanya adalah seperti mata dewa Siwa sebagai dewa pengetahuan, yang mana diharapkan seorang wanita setelah menikah menjadi sosok cerdas, cemerlang, berilmu pengetahuan, serta berakhlak baik. 



Itulah beragam ciri khas dan makna paes Jogja Putri yang menggambarkan sifat-sifat baik wanita sesuai pitutur Jawa. Meski tidak ada wanita yang sempurna, tetapi alangkah baiknya jika kita meneladani sifat terpuji yang tertuang dalam riasan pengantin Jogja Putri. Kalau saya catat, beberapa di antaranya adalah:

- Taat kepada Tuhan YME
- Cerdas, berakhlak baik dan cermat
- Berkedudukan tinggi dan dihormati
- Fokus pada tujuan dan cita-cita mulia
- Mawas & introspeksi diri
- Cerdas dan rasional

Tuh kan, banyak banget sifat-sifat mulia padahal 'cuma' dari simbol paes Jogja Putri saja. Seandainya kita mencontohnya (tak hanya untuk yang sudah menikah), niscaya akan banyak hal baik datang menghampiri.


Continue reading Arti dan Makna Tata Rias Pengantin Paes Jogja Putri

Saturday, May 1, 2021

, , , , , , ,

Paket Wedding Jogja 2021. Makeup & Foto Pernikahan Harga Terbaik 2021

Wujudkan pernikahan impian kamu bersama paket rias wedding dari Jenganten. Intip yuk isinya apa saja?


WEDDING PACKAGE

Makeup:

- Makeup CPW CPP

- Hijab/hairdo pengantin

- Melati/fresh flower

- Nail art & softlens

- Sewa busana akad/resepsi sepasang

- Makeup & busana 2 Ibu

- Beskap/basofi 2 Bapak


Fotografi by @paradigmaproduction:

- Cetak 12 RW + Frama (2pcs)

- Cetak 4R (80 lembar)

- Magnetic Album

- Cetak Wedding Book

- Include edited files

- 2,5 Minute video cinematic

- All files in flashdisk



Paket ini available untuk acara sepanjang 2021. More info 085227555610





Instagram: @jenganten

Continue reading Paket Wedding Jogja 2021. Makeup & Foto Pernikahan Harga Terbaik 2021

Friday, April 16, 2021

Teknik Makeup Kekinian yang Baru-baru Ini Ditemukan

Seperti halnya ilmu sains, makeup juga mengalami perkembangan teknik-teknik yang kian ajaib dari waktu ke waktu. Dahulu para perias sudah cukup puas dengan membubuhkan blush on pink, bedak warna kuning pengantin, dan shading hidung 'nyambung' dengan alis. Namun kini tak lagi seperti itu, para perias/MUA banyak mengembangkan teknik baru merias wajah yang dapat menghasilkan riasan yang WOW. Kadang ikut takjub dan penasaran bagaimana sih cara menciptakan look yang ajaib itu?

Itulah mengapa penting sekali untuk update perkembangan makeup dari waktu ke waktu. Salah satu ketakutan saya (dan juga para MUA pada umumnya) adalah saat ilmu makeup kian berkembang, saya masih betah dengan teknik yang itu-itu saja, sementara banyak MUA-MUA baru yang datang dengan teknik terbaru. Intinya adalah saya nggak mau ketinggalan, karena sebaik-baik ilmu adalah yang terus menerus dipelajari seiring dengan perkembangannya.



Selama tahun kemarin, saya beberapa kali menemui adaptasi teknik-teknik baru dalam rias wajah. Apa saja? Ini di antaranya:


1. Makeup TANPA cukur alis.

Untuk alasan agama, sebagian dari kita menghindari proses cukur alis saat dirias. Perias zaman dahulu agaknya cukur alis merupakan hal 'wajib' dilakukan setiap merias pengantin. Perkara alis pitak, biarlah jadi urusan si pengantin itu sendiri. Tidak jarang saya menemui Mbak-mbak yang mengeluh alisnya dicukur separo bahkan sampai habis saat dirias. Udah begitu, si perias nggak pake izin dulu langsung main cukur aja gitu. Ini secara etika juga kurang bagus kan? Bayangkan pas malam pertama, wajah si pengantin langsung berubah jadi 'seram' akibat alis dibabat habis.

Alhamdulillah, sekarang sudah ditemukan teknik membentuk alis tanpa cukur. Setebal apapun alis, bisa diakali dengan teknik ini. Caranya adalah dengan disisir dengan sejenis krim khusus bahkan ada pula yang menggunakan lem alis.

Nah, sekarang para MUA nggak bisa beralasan lagi saat klien meminta no cukur alis.


2. Obras bulu mata.

Sebelumnya, kita sudah mengenal teknik jahit bulu mata, yaitu sebuah cara supaya menghasilkan bentuk mata yang lebih terbuka. Ingat, mata besar = wajah terlihat lebih cantik. Ini saya bukan sedang eye shaming ya, tetapi memang begitu. Di setiap bentuk ketidaksempurnaan pada mata, para MUA akan menggunakan segala cara dan upaya supaya bagian mata tampak lebih besar dan vibrant.

Kini telah ditemukan cara untuk membuat mata lebih lebar & besar tanpa operasi, namanya OBRAS bulu mata. Caranya adalah dengan menempelkan/menumpuk bulu mata tambahan di bagian bawah bulu mata asli dengan teknik tertentu. Terdengar sulit? Sebetulnya kalau sudah tahu caranya, niscaya lebih mudah kok.


3. Foundation bakar.

Langkah makeup zaman ibu-ibu kita dahulu adalah susu pembersih - toner - foundation - bedak kuning. Sekarang beda lagi dong. Ada sebuah teknik bernama foundation BAKAR. Bukan foundation-nya yang beneran dibakar, tetapi dipanaskan sampai suhunya cukup untuk menghangatkan foundation agar lebih mudah menempel dengan kulit. Teknik ini bertujuan untuk menyamakan suhu foundation dengan suhu kulit. Saat foundation yang sudah hangat ditempelkan ke kulit, harapannya akan lebih menyatu dan membuat makeup awet seharian.


4. Lifting effect.

Sekarang, mari resapi baik-baik kecantikan Bella Hadid.



Penampilan Bella Hadid yang tekesan fiercy tidak terlepas dari bentuk matanya yang indah dan 'menukik' ke atas. Inilah yang dinamakan efek lifting. Bella mungkin melakukan semacam prosedur operasi plastik, tetapi kami para MUA bisa menerapkan efek ini dengan sedikit bubuhan shading dan counturing di bagian sudut mata terluar. 

Dipadu dengan pewarnaan blush on, bronzer, dan foundation, efek Bella Hadid look bisa kita dapatkan.



- Ingin mempraktekkan sendiri teknik-teknik di atas sambil dipandu dari 0?

- Ingin mengerti dan mempelajari istilah dunia per-makeupan?

- Ingin menambah khazanah ilmu rias?


Jenganten membuka kelas private makeup exclusive. Nanti kamu bisa mempelajari teknik terbaru agar skill makeupmu semakin kekinian. Info 085227555610


Andhikalady

Continue reading Teknik Makeup Kekinian yang Baru-baru Ini Ditemukan

Monday, February 8, 2021

, , , , , ,

Kilas Balik: Baru Berumur Dua Bulan, Anakku Harus Operasi Bedah Urachus

Ketemu dokter spesialis bedah anak -- adalah hal terakhir yang kamu inginkan sebagai orang tua.

Ini bukan lagi DSA (Dokter Spesialis Anak) yang kerap kamu datangi saat mau imunisasi ataupun ada masalah tumbuh kembang anak. Dokter spesialis bedah anak hanya akan kamu datangi saat ada masalah serius di tubuh anakmu yang harus segera dibereskan.

Inilah yang saya alami.

Meski sekarang anak saya sudah berumur 16 bulan, rasanya masih jelas teringat saat si kecil harus bertemu pisau bedah saat ia masih berusia dua bulan. Tepatnya Desember 2019.

Linam post operasi bedah urachus repair. (Pic not for shared)

Awalnya bermula ketika tali pusar Linam tidak kunjung kering. Meski sudah puput di usia seminggu, ternyata bagian dalamnya belum kering juga. Malah cenderung basah sepanjang hari dan mengeluarkan samar bau tidak sedap. Setiap hari saya lap dan kasih betadin sesuai anjuran DSA. Awalnya saya hiraukan, dengan harapan akan kering dengan sendirinya. Tetapi kemudian basah lagi, basah lagi. Ini berlangsung selama kurang lebih sebulan. 

Bentuk benjolan sebelum dioperasi


Feeling ibu tak pernah salah. Puncaknya adalah saat pusar yang basah itu mulai muncul semacam usus dan berubah menjadi benjolan membesar seiring berjalannya waktu. Kemunculan pertama saat Linam berusia sekitar 6 minggu. Makin lama makin besar, dan basahnya pun tidak berhenti. Kemudian saya bawa ke dokter di faskes BPJS kami.

"Bu, ini kemungkinan hernia umbilical, tapi harus dikonsultasikan ke dokter spesialis bedah anak dulu untuk diagnosisnya." Sebuah kalimat singkat dari dokter Anita yang langsung bikin 'deg' di relung dada.

"Lalu untuk pengobatannya bagaimana?" Tanya saya.

"Kalau diagnosanya benar, maka harus dibedah untuk memotong bagian yang abnormal." Jawab dokter Anita. Sebuah jawaban bijak mengingat belum pastinya diagnosis penyebabnya.

Kemudian kami diberikan secarik kertas berisi rujukan untuk periksa ke rumah sakit Hermina Yogyakarta dengan jadwal minggu depan.

Jiwa penasaran sekaligus khawatir bertubi-tubi menyerang saya malam itu. Hampir enam jam berikutnya saya habiskan untuk googling sana sini, mencari tahu tentang penyakit yang disebut oleh dokter sekaligus variasi penyakit sejenis. Hampir semua saya cari. Jurnal terkini, forum, sosial media, google, artikel, baik dari dalam maupun luar negeri. Bahkan ada juga orangtua yang anaknya memiliki penyakit sejenis, saya DM Instagramnya untuk sekadar sharing. Pokoknya kalau ngomongin jiwa kepo, hal-hal beginian sudah pasti ahli kalau buat emak-emak, mah.

Munculah beberapa penyakit yang muncul. Ada hernia umbilical, tapi kok gejalanya berbeda dengan pusar Linam? Benjolannya beda, dan nggak ada drama pusar basah. Lalu muncul lagi nama granuloma umbilical, dengan gejala sama persis dengan anak saya. Benjolan, yes. Basah, yes. Supaya tidak penasaran lagi, kami bawa ke dokter spesialis bedah anak di Hermina Yogyakarta. Kami bertemu dengan dokter Lhora, Sp. BA.

Tanpa ba bi bu, dokter Lhora membenarkan granuloma umbilical sebagai penyakit yang dialami Linam. Prosedur untuk penyembuhannya adalah dengan cara insisi dengan bius total. Langsung saja, kami menyepakati tindakan di minggu depannya. Bagi saya dan suami, semakin cepat semakin baik. Bagaimanapun juga, nggak baik kan membawa-bawa penyakit saat pertumbuhan anak?

Bhaiq, semua persiapan kami lakukan. Meski dengan hati yang ancur-ancuran, tetapi demi kesembuhan anak, ya tetap dilakoni.

Mulailah kami melakukan langkah-langkah pra tindakan. Pertama kali, menandatangani surat persetujuan tindakan operasi. Kemudian melakukan tes USG dan pengambilan sampel darah Linam untuk mengetahui kadar HB. Wawancara kami sebagai orangtua, apakah punya alergi dan sebagainya. Hmm, ternyata sebelum operasi cukup ribet juga. Alhamdulillah soal biaya nggak perlu ribet karena kami memakai BPJS.

Untungnya baik saya dan suami langsung tanggap birokrasi. Begitu Linam lahir langsung diurus KK, KTA, sekaligus mendaftarkan BPJS. Bukan pesimis, tetapi kalau ada kejadian seperti ini, dana berobatnya apa siap?

Di hari operasi, Linam diminta untuk berpuasa selama enam jam sebelum operasi. Prosedur ini tak terpikirkan oleh saya sebelumnya. Bayangin aja, namanya bayi usia dua bulan itu wajarnya minta nen sejam dua jam sekali. Nah ini disuruh nggak minum selama enam jam. Gimana nggak rewel dan kasihan coba? Untungnya suami tanggap dan kebanyakan fase puasa ini, dia yang gendong. Soalnya kalau saya yang gendong, Linam otomatis akan mencari nen. Antara nggak tega, tapi harus dilakukan. Karena saat dibius sebaiknya perut dalam kondisi kosong untuk mencegah masuknya makanan ke paru-paru yang dapat mengakibatkan gagal nafas.

Linam mendapat jadwal operasi jam 8 pagi. Artinya harus mulai puasa sejak jam 2 dini hari. Nah, saya menyiapkan 'sahur' Linam dengan memberinya ASIP. Walaupun dia tidur, terpaksa saya bangunkan supaya dia punya 'bekal' untuk puasa 6-10 jam nantinya (habis operasi nggak boleh langsung minum). Bagaimana mengajak bayi 'puasa' sebelum operasi? Ya jelas pasti NANGIS dan REWEL. Di tanggal 2 Desember 2021 ada dua jenis suara nyaring -- suara tangisan Linam dan suara teriakan wanita yang hendak melahirkan di kamar sebelah.

Lalu ada kejadian mengejutkan sebelum tindakan dimulai.

Dokter Lhora memanggil kami dari luar ruangan operasi, dan memberitahu bahwa beliau menemukan satu kejanggalan di saluran pusar Linam. Ternyata nggak hanya benjolan, tetapi ada kecurigaan saluran air seni bayi bocor hingga ke pusar. Itulah yang menyebabkan pusar selalu basah dan tidak kunjung kering, karena PIPISNYA BOCOR SAMPAI UDEL sodara-sodara!

Terkaget dan tambah pikiran, kemudian kami menyetujui adanya tindakan tambahan berupa pembedahan di area bawah pusar untuk memperbaiki saluran ini (menutup).

Saya belum pernah mendengar penyakit ini. Bahkan saudara, tetangga, netijen aja saya cari belum nemu yang memiliki penyakit serupa. Nama ilmiahnya adalah patent urachus. Langsung deh sambil deg-deg ser menunggu anak dioperasi sambil selancar mencari jurnal/info/artikel di google tentang urachus.


So, jadi menurut pencarian saya di Google, patent urachus adalah sebuah kondisi di mana saluran urachal (pembuangan urin) yang menghubungkan antara bladder (kandung kemih) dengan umbilical (pusar) tidak menutup saat bayi lahir. Saluran ini origin-nya berfungsi untuk membuang urin melalui plasenta saat janin masih di dalam rahim. Normalnya saat bayi lahir saluran ini sudah menutup karena organ pembuangan bayi sudah berfungsi sempurna. Pendek kata, pipisnya udah lewat penis bukan lagi lewat pusar. Namun karena penyebab yang belum diketahui, saluran urachal punya Linam gagal menutup sehingga ada sebagian excess urin yang keluar melalui pusar. Inilah yang menyebabkan pusar selalu basah hingga muncul benjolan seperti gambar di atas. Jika keadaan ini dibiarkan, maka bisa menimbulkan komplikasi serius di masa depan.

Usai operasi, Linam masih di bawah pengaruh obat bius dan belum boleh diberi nen. Singkat cerita, dokter Lhora telah melakukan prosedur menutup saluran urachal sehingga harapannya pusar Linam tidak basah lagi. 

Kami masih perlu stay selama satu malam lagi di Hermina hingga Linam cukup pulih untuk pulang. Perawatan setelah operasi paling penting adalah menjaga luka tetap kering supaya jahitan lekas sembuh. Untuk recovery, Linam menunjukkan hasil luar biasa. Dua hari setelahnya langsung happy dan semacam lupa dengan tangis rewelnya menahan sakit dan lapar saat operasi.

Alhamdulillah hingga kini pusarnya sudah kering sempurna.


Andhika Lady


Continue reading Kilas Balik: Baru Berumur Dua Bulan, Anakku Harus Operasi Bedah Urachus

Thursday, December 17, 2020

, ,

Pengalaman Pasang IUD, Seram Nggak Sih?

Memilih cara KB adalah hal yang gampang-gampang susah buat saya. Tapi (kayaknya) lebih susah lagi menanggung punya anak banyak dengan jarak dekat-dekat. Beuh. Untuk itulah saya memutuskan langsung ber-KB setelah nifas usai. KB yang saya pilih adalah IUD (intra uterine device) dan sejauh ini belum menyesal memilih ini.

Kenapa memilih IUD?

Pertama-tama, saya nggak disiplin meminum pil setiap hari. Kedua, lebih baik mengulangi trip kontrol IUD setiap enam bulan ketimbang disuntik setiap tiga bulan. Ketiga, media lain tidak menarik. Sehingga saya mantap dengan IUD.

IUD sendiri setahu saya ada dua jenis, tipe plus hormon dan tanpa hormon. Saya memakai yang non hormon, kabarnya lebih aman untuk yang menyusui. Saya memang menghindari segala jenis KB yang mengandung hormon seperti pil, suntik, implan, ataupun IUD yang berhormon dengan harapan untuk menghindari pengaruh pada ASI.

IUD dan alat insersinya.


Proses pemasangan


Sebelum dilakukan pemasangan IUD, dokter/bidan biasanya akan memberi pengarahan singkat tentang bagaimana alat ini bekerja, berapa lama harus kontrol kembali, sampai masa waktu pakai IUD. Selain itu juga dijelaskan proses pemasangan dan efek sampingnya. Waktu itu saya dijelaskan bahwa dengan pemakaian IUD dapat menyebabkan haid berlangsung lebih lama (yang mana saya belum tahu karena sampai sekarang belum haid juga).

Setelah mantap, saya dipersilakan untuk tiduran di alat yang dinamakan stirrup, mengangkangkan kaki seperti posisi melahirkan, kemudian petugas kesehatan akan melancarkan aksinya di 'bawah' sana. Mereka menggunakan alat yang dinamakan spekulum untuk membuka vagina agar IUD mudah dimasukkan ke dalam rahim. Supaya mengurangi rasa nyeri, bisa juga menggunakan bantuan gel khusus.

Spekulum untuk membuka vagina


Gimana rasanya? Ya tetap nyeri, nggak nyaman, dan berontak. Secara alami memang bagian 'bawah' dirancang untuk menolak benda yang masuk. Namun demi kesuksesan implantasi IUD, saya tahan-tahan sebentar. Setelah 10 menit penuh perjuangan, akhirnya masuk juga benda berwujud huruf T itu. 

Banyak wanita mengurungkan pakai IUD karena takut sakit, nyeri, dan segala macam. Tapi buat yang sudah pernah melahirkan, memasang IUD nggak ada apa-apanya kok. Memang ada nyeri dikit, tetapi hanya sementara. Masih lebih nyeri membayangkan hamil lagi saat anakmu baru enam bulan kok.

Nah, begitu selesai pemasangan, rasanya seperti tidak pakai apa-apa. Hanya saja dalam waktu beberapa jam setelah pemakaian, muncul bercak darah seperti menstruasi. Keluarnya juga selama beberapa hari seperti menstruasi sehingga saya perlu memakai pembalut.

Saya diminta kontrol dua minggu setelahnya. Kemudian kontrol lagi sebulan, tiga bulan, dan setelah itu setiap enam bulan sekali. Sejauh IUD tidak bermasalah, kontrol bisa dilakukan setahun sekali. Kebanyakan bocor IUD adalah karena kontrol yang terlambat. Saya sih nggak berharap itu terjadi, pinginnya aman-aman saja tidak terjadi pembuahan saat memakai KB.

Lalu gimana kontrol IUD di saat pandemi seperti ini?


Alternatif saya adalah mencari klinik yang bukan di rumah sakit untuk memeriksa IUD. Sebelum memutuskan menggunakan KB jenis apapun, ada baiknya kamu melakukan riset terlebih dahulu. Bisa melalui membaca artikel online misalnya di Halodoc, atau tanya teman yang sudah melakukannya. 

Buat saya, segala tindakan keputusan kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga sebaiknya sudah diputuskan matang-matang. Memeriksakan anak sakit, memasang KB, kontrol kesehatan, hingga vaksin corona sebaiknya sudah di-googling-kan dulu sebelum ke ahlinya. 

Kalau kamu sendiri, lebih nyaman pakai KB apa?

@andhikalady

Continue reading Pengalaman Pasang IUD, Seram Nggak Sih?