Sunday, March 22, 2015

Tentang Perawatan Rambut & Minyak Kemiri Ny Sarinah

Kali ini Jenganten mau ngobrolin tentang perawatan rambut. Hihi. 
Meskipun penulis Jenganten.com (dan mungkin beberapa di antara kamu-kamu) ini sehari-harinya memakai hijab, bukan berarti rambut kita dibiarkan lecek, kutuan, kusut, rontok, dan ketombean di balik hijab, dong. Ah, nggak kelihatan inih kok | jadi kamu pilih kasih, cuman mau ngerawat bagian tubuh yang kelihatan doang? Berprinsiplah di balik rambut yang sehat, tersimpan otak yang cermat. #halah.

Terus bagaimana tips merawat rambut ala Jenganten? Pertama-tama, kita harus definisikan dulu rambut yang terawat itu yang kayak apa. Masing-masing orang beda-beda. Ada yang nyaman dengan keramas empat hari sekali, ada yang kalau pagi nggak keramas, seharian bisa uring-uringan. Ada juga definisi rambut indah menurut iklan sampo X adalah yang berwarna hitam berkilau dan lembut (padahal nggak setiap wanita dilahirkan dengan tipe rambut lembut jatuh). Beda lagi versi sampo Y yang bilang kalau rambut yang baik adalah yang bisa dipilin untuk jadi tali tarik tambang yang nggak bisa putus. 

Pusing juga ya, kalau manut semua iklan sampo? Hehe. Ada baiknya mulai buat standar rambut terawat versi dirimu sendiri. Tujuannya adalah supaya kamu bisa menemukan produk yang cocok dan perawatan yang tepat. Kalau pengertian rambut terawat versi Jenganten kurang lebih begini:

1. Tidak rontok. Atau sedikit sekali rontoknya.
2. Tidak berketombe. Atau paling tidak ketika memakai hijab, tidak ada rasa gerah di kulit kepala.
3. Mudah disisir.
4. Tidak bau apek.
5. Tidak lepek ketika ikatan rambut dilepas.
6. Panjang.

Nah, standar saya sebenernya nggak susah. Poin 2,3,4,5 bisa ditangani dengan sampo anti ketombe, plus conditioner untuk melembutkan rambut agar mudah disisir. Supaya terjaga, frekuensi keramasnya dibuat 2 hari sekali. Untuk kamu yang rambutnya memiliki kondisi lain misal diwarnai, dikeriting, dll, barangkali memiliki standar rambut terawat yang berbeda. Untuk itu produk yang dipilih juga beda. Misalnya kamu membutuhkan produk yang bisa menjaga warna rambut, sementara saya belum membutuhkan.

Well, lanjut ke standar rambut terawat poin nomor 1. Kerontokan. Heuww. Ini nih yang agak susah untuk ditangani. Rambut saya itu memang defaultnya tebal, tapi rontoknya juga banyak. Sampai ikut menggumpal di sisir. Awalnya saya kira "Ah, biasa ajalah rambut rontok. Toh, rambut saya sudah tebal". Tapi pada suatu hari banyak kawan yang bilang "Lady, rambutmu rontok banget lho". Lalu saya jadi kepikiran pakai perawatan apa ya, yang bisa menangani rambut rontok? Kemudian karena semesta mendukung, saya berkesempatan untuk mencoba produk baru dari Ny Sarinah yaitu Minyak Kemiri. Dengan tagline Perawatan Rambut Alami.

Minyak Kemiri Ny Sarinah.


Sunday, March 15, 2015

Etude House Magic Any Cushion Mint Primer

Saya sudah lama mempertimbangkan untuk memiliki primer makeup yang cocok untuk problematika kulit saya: mudah kemerahan, berjerawat, dan warnanya kurang rata. Beberapa pilihan sempat masuk di list beli. Tapi ujungnya saya mengadopsi primer produk Etude yang berjudul Magic Any Cushion Primer, hasil nitip sama Jeng +terry perdanawati yang waktu itu abis dari Korea sama suaminya. Hihi.


Well, sebenarnya apa sih pengertian dan kegunaan primer makeup? Primer makeup adalah produk kosmetik yang dipakai untuk mendasari kulit wajah sebelum pemakaian foundation. Fungsinya antara lain untuk meratakan warna kulit, membuat tekstur kulit menjadi lebih halus, dan membantu mempertahankan stay power makeup. Harapannya, dengan memakai primer, kulit kita jadi makin halus teksturnya, makin rata warna kulitnya, dan makin ketutupin kekurangannya. Nah, menggiurkan kan, primer itu? Primer makeup sudah kian menjadi kebutuhan primer.

Teknologi yang ada saat ini membuat kita mengenal bermacam-macam primer. Ada yang berbentuk krim, gel, cushion, sampai primer warna-warni. Lho, ada ya, primer warna-warni? Yaps, primer yang berwarna-warni digunakan untuk mengoreksi warna kulit. Contohnya produk Any Cushion punya 3 varian warna dengan fungsi yang berbeda:

Sumber

- Pink: untuk mengoreksi warna kulit yang terlalu pucat.
- Mint: untuk mengoreksi warna kulit yang kemerahan.
- Oranye: untuk mengoreksi warna kulit yang kusam.

Monday, March 9, 2015

Makeup Natural Februari - Maret

Here we go, saya berkesempatan untuk mendandani kawan saya ini lagi. Adalah Mawar, sahabat sejak kuliah yang kemarin baru saja nikah (selamat, Maw :3). Ceritanya, beberapa minggu sebelum hari ini, kami sedang ketemuan di sebuah kesempatan. Terus tau-tau doi cerita kalau mau nikah. Hwaw. Serprais banget rasanya. Ngobrol ngalor ngidul endesbye, terus berlanjut ke tanya-tanya tentang makeup untuk acaranya doi. Hmm, sebenarnya saya dimintai tolong untuk ngerias di acaranya doi, tapi karena beberapa hal, jadwal nggak cocok dan lain-lain, akhirnya belum jadi. Meskipun begitu tapi kami sempet main-main makeup dulu. Ceritanya buat testing produk dan cari inspirasi untuk bisa request dengan periasnya entar, wkwkwk.

Permintaannya simpel. Doi pengen makeup natural yang bisa membuat wajahnya lebih segar dan terlihat beda dari biasanya tanpa harus dengan makeup tebal. No cukur alis, no too much, no glamorous, dan pengen tetap syari.

Challenge accepted. Pertama, saya pun kurang suka ngerok-ngerok alis orang. Kedua, saya penasaran sama wajah doi kalau pakai makeup. Mengingat sehari-hari doi itu jaraang dandan. Ketiga, saya pengen membuat kawan saya ini lebih fresh dan lain dari biasanya.

Before
After

Saturday, March 7, 2015

Himalaya Herbal Purifying Neem Foaming Face Wash

Saya sudah pernah mereview Himalaya Facial Wash di sini.  Yang akan saya review di sini juga, err, hampir-hampir mirip gitu deh. Dari judulnya, bahan-bahannya, free SLS dan Paraben, sampai klaim kegunaannya juga sama. Cuman, ada yang unik di sini yaitu bentuk foam-nya. Kalau yang berbetuk gel, kita harus menggosok-gosokkan produk di tangan sebelum keluar foam (meskipun harap dicatat bahwa busa yang keluar itu relatif lebih sedikit di hampir semua produk free SLS), sedangkan produk ini ada semacam pump yang digunakan untuk memompa busa keluar. Yuk lihat reviewnya...


Namanya Himalaya Neem Foaming Face Wash. Keunggulan produk ini adalah busa yang dihasilkan lebih lembut dan cocok buat kamu yang suka membersihkan wajah dengan cara simpel, nggak perlu ribet-ribet membusakannya di tangan. Ohya, tau kan cara mencuci wajah dengan cara yang mild? Busa digosok-gosok di wajah dengan sedikit 'ngambang' dari kulit. Artinya, tidak perlu menggosok-gosok kulit terlalu keras. Cukup mengoles-oles foam dengan pelan-pelan ke seluruh wajah, kemudian dibilas. Percaya deh, metode begitu malahan bikin kulit lebih bersih lho.