Thursday, September 21, 2017

[Review] Sleek Highlighting Palette Solstice. Quad Hiliter yang Multifungsinya Jangan Ditanya Lagi

Memasukkan highlighter (atau di sini saya singkat menjadi hiliter) dalam kegiatan dandan dan merias adalah wajib hukumnya. Saya sudah membuktikan sendiri, bahwa sebagus apapun foundation, bedak, bahkan shading yang kamu pakai, akan berbeda banget kelihatannya saat di-finish dengan hiliter.

Fungsi dasar dari hiliter adalah memberikan kesan bercahaya di titik-titik wajah yang ingin ditonjolkan. Misalnya, tulang pipi, tulang alis, ujung hidung, sisi dalam mata, dan cupid's bow. Dengan penggunaan yang tepat, maka bagian-bagian kulit tersebut akan terlihat lebih 'bersinar' karena diaplikasikan bahan hiliter yang memang bersifat memantulkan cahaya.

Sebetulnya hiliter bisa kamu dapatkan alternatifnya pada eyeshadow berwarna terang seperti putih, silver, gold, dan sebagainya. Bisa juga dengan bedak shimmer yang punya tingkat keterangan di atas warna kulit. Namun, karena semakin majunya teknologi kosmetik, hiliter kini punya varian tersendiri yang terpisah dari eyeshadow dan bedak.

Banyak merek kosmetik, baik drugstore, hi-end, maupun lokal yang mengeluarkan produk hiliter. Tentunya, mereka semua menawarkan harga yang bersaing dengan manfaat yang beraneka ragam pula. Kali ini, produk yang ingin saya review, dan memang sudah kepengin dari dulu adalah Sleek Highlighting Palette Solstice.

Mengapa Sleek?

Sleek Solistice
Sleek Makeup
Pertama-tama, saya membutuhkan hiliter yang multifungsi. Kalau perlu yang bentuknya palet sekalian agar punya banyak pilihan. Kedua, prioritas saya dengan hiliter adalah untuk merias klien, bukan hanya dipakai sendiri. Ketiga, saya butuh produk ini cepat, kalau ada toko yang offline, maka akan saya buru. So, kalau ada produk yang bisa memenuhi kebutuhan saya yang tiga itu, Sleek adalah jawabannya.

Saya membeli Sleek ini di toko TWL di Ambarukmo Plaza.

Baca juga: [Review] Sleek Matte Me Party Pink

Isinya apa saja?

definisi produk di balik kemasan
pan
Sleek hiliter datang dengan empat pan produk. 2 baked powder, 1 cream, dan 1 shimmer. Keempatnya punya fungsi yang berbeda. Pun juga termasuk namanya yang unik lucu ala-ala istilah benda langit.

1. Ecliptic >> hiliter yang teksturnya cream, biasa dipakai untuk hiliter dalam dengan hasil yang lebih tahan lama

2. Hemisphere >> baked powder yang berwarna cold pink. Cocok untuk menimpa blush on di bagian pipi

3. Subsolar >> shimmer powder berwarna kekuningan.

4. Equinox >> baked powder berwarna peach


Baca juga: [Review] Emina Cheeklit Blush On Marshmallow Lady & Violet Berry


Kemasan?

kemasan belakang

Saat dibuka
Rasanya kita semua sepakat kalau kemasan Sleek Hiliter ini cuantik nanet! Mewah gitu lho. Warnanya keemasan sampai-sampai bisa dipakai ngaca. Memegangnya saja bisa bikin bahagia, apalagi memakai isinya. Isinya dilengkapi dengan kuas hiliter bawaan. Namun kalau di saya, tetap lebih suka kuas sendiri sih. Karena menurut saya kuasnya masih terlalu besar.

Saya suka memakaikannya untuk klien, baik di bagian pipi, tulang mata, hingga untuk bagian dalam mata. Menurut saya pigmentasinya cocok banget untuk sebuah hiliter. Tidak terlalu thick seperti eyeshadow, juga tidak terlalu sheer seperti bedak. Jadi, sangat cocok lah.

Kekurangan produk ini menurut saya cuma satu: susah diblend. Saya pernah mengoleskannya di pipi dengan jumlah yang cukup banyak, lalu diblend, ternyata prosesnya lama banget sampai-sampai saya harus re-apply bedak lagi. Artinya produk ini cocoknya dipakaikan sedikit demi sedikit pakai kuas kecil secukupnya.

Well, berati saya nggak bisa memprediksi ini habisnya kapan. Kayaknya sih nggak habis-habis trus sudah kadaluarsa duluan. Hoho.

Komentar keseluruhan

Menurut saya, Sleek hiliter ini membantu banget dalam proses rias-merias saya. Multifungsi, bisa dipakai di banyak tempat, pun juga bisa diaplikasikan di leher dan bagian-bagian yang membutuhkan perhatian khusus. Selain itu, kemasannya yang elegan memang bikin jatuh cinta. 

Di bawah ini saya memakaikan Sleek hiliter di wajah saya dan Erny Kurnia. Bagaimana, cucok markochok kan?

Lady

Erny

Monday, September 18, 2017

[Review] Purbasari Zaitun Series - Olive Oil. Siasat Jitu Atasi Kulit Kering dalam Sekejap

Kalau mendengar merek Purbasari, yang pertama teringat adalah soal lulur-lulurnya yang sudah dikenal duluan. Mulai dari aneka lulur bengkuang, lulur pemutih, hingga tagar "Lulur Mandi yang Gambarnya Putri Raja" langsung teringat jelas. Waktu itu, memakai lulus Purbasari merupakan kemewahan tersendiri, apalagi saat itu belum banyak merek-merek yang memproduksi lulur mandi. Saat lulur Purbasari keluar, saya termasuk orang-orang awal yang memakai lulur ini lho.

Namun, sepertinya Purbasari tak hanya berkutat pada satu varian kosmetik saja. Baru-baru ini, mereka merilis produk lip-cream matte yang animonya cukup laku di pasaran. Ngaku saja deh, pasti kamu termasuk salah-satu di antara manusia yang kesengsem sama shade lip-cream atau lip-matte Purbasari, 'kan?


Purbasari Zaitun Series

Nah kali ini, Purbasari agaknya ingin mengukuhkan kembali sebagai jajaran merek kosmetik Indonesia yang memproduksi lulur unggulan. Adalah varian Zaitun yang dijadikan tajuk dalam tiga varian produk terbarunya: Lulur mandi, hand & body lotion, dan sabun mandi. Produk dengan bahan zaitun ini dikhususkan untuk merawat kulit kering & kasar. Jadiii, kalau kamu punya problem kulit bersisik dan mudah pecah-pecah, memilih Purbasari Zaitun merupakan solusi yang tepat.

Meski begitu, bukan berarti kamu yang kulitnya baik-baik saja tidak perlu merawat kelembapan kulit lho. Justru apapun kondisi kulitmu, tetap harus dirawat sebaik-baiknya agar tidak timbul masalah di kemudian hari. Memang siapa sih, yang mau kalau punya kulit kering bersisik dan keriput dini?

Jadi yuk mari kita bahas satu-satu, sesuai urutan perawatan tubuh: Sabun mandi - lulur - lotion

Purbasari Zaitun - Olive Oil Soap. Rp 5.000,00

Purbasari Zaitun Soap
Sebagai manusia berperadaban, tentunya kita nggak terlepas dari pemakaian sabun saat mandi. Purbasari soap ini mengandung ekstrak zaitun dan bengkoang yang berfungsi ganda sebagai pelembap dan pencerah.

Kalau menurut saya sendiri, Purbasari Zaitun memiliki wangi yang enak dan nyaman. Selain itu, wanginya cukup awet untuk ukuran sabun mandi batangan. Cocok untuk digunakan ssehari-hari.

Purbasari Lulur Mandi Zaitun - Olive Oil. Rp 10.000,00 (125 gr), dan Rp 18.000,00 (235 gr)

Lulur mandi Purbasari

Buat saya, varian lulur mandi ini adalah produk unggulan dari Purbasari zaitun series. Butiran lulurnya sedang, dan ampuh membersihkan kulit mati secara optimal. Tidak terlalu kecil, juga tidak terlalu besar sehingga aman untuk kulit yang lebih sensitif. Lulur ini juga disarankan untuk dipakai setiap hari sebagai pengganti sabun, untuk mendapatkan hasil maksimal.

Tapi agak sayang sih, kalau dipakai setiap mandi. Selain kulit kita nggak butuh untuk dilulur setiap saat, juga perlu untuk mengimbangi perawatan kulit dengan sabun zaitunnya. Jadi sebaiknya diselang-seling antara sabun zaitun dengan lulur mandi Purbasarinya.

Aromanya pun enak dan bikin nyaman. Oh iya, saya kagum sama Purbasari; bisa gitu, bikin ramuan lulur yang bisa awet wanginya di badan. Kalau kamu mau wangi lebih lama, rasanya cocok sekali kalau pilih Purbasari Zaitun ini. Di badan saya, semburat wangi zaitunnya masih terasa hingga 3-4 jam setelah mandi.

Tekstur Zaitun Lulur
Oh iya, saya pernah mendengar ada yang meluluri wajahnya dengan lulur mandi untuk badan. Memang tidak ada yang salah, bahkan Purbasari sendiri pun tidak pernah melarang penggunanya untuk memakaikan lulur mandinya ke wajah. Namun saya tetap menyarankan untuk hindari penggunaan produk tubuh ke wajah deh. Selain karena ramuan dan formulanya sudah beda, lebih baik tetap memakai produk scrub yang dikhususkan untuk wajah untuk mengurangi risiko iritasi.

Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun - Olive Oil. Rp 10.000,00 (100 ml) dan Rp 15.000,00 (220 ml)

Body lotion Purbasari
Tak lengkap rasanya memakai rangkaian perawatan sabun dan lulur, tanpa menuntaskannya dengan body lotion perawat kulit. Sia-sia jadinya, kalau kulit sudah dibersihkan, tetapi lupa dinutrisi. Untuk itulah kamu perlu menambah rangkaian perawatan kulit dengan Body Lotion Purbasari Zaitun. Tanpanya, kulitmu cuma mendapatkan bersih dan wangi doang, tanpa perlindungan dari sinar matahari.


Calir raga ini dilengkapi dengan tabir surya yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Tahu nggak, merek calir raga yang melembapkan sekaligus memberi perlindungan dari sinar matahari itu jarang lho. Untuk itu, Purbasari ini fungsinya ganda dan langsung bikin saya jatuh cinta. Apalagi aromanya yang ringan dan teksturnya yang mudah meresap ke kulit.

FYI, saya pribadi lebih menyukai calir raga yang aromanya ringan dan tidak menyengat. Kalau kamu ingin produk yang berwangi tajam mungkin akan kurang suka. Namun, sejauh saya pakai dalam satu rangkaian dengan lulur, calir raga ini mampu memberi perawatan ekstra dengan wangi yang lebih tahan lama.

Kalau saran dari saya, pakai Purbasari Lotion Zaitun dua kali sehari sehabis mandi. Rutinkan selama 7 hari, niscaya sudah terlihat hasilnya.

Varian Purbasari Zaitun-series
Baik kemasan lulur maupun lotion, mereka datang dengan aneka ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk lulurnya, terdapat kemasan mini 125 gram yang dapat kamu pakai untuk traveling. Pun juga dengan lotion-nya yang punya kemasan varian 100 ml yang bisa dibawa ke mana-mana tanpa perlu memenuhi tas. Sedangkan untuk lulur kemasan 235 gram dan lotion 220 ml bisa kamu gunakan sehari-hari di rumah.

Untuk mendapatkan produk ini, kamu bisa membelinya di toko-toko atau toserba di kotamu. Nggak sulit kok. Nggak perlu PO ataupun menunggu kiriman. Di Jogja sendiri kamu bisa mendapatkannya di Carrefour, Ramayana, Superindo, Giant, Lotte Supermarket dan toko kosmetik di Jogja. Kalau mau online, juga sudah ada di Blibli, Tokped, Shopee, Bukalapak, dan lain-lain. Intinya, produk Purbasari Zaitun Series sudah banyak tersedia di mana-mana.


Jadi, sudah memutuskan untuk memakai Purbasari Zaitun Series?

@andhikalady

Tuesday, September 12, 2017

[Jenganten X Tosave] Pelesir ke Pantai Menganti

Setidaknya ada 4 hal yang membuat saya suka sama pantai:

1. Bau udaranya amis-amis segar gimanaa gitu
2. Satu-satunya tempat di mana kita bisa memandang sejauh mata melihat
3. Tidak ada angin yang berhembusnya kayak di pantai
4. Dan A-Z alasan yang membuat saya sampai nggak percaya ada orang yang nggak suka dengan pantai

Selama sebulan terakhir ini, saya ke pantai Menganti, Kebumen sebanyak 2 kali. Kali pertama karena kebetulan lewat area sini pas melalui jalan jalur selatan Jogja-Cilacap. Kali kedua karena berhasil meracuni Bapak untuk pelesir ke sana dengan membawa segenap keluarga, pokoke udah kayak tulisan di bawah "turut mengundang" deh.

Sekilas soal pantai ini, Menganti berada di bagian selatan-barat kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sementara rumah ortu saya di Cilacap bagian timur, sehingga untuk menuju ke pantai Menganti lumayan dekat meski harus pindah kabupaten. 

Menganti dari atas

Banyak orang yang bilang, bahwa untuk menuju tempat yang indah membutuhkan jalan yang tidak mudah. Hal ini menggambarkan pantai Menganti dengan presisi. Sebab, jalan untuk menuju ke sana harus dilalui dengan terjal, naik turun, sempit dan berpotensi membuat driver mobil keteteran jikalau kurang lihai mengoperasikan rem tangan.

Kamu bisa menuju pantai Menganti dengan menelusuri jalur Pantai Ayah kalau dari arah barat, atau dari jalur pantai Karangbolong jika dari arah timur. Jalur naik dari arah barat lebih pendek daripada jalur dari timur. Jalanannya cukup menantang naik turun dan berkelok-kelok, sehingga perlu dipastikan dulu stamina kendaraan dan drivernya. Saya pernah mencoba pakai motor bebek, karena nggak terbiasa di jalanan naik turun, beberapa kali saya perlu menggerung motor lebih keras. Kalau naik mobil, pastikan sudah ahli mengoperasikan rem tangan yaa.

Kalau nggak tau ancer-ancernya, paling gampang sih ngecek Google Map Pantai Menganti.

Menganti dari bawah

Sampai di lokasi, kamu akan menemukan pantai dan bukit seolah-olah menjadi satu bagian yang terpisah. Di bagian bawah yang landai, wisatawan bisa melakukan selancar (ada instrukturnya), kedai sea-food, atau sekadar berjemuran di atas pasir. Namun kegiatan favorit saya adalah: keceh-keceh air yang berbatu sambil foto-foto.

Pantai berbatu

Untuk makanan, tidak perlu ditanya ya Ges, karena di sini adalah tempat belabuhnya kapal nelayan. Oleh karena itu jumlah ikan dan aneka sea-food melimpah ruah di sini. Kamu bisa pilih, mau minta asam manis patin atau cumi sotong crispi semuanya ada. Tinggal pilih warung mana yang menurutmu paling nyaman dan enak dipakai duduk-duduk isirahat.

Atau kalau kamu menghindari seafood atau nggak doyan atau lagi ngirit, bisa juga pesan indomi hangat. Tapi rugi banget sih, jauh-jauh ke Menganti masak pesannya indomi?

Kalau ada yang tanya apakah ada akomodasi semisal ingin merasakan suasana malam di Menganti, jawabannya ada banget. Sejauh saya lihat, kurang lebih ada 4 atau 5 cottage yang bisa diinapi. Ingin suasana yang lebih 'ngalam', kamu juga bisa pasang tenda dan kemping di areal sana kok. Asalkan harus izin dulu dengan pengelola setempat.

Special by Tosave
Untuk ke pantai, tentunya kita akan perlu pakaian yang representable. Harus nyaman dari segi ergonomis, serta punya nilai estetik yang baik saat dilihat. Membahas soal outfit, di sini saya memakai summer polkadot dress dari Tosave. Bahannya loose banget, sehingga kalau sedang tertiup angin, jadi kelihatan bagus. Namun teksturnya cukup menerawang sehingga untuk yang berhijab, perlu menambahkan manset/celana legging sebagai dalaman.


Harganya juga cukup terjangkau, sekitar 80ribuan sudah dapat dress panjang. Kamu bisa mendapatkannya di Tosave dengan aneka pilihan yang bisa disesuaikan kebutuhan dan keinginan kamu.

So, sepertinya kesenangan saya dengan pantai bertambah saat memakai baju yang nyaman dan sesuai apa yang saya mau. Kalau dengan demikian bisa menambah kesenangan dan kesehatan jiwa, kenapa tidak dilakukan?



SheInHair

@andhikalady

Sunday, August 13, 2017

Berdamai dengan Acne Scar dan Pori Besar

Kenapa saya beri nama 'berdamai dengan acne scar', bukan 'menghilangkan' atau 'memberantas' atau 'menutupi'? Padahal acne scar 'kan sudah dipandang sebagai cacat kulit yang bikin diri menjadi nggak pede lantaran permukaan kulit yang terlihat nggak rata, bocel-bocel, bopeng, dan segala cacat yang membuat kulit jauh dari kata flawless.
Ataukah lebih baik saya nulis judul begini: "9 Cara Menghalau Bekas Parut di Wajah. No 6 Sama Sekali Tidak Terduga"?
Jadi begini, masalah pori-pori besar dan acne scar adalah hal yang hampir tidak bisa disembuhkan. Diminimalisir bisa, tetapi untuk menghilangkannya 100% itu adalah hal mustahil. Kalaupun bisa, treatment-nya bisa sangat mahal sekali. Hal paling masuk akal untuk kulit pori besar dan acne scar adalah dengan mengurangi kedangkalan dan tidak menambah ukuran porinya. Dengan kata lain, berdamai dengan kulit yang ada.

Saya sendiri termasuk pemilik kulit yang punya karakter pori besar dan acne scar yang cukup massif. Ya, ini memang menjengkelkan. Bertahun-tahun saya musti menebalkan rasa PD saat ketemu orang lain. Hal ini berawal dari jerawat yang tak kunjung sembuh saat SMA dan kuliah dulu. Lambat laun, kulit saya memang lebih baik semenjak mulai merutinkan perawatan kulit. Namun, kenyataannya acne scar dan pori besar tetap membandel nggak mau hilang.

Baru di tahun 2017 awal ini saya mencoba beberapa home-treatment yang dimaksudkan untuk mengurangi pori besar dan scar. Tujuan saya nggak muluk-muluk sih, tetapi lebih ke arah mengurangi dan membuat kulit saya lebih ter-improve. Apa saja yang saya lakukan, ini dia...

Home skin remedy: Banish Acne Scar Dermaroller

Banish Acne Scar

Pernah mendengar dermaroller? Yaps, sesuai namanya, dermaroller artinya adalah sebuah treatment kulit yang cara penggunaannya dengan di-roll ke permukaan kulit yang ingin di-treat. Roll ini terdiri dari jarum yang kecil-kecil yang digunakan untuk menusuk bagian kulit yang ingin disembuhkan. 

Lho, kok ditusuk? Memangnya nggak sakit? Memang ada perih sedikit, tetapi kadar nyerinya masih sangat bisa ditahan. Kalaupun terasa sakit, bisa diakali dengan menggunakan es batu terlebih dahulu.

Cara kerja dermaroller adalah dengan menusukkan jarum-jarum kecil ini ke kulit ber-scar, diharapkan jaringan kulit yang 'terluka' tersebut akan memperbaiki dirinya menjadi ke kondisi semula yang ideal. Dengan ini maka kulit yang tadinya legok-legok karena bekas jerawat bisa rata dan mulus kembali seperti sebelum kena jerawat.

Tindakan ini bisa dilakukan di klinik-klinik kecantikan dan dilakukan oleh dokter. Namun saat ini sudah ada home-dermaroller yang bisa digunakan sendiri di rumah. Tentunya dengan catatan; harus digunakan dengan bersih dan saksama plus menaati prosedur yang ditentukan. Misalnya nggak boleh menggunakannya berbarengan dengan orang lain, atau melakukannya tanpa direndam dulu dengan larutan alkohol.

Isi dermaroller

Ada banyak merek dermaroller yang dijual di pasaran. Dari mulai harga seratus ribuan hingga jutaan. Namun saya sarankan, jangan gegabah membeli yang asal murah. Bisa-bisa scar kulitmu malah luka beneran dan malah makin parah. Setidaknya pakailah yang trusted dan sudah banyak review-nya. Kalau yang saya pakai ini bermerek Banish, dermaroller buatan Amerika yang dijual dengan harga USD 75. Nggak apa-apa lah mahal sedikit asalkan aman buat kulit.

Bentuk roller. Keliatan seram sih, tapi tipis kok!
Cara pakainya adalah dengan di-roll ke dalam kulit yang punya scar, kalau saya paling banyak di bagian pipi dan hidung. Step-nya adalah sebagai berikut:

1. Rendam kepala roller ke larutan alkohol 70% selama kurang lebih 10 menit
2. Cuci wajah sampai bersih
3. Olesi wajah dengan es batu (optional, kalau kamu tahan sakit ya nggak usah)
4. Lakukan gerakan roll di kulit dengan alur kanan-kiri, atas-bawah, diagonal kanan-diagonal kiri
5. Memang agak perih, tapi sedikit kok
6. Jangan gunakan makeup selama sekurang-kurangnya 8 jam ke depan. Jadi, ini cocoknya dipakai menjelang tidur saat besoknya libur
7. Rendam kembali roller di larutan alkohol, keringkan, dan simpan
8. Pakai setiap 2 minggu sekali. Nggak usah sering-sering, nanti kasihan kulitnya

Nah, setelah kulit di-treatment dengan dermaroller, hal berikutnya adalah memberi nutrisi kulit dengan skincare-skincare ini:

Skin serum: Banish Ferulic Acne Serum

Serum
Setelah kulit di-roller, maka jaringan kulit teratas akan sedikit terluka. Luka inilah yang akan menyembuhkan dirinya sendiri menjadi jaringan kulit baru yang lebih mulus. Oleh karena itu, proses ini perlu dilengkapi dengan aplikasi serum untuk menutrisi kulit lapisan dalam.

Saya memakai serum bawaan Banish yang komposisinya adalah vitamin C, E, dan sebagainya yang bermanfaat untuk regenerasi kulit. Selain digunakan setelah melakukan treatment roller, serum ini juga wajib dipakai setiap hari agar regenerasi kulit semakin terakselerasi.

Night cream: Kya Tac Cream (Krim bopeng)

Kya
Tidak lengkap rasanya perawatan kulit tanpa penggunaan krim malam yang bagus. Di sini saya menggunakan krim dari Kya Cosmetics yang memang dikhususkan untuk membasmi acne scar (bopeng). Krim ini berguna untuk merawat kehalusan kulit agar dihasilkan kulit yang bebas dari acne scar. 

Baca juga: [Review] House of Kya Jakarta Skin Care

Kya Tac Cream terdiri dari komposisi ini: Aqua, glyceryl, cetyl palmitate, copolymer, zodium benzoate, tocopherol, c12-15 disodium EDTA, BHT, dimethicone, quanternium, sorbitol asetate

Saya menggunakan Kya ini sebagai night cream harian. Rasanya segar dan saat bangun keesokan harinya, kulit rasanya lebih kenyal dan lembut. Krim ini juga tidak menyebabkan breakout di wajah saya. Selama saya memakai krim ini, rasanya restorasi kulit semakin ter-akselerasi. Memang scar kulit tidak 100% hilang, tapi dengan pemakaian krim ini, terbukti kedalaman scar lebih berkurang.

Kya Tac Cream
Saya merekomendasikan krim ini untukmu yang ingin mengurangi scar bekas jerawat dengan harga yang lebih terjangkau. Kamu bisa mendapatkan krim ini dengan mudah di sini atau bisa juga di reseller resminya. Namun perlu diingat juga, bahwa untuk merawat kulit apalagi berdamai dengan acne scar itu butuh lebih dari satu tindakan. Kamu tidak bisa hanya mengharap dari sebuah alat atau krim ajaib lalu scar akan hilang keesokan harinya.


Selain dengan 3 hal di atas tadi (roller, serum, night cream), saya juga tetap menyarankan perawatan harian lainnya seperti sunblock, krim pagi, dan masker wajah secara rutin.

Dalam 3 bulan menggunakan perawatan itu, hasil di kulit saya seperti ini:



Dengan catatan, saya nggak selalu pakai serum dan krim setiap malam secara rutin (kadang 1 atau 2 malam kelewatan). Dari gambar sudah bisa langsung terlihat bahwa pori-pori cenderung mengecil, dan kedalaman scar berkurang. Meskipun belum 100% hilang, tetapi sudah bisa dikatakan membaik.

Pada dasarnya masalah pori-pori dan scar jerawat adalah hal yang pelik dan sulit (bahkan hampir mustahil) untuk dihilangkan. Namun dengan perawatan yang tepat dan dijaga kulitnya, maka efek buruk dan risiko scar tambah lebar dan pori-pori membesar dapat dihindari.

Kalau kamu, perawatan favoritmu apa?

@andhikalady

Sunday, July 30, 2017

[Review] The Wet Brush Detangle, Sisir yang Bikin Rambut Kusut Menyingkir

Kombinasi antara rambut kusut, kering, ketombe, ditambah sering diikat kencang (karena tertutup jilbab), adalah hal yang nggak menyenangkan. Saya merasakannya selama bertahun-tahun semenjak pertama kali berhijab sejak SMA. Kerepotan akan berkurang manakala kamu punya rambut yang pendek atau super pendek. Tapi sebagai wajarnya cewek, mereka tentu bebas memilih mau punya rambut panjang atau pendek di balik hijab.

Jika yang dipilih adalah rambut panjang, artinya harus bersedia sedikit lebih repot dalam merawat rambut. Terlebih jika berhijab, risiko rambut jadi lepek dan kusut bisa mengintai. Apalagi buat kamu para cewek yang males-malesan jungkatan dengan dalih 'ah, ketutupan inih rambutnya'.

Padahal ya, kunci rambut yang nggak kusut sebenarnya terletak pada setidaknya 4 hal ini:
1. Rambut nggak kering
2. Bentuk rambut juga pengaruh (rambut yang keriting lebih mudah kusut daripada yang lurus)
3. Panjang pendek rambut (makin panjang, makin mudah kusut)
4. Sisir yang tepat


The Wet Brush

Saya semenjak lama termasuk orang yang nggak peduli dengan sisir. Pokoknya asal bentuknya kayak sisir, berarti bisa untuk sisiran. Meski harganya cuman lima ribu, kalau bentuknya ada geriginya, ada pegangannya, dan bisa untuk sisiran, berarti itu adalah sisir.

Sampai saya mencoba Wet Brush yang harganya lumayan premium; barulah saya sadar bahwa memakai sisir lima ribuan adalah penyesalan dan kesalahan terbesar yang pernah dilakukan ke rambut saya. Berasa kasihan gitu, sama rambut saya yang dibiarkan rontok dan 'nangis' akibat dipaksa ditata menggunakan sisir yang salah. 


The Wet Brush Detangle Professional

Adalah sebuah sisir berbentuk sikat (brush) yang dirancang sedemikian rupa sehingga mampu membuat rambut kusut menjadi tidak kusut dengan cepat. Penggunaan sisir ini lebih tepat dilakukan pada rambut basah (selesai keramas), tetapi tidak menutup kemungkinan dapat juga dilakukan untuk rambut kering.

Bagian brushes-nya lunak dan nggak keras. Ini akan memudahkan untuk menyisir dan 'meluruskan'. Ini akan mencegah bagian brushes untuk terjebak di tengah-tengah kumpulan rambut kusut. Saat ketemu bagian rambut yang kusut, brushes akan mencari jalan untuk keluar dari kekusutan dan aktifitas menyisir menjadi lebih mudah dan cepat dilakukan.

Bentuk permukaan
Selain fungsinya yang segudang, sisir ini juga datang dengan bentuk yang ergonomis dan punya desain yang menarik. Misalnya, yang punya saya ini bermotif teal; ada pula yang motif warna ungu dan pink. Pokoknya bisa banget dipilih sesuai warna yang paling kamu suka.

Menurut keterangan dari kemasan Wet Brush, sisir ini juga bisa mengurangi rasa sakit dan cocok dipakai oleh mereka yang memiliki kulit kepala sensitif. Pada dasarnya, sisir ini dirancang untuk para stylist di salon-salon, tetapi bisa juga dimiliki dan dipakai pribadi.


Kesan memakai Wet Brush Detangle Hair:

πŸ’– Berasa ajaib karena untuk pertama kalinya, rambut saya bisa disisir sampai tandas dengan cepat
πŸ’– Mengurangi rambut kusut secara signifikan. Penggunaan setiap hari bahkan setiap saat, kusutnya lenyap!
πŸ’– Rambut menjadi lebih bervolume
πŸ’– Mengurangi rambut rontok
πŸ’– Untuk yang punya rambut panjang, sangat-sangat-sangat direkomendasikan untuk punya sisir ini
πŸ’– Bikin lebih rajin sisiran, karena proses menyisir menjadi lebih effortless. Kalau pakai sisir biasa membutuhkan waktu lebih dari 15 menit untuk menyisir keseluruhan rambut saya; dengan Wet Brush cuma butuh waktu kurang dari 5 menit. Panjang rambut saya kira-kira sepinggang

Perhatian:

πŸ’‡ Brushes sisir ini terbuat dari plastik yang lunak, jangan dipakai bebarengan dengan hair dryer, takutnya nanti bisa merusak sisir
πŸ’‡ Sisir ini punya sifat mengurai rambut, jangan digunakan setelah rambut ditata. Sisir ini lebih cocok digunakan untuk perawatan rambut sehari-hari, bukan untuk penataan rambut semisal yang sudah diberikan hair spray
πŸ’‡ Sebisa mungkin jangan share sisirmu dengan orang lain
πŸ’‡ Rajin dibersihkan

Kesimpulan:

Secara keseluruhan, saya suka banget sisir ini. Harganya memang lumayan, sekitar 120k hingga 170k. Namun kalau dihitung ulang, memang berapa kali dalam setahun kita membeli sisir? Paling juga satu kali. Atau bahkan beli sisir sekali, dipakainya bertahun-tahun. Jadi rasanya nggak ada salahnya untuk memiliki sisir yang sedikit premium, tetapi rambutmu terselamatkan dari kerontokan dan kekusutan. 

Yang paling utama, sisir yang premium mampu menyingkat aktifitas sisiranmu menjadi lebih cepat sehingga sisa waktumu bisa dipakai untuk melakukan hal lain. Menulis blog misalnya. :D



Wednesday, July 19, 2017

Wishlist 2017 yang Sudah dan Belum Kesampaian. Dari Pendadaran Hingga Samsung S7

Saya paling semangat kalau ngomongin soal wishlist. Wishlist itu semacam pengingat dan penyemangat kita untuk mengejar. Wishlist itu strongly recommended ditulis yah. Jangan cuma disimpan di kepala saja, lama-lama akan lupa. Lalu setelah kamu tulis, sharing ke orang terdekatmu untuk semacam menjadi 'saksi' bahwa kamu punya niat dan keinginan.
Tulis wishlist - doa ke Yang Mahakuasa - sharing ke orang terdekat
Pernah ada cerita, saya sekarang jadi beauty blogger dan MUA ternyata berawal dari tulisan kecil di catatan saya dulu sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu. Waktu itu saya menulis dan berdoa begini: saya ingin punya kegiatan yang di dalamnya melibatkan makeup. Eh beneran lho, habis itu saya kepikiran untuk menulis review dan membuka blog baru. Rasanya kayak 'cling', gitu aja. Sudah kayak pembersih kaca aja lah pokoknya.

Nah, sekarang saya mau share beberapa wishlist 2017 yang sudah dan belum tercapai. Tapi buat yang mengharap wishlist makeup dan skincare ala Jenganten, jangan kecewa dulu yah. Kali ini topiknya sedang ingin bebas dari dunia makeup dan skincare dulu. Akan ada gilirannya sendiri nanti. Yah.

Yang sudah tercapai:

Konferensi paper

ICST
Salah satu syarat kelulusan di kampus saya adalah ikut di konferensi internasional dan presentasi paper. Ini semacam bukti bahwa penelitian kita diakui di kancah internasional. Alhamdulillah kegiatan ini tercapai juga, saya kemarin sudah mengikuti rangkaian kegiatan International Conference of Science dan Technology (ICST). Rasanya, lega banget serius! Satu wishlist tercapai.

Memulai punya usaha

Paletapia

Alhamdulillah, salah satu cita-cita saya sedari lama sudah sedang dilakukan. Punya usaha buat berjualan. Kali ini idenya adalah berjualan palet. Sampai sekarang konsumennya cukup lumayan juga. Buat kamu yang ingin punya palet untuk mixing foundation, bisa langsung ke @paletapia yah.

Baca juga: [Tutorial] Resep Mixing Foundation Racikan Para MUA. Inilah Rahasianya


Yang belum tercapai:

Wisuda

Sumber

Lulus di tahun ini adalah target utama. Pokoknya 'mbuh pie carane' harus lulus. Selain faktor biaya yang mahal, aktifitas kuliah itu cukup berat dan bisa membuat target lain jadi terhambat. Makanya, kuliah harus diselesaikan secepat mungkin. Teorinya begitu. Saya pernah punya pengalaman terlambat lulus saat kuliah sebelumnya, yang mana itu sudah cukup jadi pelajaran untuk tidak diulangi lagi. Lulus lama itu nggak enak, pikiran dan tenaga terforsir untuk memikirkan skripsi yang nggak selesai-selesai. Mau mengerjakan hal lain juga nggak bisa maksimal. #truestory

Baca juga: Dandan Sendiri Buat Wisuda, Why Not?

Punya smartphone Samsung S7

Sumber

Nah ini, smartphone yang bikin ngiler. Bentuknya menawan dan seksii. Samsung S7 ini kayaknya pas banget untuk menemani aktifitas saya mengejar wishlist. Baik nge-beauty blog, ngehandle online shop, dan mencatatkan agenda-agenda penting saya. Memorinya juga nggak perlu ditanya, karena isinya sudah 32 GB, nggak perlu lagi bingung dan khawatir kalau memori Whatsapp penuh. Buat yang suka OOTD di dalam air juga santai karena smartphone ini water resistant.

Tentunya nggak cuma itu saja, kamu juga bisa membelinya dengan mudah di Matahari Mall.com. Tenang saja, banyak diskonnya juga lho. Pokoknya nggak rugi.

Ohya, doakan semoga wishlist saya ini kesampaian yah. Wishlist-mu juga, semoga segera tercapai. Kuy.

@andhikalady

Tuesday, July 18, 2017

[Jenganten Tips] Liburan Bersih dan Nyaman

Dalam setahun, orang Indonesia umumnya punya dua kali libur yang (cukup) panjang. Kalau nggak momen Lebaran, ya akhir tahun. Bagi mereka yang cukup beruntung punya jatah cuti banyak, tentunya nggak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berlibur dan menyenangkan diri. 

Ini umumnya orang Indonesia yang kerja kantoran yah. Kalau situ seorang freelancer yang punya jam kerja suka-suka mah beda lagi.

Liburan nyaman

Perkara soal libur-berlibur kamu pernah risih nggak sih, saat harus berhadapan dengan faktor kebersihan? Misalnya kalau toiletnya kurang bersih, dan kamu terpaksa harus tetap pakai karena nggak ada yang lain. Lalu kalau kebetulan lokasi tujuanmu itu dikenal punya potensi menyebarkan virus penyebab penyakit tertentu, apa nggak makin berlipat itu parnonya. Hal-hal seperti itu memang kadang nggak bisa diduga, contohnya Flu Singapura, atau dalam istilahnya disebut Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) dan MERS atau Middle East Respiratory Syndrome.  

Menurut halaman Wikipedia, gejala HFMD adalah Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (pharingitis), tidak ada nafsu makan, pilek, ruam seperti bentol di bagian mulut, tangan dan kaki dan anak – anak usia 10 tahun kebawah, rentan banget terhadap virus ini. Meskipun lebih rentan terhadap anak – anak, tapi kita sebagai orang dewasa juga dapat menjadi pembawa virus ini karena virus penyebab penyakit bisa bertahan di luar ruangan hingga 24 jam lho!. Seramnya, jenis penyakit ini paling banyak menyerang saat musim panas, ya kayak sekarang-sekarang ini . Jadi jangan sampai kita membawa virus ini ke salah satu anggota keluarga kita ya!

Kehati-hatian terhadap virus penyebab penyakit  juga berlaku banget buat kamu atau keluargamu yang hendak pergi ke Timur Tengah seperti Haji atau Umrah terhadap penyakit MERS karena sampai saat ini belum ada vaksin dan obatnya dan 4 dari 10 yang terkena MERS itu meninggal dunia.

Kita pastinya ingin berangkat dan pulang perjalanan dengan nyaman dan sehat, nggak kurang suatu apa. Untuk itu mangkanya kudu persiapan bener-bener supaya hal-hal nggak menyenangkan itu nggak terjadi. Untuk menghindari virus penyebab penyakit itu, kamu perlu menyiapkan proteksi khusus untuk melindungi dari wabah HFMD saat di Singapura dan/atau MERS. 

Nah berdasarkan informasi yang saya kumpulkan, berikut adalah tindakan preventif yang dapat kita lakukan:  

πŸ’ͺ Badan sedang dalam kondisi sehat

Menjaga diri dalam kondisi sehat itu penting dilakukan sepanjang waktu. Misalnya dengan olahraga yang cukup untuk menjaga badan tetap bugar. Agak odong rasanya kalau sudah tahu mau perjalanan jauh naik turun kendaraan, transit pesawat, dsb, tapi malam sebelumnya malah begadang. Selain bikin kamu bisa telat bangun juga kasian di badan kan?

πŸ‘― Kenali macam-macam kebiasaan sakit di perjalanan plus persiapannya

Wisest travelers knows their weakness. Ini bener juga, saat kamu sudah besar segini, harusnya kamu mengerti bagaimana pola tubuhmu, termasuk saat menghadapi perjalanan. Contoh kecilnya, kamu terbiasa kebelet pup saat makan makanan yang agak pedas. Dengan memahami hal ini, mustinya kamu paham bahwa saat perjalanan itu, kamu nggak sembarang makan pedas. Bertanggungjawablah dengan diri sendiri!

πŸ‘ͺ Sampaikan ke partner perjalanan soal kemungkinan kesehatan tubuhmu

Saya pernah punya cerita, seorang kawan sebut saja Mas Kumbang. Nah, si Mas Kumbang ini pergi bareng-bareng sama gengnya untuk tamasya (bukan keliling kota). Usut punya usut, si Mas Kumbang itu sebetulnya pemabuk. Mabuk di sini maksudnya adalah mabuk kendaraan yang jelas. Tapi sayangnya dia malu mengakuinya, akhirnya teman-temannya pun santai aja memposisikan Mas Kumbang di kursi belakang. Udah gitu, ditambah bawa wangi-wangian pula. Alhasil, si Mas Kumbang jadi mabuk dan malahan merepotkan teman-temannya. 

Alangkah baiknya kalau dari awal teman-temannya diberi tahu sehingga bisa lebih aware.

πŸ’ Kalau sadar kesehatan diri, bawa persediaan antiseptik yang memadai untuk cegah kuman dan virus

Agar perlindungannya makin combo, kamu bisa membawa sabun antiseptik yang daya lindungnya lebih tinggi. Untungnya sekarang ada Betadine Sabun Cair Antiseptik yang dikhususkan untuk mencuci tangan dengan tuntas sampai bersih. Tidak hanya kuman saja yang berhasil mati, virus pun bisa teratasi dengan mencuci tangan dengan Betadine.

Betadine Sabun Cair Antiseptik

Kalau dulu saya dan kamu-kamu sering pakai Betadine sebagai obat luka, kini Betadine sudah merambah pangsanya dengan menciptakan sabun cair yang berguna untuk membasmi kuman penyebab penyakit. Menurut sumber yang saya baca, Betadine ini mengandung Povidone Iodine 7,5% yang terbukti mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus. Selain itu, Betadine juga sudah menjadi merek kepercayaan dunia selama 55 tahun terakhir, di seluruh dunia lho.

Mengandung Povidone-Iodine 7,5%
Tips kapan sebaiknya memakai Betadine Sabun Cair Antiseptik:

πŸ‘ŒSaat traveling
πŸ‘ŒSaat berkunjung ke orang sakit, ke rumah sakit, atau saat akan menegok bayi
πŸ‘ŒSaat mendatangi tempat yang dicurigai merupakan sumber penyakit. Misalnya kamu khawatir terkena virus HMFD atau MERS seperti saat naik Haji atau Umrah. Berjaga-jaga lebih baik kan, daripada kena?

Cuci tangan dengen Betadine Sabun Cair Antiseptik




Menjadi sehat dan tetap semangat adalah hal wajib yang perlu diusahakan saat kita dalam perjalanan. Nggak mau kan, sakit di jalan dan merepotkan orang? Lagian hal ini mudah dilakukan kok, asalkan dipersiapkan dengan baik untuk segala kemungkinan yang ada.

Oh iya satu lagi, dengan kamu tetap sehat artinya kamu juga menghargai orang lain. Minimal nggak ikut menulari orang lain atau (amit-amit) pulang ke rumah dengan membawa virus-virus dan bakteri yang berbahaya. Yuk, mulai cuci tangan dengan Betadine Sabun Cair Antiseptik.

@andhikalady

Wednesday, July 12, 2017

Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE). Benar Sebagus yang Diceritakan Orang Nggak Sih?

Halo Jengantens,

Kali ini saya ingin bahas soal Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence, atau yang biasa ditulis Avo PHTE. Produk perawatan kulit wajah ini berbentuk cairan yang menyegarkan untuk memberikan nutrisi yang melembapkan pada kulit, lebih dari yang bisa dilakukan pelembap biasa. Jadi konsentrasi kandungan vitamin, moisturizer, dsb itu lebih dipadatkan dalam sebuah cairan. 



Oiya, perlu diketahui bahwa ini bukan sponsorship review. Saya membeli Avo PHTE sekitar 2 bulan yang lalu di sebuah toko daring Instagram. Kamu bisa mendapatkan produk ini di banyak toko daring kok.

Jadi, kenapa Avoskin? Saya beli ini berdasarkan banyak review yang mengatakan bagus. Di sisi lain, saya juga merasa butuh tambahan skincare untuk kebutuhan kulit yang makin rewel. Benar juga kata orang-orang, saat kamu menginjak umur 25++, kondisi kulit sudah mulai masuk ke masa transisi. Yang tadinya masalahnya cuman jerawat dan pori-pori besar; sekarang sudah ketambahan dengan kulit kering dan produksi kolagen yang berkurang.


Avoskin PHTE
Alhasil, produk ini bisa saya miliki dengan harga IDR 289.000. Harga ini bisa lebih, bisa kurang. Waktu itu pernah ada promo diskon 100 ribu, tetapi saya sudah terlambat belinya. Hiks, sedih nggak sih, kelewatan diskon?


Avoskin PHTE dikatakan orang-orang sebagai produk essence lokal berkualitas internasional. Kabarnya bisa mengurangi produksi minyak dan komedo, melembapkan, mengembalikan kondisi kulit sealami mungkin, dan seabrek review lainnya. Tapi benarkan demikian saat dipakai di saya?


Sekilas tentang klaim yang ditampilkan produk ini di kemasan adalah: menjaga kesegaran dan kelembapan kulit, membantu kulit tampak lebih cerah. Cara pakainya adalah disemprotkan ke tangan, lalu diusapkan ke wajah dan leher dua kali sehari. Komposisi penyusunnya: aqua, alkohol, mineral salts, ascorbic acid (Vitamin C), dan fragrance.

Thats all. Tidak banyak gembar-gembor janji, dan bahan-bahan penyusunnya pun sederhana. Nggak pakai janji-janji macam-macam, atau bahan yang susah diterjemahkan. Pendapat saya mungkin Avoskin ingin memberikan produk andalan mereka tanpa banyak janji, biar dibuktikan saja sendiri. Hohoho.

Kesan saya selama dua bulan memakai Avoskin PHTE:

πŸ’ Baunya enak, tidak menyengat dan segar di wajah
πŸ’ Awet banget, nggak habis-habis. Dua bulan saja baru berkurang seperempatnya. Berati kurang lebih bisa dipakai 8 bulan. Dengan harga 300ribuan dan baru habis 8 bulan, ini awet banget!
πŸ’ Kulit jadi lebih lembap
πŸ’ Mengontrol minyak. Jadi, pas dipegang itu rasanya kenyal-kenyal dan terhidrasi gitu, tanpa ada minyak yang berlebihan
πŸ’ Bisa mengontrol keluarnya komedo
πŸ’ Warna kulit jadi rata
πŸ’ Ada kemasan versi traveling-nya

Kekurangan:

πŸ’” Bisa mengontrol komedo, tetapi tidak dengan jerawat. Jadi kalau jerawat mau keluar ya keluar aja
πŸ’” Mengontrol pori-pori besar, tetapi tidak dalam jangka waktu lama
πŸ’” Tanggal kadaluarsa dicetak di kemasan karton, tetapi tidak di botolnya. Ini sebenarnya cukup fatal sih, karena karton kan lama-lama dibuang juga. Kalau di botolnya nggak ada tanggal kadaluarsanya, gimana dong? Saran buat Avoskin agar bisa mencetak tanggal kadaluarsa di botolnya
πŸ’” Semprotannya kadang bikin berantakan dan muncrat-muncrat ke mana-mana


komposisi
Overall, Avoskin PHTE ini membantu banget dalam mengontrol kulit wajah saya di kondisi yang terbaik. Konsepnya adalah mengembalikan performa kulit ke bentuk terbaiknya, dan meng-improve kondisi kulit kita. Artinya, secara berangsur kulit akan membaik dengan hasil yang berbeda-beda di masing-masing orang.

Saya pakai Avoskin PHTE ini hampir effortless. Tinggal semprot ke tangan, lalu dioleskan saja ke wajah. Nggak pakai ngaca dulu juga bisa. Jadi, semales-malesnya saya pakai skincare, tetap diusahakan pakai Avoskin PHTE. Nggak ada alasan lagi untuk skip perawatan wajah. Ya?

@andhikalady

Ads