Thursday, September 5, 2013

Quick Review : Wardah Red Lip Palette

Hai Jenganten.

Saya mau mengusir rasa bersalah pada diriku sendiri. Yaitu: lama nggak ngeblog. Oh my, padahal belum genap dua minggu yang lalu terakhir saya posting di sini, tapi rasanya udah kayak seabad. Ginilah kalau kebiasaan ngeblog sudah dibudayakan sejak lebih dari setahun yang lalu. Beberapa hari saja nggak ngepost, rasanya seperti ada rasa bersalah. Tapi tentu saja, rasa bersalah yang saya maksud tentunya berefek untuk saya sendiri saja ya Jeng. Saya sebenernya kepingin pura-pura minta maaf sama reader karena lama nggak posting, tapi jiwa dan raga saya kadang kurang begitu setuju untuk meyakini bahwa blog ini sebegitu menariknya sehingga orang akan menanti tulisan-tulisan saya.

Lalu blog ini blog apaan dong kalau bukan buat dibaca orang? Tentu saja untuk dibaca orang, tapi itu saya anggap sebagai bonus. Tujuan utama saya ngeblog adalah untuk menyalurkan energi yang berlebihan. Nah, kebetulan energi yang saya punya adalah makeup, maka saya buatlah ini beauty blog. Saya yakin semua orang punya surplus energi, ada yang suka makan, suka fotografi, suka tidur, suka bermain game dan sebagainya. Setiap orang juga punya caranya sendiri-sendiri dalam menyalurkan energinya, mungkin dengan berwisata, berfoto, makan, dan hangout. Dalam hal ini, energi yang saya punya, saya salurkan dengan menulis di blog. Ketika menyalurkan energi dengan menulis, saat itu juga saya merasa senang. Ada aliran luar biasa membahagiakan ketika saya menekan tombol Publish di kanan atas editor ini. Perkara dibaca atau tidak dibaca itu bukan masalah, yang penting saya senang melakukannya. 

Iya kan, yang penting senang? :)

Baiklah, balik ke topik yang saya rencanakan sejak awal, yaitu berjudul Quick Review. Saya kepingin cerita sedikit tentang lip palet lokal andalan saya saat ini, yaitu Wardah Red Lip Pallete. Karena judulnya quick review, artinya apa yang saya tulis di sini hanya review secara garis besar saja.

Tampak luar dan balik kemasan.

Kenapa saya beli Wardah Lip Palette?

- Saya kepingin punya red lipstik dalam warna-warni yang beragam.
- Dalam satu kemasan, terdapat delapan warna-warni yang disadur dari nuansa merah pada lisptik reguler Wardah. Jadi ada matte lisptik, ada exclusive lipstik dan sebagainya.
- Kemasannya compact, cukup kecil dibawa kemana-mana. Dan yang paling saya suka, ketika saya butuh untuk mendandani orang, cukup bawa satu palet ini saja sudah cukup untuk mewarnai bibir beberapa orang.
- Harganya relatif murah yaitu 45.000, dan ketika saya beli kebetulan sedang diskon. Alhasil saya bisa bawa pulang lip palet ini dengan harga 32.000. Aaarggh. (Tips rahasia: ke Mirota Kampus-lah di hari Jumat)


Secara tekstur, saya suka. Sejauh yang saya pakai, belum ada yang membuat bibir kering. Lagipula, sebelum mengkambing-hitamkan lipstik sebagai media pembuat bibir kering, ada baiknya cek dahulu bibirnya apakah memang kering atau tidak. Kalau bibirmu sedang kering dan pecah-pecah, mau pakai lipstik sebagus apapun juga hasilnya jelek. Sementara kalau bibir bagus terawat, mau pakai lipstik apapun juga akan bagus. Jika kondisi bibir sedang kering tapi ingin memakai lipstik, dahului dengan memakai lip balm, baru dipakaikan lipstik.


Warnanya cantik-cantikk!!

Matte 08: di pan berwarna merah bata dengan sedikit shimmer gold. Dari delapan warna, hanya warna ini saja yang memiliki shimmer yang cukup kelihatan. Ketika di-apply di bibir, warnanya menjadi semacam merah bata dengan hint tembaga.



Matte 03: memiliki dominan warna orange yang kuat. Terkesan hangat dan cocok dipadu dengan blush on warna orange yang senada. Merupakan warna yang paling mencolok ketika dipakai di bibir.



Exclusive 23: Berwarna merah netral. Jika ingin mencari warna merah yang bener-bener merah maka warna inilah yang dicari.



Exclusive 42: Berwarna merah dengan hint warna berry. Warna ini sepertinya mendapat kandungan biru yang cukup banyak. Terkesan cool dan misterius. Cocok jika ingin mendapat kesan berry look.



Matte 11: Berwarna merah bata dengan kandungan sedikit shimmer, tapi shimmer-nya lebih kecil daripada Matte 8 (paling atas). Warna ini juga memiliki hint berry tetapi tidak sekuat Exclusive 42.



Exclusive 46: Pink! Come to Mama! Meski judulnya kumpulan lipstick berwarna merah, tampaknya Wardah menyediakan satu slot untuk lipstik warna pink. Tapi tetap saja, dominannya masih ke warna kemerahan.



Exclusive 35: Lipstik kemerahan dengan hint warna cokelat campuran berry  yang seimbang. Meski berwarna merah, ketika dipakai di bibir warnanya cukup bersahabat dan tidak terlihat menor.



Exclusive 38: Berwarna merah hati dengan hint warna cokelat yang kuat. Warna ini yang paling mendekati alami menurut saya.

Contoh swatch di bibir.


Produk ini dilengkapi dengan satu kuas dengan gagang transparan. Secara kualitas, saya anggap lumayan untuk pemakaian lipstik palet. Tapi yang disayangkan, jumlah kuasnya tidak mempu mengakomodasi semua warna. Idealnya satu kuas itu cukup untuk 2-3 warna saja. Nah ini, ada delapan warna tapi kuasnya cuma satu. >.<

OOTD memakai EXC 38.

 @andhikalady

8 comments:

  1. Mbak kok nggak semua dicobain di bibir hhe. Lagi pengen nyoba pakai lipen warna merah, bisa nih dicobaaak~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, soalnya biar penasaran terus pada beli deh. Hehehe...

      Iya nih, coba Jeng. warna merahnya masih acceptable kok.. :)

      Delete
  2. pengen bgt beli ini udah lama... hehehe
    tapi di foto mu kok kayak bukan warna merah ya jeng ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya itu pakai yang paling natural warnanya. Jatuhnya malah nggak merah. Hihi, asik deh seneng.. :D

      Delete
  3. sama jeng... aku dulu mikir, ngapain ya minta maaf kalau udah lama gak ngeblog, kayak ada yg nunggu2in aja? Hahaha... Sekarang aku gak pernah say sori lagi, soalnya nulis blog, bales komen, bales email hak kita mau jawab apa enggak (kasarnya gitu...). Kecuali udah janji mau bikin tulisan anu, trus gak dibikin2, nah beneran ada rasa bersalah... hihi..

    btw, aku pernah punya warda chocoholic... Aku kurang suka, masa teksturnya beda yang di palette sama di lipstick yang biasa (aku bandingin). Yang palette lebih keras... Kalau ngeringin sih emang enggak, kan banyak tuh yg bilang palette wardah ngeringin, ah itu sih relatif menurutku... :D

    trus sama kuasnya, harusnya satu stick itu dibikin 2 kuas gitu yak...

    btw kau cantik sekali siihhhhh... ^^ Pake yg pink2 nya juga dunnk.. pasti pantes banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Jeng. aku dulu berpikir dikit2 minta maaf sama reader kayak:

      1. Lama ga posting.
      2. Nggak ada gambar pendukung.
      3. Kondisi kulit lagi ga kece ("maaf ya jeng, kulitku lagi jerawatan, jangan dilihat dulu yah, lihat blushnya aja").
      4. Hasil makeup yang jelek (kalau merasa jelek ya jangan diposting, menurutku sih apapun hasil makeup itu kan hasil karya kita, kalau udah insecure duluan ya kapan bisa berkembang. Kalau memang ada yang kurang, ntar orang bisa kritik dengan sendirinya kok)
      5. Hasil foto yang kurang jelas (ini lagi, kalau kurang jelas ya foto lagi, bukan pasang foto gajelas terus minta maaf. Hehehe)

      Terus lama-lama aku mikir, lha ini kan blog sendiri, kayaknya minta maaf begitu kurang penting banget dan menunjukkan kalau kita nggak pede sama blog sendiri. Kecuali kalau kita minta saran orang lain. Itu sih lain. Hehe..

      Kemarin aku agak tertarik beli yang pink/choco tapi nanggung, sekalian aja beli yang red. Hahaha. Hmm, aku belum coba yang lipstik biasa Jeng, jadinya kurang bisa bandingin..

      Awww, nanti deh lipsetikan pink.. Hihihihi...

      Delete
  4. *kaget* kok murah ya? kirain mahal
    mending beli palet beginian daripada lipstik yg satuan
    warnanya cakep2 yak, sayang aku gak cocok ma wanginya lipstik wardah hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, hihi. Tapi isinya lebih sedikit dan lebih mudah kering Jeng, soalnya langsung bersentuhan sama udara luar.. :D

      Delete

Ads