Monday, November 4, 2013

Review Handmade Product Tsukiyo Soap

Halo Jeng-Jeng cantik dan Mas-Mas ganteng (entah kenapa saya yakin pasti selalu ada Mas-Mas yang datang ke blog ini. Hehe)

Saya mau nanya sebuah pertanyaan yang agak sensitif, yaitu "Berapa kali kamu mandi sehari?" Apa? Dua hari sekali? Buset, lama sekali. Kalau tinggal di negara musim dingin sih oke-oke saja, tapi kalau hidup di negara tropis macam Indonesia, yang akhir-akhir ini cuacanya panas nggak menentu, sepertinya kurang bijaksana kalau jarang mandi. Hihi. Kalau badan kita bau, tapi dicium sendiri sih nggak masalah ya, tapi kalau orang lain yang tidak berdosa kita 'suruh' untuk nyium aroma badan kita kan gimana. Hehe.

Nah, saya mau review produk yang bisa bikin rajin mandi nih. Namanya Tsukiyo Soap. Ini merupakan sebuah sabun handmade yang dibuat dari bahan-bahan alami. Apa yang membedakan Tsukiyo Soap dengan sabun-sabun lainnya? Yuk kita bahas satu-per satu.



  • Komposisi
Mayoritas bahan pembuat Tsukiyo Soap berasal dari bahan-bahan alami dan semi vegetarian seperti tomat, stroberi, anggur, bunga roselle, alpukat, susu, teh herbal, dan sebagainya. Jika kebanyakan sabun yang beredar di pasaran hanya menyertakan ekstrak bahan alami saja, Tsukiyo Soap menyertakan bahan-bahan alami tersebut menjadi komposisi utama sabun. Malahan, salah satu sabun yang berbahan dasar tomat, itu bener-bener dibuat dari tomat asli yang diblender lho. Jadi, manfaat yang kita dapat dari sabun Tsukiyo juga benar-benar dari bahan alami atau sumber aslinya.



Bahan-bahan alami ini diolah sedemikian rupa dengan penambahan komposisi lain yang menciptakan kombinasi sabun skin care yang berkualitas. Sehingga sabun ini relatif aman digunakan untuk kulit badan maupun muka.
  • Tekstur

Kalau di bagian komposisi, saya lebih banyak mendapat informasi dari owner dan pemilik Facebook Page Tsukiyo Soap, sedangkan untuk bagian tekstur dan aroma, saya bercerita berdasarkan opini pribadi nih. :D. Tekstur Tsukiyo Soap menurut saya lembut dan sangat nyaman untuk ukuran sabun. Jika ada skala kelembutan sabun, maka saya nilai 8/10 deh. Akibat dari lembutnya ini, sabunnya jadi cepet habis, seminggu saja sudah tandas. Hehe. Tapi tidak apa-apa, berati memang banyak nutrisi dari sabun yang terserap ke kulit.
  • Aroma

Lagi-lagi saya suka sama aromanya. Memang tidak terlalu tajam seperti aroma sabun kebanyakan, soalnya berasal dari bahan alami, sampai aromanya pun hampir identik dengan bahan pembuatnya. Jadi semisal sabun berbahan stroberi, ya aromanya identik dengan stroberi asli, begitu pula dengan aroma-aroma lain. Aroma lembut Tsukiyo Soap ini tergolong awet untuk ukuran sabun. Saya coba pakai selama dua sampai tiga jam, aroma sabun ini masih terasa di kulit setelah mandi. Aye. :D
  •  Kemasan
Saya menyukai desain merk Tsukiyo yang diprint di kertas pembungkusnya! Beneran deh. Auranya feminin dan cantik (saya adalah orang yang percaya bahwa desain grafis itu punya semacam 'aura'). Tapi sayang sekali kemasannya masih terbilang ringkih dan terlalu sederhana untuk harga sebuah sabun yang terbilang di atas rata-rata (dan habis dalam seminggu). Padahal kalau bisa dibuat lebih rapi lagi, kekuatan marketing sabun ini makin oke jika disandingkan dengan kualitasnya yang (saya setuju) memang bagus.
Yuk kita kenalan sama produk-produknya,
  • Lady Roselle


Lady Roselle, warnanya merah dan judulnya sama kayak nama saya. Hihi. Sabun ini berbahan dasar Bunga Rosela Hibiscus sabdariffa yang dalam sejarah kerap digunakan sebagai tanaman obat. Aromanya mirip dengan aroma teh herbal bunga Rosela. Sabun ini berfungsi sebagai kolagen alami dan sumber vitamin yang baik untuk kulit.

Ingredients: Purified Water (Aqua), Olea Europaea (Olive) Oil, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Elais Guineensis (Palm) Oil, Hibiscus Sabdariffa (Roselle) Flower Puree, Hibiscus Sabdariffa (Roselle) Flower Herbal Tea, Sodium Hydroxide (Lye), Food-Grade Colorant (Skin Friendly, Paraben Free)

  • Youthful Blush

Saya penggemar buah tomat. Jadi pas ada bahan tomat pada produk Tsukiyo Soap saya langsung girang. :D. Fungsi sabun ini juga tidak jauh-jauh dari tomat, yaitu sebagai antioksidan, anti aging, dan nutrisi Lycopene yang baik untuk kulit.

Ingredients: Purified Water (Aqua), Olea Europaea (Olive) Oil, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Elais Guineensis (Palm) Oil, Solanum Lycopersicum (Tomato) Juice, Sodium Hydroxide (Lye), Food-Grade Colorant (Skin Friendly, Paraben Free), High-Quality Fragrance Oil (Phthalate Free)

  • Hydravocado

Ini buat yang kulitnya butuh dilembapkan. Kandungan alpukat asli turut membantu menjaga kelembapan kulit. Saya mencoba sabun ini pun hasilnya lebih lembap dari sebelumnya. Kulit menjadi lebih terhidrasi tanpa terkesan kering.

Ingredients: Purified Water (Aqua), Olea Europaea (Olive) Oil, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Elais Guineensis (Palm) Oil, Persea Americana (Avocado) Juice, Sodium Hydroxide (Lye), Food-Grade Colorant (Skin Friendly, Paraben Free), High-Quality Fragrance Oil (Phthalate Free)

  • Amethyst Diva

Sabunnya berwarna ungu, warna yang saya suka bangett. Bahan dasar sabun ini adalah anggur ungu yang bermanfaat memberikan antioksidan dan vitamin untuk kulit. Aromanya pun tidak jauh-jauh dari aroma anggur segar.

Ingredients: Purified Water (Aqua), Olea Europaea (Olive) Oil, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Elais Guineensis (Palm) Oil, Vitis Vinifera (Grape) Extract, Sodium Hydroxide (Lye), Food-Grade Colorant (Skin Friendly, Paraben Free), High-Quality Fragrance Oil (Phthalate Free)


Semua produk Tsukiyo Soap dibuat secara handmade dengan bahan-bahan alami yang aman untuk kulit, bahkan tidak pakai paraben lho. Apa itu paraben? Paraben itu adalah ini.

Dari keempat varian Tsukiyo Soap di atas, saya pribadi paling suka dengan Hidravocado dan Youthful Blush. Dua jenis itu yang paling cocok dan lembap di kulit saya. Sedangkan untuk aroma, saya justru suka yang Lady Roselle dan Amethyst Diva. Akan tetapi, masalah suka dan aroma, saya rasa itu cocok-cocokan. :D. Jika kamu ingin membeli Tsukiyo Soap dan bingung pilih mana varian yang cocok untuk kulit kamu, boleh kok tanya ke ownernya.

Harga: Rp 37.500,00 
Beli di: https://www.facebook.com/tsukiyo.soap 
Positif:
- Lembut dan nyaman di kulit.
- Terbuat dari bahan alami.
- Untuk beberapa produk benar-benar membantu melembapkan kulit.
- Aromanya lembut dan tahan lama.
- Desain kemasan oke.

Negatif:
- Kemasannya belum acceptable.
- Cepat habis dalam seminggu (untuk ukuran harga segitu, termasuk mahal).

Gimana? Seharusnya sih jadi rajin mandi kalau sudah pakai sabun ini. XD

@andhikalady

11 comments:

  1. Replies
    1. Kalau secara kualitas sih aku suka Jeng. Sebanding sama harganya. Tapi kalau dilihat dari cepet habis dan kemasannya, memang termasuk mahal. :)

      Delete
    2. Kualitas kayaknya oke karena alami. Untuk cepat habisnya itu yg bikin mahal.hehehe

      Delete
  2. tergoda sama yg alpukat, gegara : "Ini buat yang kulitnya butuh dilembapkan." tapi harganya lumayan juga buat kebutuhan mandi sehari-hari T_T apalagi cuman bertahan seminggu T_T *sedih*

    tapi memang berasa lebih "waaah" kalo make barang handmade, dan apalagi kalo handmadenya buatan asli indonesia. tapi itu bukan yaa mbakjeng lady? (hihi, kalo disini mbak lady :p) kayak jepang gitu namanya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo dibeliii.. :D...

      Ini handmade buatan Indonesia kok, memang namanya terkesan Jepang-jepangan.
      MbakjengLady sama MbakDika sama aja kok. Hehehehe...

      Delete
  3. Hi Jeng Lady, thanks banget atas reviewnya ^____^
    Untuk soal kemasan, sekarang lagi on process buat yang lebih oke~ thanks masukannya.
    Dan sekilas info untuk masalah harga, karena memang bahan alami itu ga murah apalagi kita pake yg kualitas bagus dan memerlukan hard labor buat bikinnya, jadi mau ga mau harganya segitu hehe^^" Anyway, thanks again yah the gorgeous Jeng Lady! ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Jeng Tsukii.. Semoga saran dan masukannya membantu.. :)

      Delete
  4. kalo bisa buat muka, kliatannya mending dipake buat muka aja deh jeng. biar hemat. mungkin harus dibikin sabun cairnya kali yah biar lumayan hemat buat badan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ini harus di cc ke Jeng Owner.. :D..

      Delete
    2. Haii~ saia Jeng Owner nya hahaha~ ini semua bisa dipake buat muka kok :D
      Thanks buat sarannya buat bikin versi liquid, tapi untuk sekarang kayaknya blom bisa soalnya liquid soap perlu waktu lebih banyak untuk proses pembuatannya dan mesti nambah bahan kimia gitu jadi susah juga ya hehe ^^"

      Delete
  5. coba green mommy soap mbak..sama2 natural, lokal, harga beda jauh..:D

    ReplyDelete

Ads