Monday, March 9, 2015

Makeup Natural Februari - Maret

Here we go, saya berkesempatan untuk mendandani kawan saya ini lagi. Adalah Mawar, sahabat sejak kuliah yang kemarin baru saja nikah (selamat, Maw :3). Ceritanya, beberapa minggu sebelum hari ini, kami sedang ketemuan di sebuah kesempatan. Terus tau-tau doi cerita kalau mau nikah. Hwaw. Serprais banget rasanya. Ngobrol ngalor ngidul endesbye, terus berlanjut ke tanya-tanya tentang makeup untuk acaranya doi. Hmm, sebenarnya saya dimintai tolong untuk ngerias di acaranya doi, tapi karena beberapa hal, jadwal nggak cocok dan lain-lain, akhirnya belum jadi. Meskipun begitu tapi kami sempet main-main makeup dulu. Ceritanya buat testing produk dan cari inspirasi untuk bisa request dengan periasnya entar, wkwkwk.

Permintaannya simpel. Doi pengen makeup natural yang bisa membuat wajahnya lebih segar dan terlihat beda dari biasanya tanpa harus dengan makeup tebal. No cukur alis, no too much, no glamorous, dan pengen tetap syari.

Challenge accepted. Pertama, saya pun kurang suka ngerok-ngerok alis orang. Kedua, saya penasaran sama wajah doi kalau pakai makeup. Mengingat sehari-hari doi itu jaraang dandan. Ketiga, saya pengen membuat kawan saya ini lebih fresh dan lain dari biasanya.

Before
After



After
Lalu ada lagi, teman yang ingin dirias untuk acara sumpahan profesi. Doi pengen makeup yang simpel, tanpa modifikasi hijab, karena peraturannya, hijab nggak boleh diapa-apain sama kampusnya. Di sini saya merasa PR sekali, karena saya harus mikir gimana caranya supaya tetap nge-pop meskipun model hijabnya simpel. Akhirnya saya putuskan memakaikan doi lippen merah. Nggak disangka hasilnya jadi kelihatan fresh tanpa terkesan menor.



Selamat, Mbak Ifa.
By the way, saya jadi pengen nyoba style ini buat ke kantor, kapan-kapan. Kalau selo, kalau ada waktu tambahan sepuluh menit untuk membubuhkan foundation, lima menit untuk memasang bulu mata, dan lima menit untuk memakai lipstik.

+Andhika Lady Maharsi

0 comments:

Post a Comment

Ads