Follow Us @andhikalady

Thursday, November 9, 2017

[Review] Make Over Product dan Event Hipwee Tentang Personal Branding

Saya percaya bahwa 80% kamu pasti sudah pernah memakai, atau paling tidak mengenal produk Make Over. Merek kosmetik sisterbrand-nya Wardah ini memang cukup dikenal dengan ciri khasnya yaitu kemasan warna hitam elegan, dan menyasar makeup profesional. Artinya, produk Make Over dirancang sedemikian rupa untuk bisa memenuhi kebutuhan para MUA.

As MUA, I use them too btw. Dari beberapa produk Make Over yang aku favoritkan adalah foundation, eyeliner pensil choco, silver eyeliner (buat waterline) dan bedak.

Baca juga: [Review] Make Over Perfect Cover Two Way Cake

Minggu kemarin, saya menjadi pembicara di gathering Hipwee Community dan disponsorin oleh Make Over Jogja. Berhubung membawa pulang beberapa produk mereka, saya jadi ingin share ke temen-temen Jenganten supaya kalian juga kecipratan infonya. Siapa yang penasaran, yuk lanjut bacanya.

Make Over Bundling Ain't Got Not Time

Duh, udah nggak ada waktu lagi nih buat dandan!

Salah satu hal yang saya senangi dari Paragon Kosmetik (termasuk Make Over, Wardah, dan Emina) adalah seringnya mereka ngasih gimmick-gimmick lucu, baik dari sisi produk maupun kemasan. Kamu pasti sudah ngeh kalau Emina pernah ngasih edisi Alice in the Wonderland, ataupun Wardah yang ngasih edisi spesial Haji. Nah, Make Over juga seperti itu. Kali ini gimmick mereka adalah bundling lip cream dan brow powder dengan tagar Ain't Got No Time.

Dinamai Ain't Got No Time, mungkin maksudnya adalah produk ini untuk siap-siap dandan di saat nggak ada waktu. Pokoknya, meski sudah keburu, alis dan lipstik harus jadi. Hihi.

Isinya apa saja? Yuk lihat sama-sama

Isinya iniii

Isi dari bundling Make Over adalah satu buah Intense Matte Lip Cream warna Vanity, dan satunya lagi Eye Brow Definition Kit.

Sekilas tentang Lip Cream dari Make Over itu saya sukaaa banget. Teksturnya pas awal-awal itu creamy dan nggak bikin bibir kering. Lalu lambat laun menjadi agak matte dan warnanya bisa awet seharian. Iya, nggak salah. Seharian. Saya pakai ini di pagi hari, sampai sore masih ada dan masih terlihat rata tanpa adanya peluruhan warna yang signifikan. Padahal sudah dipakai wudu 2 x dan sempat buat makan juga. Fix sih, kayaknya saya mau menambah koleksi warna lain.

Lip Cream andalan
Lalu untuk Eye Brow Definition, isinya terdiri dari 3 pan meliputi: light brow, dark brow, dan concealer. Ini cocok untuk membentuk alis atau finishing. Ada concealer merupakan nilai tambah karena saya sih merasa jarang banget ada produk alis yang bundling dalam satu kemasan seperti ini.

Kalau menurut saya sih produk ini cukup useful, apalagi buat kerjaan sebagai MUA. Saya sering gunakan ini untuk proses finishing atau shading alis agar tidak terlihat kaku. Namun kalau untuk pemakaian sehari, saya rasa masih lebih mudah menggunakan pensil alis ketimbang brow powder seperti ini karena proses ngalisnya jadi lebih lama. Kamu akan menyukai brow powder jika kamu sudah punya alis tebal dari sononya, plus bersedia berdandan lebih lama.

Brow powder

Selain itu, saya juga mendapat...

Add caption
Sebuah blush on berwarna Promiscuous Peach yang sekarang berhasil menempati posisi penting di dalam makeup pouch saya. Habisnya, warnanya ciamik sangat dan easy to wear tanpa harus takut terlihat ndemblok-ndemblok. Memang sih, warna blush on yang paling aman dipakai adalah warna peach. Untuk para pemula yang masih belajar pakai makeup, pilihlah yang warna peach!

Love at First Sight
Berikutnya adalah trio eyeshadow varian Love at First Sight. Ini adalah eyeshadow Make Over keduaku, setelah sebelumnya punya Enchanting Nude Spell. Warnanya ciamik banget, ada nuansa pink-ungu, putih, dan hitam. Ya kalau dipakai, kira-kira bisa bikin matamu jadi lovely, mugkin di situlah maksud Love at First Sight.

But, the problem is...

Bisakah kamu membedakan mana blush on, mana eyeshadow?
Harus dibalik dulu baru terbaca
Sayang banget, baik itu blush on dan eyeshadow punya desain kemasan yang sama 100%. Kalau sudah dalam posisi tertutup begini, agaknya nggak mungkin kita tau mana yang eyeshadow, mana yang blush on. Coba, gimana cara membedakannya kalau sama begini? Satu-satunya cara adalah dengan membukanya atau melihat label di belakang, tapi 'kan menyita waktu.

Mungkin masukkan buat Make Over untuk membuat desain kemasan yang lebih variatif. Misalnya dibuat transparan atau berbeda warna agar nggak keliru lagi.

Sekilas tentang acara Hipwee x Make Over

Setelah kelar dengan review singkatnya, saya mau cerita soal acara kemarin di Kunena Eatery. Jadi, acaranya semacam berkumpul bersama dengan komunitas Hipwee berikut blogger undangan. Di dalamnya ada acara beauty class dan sharing bareng soal personal branding oleh Kak Rara Mispawanti, dan kepenulisan dari saya.


Untuk beauty classnya, tidak lain dan tidak bukan adalah oleh Haipi Makeup yang merupakan representatif dari brand Make Over. Kami para peserta kelas diajarin cara makeup pesta mulai dari primer hingga kesemuanya. Selain itu, kita juga dapet wejangan dari Rara Mispawanti soal personal branding. Menurut Rara, untuk membangun personal branding yang kuat, kita tidak hanya melalui sosial media aja, tetapi juga di kehidupan nyata juga perlu untuk menyesuaikan diri.

Misalnya, kalau kamu ingin dinilai sebagai figur yang easy going, jadilah easy going baik di dunia maya dan dunia nyata. Karena percuma kamu terlihat keren di sosial media, tetapi di dunia nyata nggak di-maintenance seperti di sosial media.

Well, di hari itu saya jadi banyak belajar baik dari sisi personal branding maupun makeup. Apalagi jika punya profesi atau hobi yang berkaitan dengan orang banyak semisal menjadi MUA atau blogger di mana sosial media adalah hal yang penting. 

Jadi misalnya di sosial media kamu terlihat seperti ini, di dunia nyata sebaiknya nggak jauh berbeda
Well, terimakasih kepada:

Make Over Jogja
Hipwee
Kunena Eatery 

...for having me


@andhikalady

1 comment:

  1. aku suka bgt lipcreamnya
    lebih suka dibanding nyx yang dulu ngehits banget hihi

    ReplyDelete