Follow Us @andhikalady

Friday, July 4, 2014

Pond's Pimple Cover & Care Concealer



Concealer secara umum dipakai untuk menutup kekurangan pada kulit. Misalnya noda hitam, noda merah, jerawat sampai scar. Concealer berbeda dengan skin corrector yang memiliki ragam warna lebih banyak. Meskipun kedua benda tersebut tujuan utamanya sama yaitu mengoreksi kekurangan di kulit. Concealer biasanya berwarna mirip dengan kulit dengan kisaran shade warna dari mulai paling gelap hingga paling terang. Karena kegunannya untuk mengoreksi kekurangan kulit, concealer bersifat lebih tebal daripada foundation.

Memilih concealer yang cocok di kulit, buat saya itu cukup tricky. Apalagi memakainya juga harus hati-hati dan penuh kesabaran. Salah sedikit, ujung-ujungnya malah saya bisa jadi nambahi foundation sama bedak lagi untuk menutupi kegagalan pemakaian concealer. Correction-ception ini mah.. -___-

Ada satu lagi masalah dalam memilih concealer, yaitu jarangnya concealer yang bersahabat dengan kulit berjerawat-berminyak. Kebanyakan concealer memang diciptakan untuk menutup kulit dan pori-pori. Untungnya sekarang udah cukup banyak yang acne-friendly, seperti yang mau saya review ini.


Pond’s Pimple Cover and Care


Kenapa saya tiba-tiba pengen mereview pimple concealer? Ya karena saya sedang punya pimple Gaes. Huhuhuu. Saya lagi punya jerawat yang kemudian berkembang jadi pimple yang menyebalkan. Mau dipencet kasihan sama kulit, akhirnya saya pakein concealer ini. Hasilnya lumayan buat nutupin jerawat tanpa khawatir memperparah jerawat.


Kemasannya berbentuk stik seperti lipstik matte. Hati-hati saja kalau disimpan bareng lipstik, bisa-bisa kelewat pakai concealer untuk bibir. Hehe. Karena bentuknya begini, alhasil concealer ini lebih higienis. Kita nggak perlu menyentuh produk untuk mengaplikasikan ke wajah. Bandingkan sama concealer yang diwadahi pot, udah harus diambil dulu pakai jari, lalu ke muka pun harus diusrek-usrek lagi. Dari keterangan di kemasan, saya bisa tahu bahwa produk Pond's varian ini (sepertinya) tidak diproduksi di Indonesia. Tapi tenang aja Jeng, kamu bisa dengan gampang menemukan produk ini di supermarket besar seperti Giant, Hypermart, Carrefour dsb dengan harga kurang dari Rp 30.000,00.
 


Warna produk ini mirip banget sama warna kulit saya. Hanya saja shadenya lumayan terang untuk ukuran kulit Indonesia. Lihat saja pas swatch di tangan, keliatan banget kalau beda banget warnanya. Tapi ketika diaplikasikan ke wajah saya, warnanya cukup wearable ternyata. Hehe. Teksturnya cukup creamy dan mudah dibaurkan pakai jari. Produk ini juga tidak mudah bergeser dari kulit jika nggak sengaja kena gesekan. 


Concealer ini ampuh untuk menutup pimple atau jerawat. Bagi yang pengen nutupin jerawat tapi takut pori-pori tersumbat jika memakai concealer biasa, produk ini bisa jadi pilihan. Namun ada satu kekurangan, concealer ini nggak begitu awet di kulit. Tapi, eh, tunggu dulu. Parameter concealer awet itu bisa stay berapa jam sih? Pemakaian bareng apa? Pelembap apa? Foundation apa? Kalau pake foundation yang berkualitas kemudian pakai concealer, mana bisa menilai sebuah concealer itu awet apa nggak. Kalau yang saya coba (dan saya bilang nggak begitu awet barusan), itu stepnya adalah pelembap - sunblock - concealer - bedak. Hehe. Itu cuma awet di kulit saya kurang dari 3 jam. 

Kiri: pimple aaaakk. Kanan: pakai Pond's Pimple Concealer
Singkat cerita, dengan menyampingkan ketidak-awetan, concealer ini sedang jadi favorit saya saat ini buat urusan nutup-nutupin jerawat. Kalau saya pingin makeup yang santai, tinggal pakai pelembap/sunblock lalu tutupin bagian-bagian pimple pakai concealer, lalu lanjutkan pakai bedak. Kalau pengen yang agak tebelan dikit, tambahkan foundation/BB Cream sebelum pakai concealer. Lalu pakai bedak padat atau TWC.

PS: jaga kondisi kulit supaya nggak jerawatan. Jadi, kamu bisa hemat dan nggak perlu membeli concealer jenis apapun.




Selamat berpuasa kawan-kawan.. :D
+Andhika Lady Maharsi 

10 comments:

  1. aaaah akhirnya di review jugaak ;)
    shadenya cuman 1 aja yaa jeng?
    btw, asiiik, perdana komen!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sayangnya cuman 1 shade... huhu..
      Asiiik dikomen Jeng Mamamia.. Hihihihi

      Delete
  2. aku juga pakai mbak, cuma yang nyebelin itu ya karena cuma ada 1 shade.
    Shade yg skrg lebih gelap dari kulitku, eh tapi lama kelamaan bakal menyatu sama warna kulit juga sih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lama-lama nyatu kok sama kulit. Apalagi kalau udah dibedakin. Orang nggak bakal tahu kalau itu udah dipakein concealer. Hehe

      Delete
  3. Dhika, aku mau tanya dong. Sebetulnya concealer yang betul itu yang warnanya lebih tua atau lebih muda dari warna kulit sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uhmm, sebenernya banyak aliran Jeng. Aliran concealer antara lain: 1. Seharusnya lebih gelap/terang dari warna kulit sih? 2. Seharusnya dipakai sebelum apa sesudah foundation sih? Masing-masing punya alasan yang bisa bikin kita 'okedeh saya setuju'. Tapi menurut saya, lebih baik yang lebih terang karena kebanyakan sesuatu yang digunakan untuk menutupi sesuatu memang lebih nampol kalo lebih terang. Kan nantinya bisa keblend sama bedak. :)
      Kalau masih penasaran sama gelap/terang, sekali-kali coba skin corrector Jeng, yang warna-warni pink, ijo, sama ungu. Itu lebih seru pakenya (dan nggak ada isu gelap/terang lagi). :)

      Delete
  4. Waw! This is what I need actually...
    #buru-buru cari di toko kosmetik terdekat :D
    thank bgt mbak buat ripiunya, abis baca ini jadi gak sabaran pengen belinya..

    ohya, barusan aku follow blog kamu, mind to follow back?
    http://dhe-ujha.blogspot.com/
    Cheers,
    Nuzha :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haihai, Asiik reviewku bisa berguna untuk Jeng Ussak. :)
      Mampir balik ahhh...

      Delete
  5. Sis, mau tanya dong, ini bisa buat bawah mata gak? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok Jeng... Cuman memang nggak begitu awet staynya, diakalin pake foundation lagi setelahnya. :)

      Delete