Showing posts with label wedding. Show all posts
Showing posts with label wedding. Show all posts

Tuesday, September 24, 2013

Kondangan Wedding Solo OOTD

Perlu diketahui bahwa postingan ini bukan mau membahas tentang orang yang ohmygod, jangankan-mau-nikah-mau-pup-aja-musti-koar-koar-supaya-sedunia-tahu (??), tapi semacam OOTD dan acara ketemu teman-teman sayah sebagai pemilik blog www.jenganten.com . Mwahahahaha. FYI, foto-foto yang ada di sini diurutkan berdasarkan skala prioritas. Makin duluan tertampil, makin pentinglah fotonya. Makin ke bawah, yeah, begitulah. :p

  • Foto pertama, OOTD
Ini adalah foto yang paling penting. Menayangkan style fashion a la model papan atas OOTD selama jadi tamu di pernikahan paling besar abad ini.










  • Foto kedua, foto bareng Mbak Astri dan putranya, Aswin.

  • Foto ketiga, foto bareng geng Makeupnista, beauty blogger paling keceh sejagat.
Jeng Peny, Jeng Puput, Jeng Vicky, Jeng Connietta, Jeng Tintas, Jeng Nia, Jeng Momon, Lady, Jeng Ephong, Jeng Popon.
  • Foto keempat, lima, enam dan tujuh adalah sama sekali enggak penting. 
Tapi demi kemaslahatan umat dan keselamatan nyawa saya, akhirnya dengan berat hati saya memajangnya. Yeah, abis gimana, saya nggak mau mendapati berlembar bon-bon seperti sewa hotel, berpiring nasi liwet, sate ayam, tengkleng, zuppa soup, dawet ayu, sampai ongkos transport Jogja - Solo tiba-tiba muncul di depan rumah saya. Tidaaaaaks!! Sudah susah-susah dandan pake bulu mata, pakai celana yang dikira stoking, sampai bangun pagi buta jam 5 demi kamuh, cuma demi kamuuh Braaa. Kamuuhh.. :p

Ikut menyusup di kamar manten setelah siraman.
Jadi ceritanya saya sama Momon harus rela diculik dua orang Om-om di pagi buta yang kemudian diketahui namanya adalah Ndok dan Titit (iya, namanya memang Titit)  lalu dibawa kabur ke Solo seperti layaknya tuan putri (Hoek). Lalu kami ikut menyaksikan prosesi siraman, jualan dawet, dan midodareni. Sejujurnya sih saya baru pertama kali melihat prosesi seperti ini, soalnya jaman sekarang kebanyakan orang nikah dibikin simpel dengan meninggalkan berbagai macam ritual adat.

Dan ternyata, menyaksikan semua prosesi nikah si Bra Arum ini membuat saya senang. Dia hampir 100% menggunakan adat Solo, sebuah adat Jawa yang saat ini sudah mulai ditinggalkan. Pakai sanggul Bokor Mengkurep, pakai baju Solo Putri, pakai paes, sampai acara resepsinya pun full musik gamelan.

Saya sama Momon ikut nimbrung di malam Midodareni.
Keesokan harinya saya juga ikut ke Kapel untuk menyaksikan pemberkatan nikah. Ini juga pertama kalinya saya menyaksikan prosesi janji nikah di Gereja. Ada janji nikah, ada ucapan "I do", ada doa-doa, ada nyanyian dan lain-lain di mana saya yakin sama magisnya dengan "Saya nikahkan" dan "Saya terima nikahnya". :')

Random pict ketika resepsi. Yaampun, Bra Arum cantik sekalii.
 

Akhir kata, semoga pernikahan kalian diberkahi, bisa menjadi pelengkap satu sama lain, dianugerahi keturunan yang sehat, cakep, pintar, rejeki diperluas dan selalu berbahagia sampai akhir hayat. Dan yang paling penting, semoga Mas Suami tidak salah memilih istri yang mana saya sangat yakin sekali dia tidak salah. :')


FYI, saya nggondol souvenir, air siraman, sama roncean bunga melati. Yeah, siapa tahu saya the next. Ihihihi. Aamiin.

@andhikalady

Monday, September 16, 2013

Ela's Prewedding



Horeee, ada yang minta didandanin lagi. Kali ini, saya berkesempatan ‘naik level’ ke makeup prewedding. Hoho, bukan saya sih yang prewedding, tapi temen saya Ela yang mau nikah bulan depan.

Hmm, kayaknya bulan ini memang bulannya orang nikah kali ya. Kanan kiri pada sebar undangan. Alhamdulillah, beberapa kawan sudah menemukan belahan hati di pelaminan. Semoga yang belum nikah (termasuk saya) bisa dimudahkan. Ya pokoknya dimudahkan saja dalam hal apapun. Aamiin. :D

Ngomong-ngomong soal nikah, beberapa dari kita banyak yang malah galau kalau temennya nikah. Dikit aja ada temen yang sebar undangan, langsung deh nyikut pacarnya kasih #kode. Apalagi yang belum berpasangan, bisa-bisa level galaunya makin tinggi. Inget umur, inget reproduksi, inget orang tua dan berbagai macam dogma dimasukkan ke pikiran kita yang intinya “pokoknya kamu cewek, cepet cari jodoh sana”.

Saya juga punya beberapa temen yang parnoan. Kalau tiba-tiba saya bikin status tentang nikah misal “saya pengen jodoh yang anu”, tiba-tiba ada temen yang nyaut “ciee, mau nikah yaa”. Kalau saya abis bawa gandengan ke kondangan (yaelah, padahal belum tentu pacar juga kali) lalu langsung ada yang komentar “kamu pasti bakal ijabsah duluan daripada ijazah”. Kalau saya menjawab “doakan saja” setelah ditanya “nyusul kapan”, tanggapan mereka? “Tuh kan, pasti kamu duluan deh yang nikah daripada aku”.

Kayaknya kok pada takut amat kalau temennya nduluin nikah? :D

Padahal yang namanya pernikahan itu kan idealnya dilakukan dengan bahagia sama orang tepat yang dicintai. Beberapa orang bisa menemukan orang yang tepat dengan cepat. Beberapa lainnya butuh waktu lebih lama. Jadi saya rasa nggak perlu lah kita galau kalau ada temen yang nikah duluan. Malah seneng ya nggak? Bisa kondangan, bisa makeup-an tanpa insecure, bisa foto-foto, dan bisa ngucapin selamat sama temen yang sedang bahagia. Lagian, kalau sudah masanya, pasti ada giliran kita dapat jodohnya kok. 

Saya juga yakin, orang-orang yang pada nikah itu juga kepingin orang lain yang datang ke nikahannya juga hepi kaya mereka. Buktinya, mereka nyiapin hidangan yang enak-enak buat tamu. Mereka juga nggak sungkan tanya “nyusul kapan” supaya kita juga ikut merasakan indahnya jadi mempelai. Nah, kalau temen nikah kitanya galau, tujuan temen nikah dan berbagi kebahagiaan sama kita, gagal dong. :D

Nah, balik lagi ngomongin makeup prewedding. :D. Jadi saya kebagian tugas untuk makeup photo shoot indoor. Untuk keperluan tersebut, yang saya lakukan adalah mendandani Jeng Ela dengan makeup yang tegas, seperti menebalkan eyeshadow, mempertegas alis dan menebalkan intensitas eyeliner. Tahu kan, kalau makeup bisa kelihatan kurang jelas ketika tercapture di foto? Oke, beginilah hasilnya:

Cantik kan? Iya cantik. Dan selalu mirip Raisa.

 
Karena alis Jeng Ela sudah tebal dari sononya, saya cuma mempertegas dengan mengisi warnanya saja. Nggak ada acara kerok alis dan dibentuk menurut kaidah pembentukan alis(??). Lalu saya pasangkan bulu mata natural. Belajar dari postingan yang ini, saya akhirnya membeli lem bulu mata baru yang ternyata menjadi penyelamat saya. Akhirnya bulu mata dapat terpasang dengan sukseiss dan rapih. Hehe, Alhamdulillah banget yah.


Ikut nampang ah. :p
Ikut nampang lagi. >.<
 Dan untuk Ela ‘Raisa’ dan Idok, happy wedding and happy marriage! Semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warrahmah dan senantiasa diridhoi oleh Yang Kuasa.


Oh iya, Idoknya juga saya dandanin lho, cuma ngisi alis dan ngasih highlight pada hidung dan bawah mata. Soalnya belum punya foundation yang shadenya cocok sih. LOL

Monday, April 22, 2013

Maroon Dress OOTD


Kemarin temen saya nikah. Saya kondangan. Saya dandan. Saya pakai bulu mata. Saya pinjam clutch ke teman saya. Saya pakai dress. Saya hubungi Mas Pacar buat nemenin kondangan (iya, sekarang saya punya pacar. #njukngopo. LOL). Terus saya foto-foto. Terus kok saya jadi terpesona sama foto sendiri. Terus kok saya jadi merasa sayang kalau nggak dipublish di Instagram. Terus kok saya jadi merasa sayang kalau tidak dipost di Jenganten. Terus kok saya merasa fotonya terlalu banyak. Terus kok saya jadi ga enak kalau foto spamnya terlalu banyak. Terus kok saya jadi merasa "ini blog-blog saya kok, semau gue dong mau posting kaya apa". Terus akhirnya ya beginilah. Enjoy my post.

Happy Wedding untuk Vivi dan Mas Rachmad. Semoga Sakinah Mawadah Warrahmah hingga akhir hayat.
 
Baiklah, saatnya ke postingan utama, yaitu FOTD dan OOTD saya. Muihihihi..
 
Iya, itu saya. Bukan bidadari yang kebetulan lewat terus nampil poto-poto di depan garasi.



Itu juga saya. Bukan dewi hutan yang lagi menampakkan diri.



Harap diperhatikan bahwa foto ini bukan FOTD. Tapi foto pamer gingsul.

Outfit.
Ya sudahlah. Karena post ini ditujukan untuk pajang foto-foto dan kebetulan saya lagi males mau nulis apaan di sini, postingan ini saya akhiri saja yes.

Cherioo.

Ads