Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Thursday, June 25, 2015

[Tips] Supaya Punggungmu Tidak Melengkung

Assalamu alaikum, Jengantens,

Masih dalam suasana Ramadhan, saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah Ramadhan bagi yang menjalankannya. Serta selamat menikmati suasana Ramadhan, bagi yang menjalankan, maupun yang tidak menjalankan ibadah Ramadhan. Buat saya, yang ditunggu-tunggu saat Ramadhan adalah suasananya. Suasana bangun sahur di pagi buta, nikmatnya melahap hidangan berbuka, ngabuburit, tarawih rame-rame, excuse untuk pulang malem, subuhan, dll, itu adalah hal-hal yang nggak ditemui di bulan-bulan lain. Oleh karena itu, Ramadhan selalu istimewa di hati.

Well, menambah keistimewaan bulan ini, saya juga mau bikin post yang istimewa. Kali ini bukan tentang makeup, bukan tentang kosmetik, skin care, endesbye, tetapi tips supaya punggung tidak melengkung. Sama sekalian memperkenalkan format baru dalam menulis postingan, yaitu diberi tanda [...] misal [Review], [Tips] dll. Semoga jadi makin memudahkan navigasi blog ini. :D

Punggung melengkung itu yang kayak apa sih? Jadi, punggung cembung adalah punggung yang posturnya nggak pas, alias melengkung. Bisa melengkung ke depan atau bungkuk ke belakang. Tapii, melengkung yang saya maksud adalah lengkung yang disebabkan karena kebiasaan, bukan karena penyakit. Misal kebiasaan duduk terlalu lama, tidur tengkurap sambil melengkungkan punggung dalam waktu lama, dsb. Akan beda ceritanya jika melengkung disebabkan penyakit misal skoliosis, tentu akan membutuhkan perawatan dokter.

Postur punggung melengkung, terutama yang agak bungkuk karena tidak membiasakan menegakkan punggung punya efek negatif, di antaranya:
- Terlihat capek, nggak bersemangat.
- Terlihat ragu dengan hidup.
- Terlihat malas.
- Perut jadi terlihat menonjol dan ndut.
- Mengurangi tinggi badan. Misal kamu aslinya adalah 160cm, tetapi karena bungkuk, tinggimu jadi 155cm. Kan sayang.
- Meningkatkan resiko makin bungkuk di usia tua.

Mikirin harga bawang merah naik, Mbak?
Ini terlihat seperti abis nonton episode final Game of Thrones season 5 ketimbang sedang berkirim pesan bahagia.
Supaya nggak keliatan kayak abis kameha-meha sama pacar, yuk kita kurangi kebiasaan membungkukkan punggung/bahu. Tips dari saya yang bisa kamu coba adalah:
  • Berlari
Olahraga sederhana, seperti lari-lari itu dapat membantu mengurangi punggung bungkuk. Coba lakukan sendiri, ketika berlari, napas kita akan bernapas lebih banyak untuk menyuplai oksigen ke seluruh tubuh. Secara otomatis dada akan terbuka lebar dan pundak jadi lebih ketarik ke belakang.
  • Main sama barbel
Bagi yang punya barbel, coba alternatif ini: dua tangan pegang barbel, tegakkan punggung, lakukan gerakan membuka tangan - tutup tangan - buka lagi, tepat di depan dada. Ini untuk melatih supaya punggungmu bisa menahan beban berat.
  • Kayang
"Aku sebetulnya galaw dengan tujuan hidupku selama ini"
"Kayang cajalah Kaw"
Iya, kalau kamu galau sama punggungmu, mungkin sebaiknya kamu harus mencoba kayang. Saya tuh heran ya, banyak gerakan-gerakan olah tubuh yang sebetulnya sehat dan menyenangkan, malah dipakai buat bahan lelucon. Misalnya koprol, salto, kayang, roll depan, roll belakang. Koprol misalnya, dipakai untuk lompat tali jika talinya tinggi. Salto untuk gerakan bela diri. Dan kayang untuk melatih otot punggung.
  • Hindari memakai tas berat terlalu sering

Tas yang terlalu berat itu pengaruh buat beban pundak. Apalagi yang lebih sering dipakai di satu sisi saja. Saya misalnya, lebih suka menaruh tas pundak kiri. Tidak masalah jika bobotnya ringan. Nah kalau berat? Pertimbangkan untuk bergantian kanan dan kiri.


  • Jika duduk di depan layar komputer, usahakan mata tegak lurus dengan layar
Pada umumnya, tubuh itu mengikuti mata. Kalau mata kita lurus dengan suatu benda, bisa jadi otomatis tubuh dan muka akan mengikuti. Jangan terlalu rendah, juga jangan terlalu tinggi.
  • Menari
Menari, khususnya tarian tradisional klasik Indonesia, umumnya mensyaratkan posisi mendhak dan ndegeg dengan benar. Semakin sering dilatih, maka akan semakin menjadi kebiasaan. Pernah melihat penari yang punya punggung bungkuk?
  • Ikut Tonti
Jaman SMP dan SMA pernah ikut Tonti? Nah, posisi tegap yang diajarkan ketika Tonti, bawalah ke kebiasaan sehari-hari.
  • PD dengan tubuh sendiri
Ini paling penting Jeng. PD dengan tubuh sendiri, ketika berjalan, duduk, bahkan menulis sekalipun, pahami bahwa jiwa kita yang suci ini layak berada di raga yang tegap dan berdiri mantap.
  • Self motivation
Yang nggak kalah penting dengan PD terhadap tubuh sendiri adalah self motivasi. Kembalikan lagi ke diri sendiri, seberapa penting kita mengatur postur tubuh. Apakah kita pengen perut rata, atau pengen multivitamin kalsium yang kita minum nggak berlalu sia-sia. 
Motivasi yang biasa saya pakai adalah: ketika mendengar/melihat/berpikir tentang kata 'berdiri', maka saya akan meluruskan punggung saat itu juga. Sama halnya dengan ketika mendengar/melihat/berpikir tentang kata 'senyum', maka saya akan tersenyum, meskipun sedang sendirian. Asal jangan overdosis senyam-senyum sendiri lho yaa..


Biar harga bawang merah naik, yang penting sini udah beli bawang bombay.
Jon Snow boleh mati, tapi brewok Mas Kit Harington akan selalu di hati.

Demikian dari saya,
Bagaimana, siap untuk membiasakan postur tegak?


Model: Dian Utari & Lady
Lokasi: Bumi Asih, Bandung



Monday, April 14, 2014

Tips-tips Makeup yang Nggak Selalu Berhasil

Banyak tips-tips makeup bertebaran di dunia internet. Baik yang dishare oleh beauty blogger, Pinterest, Instagram, web-web kecantikan, atau macem-macem deh, tergantung seberapa tersesatnya kita nyari link demi link. Namun nggak semua tips-tips itu efektif dilakukan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum percaya dengan tips begitu saja.

"You can't marry a man you just met" - Elsa the Queen of Arendalle -
sama kayak,
"You can't just try new tips by looking at one page" - Anonim -
Baiklah, abaikan saja. LOL

Jadi ceritanya saya nyoba dua tips makeup, beberapa percobaan, berhasil dengan baik. Tapi kemudian saya menemui kendala yang akhirnya malah jadi runjemm. Hehe.

1. Membersihkan kuas menggunakan EVOO dengan cara diusrek-usrek.

Saya pernah baca tips membersihkan eyeliner dengan cara yang gampang banget dilakukan. Caranya adalah tuangkan EVOO di telapak tangan, lalu usrek-usrekkan kuas ke EVOO. Kemudian basuh dengan air dan ulangi gerakan pertama dengan cairan sampo atau sabun pembersih yang lembut. Pertama-tama saya coba lakukan dengan kuas kecil eyeliner Masami Shouko. Berhasil! Sungguh deh, tips ini sangat keren untuk meluruhkan sisa-sia eyeliner yang mengering di ujung kuas.

Bahan yang dipakai: EVOO dan sampo anak-anak.
Taraaa, kuasnya langsung bersih kayak habis mandi.

Lalu saya cobakan untuk kuas eyeshadow, sama berhasilnya. Kuas menjadi bersih dan tinggal dikeringkan supaya dapat digunakan kembali.

Kemudian karena masih penasaran, saya coba pakai untuk membersihkan kuas yang lebih besar kayak beginian:


..... Ternyata hasilnya agak mengecewakan. :(
Bulu-bulu untuk kuas yang berukuran besar jadi mudah rontok jika diusrek-usrek ke EVOO. Memang sih lebih bersih, tapi kan mereka nggak bisa tumbuh lagi. Saya sempet menduga kualitas kuas berpengaruh, tapi itu terjadi juga buat kuas yang relatif premium. Lalu sejak itu saya memutuskan, jika membersihkan kuas besar, caranya adalah bukan dengan diusrek-usrek tapi dengan ditekan-tekan lembut menggunakan jari setelah dicelup EVOO secukupnya.

2. Memperbaiki blush on hancur

Saya punya baked blush yang patah-patah berhamburan.


Saya kepingin memperbaikinya. Katanya sih dilaritkan dulu pakai alkohol.


Saya menumbuknya dengan sabar, melarutkan sedikit dengan alkohol, menaruhnya di jar baru dan membiarkan sampai kering.

 

Saya melihat hasil akhirnya dengan cukup senang.


Tapi senangnya nggak lama. Karena kemudian saya tersadar meskipun blush sudah tak patah-patah lagi, tetapi tekstur baked blush saya sudah rusak. Baked blush merupakan perona pipi unik yang dibuat mirip kue kering yang baru keluar dari panggangan. Permukaan warnanya sengaja tidak diratakan, seperti kelereng. Jadi ada bagian-bagian yang gelap dan terang namun memiliki tone warna yang sama. Kurang lebih bentuknya kayak gini:
Sumber
Apa hasilnya kalau dipress dengan alkohol? Yes, semua tesktur itu hilang sudah karena tercampur dan ter-press. Alias nggak ada bedanya dengan blush on biasa. Wewewewewewewewe.

Mungkin pepatah "Relationships are like glass. Sometimes it’s better to leave them broken than hurt yourself trying to put it back together" sangat melukiskan hubungan saya dengan baked blush ini. Haha

Have a nice day,

@andhikalady

Wednesday, October 23, 2013

Bagaimana Saya Menjalankan Beauty Blog

Blogger pada umumnya punya cara dan tips tersendiri untuk blogging. Cara-cara dan tips tersebut tentu disesuaikan dengan tujuan si Blogger itu membikin blog. Ada yang berfokus pada tujuan meningkatkan trafik atau SEO, ada yang bertujuan memperindah tampilan blog, ada yang mengejar untuk iklan, ada yang modal copas eh bisa jualan, ada pula yang bertujuan berbagi sambil bersenang-senang kayak blog saya ini. :)

Saat ini juga sebenernya saya sedang agak esmosi karena barusan nemu website toko online produk kosmetik nasional yang seenak udel copas tulisan dari blog ini dan dipakai untuk jualan produknya. Tapi mungkin bagian itu akan saya bahas di post lain.

Nah, sejenak yang masalah copas tadi kita lupakan sementara. #calmdown. Jadi dalam post ini, saya mau sharing bagaimana cara saya mengelola blog, mengatur waktu menulis, membuat mereview, dan sedikit tips dan trik menggunakan platform Blogspot.

Kebetulan saya profesinya adalah pekerja kantoran biasa yang memiliki kerja full time dari jam 8 pagi hingga pukul 16.30. Pekerjaan saya kebanyakan di depan laptop dan mengelola proyek yang berhubungan Teknologi Informasi. Hampir seluruh waktu kerja saya dihadapkan dengan akses internet. Dengan waktu yang strict itu, bisa dikatakan saya hampir-hampir tidak punya waktu untuk menulis blog. Nah, untuk mensiasatinya, saya melakukan hal-hal ini:
  • Foto
Beauty blog nggak mungkin lepas dari yang namanya foto. Mau foto kosmetik, foto produk, sampai foto wajah kita yang ber-makeup, semuanya sangat krusial. Foto yang baik adalah yang diambil di tempat yang terang dengan pencahayaan yang bagus. Untuk foto-foto produk, itu masih bisa dilakukan malam hari di bawah lampu. Tapi untuk foto FOTD, sebisa mungkin saya berfoto ketika siang hari dengan cahaya yang alami, alhasil, cuma hari Sabtu-Minggu sajalah saya bisa membuat foto FOTD.



  • Direktori
Setelah puas berfoto, file-file itu bisa dipindah ke laptop dengan kabel data atau Dropbox (Googling yah kalau belum ngerti. :D). Saya punya folder tersendiri khusus untuk blogging yang dinamakan Beauty Under 100 ribu. Dulu blog www.jenganten.com namanya adalah beautyunder100ribu.blogspot.com , tapi sampai sekarang saya masih enggan mengganti nama folder tersebut. Hehehe.
Di dalam folder-folder itu saya membuat subfolder yang berisi data-data posting yang akan dipublish. Foto-foto tadi, masukin deh ke sub folder itu untuk dikelola lebih lanjut


Tips : Supaya nggak bingung, sorting folder dengan kategori by tanggal. Sehingga folder yang baru-baru posisinya selalu ada di atas.
  • Kalau foldernya sudah banyak?
Ini buat yang sudah rutin ngeblog yang postingannya sudah sampai ratusan. Kadang kita bingung karena foldernya terlalu banyak. Untuk itu, ada baiknya meletakkan folder-folder itu ke dalam folder khusus yang disendirikan. Misal by tahun atau by bulan. Berhubung saya kalau ngepost itu per bulan paling nggak sampai 10 post, maka folder itu saya kelompokan berdasarkan tahun.


  •  Foto Editing
Untuk edit foto, saya lebih sering menggunakan Photoscape. Photoshop jarang saya gunakan kecuali untuk hal yang memang perlu banget kaya membuat header, sidebar, dan sebagainya. Menggunakan Photoscape itu gampangnya keterlaluan, kita bisa menaruh watermark, me-resize sekaligus mengelompokkan beberapa foto dalam satu gambar seperti di bawah ini:


Tips: Lebih baik mengelompokkan beberapa foto dalam satu gambar berupa frame, daripada menyertakan semua foto yang mirip-mirip dalam satu postingan. Selain irit memori blog, pembaca juga nggak bingung karena cukup melihat satu gambar saja sudah menjelaskan dua sampai tiga topik. Kemudian, foto sebaiknya di-resize menjadi lebih kecil
  • Penyimpanan foto yang akan dipublish
Tidak semua foto akan dipublish. Hanya foto yang memenuhi syarat, sudah diedit (diberi watermark dan pengaturan brightness untuk foto produk). Nah, foto-foto yang sudah 'matang' itu diletakkan pada subfolder yang menyatakan bahwa foto siap rilis.



Tips: Kalau bingung menamai foto, saya biasa menamai dengan penomoran, foto1, foto2, foto3, dsb.
  • Menulis
Ini adalah aktifitas utama yang paling menyenangkan, yaitu menulis. Saya di kost jarang sekali memiliki akses internet untuk laptop. Makannya, saya simpan dulu tulisan di software pengolah kata. Pas nulis di ms.word, saya mengabaikan aturan tulisan. Pokoknya tulis saja, kembangkan foto-foto yang sudah diedit tadi menjadi penjelasan-penjelasan dan review singkat sebisa saya. Tidak perlu memikirkan tulisannya sudah benar apa belum, sudah diatur typonya apa belum, ataupun sudah sesuai dengan tulisan yang baik apa belum.

  • Memposting di blog.
Foto dan tulisan sudah siap. Langkah berikutnya tentu saja adalah posting blog. Di sini, saya mengatur posisi gambar, tulisan, dan mengedit supaya lebih enak dibaca. FYI, draft yang saya tulis dari rumah itu biasanya acakadul nggak jelas, banyak typo dan susah dipahami. Sehingga supaya tulisannya 'matang', yang biasanya saya edit ketika di editor Blogspot adalah:
  1. Kalimat ambigu, sebisa mungkin saya hilangkan dan atur supaya bisa dipahami.
  2. Memilih dan memilah kata-kata mana yang perlu dibuat italic. Kata-kata asing biasanya perlu nih.
  3. Mengatur seberapa banyak saya akan cerita tentang kehidupan pribadi. Well, tidak semua kehidupan pribadi musti diceritakan di blog kan. :D. Kadang kalau saya keterlaluan cerewet pas nulis, sripilan-sripilan itu sering tertulis dengan sendirinya lalu saya hapus kembali pas ngedit.

  • Backup postingan blog secara rutin.
Ini tips untuk pemakai Blogspot. Fungsi backup aslinya adalah untuk menyimpan postingan yang ada dalam blog ke lokasi lain yang lebih aman, misalnya laptop sendiri. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam blogging, adakalanya kita sangat perlu sekali untuk backup secara rutin. Cara-caranya:
  1. Masuk ke dashboard blogger, pilih setelan/setting --> lainnya/other
  2. Pada bagian alat blog, pilih export blog.
  3. Klik Unduh Blog.
  4. Lalu simpan file .xml ke direktori pribadi.

Proses export/backup ini sangat berguna sekali kalau kita kepingin memindah blog kita ke tempat lain. Ataupun untuk jaga-jaga kalau-kalau sesuatu terjadi pada blog kita (semoga sih nggak terjadi). File .xml yang tadi diunduh itu bisa ditransfer ke blog lain. Bisa juga dipindah ke platform lain seperti Wordpress atau Joomla (lagi-lagi, silahkan Googling kalau belum paham).

Begitu ya Jeng. Semoga membantu. Makannya, yuk ngeblog. Karena ngeblog itu keterlaluan gampang dan sangat-sangat-sangat menyenangkan. :D

@andhikalady

Ads