Showing posts with label eye make-up. Show all posts
Showing posts with label eye make-up. Show all posts

Thursday, September 12, 2013

Almond Eyes

Tahu kacang almond? Saya nggak tau. Saya tahunya pete, kacang koro, dan Google. Opsi yang ketiga-lah yang membuat saya jadi tahu bentuk kacang almond. Dan ternyata saya sering memakannya barengan sama kue dan cokelat-cokelat. Tahu kan, cokelat rasa almond, susu mix almond, kue topping almond. Ahh pengeen. Tapi sayangnya kacang almond yang sudah bercampur dengan kue dan cokelat jarang sekali yang masih berbentuk seperti aslinya. 

Padahal yang mau saya bahas di sini adalah rias mata berbentuk almond. Gimana mau bandingin mata bentuk almond kalau bentuknya udah mbuncah ruah sebagai toppingan kue? Iya, saya tahu kalian kecewa karena saya nggak jadi bagi-bagi cokelat almond. Hehe. Hmm, jadi almond itu bentuknya begini nih:
Sumber
Sumber

Mata berbentuk almond dianggap sebagai bentuk mata yang paling ideal. Ciri-cirinya adalah memiliki lid yang proporsional, bentuk kurva yang seimbang antara atas dan bawah mata. Mata berbentuk almond bebas di-makeup dengan rias mata apa saja. Berita baiknya, perempuan Indonesia rata-rata sudah memiliki bentuk mata almond ini. Setidaknya sebelum trend Korea yang beranggapan mata setengah-lingkaran adalah cantik kayak mata Jeng Tiffany ini:

Tiffany bermata setengah lingkaran. Sumber
 
Sebetulnya ada bermacam-macam jenis bentuk mata beserta eye-makeup yang cocok, seperti yang ada di gambar ini:

Sumber

Dalam blog Nudebynature disebutkan bahwa untuk mendapatkan almond eyes, harus menyesuaikan dengan besar dan proporsi mata. Nah, kali ini saya mau mencoba menegaskan mata saya menjadi berbentuk proporsional a la almond gitu deh. :D


Mata saya sebenarnya sudah cukup 'almond', tapi berukuran kecil, bagian bawahnya kurang berkurva dan cenderung berbeda ukuran kiri dan kanan. Jadi untuk membuat mata saya jadi 'almond' saya melakukan hal-hal ini:
 

  1. Ekstend eyeshadow ke arah luar mata untuk memperbesar ukuran mata.
  2. Untuk mengurangi efek 'rata' di bawah mata, tambahkan lapisan eyeshadow yang identik dengan eyeshadow pada kelopak.
  3. Tambahkan eyeliner warna putih pada waterline.
  4. Gunakan bulu mata yang mengarah ke samping untuk memberi efek ekstend.
  5. Bentuk alis senatural mungkin. Dan yang perlu diperhatikan adalah bentuk alis harus menyesuaikan lebar eyeshadow pada mata. Jangan sampai panjang alis kurang dari lebar mata. Nah, karena ini ceritanya bukan makeup Korea, saya nggak meluruskan alis seperti pada post ini. Saya pribadi lebih menyukai alis yang memiliki sudut lengkung. Tapi bukan berati alis lurus seperti Korea itu saya nggak suka. Kadang-kadang kalau lagi kepingin, saya juga membentuk alis menjadi lurus.
  6. Tambahkan highlight di bawah tulang alis dan sudut dalam mata.
  7. Teknik ekstend eyeshadow ke arah luar juga bisa digunakan oleh pemilik mata bulat untuk mendapatkan efek almond.
Selesai!!
Narsis.

Sinambi saya pakai makeup, saya juga memoles kuku lho Jeng. Mumpung sedang periode. Saya sebenarnya kepingin banget belajar nail art. Karena bentuk persegi panjang kuku saya katanya ideal untuk dilukis. Hehehe. Tapi nanti deh, pasca ujian skripsi dan menuntaskan proyek kerjaan. Omaigat, saya mau ujian skripsii! Sebentar lagi saya bukan mahasiswa lagi. Hihihihi. Alhamdulillah.


Wednesday, June 19, 2013

Tutorial : Dreamy Purple

Saya kalo bobo cantik kurang lebih kayak gini lho..
Halo Jenganten yang cantik cemuanyah...

Kali ini Ibu Suri mau post tutorial. Hmm, baru sadar yah, kalau di blog ini saya belum pernah posting tentang tutorial eye makeup. Paling mentok baru tutorial eyebrow, maskara dan eyeliner. Sekali-kali posting tutorial eye makeup ah. :D


Siapkan mata, olesi dengan base eyeshadow. Saya memakai Wardah Double Function Kit sebagai alas eyeshadow. Oh iya, kebetulan di foto atas saya sudah memakai pewarna alis dan shading dengan Elf Eyebrow Kit. Jadi nggak telanjang-telanjang banget matanya.

Kemudian pakaikan perona mata berwarna ungu di bagian kelopak mata dalam. Saya memakai Sariayu Karimunjawa Pesona Sentrajava. Pemakaian eyeshadow dasar ini bisa dilakukan dengan kuas spons, kuas brush maupun dengan jari tangan. Kalau buat saya pribadi, memakai eyeshadow dasar tidak perlu ketelitian yang rapi-rapi banget. Buat pemula, memakai jari saja sudah cukup kok. Nanti dasaran eyeshadow ini dapat dirapikan menggunakan blending brush.


Setelah itu, pakaikan eyeshadow berwarna hitam di bagian ujung kelopak mata hingga ke arah tengah. Saya memakai Cream Eyeshadow Viva Black. Warna eyeshadow ini tidak harus hitam, tapi sebaiknya yang berwarna lebih gelap dari warna dasar (ungu). Aplikasikan agak ke ujung luar mata sepanjang sesukanya. Buat dengan sudut yang membentuk cat eyes / lancip.

 Kemudian aplikasikan eyeshadow hitam dan ungu di bagian bawah mata / waterline. Hal ini dimaksudkan supaya intensitas ketajaman mata meningkat. Lalu, di bagian tengah kelopak, aplikasikan eyeshadow warna hijau (sebaiknya yang mengandung shimmer), cukup menggunakan jari. Untuk warna hijau, saya juga memakai eyeshadow Sariayu Karimunjawa Pesona Sentrajava.


 Hampir selesai! Terakhir, pakai eyeliner cair untuk membingkai mata. Sebaiknya pakai eyeliner cair karena jika memakai eyeliner pensil, bingkai matanya akan kurang jelas alias kalah sama warna cetar eyeshadow-nya. Pakai maskara atau bulu mata jika diperlukan.

 Kemudian, pakai lipstik dan blush on warna natural. Saya memakai lip liquid Make Over. Warna natural pada lipstik dan blush on berguna untuk menyeimbangkan makeup mata yang sudah jadi pusat perhatian. Tapi jika ingin makeup yang grande, pakai lipstik bold pun tidak masalah. Se-suka-sukanya kamu saja. Apa sih yang nggak boleh? :D

 Terakhir, yuk foto-foto!!





Kecup. Mwahhhh!!


Monday, October 8, 2012

Make Over Eyeliner Pencil Brown Latte

Berhubung saya sudah janji mau mereview Eyeliner Pencil Make Over di posting yang ini, akhirnya saya tulis juga di sini. Produk ini adalah keluaran brand buatan PT. Pusaka Tradisi Ibu yang merupakan produsen yang sama dengan produsen kosmetik Wardah. Dilihat dari bahan pembuat, kualitas kosmetik dan harganya, dapat diambil kesimpulan produk Make Over ini adalah versi high end dari produk Wardah.



Eyeliner pensil ini namanya ‘pensil’ tapi jika dilihat pada isinya, tidak identik mirip dengan eyeliner pensil pada umumnya. Batang pensilnya tidak begitu menyatu dengan pembungkus kayu. Meski jenisnya adalah pensil rautan, tapi isinya sama sekali tidak bergabung dengan bagian yang teraut. Jadi tidak perlu khawatir serbuk kayu akan mencederai eyelinernya.

Brown Latte

Ujung Eyeliner pensil.
Warna pensil ini adalah Brown Latte. Kalau diterjemahkan secara harfiah namanya adalah Susu Cokelat. Ya, memang warnanya seperti susu cokelat. *aduh jadi laperr dan haus*. Meski berwarna cokelat, tapi warna ini akrab di mata saya. Dan kebetulan warna cokelatnya nyaris mirip dengan warna bola mata kebanyakan orang Indonesia. Buat yang kepingin variasi eyeliner, boleh lho, beralih dari warna hitam ke warna lain misalnya cokelat ini. Berlaku pula jika ingin tampilan mata yang lebih soft dan tidak galak. Eyeliner warna cokelat, wajib dicoba.

Swatch di tangan. Warnanya cokelat susu. Hasil aplikasi mirip sepidol. Gyaa.
Tekstur pensil ini sangat-sangat lunak. Sekali usap langsung keluar warnanya. Hampir menyamai tekstur gel. Saya sempat membandingkan dengan eyeliner matic Revlon. Tapi teksturnya masih lebih baik Make Over. *saya pinjam eyeliner punya teman untuk membandingkan, dan kesimpulan saya seperti itu*. Tekstur ini yang membuat saya dapat mengaplikasikan eyeliner dengan baik dan rapi. Sekali sapu tipis-tipis aja garis yang dihasilkan sudah rapi dan halus. Nilai plus lainnya adalah eyeliner ini termasuk jenis usrekproof , yaitu setelah diaplikasikan, mau diusrek berapa kalipun, bentuknya tidak berubah. Hehe. Kalau sudah berkualitas usrekproof, tidak perlu ditanya lagi bagaimana kualitas waterproof eyeliner ini.



Selain dia waterproof, eyeliner ini juga hasil sapuannya oke banget. Kadar ketebalannya alami dan ideal. Dia mampu memberi warna cokelat alami dengan tekstur natural. Kalau ingin hasil yang lebih tebal, tinggal ditambahi tuh lapisan eyelinernya. Mau ditambah berapa kalipun, hasilnya tidak bakal menggumpal. Beda dengan eyeliner cair yang jika dioles berkali-kali, hasilnya tebal menggumpal dan tidak alami.
Keuntungan ini bagus banget direkomendasikan untuk pemakai eyeliner pemula yang baru belajar. Hasilnya natural, tidak mbleber dan mudah diaplikasikan.

Tidak perlu takut untuk ucek-ucek mata. Karena eyeliner ini tidak mudah bergeser. Tapi kalo bisa ya jangan ucek-ucek sih.

Tentang stay power. Wew, eyeliner ini jos markojos dalam hal stay power. Kan sudah disebutkan di atas kalau ini adalah usrekproof. Saya pakai pagi hari sebelum berangkat ke kantor, siangnya masih betah di mata. Kemudian saya pakai untuk wudhu dua kali pun warnanya masih ada.

Ohya, sekarang kan sedang mulai musim hujan. Kemarin saya pakai eyeliner ini buat hujan-hujanan. (pake eyeliner buat hujan-hujanan?).Ya intinya saya sedang pakai eyeliner ini, terus hujan-hujanan begitu. Dan yang membuat saya senang, eyeliner ini masih tetap di tempatnya. Tidak mbleber, tidak bikin mata panda, dan, #ehm, tetap membuat saya cantik meski sedang berbasah-basahan. #eh.

Pokoknya cocok deh, buat bikin film India nari-nari cantik di bawah hujan. #salahfokus

Terus, kalau dia tahan lama dan waterproof, bagimana cara ngebersihinnya? Eyeliner ini gampang hilang disapu baby oil kok. Atau jika tidak sedia baby oil, cukup memakai milk cleanser juga bisa. Tapi butuh beberapa kali pengusapan baru bisa bersih banget.
Kesimpulan : saya suka banget sama eyeliner ini. Waterproof, usrekproof, gampang dipakai, tahan hujan (ini yang paling penting karena sekarang musim hujan), tidak mudah mbleber dan dipakai berapa lapispun tidak menggumpal. Cocok banget nih, buat yang pakai eyelinernya masih salah-salah kayak saya. Hihihihii.

Harga = Rp 76.000,00
Beli lagi = pastiii.. :)

Thursday, August 30, 2012

Tips : Maskara Sangar

Pertama-tama, saya ingin banget ngucapin terima kasih untuk kamu, siapapun kamu, di manapun kamu, yang sedang membaca dan mungkin rajin mengunjungi blog sederhana ini. Banyak kejutan yang menghampiri saya melalui blog ini. Dari follower yang bertambah sedikit demi sedikit, kunjungan yang semakin naik. Satu hal penting yang saya rasa = saya jadi merasa memiliki banyak kawan baru. :’).

Beberapa ada yang bilang kalau mereka telah banyak terbantu dengan membaca blog ini. Ada yang bilang beruntung bisa nemu tips sederhana, review make up yang ramah di kantong, dan ada pula yang minta untuk diajarin. Wow, ini betul-betul membuat saya terharu to the max pokoknya. Padahal saya sendiri masih newbie. Apa yang saya tulis di sini bukanlah hal yang saya dapat dari hasil kursus make up macem-macem atau gimana. Murni dari hasil kepo saya dengan orang-orang lain atau coba-cobi dengan alat make up.

Hehe, seperti biasanya, saya juga mau ngasih sedikit tips lagi. Kali ini tentang hal sederhana lainnya yaitu : Mempertebal maskara.

Aslinya, bulu mata saya ini sangat-sangat tidak sangar. Saya bukan orang yang terlahir memiliki bulu mata panjang lebat sempurna. >.<
Mata asli saya.
Memang dapat diakali dengan bulu mata palsu. Tapi apakah saya mampu menyisakan lima belas menit sendiri setiap hari untuk pasang bulu mata? Ya enggak lah. Rempong banget. Kecuali memang ada acara khusus. Jadi saya mengandalkan maskara. Tapi tidak jarang pula maskara yang saya pakai tidak menghasilkan apa-apa di bulu mata saya. Tidak ada hasil yang signifikan dan masih saya terlihat tipis.

So, jadi harus pakai apa untuk membuat maskara yang sangar? Saya memakai bedak bayi. 

Johnson baby powder dan maskara Pixy
Bedak Johnson Pink Blossom ini favorit saya banget. Teksturnya lembut, aromanya harum dan enggak bikin iritasi. Tapi untuk tips ini, bisa juga memakai bedak bayi merk lain. Maskara Pixy adalah satu-satunya maskara yang sedang saya punyai sekarang. Dia waterproof, dan mudah dipakai. Karena daya simpan maskara itu pendek, saya jadi tidak pernah menyetok maskara. Tidak harus menggunakan maskara bermerk Pixy. Pakailah maskara apapun yang kamu punyai. :)

Jadi caranya adalah begini :


Pakai maskara, lapisi dengan bedak bayi.
1. Rias mata (pake eyeshadow, eyeliner, dsb) terlebih dahulu kalau perlu.
2. Jepit terlebih dahulu bulu mata. Karena jepitan saya hilang, saya menyekip proses ini.
3. Pakai maskara. Saya biasanya memakai dengan gerakan kanan-kiri-atas, geser-geser perlahan di sela bulu mata agar merata.
4. Dengan menggunakan tangan, lapisi bulu mata yang masih basah karena maskara dengan bedak bayi tipis-tipis.
5. Tunggu hingga bulu mata kering.

Lap tipis pakai tissue, pakai maskara lagi, dan hasil akhir.
6. Setelah bedak kering, lap tipis-tipis bedak yang tidak menempel memakai tissue.
7. Ulangi lagi memakai maskara.
8. Jadii.

Hasil akhir. Perbedaan mata yang memakai dan tidak memakai.

Bulu mata sangarku.
  • Membersihkan
Untuk membersihkan pekerjaan sangar macam begini, memang harus sedikit telaten. Memakai eye make up remover atau milk cleanser menurut saya kurang mantep untuk menghilangkan sisa maskara dan bedak. Kita harus menggunakan oil cleanser. Jika tidak ada, dapat memakai olive oil. Jika masih tidak ada, gunakan baby oil.

Saya memakai Cussons Baby Oil.

Cara membersihkan :

Mata dengan baby oil. Ewww.
1. Bersihkan dulu kulit kamu dengan milk cleanser atau cleansing oil, angkat pakai kapas.
    Kenapa muka dulu? Banyak yang lebih suka membersihkan mata dulu, tapi saya lebih suka muka dulu. Karena jika muka belum bersih, proses membersihkan mata kurang maksimal. Tissue-tissue yang harusnya dipakai untuk membersihkan eyeshadow/maskara dkk akan terganggu dengan foundation dari sekitar mata.
2. Olesi bulu mata dengan baby oil dengan cara ditepuk-tepuk
3. Angkat pakai tissue/kapas.
4. Baru bersihkan dengan eye make up remover / cleanser.
5. Cuci muka.
6. Pakai toner.
7. Tidur.
8. Jangan lupa senyum. :)

Adonan Mata
- Viva Eyeshadow Black
- Viva Eyebrow Brown
- My Darling Eyeliner

Harga :
- Pixy Mascara : Rp 34.000,00
- Johnsons's baby powder pink blossom : Rp 6.000,00
- Cussons baby oil : Rp 5.000,00
- Viva Face tonik & Cleanser Green Tea : @ Rp 4.000,00

* harga dapat berbeda-beda di masing-masing tempat.

Cheers, semoga tips ini berguna ya, Jenganten.


XOXO, untuk para Jenganten di manapun kalian berada.

@andhikalady

Updated

Ternyata saudari Jenganten Anita Widi sudah duluan pernah memosting tips serupa di sini . Kebetulan saya memang belum baca, Jenganten. :). Saya mendapat tips ini dari teman saya yang nggak mau namanya disebut. Untuk kesamaan tips dan lain-lain merupakan hal yang nggak disengaja, Jenganten. Stay peace, dan semoga membantu. :)

Friday, July 20, 2012

Niatnya sih Vampire Look, Tapi...

Karena kebetulan muka saya masih belum pulih dari peristiwa purging akibat Tretinoin, saya belum berani bereksperimen macem-macem dengan muka saya. Biarlah dia sembuh dulu dari jerawat dan kelupas. Hehe. *sabaaar*. Tapi meski begitu, hal ini tidak menyurutkanku dari hasrat untuk memakai make-up. Setelah mengelana mencari korban yang rela mukanya saya unyel-unyel ke sana ke mari, ternyata korban itu nggak jauh-jauh dari saya, alias tetangga kamar namanya Santi @saaantt (tapi bukan Santi nya om Rhoma lho yaa). Hehehee.

Dia meminta saya untuk mengubah muka nya a la Vampir. *mungkin mau ngeceng ke kota Forks kali ya*. Walaupun setelah diraba, ditimbang dan ditrawang, hasilnya nggak mirip-mirip Vampir banget. Daan inilah :






Adonan.

Wajah :
- Caring BB Cream Everlast
- Caring Microfine Loose Powder
- Pixy TWC Acnebrite
- Shading memakai Mirabella Palete warna cokelat.

Pipi :
- Baxi Blush On

Mata :
- Mirabella Pallete no 3, Merah + Ungu
- Viva Eyeshadow Duo, Hitam
- My Darling Eyeliner
- Skiva Eyeliner
- Kajal Eyeliner
- Unbranded Bulu Mata
- Viva Eyebrow

Lips :
- Estee Lauder Bold Red hasil prelover dari tante.

Nah, walaupun ada pula kesalahan yang nggak bisa diabaikan seperti :
- Saya hanya mengeset wajah, tapi nggak sekalian leher, sehingga warna kulit wajah dan leher agak berbeda. >.<*
- Lipsticknya agak mbleber dikit.
- Bulu matanya kurang rapi. --> ini pertama kalinya saya memakaikan bulu mata orang.

Jadi kisahnya, saya dan Santi ini bereksperimen pada malam hari sambil nonton Saranghae yang dibintangi Revaline S Temat. Baiklah. Kami memang penggemar drama Korea. :)). Dan hobi kami adalah bergadang nonton drama Korea sampai pagi. Hihihii

Ohya, beserta postingan ini saya juga menyadari sesadar-sadarnya bahwa saya masih punya utang makeup Sirkus. *mlipir sejenak dari jangkauan Jeng Arum*. Hihihiii

@andhikalady

Monday, June 25, 2012

Kisah Bermain ‘Mata’ (semacam EOTD)


Persilahkan saya untuk menceritakan sebuah kisah. Ya. Ini kisah beneran. Tolong disimak baik-baik ya, anak-anak. *pakai kacamata, *macak*) jadi ibu Guru. Mudah-mudahan pantas ya, aku jadi ibu guru? Hehe.

Kisah ini bercerita tentang seorang gadis. Sebut saja Bunga. :))

Pada suatu hari, gadis yang mengenakan kerudung berwarna merah maroon itu meminta saya untuk membuat usapan eyeliner di matanya. Kemudian karena saya merasa sayang jika hanya mengoleskan eyeliner saja, saya paksa dia untuk memakai full make-up sekalian biar saya latihan. Tapi Bunga malah bilang seperti ini :

“Mata saja. Kulit aku sensitif kalau pakai produk yang macem-macem. Bla bla bla”

“Kan nanti bisa dibersihkan. Aku ada tuh, pembersih Viva atau Larissa yang bisa kamu pakai. Atau kalau enggak cocok, bisa pakai baby oil aku, ntar kamu bersihkan sisanya kalau sudah di rumah”. Jawabku.

“Ah, enggak. Aku maunya mata saja. Kalau jerawatan gimana?”.

Dan akhirnya, saya harus mengalah dengan keinginan Bunga. Walaupun itu maknanya saya cuma diberi area mata untuk mendandaninya. Saya berusaha untuk tidak kehabisan akal. Jadi, baiklah. Jadilah simple EOTD :






Ramuan :
My Darling Liquid Eyeliner.
Pixy Mascara.

Step :
1.    Bersihkan mata pakai toner.
2.    Aplikasikan primer.
3.    Aplikasikan eyeshadow warna silver di seluruh bagian mata.
4.    Lanjut eyshadow ungu di ujung mata (outer V).
5.    Lanjut eyeshadow hitam di outer V.
6.    Baurkan dengan shadow brush.
7.    Aplikasikan eyeliner pensil di bingkai atas dan bawah mata.
8.    Aplikasikan eyeliner cair di bingkai mata atas.
9.    Aplikasikan mascara pada bulu mata atas dan bawah.
10.  Gunakan eyebrow dan sisir alis untuk membentuk dan merapikan alis.

Percakapan berikutnya, saya meminta ijin Bunga untuk memposting foto wajahnya di blog ini. Tapi dia memberi syarat hanya bagian mata saja yang boleh diposting. Namanya pun enggan untuk di sebutkan.
Nah, walaupun agak berantakan dan fotonya juga kurang jelas, Bunga bilang riasan ini membuat matanya jadi makin tajam. Dan smokey. Dan cantik :). Tapi, itu Bunga yang bilang. Kalau kamu gimana? Butuh saran ya, Ladies.

--------------

Ohiya, saya juga mau pamer korsase dan hasil modifikasi tote bag yang saya dapatkan dari majalah Cita-cinta edisi bulan Maret (kayaknya). Hihi. Kebetulan tote bag bawaan majalah enggak ada risleting, talinya kurang kencang, dan mirip seperti tas belanja. Akhirnya saya bawa ke tukang reparasi tas dan saya minta pasang ini itu supaya lebih laik pakai. :)



Tulisannya lucu. :))

I'm Young
I'm Strong
I'm Beautiful
I'm Im Perfect
I'm Me

Wednesday, June 6, 2012

Review : Produk Make-up Mata yang Hampir Saya Pakai Setiap Hari (part I)

Apa yang kamu lakukan pada matamu ketika mau bepergian? Kalau saya sih cuma harus melek aja. Masa bepergian mata saya masih merem?

:X

Well,  bercandanya sudah. :)

Gak hanya bepergian, kalau kamu pengen melenong, acara khusus, atau sekedar bereksperimen dengan mata kamu? Barangkali ada yang mengoles eyeliner, mengusap eyeshadow, atau bahkan ada yang full make-up mengenakan eyeshadow, primer eyebase, eyeliner, eyebrow shading de el el, de el el..?

Kalau ini adalah versi ribet saya untuk eye make-up. *kalo ga ribet saya biasanya cuma pakai maskara aja*..


Kiri ke kanan :
1. Viva Eyeshadow Duo (Black & Yellow)
2. Hasmi Kajal Eyeliner
3. Pensil Alis Viva
4. Unbranded Pensil Alis + sikat alis
5. Skiva Eyeliner
6. Visions V Mascara by Oriflame

Mari kita review satu-satu.

1. Viva Eyeshadow Duo




Buat saya, memiliki eyeshadow warna hitam itu wajib. Karena warna hitam ini banyak gunanya. Di antaranya :

- Sebagai eyeshadow biasa
- Sebagai andalan untuk mempertajam outer V mata setelah penggunaan eyeshadow
- Sangat diperlukan ketika ingin bermain dengan dark smokey eyes
- Sebagai eyeliner jika diaplikasikan dengan kuas khusus eyeliner
- Sebagai penegas alis. (Kadang saya merasa membentuk alis menggunakan pensil hasilnya kurang alami)
- Sebagai pembuat paes. (Kalau untuk menari)
- Dan lain-lain :)

Setelah beberapa lama hunting eyeshadow yang pigmented dan terjangkau, sampailah pada keputusan untuk membeli eyeshadow Viva duo. Saya sebenarnya hanya pengen warna hitam saja, tapi Viva tidak menyediakan eyeshadow single, dan harus sekalian membeli dua paket ini bersama eyeshadow warna kuning gold glitter. Seperti kata Om Bondan, Yasudahlah.. :)

Packaging. Kemasannya terbuat dari plastik yang mengingatkanku pada mainan masak-masakan waktu kecil. Kalau dilihat dan dinilai, sepertinya jika produk ini jatuh bisa bikin pecah dan sangat rapuh. Oke deh, karena harganya murah meriah, bisa dimaafkan. :)
Powdery?. No. Eyeshadow tetap pada tempatnya dan enggak mudah mbleber kemana-mana.
Kuas. Disediakan satu kuas dengan dua ujung. Ujung yang satu kuas busa, yang satunya kuas blend. Tapi yang saya pakai hanya kuas busanya saja. Kalau kuas blend, mending pake yang khusus blend aja deh. ;)
Pigmented. Saya akui, produk ini warnanya keluar banget. Alias pigmented. Enggak kecewa deh beli produk ini. Buat dipakai ke mata langsung keluar. Lihat aja swatch di bawah ini :


Very pigmented.

Harga = Rp 12.000,00
Beli lagi = Ya

2. Kajal eyeliner.

Hashmi Kajal Eyeliner.

Cukup susah mengelompokan eyeliner ini ke dalam anggota eyeliner pensil, eyeliner cair atau eyeliner gel. Karena teksturnya sama sekali lain dengan ketiga jenis eyeliner tadi. Jika saya gambarkan, bentuk kajal eyeliner ini seperti perpaduan antara bubuk dan gel. Kajal atau sering juga disebut kohl adalah material rias mata yang berasal dari daerah Timur Tengah dan India. Pada budaya asalnya, kajal biasa dipakai untuk menghitamkan garis mata dan melindungi mata dari penyakit. Cek aja di wikipedia_kajal.
Riasan mata khas Timur Tengah. Sumber

Packaging. Kemasan kajal ini berupa tube dari alumunium dan dilapisi semacam cat berwarna putih. Pada tutup terdapat aplikator yang digunakan untuk mengoles ke mata. 
Tekstur. Seperti sudah saya jelaskan tadi, saya sedikit susah mengatakan tekstur kajal ini berupa gel atau serbuk. Mungkin di antaranya kali ya? Tapi dengan tekstur ini, tidak terlalu susah diaplikasikan ke mata.
Pigmented. Kajal ini tidak sepigmented eyeliner gel atau cair, tapi menurut saya pribadi ini lebih pigmented daripada eyeliner pensil. Tapi tergantung merk dan kualitas juga.
Powdery. Tidak. Walau bentuknya agak mirip serbuk, tapi kajal ini tidak mudah belepotan.

Harga : Rp 9.000,00
Beli lagi : Ya
Beli di mana : di toko jilbab atau toko busana muslim. FYI, Oriflame juga mengeluarkan produk kajal eyeliner. Tapi kemasannya berbeda.

3. Pensil Alis Viva Brown





Hmm, ini kayaknya sudah ramai banget dibicarakan sebagai Holly Grail eyebbrow. Siapa sih, yang enggak tau Pensil Alis Viva? Dari make-up pemula (kaya saya), sampai dengan make-up profesional di Indonesia, pasti memiliki benda ini.

Packaging. Kemasannya berwarna orange cerah. Jadi asumsi saya kalau benda ini hilang, gampang dicari. :).
Tekstur. Teksturnya seperti pensil alis pada umumnya. Tidak powdery juga tidak terlalu creamy. I love it.
Pigmented. Saya dapat mengatakan pensil ini pigmented karena walaupun saya aplikasikan tipis-tipis dan pelan-pelan warnanya tetap keluar di alis saya. Saran saya, kalau merasa terlalu tebal, bersihkan saja dengan cutton bud yang ditetesi baby oil. Lanjutkan dengan sikat alis setelahnya.

Harga : Rp 20.000,00
Beli Lagi : Iya. Pengen yang warna hitam juga.


>>>> Postingan bagian dua dapat dilihat di sini.

Ads