Pertama-tama saya mau ngucapin terimakasih sama Jeng Hanitis yang sudah share resep DIY masker ini. Postingan dia yang kece bisa disimak di sini. Oh iya, FYI, blognya Jeng Hanitis ini banyak berkisah tentang DIY-DIY skin care yang seru banget buat ditongkrongi dan dicoba di rumah. Apalagi sambil nonton telenovela.
Pada suatu hari ketika sedang menyimak beberapa blog, saya sampai pada postingan Jeng Hanitis itu. Kemudian saya jadi tergoda buat mencobanya bareng sama temen seperjuangan +Fitrah Annisaa' . Karena kebetulan semua bahan-bahan sudah ada di dapur, jadinya kami hore-hore nyobain masker DIY ini.
Bahan-bahannya simpel dan mudah dicari di toko terdekat:
- Tepung beras
- Bubuk kayu manis/cinnamon
- Bubuk kunyit
- Madu
- Air sedikit
![]() |
| Kunyit |
![]() |
| Tepung beras |
![]() |
| Kayu manis. |
![]() |
| Madu |
Tapi lain halnya kalau kamu suka masker yang celekat-celekit. Adakalanya makin nyelekit, makin kerasa kalau maskernya bekerja. Kalau pendapat saya, selama itu tidak menyakiti dan tidak menimbulkan iritasi, maka sah-sah saja pakai perbandingan apa saja, toh ini masker DIY sehingga relatif aman.
![]() |
| Campurkan bahan. |
![]() |
| Aduk-aduk |
| Dioles ke kulit |
Saya nulis pengalaman pakai masker ini karena saya suka sama hasilnya. Jerawat jadi mudah kering dan kulit satu tingkat lebih halus dan enteng.
Errr, gimana ya caranya menggambarkan kulit enteng? Kalau kulit halus, cerah, putih itu kan mudah diukur ya, kalau kulit enteng? Ya pokoknya begitulah. :p
Saya biasa pakai 3hari sekali atau saat lagi jerawatan. Memang sedikit repot karena harus bikin adonan sendiri dan menakar-nakar sendiri, tapi justru di situ serunya. Ketika kita paham bahwa masker ini berasal dari bahan alami, DIY dan tanpa pengawet, maka rasa aman memakai produk ini akan timbul, apalagi kalau hasilnya bagus.
![]() |
| Apa hubungannya gambar kipas angin dan masker DIY? Anggap saja ada. |
@andhikalady














