Showing posts with label diy. Show all posts
Showing posts with label diy. Show all posts

Wednesday, September 10, 2014

Tentang Adonan Masker DIY dari Dapur

Pertama-tama saya mau ngucapin terimakasih sama Jeng Hanitis yang sudah share resep DIY masker ini. Postingan dia yang kece bisa disimak di sini. Oh iya, FYI, blognya Jeng Hanitis ini banyak berkisah tentang DIY-DIY skin care yang seru banget buat ditongkrongi dan dicoba di rumah. Apalagi sambil nonton telenovela.

Pada suatu hari ketika sedang menyimak beberapa blog, saya sampai pada postingan Jeng Hanitis itu. Kemudian saya jadi tergoda buat mencobanya bareng sama temen seperjuangan +Fitrah Annisaa' . Karena kebetulan semua bahan-bahan sudah ada di dapur, jadinya kami hore-hore nyobain masker DIY ini.

Bahan-bahannya simpel dan mudah dicari di toko terdekat:
- Tepung beras
- Bubuk kayu manis/cinnamon
- Bubuk kunyit
- Madu
- Air sedikit




Kunyit

Tepung beras

Kayu manis.

Madu
Cara membuatnya adalah campurkan semua bahan dengan perbandingan tepung beras : kayu manis : kunyit : madu = 3 : 1 : 1 : 1, kemudian tambahkan air secukupnya. Porsi perbandingan ini nggak mutlak, karena kebutuhan dan resisten kulit itu berbeda-beda. Jeng Hanitis contohnya, dia pakai perbandingan 2 : 2 : 2 : 1. Namun porsi itu justru membikin kulit saya perih ketika pakai masker. :(, akhirnya saya atasi dengan mengurangi porsi untuk kunyit dan kayumanisnya. Kok bisa perih? Kalau menurut beberapa sumber, kunyit dan kayu manis punya karakter pembunuh bakteri, sehingga rasa celekat-celekit itu bisa muncul.

Tapi lain halnya kalau kamu suka masker yang celekat-celekit. Adakalanya makin nyelekit, makin kerasa kalau maskernya bekerja. Kalau pendapat saya, selama itu tidak menyakiti dan tidak menimbulkan iritasi, maka sah-sah saja pakai perbandingan apa saja, toh ini masker DIY sehingga relatif aman.

Campurkan bahan.

Aduk-aduk
Tekstur masker ini encer (tergantung seberapa banyak air yang digunakan), dengan tambahan warna kuning kunyit dan butiran-butiran bubuk kayu manis. Aromanya harum khas jamu. Saya pribadi suka bau jamu. :)


Dioles ke kulit
Ketika dioleskan ke kulit, jangan kaget kalau agak perih, apalagi di bagian-bagian yang berpori besar dan berjerawat. Diamkan masker selama 15 menit, nggak perlu nunggu sampai masker kering karena kayumanis bisa menghangatkan kulit. Kalau pengen lebih jelas tata cara pakai dll, bisa cek kembali di blognya Jeng Hanitis ya.

Saya nulis pengalaman pakai masker ini karena saya suka sama hasilnya. Jerawat jadi mudah kering dan kulit satu tingkat lebih halus dan enteng.

Errr, gimana ya caranya menggambarkan kulit enteng? Kalau kulit halus, cerah, putih itu kan mudah diukur ya, kalau kulit enteng? Ya pokoknya begitulah. :p

Saya biasa pakai 3hari sekali atau saat lagi jerawatan. Memang sedikit repot karena harus bikin adonan sendiri dan menakar-nakar sendiri, tapi justru di situ serunya. Ketika kita paham bahwa masker ini berasal dari bahan alami, DIY dan tanpa pengawet, maka rasa aman memakai produk ini akan timbul, apalagi kalau hasilnya bagus.

Apa hubungannya gambar kipas angin dan masker DIY? Anggap saja ada.

@andhikalady

Tuesday, October 1, 2013

Minyak Zaitun untuk Mengatasi Komedo

Halo Oktober! Saya membayangkan ada pembaca yang bernama Oktober lalu membalas bilang Halo ke saya. Tidak harus Ontober deh, bisa jadi Okta, Oktavia, Oktora, Oktarina #ups, hehehe.

Mari kita memulai 25% sisa tahun 2013 dengan melakukan sesuatu yang berguna. Paling tidak, mengevaluasi resolusi awal tahun lalu, apakah sudah accomplised atau belum. Ataukah baru selesai 75% (harusnya). Atau belum terlaksana sama sekali. Sejujurnya sih, saya bukan langganan yang selalu meng-accomplised resolusi tahunan yang setiap awal tahun saya buat. Seringkali, bulan Januari saya mau apel, bulan Februari saya mau jeruk, bulan Agustus saya tiba-tiba kepingin duren. Tapi untuk tahun ini, ada dua yang insyaAllah terlaksana. Resolusi apa itu? Ada deeeh, pokoknya. Hehehe.


Sesuatu yang berguna buat saya kali ini adalah: Minyak Zaitun. Tapi bukan zaitun biasa, melainkan yang bertipe Extra Virgin Olive Oil alias EVOO. Apakah maksudnya si zaitun itu masih memiliki selaput dara, saya rasa bukan deh. :D.

Aslinya EVOO adalah minyak untuk memasak. Katanya kalau disiram untuk salad dressing itu bisa bikin enak salad. Atau untuk menumis atau menggorang, maka masakan yang dihasilkan akan lebih sehat dari minyak goreng biasa. Ngomong-ngomong soal salad, saya hampir menyukai semua jenis salad. Salad buah, salad tomat, brokoli rebus siram zaitun pun saya suka (sungguh, ini enak, kamu harus coba!), apalagi pecel siram bumbu kacang, hmmm, enyaaaak. Untuk masak kue juga, coba deh lain kali bahan margarin diganti dengan minyak zaitun, kue yang dihasilkan akan lebih sehat.


Meski untuk memasak, tapi EVOO itu punya kegunaan yang luar biasa untuk kecantikan. Ada nasihat begini, "untuk merawat kecantikan, kembalilah ke dapur" mungkin berlaku untuk si EVOO ini. Bisa untuk melembapkan kulit, merawat kulit kering, sampai mengatasi rambut lepek. Nah, untuk postingan ini, saya coba sharing kegunaan EVOO untuk mengatasi komedo.



Yang kita butuhkan:
1. Minyak EVOO.
2. Botol roll on kaca yang biasanya didapat dari toko parfum isi ulang. (Optional)
3. Waslap atau handuk bersih.
4. Air hangat.


Gambar di atas adalah penampakan botol kaca roll on yang saya pakai untuk mendepot minyak EVOO. Botol beginian itu berguna banget lho, kita bisa memakai isi botol ke muka tanpa perlu mengotori tangan. Botol serupa ini juga pernah saya pakai untuk diisi madu di postingan yang ini.  Tapi kalau belum ada botol begini, nggak pakai juga tak apa. Cukup dioles pakai jari saja sudah cukup kok. :D


Lalu yang penting berikutnya adalah waslap atau handuk bersih. Saya tekankan ya, harus handuk yang bersih, lebih baik lagi kalau dibedakan antara handuk untuk badan sama untuk muka. Waslap ini nantinya dipakai untuk meluruhkan komedo dari kulit. Jika tidak punya waslap, bisa pakai spons muka yang khusus dipakai untuk membersihkan, hasilnya kurang lebih sama kok. :)


Caranya:
1. Bersihkan muka pakai produk favoritmu.
2. Olesi muka pakai roll on yang berisi EVOO, sambil dipijit-pijit.
3. Diamkan minimal 1 jam. Kalau saya sih biasanya didiamkan semalaman. :D
4. Basuh wajah pakai air hangat, ketika dibasuh biasanya komedo sudah mulai meluruh dengan sendirinya.
5. Mulai meluruhi komedo pakai waslap bersih (kalau mau, waslapnya dicelup air hangat juga nggakpapa).
6. Bersihkan muka kembali pakai produk favoritmu.
7. Selesai.

Nah, gampang kan? Memang sih ada cara lain seperti memakai plester hidung, tapi saya nggak suka soalnya sakit pas diangkat. >.<. Pakai metode EVOO lebih efektif dan hasilnya komedo hilang, kulitpun menjadi lebih lembut. Saya biasa bersihkan komedo pakai EVOO kurang lebih seminggu sekali dan alhasil saya nggak perlu keluar duit untuk sering-sering facial ke salon. Irit. :D

@andhikalady

Ads