Haloo, apa kabar Ladies cantiks pembaca setia Beauty Under 100 ribu. (Aihh, berasa beauty blogger beken aja yang punya pembaca setia). Eh, tapi beneran lho, saya bersyukur member blog ini bertambah sekian Ladies yang cantik-cantik. Tambah teman baru deh. Ada mbak Arum, mbak Andhiny, mbak Vickydan mbak Marista. (Adakah yang tinggal di Jogja? Saya tinggal di Jogja lho. #smile #kedipkedip). Ohya, makasih udah mau tersesat ke dalam blog saya yang masih amat-amat amatir ini. Saya turut senang apabila tulisan-tulisan tentang review produk di sini cukup berguna untuk pembaca. Hehe. Berkat kalian, follower Beauty Under 100 ribu ini malah lebih banyak dari blog galau saya yang udah lebih dulu saya buat di andhikalady.blogspot.com. (kalau mau mampir juga boleh. Hihihi).
Okedeh, mari lanjut ke review seperti biasa. Kali ini, saya akan mereview produk dari klinik kecantikan yang dulu sempat menjadi langganan saya menyakiti diri (baca : facial). Wohohooo, gak sefrontal itu kali yaa. #smileyMelet. Klinik itu bernama Larissa. Klinik ini bisa ditemui di Jalan Simandjuntak, Jl Magelang ataupun di Galeria Mal. Bagi yang tidak tinggal di Jogja, klinik ini juga sudah membuka cabang di banyak tempat kok.
Dulu sebelum saya kenal yang namanya salon kecantikan, jerawi saya, Yaampyuuun, gile bener, gede-gede sangat, merah, bengkak, pokoknya sangat enggak enak dilihat deh. Nah, baru, ketika saya menemukan tempat perawatan yang dekat kampus dan biaya terjangkau (FYI, klinik Larissa memiliki harga yang lebih murah dibanding salon kecantikan lain ex Natasha, LBC, Erha), saya mulai rajin deh bolak-balik klinik Larissa untuk facial atau sekedar membeli produk. Daaan, saya akui, jerawat-jerawat saya mulai hilang perlahan-lahan. Saat ini sudah lumayan bersih tinggal bekas dan scarnya, huhuhuuu #masihnangis deh. Sayangnya Larissa ini tidak ada perawatan khusus untuk mengatasi bekas jerawat yang berbentuk scar.
Well, sedikit (atau panjang?) kronologi tentang klinik tempat saya membeli produk sudah cukup. Sekarang lanjut ke bagian utama. Nah, produk yang akan saya ceritakan adalah milk cleanser dan facial foam Tea Tree Larissa. Dulu waktu saya konsultasi dengan dokter Larissa punya, saya disarankan untuk memakai rangkaian produk perawatan Tea Tree yang terdiri dari dua produk itu. Sebenarnya masih ada satu produk lagi namanya face toner Tea Tree, tapi kata dokter kulit saya tidak memiliki banyak minyak, jadi saya cukup memakai milk cleanser plus facial foamnya saja.

Sesuai namanya, milk cleanser ini dipakai untuk membersihkan wajah dari sisa-sisa make up. Produk ini dikemas dalam tube berwarna putih dan diberi label sesuai kegunaanya. Sebelum menggunakan kemasan ini, produk masih berkemasan tube plastic yang transparan. Jujur, aku malah lebih suka kemasan yang transparan karena kita bisa melihat isi di dalamnya (sisa berapa, warnanya, dsb). Dalam kemasan ditulis Milk Cleanser For Acne & Oily Skin (ini saya bangettt) Tea Tree. Acne Treatment milk cleanser with natural plant oil & antibacterial agent. Netto 120 ml.
Saya coba untuk membersihkan sisa make-up. Dari kiri ke kanan ( esedo, BB cream, mascara )
Totolin pake milk cleanser
Ucek ucek, ucek ucek
Angkat pake kapas.. (deuwww)
Bersihh...
Cara penggunaanya pun seperti cleanser pada umumnya, oleskan ke wajah, pijat sebentar dan angkat dengan kapas. Pertama membuka tutupnya, saya melihat isinya berwarna biru muda khas tea tree. Teksturnya biru muda bening seperti jel. Ohya, saya sukaaa banget sama aroma yang keluar. Aromanya seperti mint lembut dan menyegarkan. Kalau Ladies belum pernah mencium aroma tea tree, mungkin padanan yang cocok adalah aroma minyak kayu putih yang lebih lembut. Pokoknya, dengan mencium aromanya saja, saya sudah merasa segar sendiri. Hihihi.
Ketika saya coba untuk membersihkan wajah saya dari sisa BB cream, bedak, mascara, esedo, keringat dan minyak (jangan jijik ya, muka saya emang begitu. #smilemelet), hasilnya pun tidak mengecewakan alias bersih. Asal kita mijit mukanya juga benar. Saya juga tidak memerlukan eye make-up remover untuk membersihkan sisa esedo dan mascara waterproof saya. Cuma kalau make-upnya tipe yang berat, saya sarankan tetap menggunakan remover khusus. Nah, setelah ritual pembersihan itu, wajah saya menjadi lebih bersih, segar (karena aromanya), berasa ringan.
Tapi, setelah pemakaian produk ini, muka enggak boleh didiamkan lama-lama. Harus segera lanjut cuci dengan facial foamnya atau memakai toner. Karena teksturnya yang basah dan lembab, produk ini juga memancing debu-debu untuk menempel di muka. Percuma donk, udah bersih dan segar, tapi debu masih suka nempel.
- Facial Foam Tea Tree Opaque
Facial foam ini juga memiliki kemasan yang hampir sama dengan produk milk cleansernya. Diwadahi tube berwarna putih dengan keterangan For Acne & Normal Skin. Sebenarnya Larissa mengeluarkan produk facial foam tea tree dua jenis, yang versi standar untuk kulit berminyak berjerawat dan versi opaque untuk kulit normal tapi berjerawat. Perbedaanya hanya terdapat pada kadar kekuatan pelawan jerawatnya. Yang versi opaque (punya saya) lebih banyak pelembabnya dibanding yang versi standar.
Masuk ke bagian dalam kemasan, saya melihat isinya biru muda bening (lebih bening dari milk cleansernya). Aromanya juga enggak kalah menyegarkan lho. Malah kesan Tea Treenya lebih berasa ketika saya sedang mencuci muka. Ohya, busanya itu juga lumayan banyak lho. Dokter yang menjadi konsultan saya di klinik juga menyarankan untuk jangan pakai banyak-banyak untuk membersihkan muka karena bisa membuat kulit menjadi kering. Iya, benar juga, kalau saya lagi khilaf nyuci muka banyak-banyak (biasanya karena enggak didahului membersihkan pakai milk cleanser dulu), alhasil kulit saya menjadi kering. Terutama cuping hidung dan tepi bibir saya. Jadi saya sarankan, penggunaan facial foam ini sebaiknya dibarengi dengan penggunaan milk cleanser. Keliatan beda banget hasilnya jika saya membersihkan muka memakai dua produk atau satu produk (biasanya khilaf karena udah kebanjut masuk kamar mandi tapi belum bersihin muka pakai milk cleanser jadinya ya langsung hajar muka pakai facial foam sendirian. #eww).
Setelah melakukan dua ritual pembersihan ini, saya selalu merasakan efeknya di muka saya. Berasa bersih sih, alus (ini kalo mbersihin pake milk cleansernya bener), dan aroma tea treenya bikin tenang dan damai (ha, lebay). Ohya, efek lainnya itu, muka saya jadi licin dan kencang karena efek tew tree juga bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori, jadi kulit itu kayak ketarik begitu. Selain itu, karena tea tree itu sononya dipakai untuk melawan jerawat, jerawat saya juga makin gampang kering jika dibarengi pembersihan ini. Pernah beberapa kali saya punya pimple jerawat bernanah, kemudian saya membersihkan muka dengan dua produk ini, ajaib, setelah dilap kering, jerawatnya lepas sendiri kaya ga meninggalkan noda sama sekali. Bisa dicoba nih, untuk mempercepat penyembuhan jerawat.
Ohya, saya belum bilang kalau mulai sekarang saya sedikit demi sedikit mau mulai lepas dari Larissa ya? Ehm, sebenarnya enggak pure 100% lepas. Saya merasa cocok dengan beberapa produknya, beberapa yaitu rangkaian tea tree ini dan lotion jerawatnya (ini juga ampuh banget buat ngilangin jerawi). Tapi, untuk sunscreen, pelembab, BB crem, foundie, dsb aku lagi mulai *selingkuh* dari Larissa #ssmilee. Kebetulan Larissa juga enggak mengeluarkan produk semacam itu.
Positif ( milk cleanser + facial foam)
+ Bersih
+ segar
+ aromanya enak
+ bikin pori-pori tight
+ ampuh buat bersihin sisa make up yang lumayan tebel
Negatif
- Susah dicari (Cuma bisa dibeli di counter Larissa)
Harga
Milk Cleanser Rp 20.000,00 120ml
Facial Foam Rp 20.000,00 120ml
Recommended
Iya, untuk kulit berjerawat dan berminyak. Kalo kulit normal/kering bisa bikin tambah kering.
Beli Lagi
IYA BANGET