Fiuhh, akhirnya kesampaian juga nulis lanjutan Treti Diary. Well, saya memang pernah berencana untuk membuat catatan kemajuan saya menggunakan Tretinoin (disebut pula sebagai Retinoic Acid, Asam vitamin A, Retinol, atau Asam Retinoat). Jadi buat yang belum membaca tulisan saya tentang Tretinoin, bisa dicek part 1 di sini dan part 2 sini.
![]() |
| Vitacid 0.05. Salah satu krim yang mengandung Tretinoin. |
Janji awal saya tempo dulu sih setiap minggu saya akan update perkembangan kulit dengan pemakaian Tretinoin. Tapi minggu-minggu setelah masa purging itu, kulit saya belum memperoleh hasil yang signifikan. Jadi saya putuskan untuk menundanya sampai kulit benar-benar merasakan efeknya.
Cerita tentang purging, masa-masa purging itu merupakan masa yang cukup menyedihkan dan mengikis rasa pede saya to the max. Selain jadi harus care benar-benar sama kulit, saya juga ‘terpaksa’ mendapati kulit saya kemerahan jika sedikit kena sinar matahari, mengelupas (yang artinya segala kosmetik, foundie, BB Cream nggak bisa nempel sempurna di kulit). Dan yang paling menganggu adalah keluar jerawat dalam jumlah banyak dan besar. Sekali lagi, banyak dan BESAR-BESAR.
Kecuali untuk keperluan acara tertentu, saya puasa make-up selama beberapa minggu. Pelembab dan sunblock hukumnya wajib. BB Cream hanya saya gunakan untuk menutupi noda yang perlu ditutupi. Saya jarang memakai bedak padat. Everyday is loose powder day.
Jadi, saya tegaskan sekali lagi, jika Jenganten berniat menggunakan perawatan Tretinoin, siapkan mental baja untuk masa purging, dan niatlah dengan niat, jangan setengah-setengah. Kecuali kulit kamu memang kulit yang tidak mudah iritasi. Karena efek purging pun bisa berbeda-beda setiap orang.
Siapkan pula ‘senjata’ yang menolong kulit dari masa purging yaitu :
- Pakai sunblock. Hukumnya wajib
- Pakai pelembab.
- Pakai cleanser yang bebas alkohol.
- Jangan dipakai bersamaan dengan kosmetik pengelupas.
Sekarang, setelah kurang lebih 3 bulan pemakaian Tretinoin secara rutin, kulit saya sudah menunjukan hasilnya. *pegang pom pom*. Yang pertama, jerawat sembuh. Kalaupun muncul lagi pun hanya sedikit dan kecil. Yang kedua, kulit saya tambah halus. Yang ketiga, kantong mata saya relatif berkurang. Tapi meski menujukan hasil baik, Tretinoin belum mampu menghapus noda dosa wajah dan scar kulit saya belum sepenuhnya sembuh. Ewww.
Well, boleh dong pasang kondisi kulit :
![]() |
| Dahi saya. Sudah bebas dari jerawat. |
![]() |
| Kulit sekitar bibir. |
![]() |
| Pipi saya. Meskipun belum sembuh scarnya. Dia sudah cukup bersih dari Jerawat. |
Overall, saya sangat suka sekali dengan hasil penggunaan Tretinoin. Saya menggunakannya secara bertingkat. Dua bulan pertama, saya menggunakan 0.025. Memasuki bulan ketiga, saya berganti menjadi 0.05. Memang pada awal penyesuaian ganti konsentrat Treti ini saya mengalami purging kedua. Tapi purgingnya tidak separah ketika penggunaan pertama kali.
Saya merasa cocok dengan Tretinoin. Sepertinya ini akan terus menjadi agenda ritual sebelum tidur saya.
Yew, semoga posting ini berguna, Jenganten.
Xoxo























