Follow Us @andhikalady

Showing posts with label Sponsored. Show all posts
Showing posts with label Sponsored. Show all posts

Saturday, February 3, 2018

Vaksin Pra-Nikah Nggak Perlu ke Klinik. Medi-Call Saja!

February 03, 2018 1 Comments
It's been H-28 already!

Jelang nikah, rasanya masih excited dan berasa 'eh, beneran ya gw mau nikah?'. Meskipun nyatanya ada buanyaaaak banget persiapan yang perlu dilakukan. Selain banyaknya item-item -- mulai katering dan seserahan, belum soal pembagian tugas dan dana, juga ada percikan drama yang membuat banyak emosi terkuras. Belum lagi soal adanya perbedaan pendapat di antara saya dan pasangan. Pokoknya gado-gado!

Well, saya paham kenapa di luar sana lebih banyak pasangan yang stres akibat menyiapkan pernikahan. Meskipun di awal diniatkan untuk se-simpel mungkin, nyatanya tetap nggak simpel juga ujung-ujungnya. Atau mungkin sayanya aja yang bride-zilla? Kalau iya, berati hampir semua cewek jelang nikah adalah kembarannya gozilla.

Nah, bisa jadi sangking riweuhnya menyiapkan bermacam uborampe pernikahan, kita jadi lupa tentang adanya persiapan kesehatan calon pengantin. Padahal nih ya, saat udah nikah nanti, salah sedikiiiit aja soal kesehatan aja bisa bikin roda rumah tangga berantakan. Taruhlah misal, istri menderita sakit (yang baru ketahuan setelah nikah) dan mengakibatkan janin bermasalah (naudzubillah), siapa yang bisa mengira 'kan? 

Believe me, persiapan kesehatan jelang nikah itu sama pentingnya dengan ngurusin desain undangan ataupun model pelaminan. Ayolah, ini demi masa depan kamu dan pasangan nantinya. Juga, bakal janin kamu nantinya juga berhak untuk menempati kultur tumbuh (baca : rahim aka tubuh ibu) yang sehat dan mendukung perkembangannya.

Salah satu persiapan kesehatan jelang nikah adalah: vaksin alias imunisasi!

Melakukan tindakan preventif seperti vaksin khususnya bagi calon pengantin cewek adalah penting banget. Bahkan, KUA sendiri mensyaratkan calon pengantin sudah diimunisasi terlebih dahulu sebelum nantinya mendaftar pernikahan, dan dibuktikan dengan surat keterangan dari klinik kesehatan. Umumnya yang diwajibkan oleh KUA adalah jenis vaksin TT (Tetanus Toksoid) yang bisa menjagamu dari kecacatan janin jika kamu hamil.

Nggak cuma itu saja, dilansir dari Hipwee.com, vaksin yang diperlukan calon pengantin adalah sebagai berikut:

1. Vaksin Tetanus Toksoid (TT)

Merupakan vaksin yang dipersyaratkan untuk mendaftar surat di KUA. Fungsi utamanya adalah untuk mencegah penyakit Tetanus yang disebabkan oleh infeksi clostridium tetani. Infeksi ini sangat rentan dan berbahaya pada saat persalinan karena menyebabkan perlukaan dan pendarahan yang banyak. Oleh karena itu, wajar saja kalau negara mewajibkan semua warga negara perempuan yang hendak menikah harus melampaui imunisasi ini.

Ini kalau menurut peraturan, harusnya para antiVaks nggak boleh nikah dong ya?

2. Vaksin Human Papiloma Virus (HPV)

Masih ingat kasus kanker serviks yang diderita almh Julia Perrez 'kan? Nah, sebetulnya ada pencegahannya lho untuk penyakit ini. Daripada jiwa terancam akibat virus jahat, alangkah baiknya sebagai perempuan kita mengantisipasinya sejak dini. Kalau kamu berusia 9-45 tahun dan belum aktif secara seksual, bisa banget melakukan vaksin ini. Namun jika kamu sudah aktif secara seksual, sebelum vaksin disarankan untuk melakukan Papsmear dulu untuk mendeteksi dini adanya penyakit kanker serviks.

3. Vaksin Mumps - Measles - Rubella (MMR)

Kalau kamu pernah ngikutin blognya Mami Ubii , Kamu pasti tahu kisah bunda yang satu ini soal anaknya, Ubii, yang terinfeksi rubella saat ibunya sedang hamil. Kamu perlu tahu bahwa Rubella atau campak jerman, saat menjangkiti orang dewasa biasa paling-paling gejalanya cuma demam dan flu saja. Namun hati-hatilah kalau sampai menjangkiti wanita hamil dan berefek ke janin. Hal-hal seperti gagalnya pertumbuhan janin dan terlahir sebagai bayi berkebutuhan khusus menjadi ancamannya. That is why, vaksin ini sangatlah penting. Terlebih jika kamu belum pernah kena penyakit ini. Nggak mau 'kan, janin kamu kelak akan kena virus jahat sementara dia nggak dosa apa-apa. :(


Nah, itulah 3 vaksin utama yang perlu kamu pertimbangkan saat menjelang nikah. Terutama yang TT, kabar baiknya, kamu bisa mendapatkan itu di puskesmas. Adapun vaksin lain yang nggak kalah pentingnya lagi adalah vaksin Varicella Zoster Virus (VZV), yakni vaksin pencegah sakit cacar, dan vaksin Hepatitis B. Kamu bisa googling untuk mencari info vaksin ini. 

Medi-call

Nah, kabar baiknya nih. Kalau kamu ingin melakukan imunisasi dengan mendatangkan dokter ke rumah, kamu bisa memesan melalui aplikasi Medi-call. Terobosan baru dunia kesehatan, di mana layanan dokter, perawat, bidan, termasuk juru vaksin bisa kamu datangkan ke rumah. 

Vaksin pra-nikah

Fasilitasnya lengkap banget, mulai dari dokter call, perawat, hingga bidan, sampai layanan beli obat pun ada. Jika sewaktu-waktu kamu sakit dan butuh didatangi dokter (karena badan nggak kuat ke rumah sakit, misalnya), kamu bisa pesan melalui aplikasi Medi-call. Buat saya pribadi, ini adalah hal yang luar biasa lagi, saat layanan kesehatan bisa dilakukan dari manapun tidak dibatasi waktu. 

Bisa nurse visit
Cara melakukan transaksi layanan Medi-call


Cara memakai aplikasi Medi-call:

1. Cari keyword Medi-call di Playstore di smartphone kamu.
2. Lakukan pendaftaran
3. Pilih menu yang diinginkan (misalnya vaksin pra nikah/dokter)
4. Pilih lokasi
5. Kamu akan ditampilkan beberapa pilihan dokter yang available
6. Lalu kamu bisa konfirm ingin dilayani oleh dokter ybs
7. Dalam waktu kurang dari sejam, dokter atau petugas kesehatan akan mendatangi tempatmu
8. Lakukan pembayaran di tempat
9. Berikan rate terbaik untuk dokter atau pelayan kesehatan yang datang ke kamu

Sudah launching di Yogyakarta!

Nah, gampang banget 'kan? Saya tahu aplikasi ini bagus banget, terutama di saat dibutuhkan banget. Berkembangnya masyarakat urban yang punya mobilitas tinggi sekaligus waktu sempit menjadikan Medi-call sangat layak diterjunkan ke masyarakat sebagai layanan kesehatan yang berpengaruh. 

Jadi, sudah install Medi-call mu?


Tuesday, July 18, 2017

[Jenganten Tips] Liburan Bersih dan Nyaman

July 18, 2017 10 Comments
Dalam setahun, orang Indonesia umumnya punya dua kali libur yang (cukup) panjang. Kalau nggak momen Lebaran, ya akhir tahun. Bagi mereka yang cukup beruntung punya jatah cuti banyak, tentunya nggak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berlibur dan menyenangkan diri. 

Ini umumnya orang Indonesia yang kerja kantoran yah. Kalau situ seorang freelancer yang punya jam kerja suka-suka mah beda lagi.

Liburan nyaman

Perkara soal libur-berlibur kamu pernah risih nggak sih, saat harus berhadapan dengan faktor kebersihan? Misalnya kalau toiletnya kurang bersih, dan kamu terpaksa harus tetap pakai karena nggak ada yang lain. Lalu kalau kebetulan lokasi tujuanmu itu dikenal punya potensi menyebarkan virus penyebab penyakit tertentu, apa nggak makin berlipat itu parnonya. Hal-hal seperti itu memang kadang nggak bisa diduga, contohnya Flu Singapura, atau dalam istilahnya disebut Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) dan MERS atau Middle East Respiratory Syndrome.  

Menurut halaman Wikipedia, gejala HFMD adalah Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (pharingitis), tidak ada nafsu makan, pilek, ruam seperti bentol di bagian mulut, tangan dan kaki dan anak - anak usia 10 tahun kebawah, rentan banget terhadap virus ini. Meskipun lebih rentan terhadap anak - anak, tapi kita sebagai orang dewasa juga dapat menjadi pembawa virus ini karena virus penyebab penyakit bisa bertahan di luar ruangan hingga 24 jam lho!. Seramnya, jenis penyakit ini paling banyak menyerang saat musim panas, ya kayak sekarang-sekarang ini . Jadi jangan sampai kita membawa virus ini ke salah satu anggota keluarga kita ya!

Kehati-hatian terhadap virus penyebab penyakit  juga berlaku banget buat kamu atau keluargamu yang hendak pergi ke Timur Tengah seperti Haji atau Umrah terhadap penyakit MERS karena sampai saat ini belum ada vaksin dan obatnya dan 4 dari 10 yang terkena MERS itu meninggal dunia.

Kita pastinya ingin berangkat dan pulang perjalanan dengan nyaman dan sehat, nggak kurang suatu apa. Untuk itu mangkanya kudu persiapan bener-bener supaya hal-hal nggak menyenangkan itu nggak terjadi. Untuk menghindari virus penyebab penyakit itu, kamu perlu menyiapkan proteksi khusus untuk melindungi dari wabah HFMD saat di Singapura dan/atau MERS. 

Nah berdasarkan informasi yang saya kumpulkan, berikut adalah tindakan preventif yang dapat kita lakukan:  

💪 Badan sedang dalam kondisi sehat

Menjaga diri dalam kondisi sehat itu penting dilakukan sepanjang waktu. Misalnya dengan olahraga yang cukup untuk menjaga badan tetap bugar. Agak odong rasanya kalau sudah tahu mau perjalanan jauh naik turun kendaraan, transit pesawat, dsb, tapi malam sebelumnya malah begadang. Selain bikin kamu bisa telat bangun juga kasian di badan kan?

👯 Kenali macam-macam kebiasaan sakit di perjalanan plus persiapannya

Wisest travelers knows their weakness. Ini bener juga, saat kamu sudah besar segini, harusnya kamu mengerti bagaimana pola tubuhmu, termasuk saat menghadapi perjalanan. Contoh kecilnya, kamu terbiasa kebelet pup saat makan makanan yang agak pedas. Dengan memahami hal ini, mustinya kamu paham bahwa saat perjalanan itu, kamu nggak sembarang makan pedas. Bertanggungjawablah dengan diri sendiri!

👪 Sampaikan ke partner perjalanan soal kemungkinan kesehatan tubuhmu

Saya pernah punya cerita, seorang kawan sebut saja Mas Kumbang. Nah, si Mas Kumbang ini pergi bareng-bareng sama gengnya untuk tamasya (bukan keliling kota). Usut punya usut, si Mas Kumbang itu sebetulnya pemabuk. Mabuk di sini maksudnya adalah mabuk kendaraan yang jelas. Tapi sayangnya dia malu mengakuinya, akhirnya teman-temannya pun santai aja memposisikan Mas Kumbang di kursi belakang. Udah gitu, ditambah bawa wangi-wangian pula. Alhasil, si Mas Kumbang jadi mabuk dan malahan merepotkan teman-temannya. 

Alangkah baiknya kalau dari awal teman-temannya diberi tahu sehingga bisa lebih aware.

💝 Kalau sadar kesehatan diri, bawa persediaan antiseptik yang memadai untuk cegah kuman dan virus

Agar perlindungannya makin combo, kamu bisa membawa sabun antiseptik yang daya lindungnya lebih tinggi. Untungnya sekarang ada Betadine Sabun Cair Antiseptik yang dikhususkan untuk mencuci tangan dengan tuntas sampai bersih. Tidak hanya kuman saja yang berhasil mati, virus pun bisa teratasi dengan mencuci tangan dengan Betadine.

Betadine Sabun Cair Antiseptik

Kalau dulu saya dan kamu-kamu sering pakai Betadine sebagai obat luka, kini Betadine sudah merambah pangsanya dengan menciptakan sabun cair yang berguna untuk membasmi kuman penyebab penyakit. Menurut sumber yang saya baca, Betadine ini mengandung Povidone Iodine 7,5% yang terbukti mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus. Selain itu, Betadine juga sudah menjadi merek kepercayaan dunia selama 55 tahun terakhir, di seluruh dunia lho.

Mengandung Povidone-Iodine 7,5%
Tips kapan sebaiknya memakai Betadine Sabun Cair Antiseptik:

👌Saat traveling
👌Saat berkunjung ke orang sakit, ke rumah sakit, atau saat akan menegok bayi
👌Saat mendatangi tempat yang dicurigai merupakan sumber penyakit. Misalnya kamu khawatir terkena virus HMFD atau MERS seperti saat naik Haji atau Umrah. Berjaga-jaga lebih baik kan, daripada kena?

Cuci tangan dengen Betadine Sabun Cair Antiseptik




Menjadi sehat dan tetap semangat adalah hal wajib yang perlu diusahakan saat kita dalam perjalanan. Nggak mau kan, sakit di jalan dan merepotkan orang? Lagian hal ini mudah dilakukan kok, asalkan dipersiapkan dengan baik untuk segala kemungkinan yang ada.

Oh iya satu lagi, dengan kamu tetap sehat artinya kamu juga menghargai orang lain. Minimal nggak ikut menulari orang lain atau (amit-amit) pulang ke rumah dengan membawa virus-virus dan bakteri yang berbahaya. Yuk, mulai cuci tangan dengan Betadine Sabun Cair Antiseptik.

@andhikalady

Sunday, September 21, 2014

Sophie Paris Muslimah Cosmetics & Giveway

September 21, 2014 22 Comments

Setelah ngomongin tentang Hijab Blog Pick di post sebelumnya, kali ini saya mau cerita-cerita tentang makeup Muslimah (masih ada hubungannya deh, sama hijab, Muslimah, dan kehalalan). Oh iya, dalam ranah ini, Muslimah yang saya maksud adalah nama brand, bukan sebutan untuk wanita Muslim. :D

Temen-temen Jenganten, sudah pernah dengar brand Muslimah Cosmetics? Harusnya sudah dong, 'kan dia suka nangkring di jajaran produk di katalog Sophie Paris. Kalau Sophie Paris pasti tau deh ya.

Btw, menyebut tentang Sophie, saya sedang baca buku judulnya Sophie's World karya Jostein Gaarder. Itu buku bagus tapi sebaiknya saya sudahi cerita-cerita tentang buku, ndak ntar jadi lupa sama judul post iki. :p

Bicara tentang Muslimah Cosmetics, nggak dipungkiri sekarang sudah makin banyak kosmetik yang mengusung konsep halal. Buat saya pribadi ini adalah kabar bagus, di mana kita sebagai konsumen dunia perlenjehan -khususnya wanita Muslim- bisa mendapat jaminan bahwa produk yang kita colek-colekkan ke muka dan bibir itu halal. Apapun yang halal, itu pasti bikin tenang. Kekasih halal contohnya. Eh.

Tapi harus diinget juga, halal-haram itu nggak cuma masalah kandungan dan label MUI loh, tapi juga asal muasal barang itu. Barang halal, dibikin di Arab, gambarnya cewek pakai niqab, konon pembuatnya Babah Abdullah bin Albab, kalau dapetnya nyolong atau korupsi, jatuhnya jadi haram dong. Kalau ini pasti semuanya setuju kan?

Nah balik lagi ke cerita tentang Muslimah Cosmetics. Jadi, karena rejeki anak sholihah, saya berkesempatan untuk mencoba dua produk dari Muslimah, yaitu Muslimah Lip Care dan Muslimah Eyeshadow Topaz. Dua produk ini akan saya review, as always. :D

1. Muslimah Lip Care



Ini adalah produk pelembap bibir yang diperkaya dengan Vitamin E dan berfungsi membantu menyembuhkan bibir yang pecah-pecah. Bisa digunakan juga untuk pra-lipstik. Jadi sebelum pake lipstik, oles-oles dulu bibirmu pake Lip Care, tunggu sebentar sampai agak meresap, baru deh pakai lipstik favoritmu. Bisa juga digunakan sebagai perawatan bibir di rumah, misal menjelang tidur, menjelang masak, menjelang baca buku atau menjelang ngeloni anak.

 

Kalau biasanya pelembap bibir diwadahi dalam kemasan ulir seperti stik, dicolek-colek jari, atau kayak lip gloss (baca macam-macam pelembap bibir di post ini), Lip Care milik Muslimah dikemasani dalam bentuk tube dengan mulut yang kecil. Bagi penggila kehigienisan, bentuk kemasan pelembap bibir macam begini pasti disukai banget. Soalnya kontak dengan dunia luar aka kuman lebih kecil dibandingkan tipe ulir lipstik atau colek-colek jari. :D

Aroma Lip Care ini samar-samar seperti permen. Jadi nggak perlu khawatir bagi phobia aroma. Saya adalah contoh yang punya phobia aroma yang terlalu tajam. Benda-benda seperti duren, pete, pengharum mobil, bahkan aroma bibit parfum bisa langsung membuat saya mual. Kemarin saja, saya sampai preloved sebuah remover yang baru saya beli hanya gara-gara wanginya (menurut saya) mirip bau tape basi. LOL.

2. Muslimah Eyeshadow Topaz

Perona mata ini terdiri dari empat warna natural nuansa cokelat, cokelat keemasan, tanah dan gading. Keempat warna ini sangat wearable untuk digunakan sehari-hari dan relatif mudah di-blend. Kemasan eyeshadow dilengkapi dengan kaca yang cukup besar (saya suka kaca besar di kemasan eyeshadow), dan sebuah aplikator spons.


Perlu saya catat, saya jatuh cinta sama aplikatornya! Warnanya hitam dan empuk layaknya aplikator spons yang dijual terpisah. Selain itu aplikator ini mudah dipakai, tidak membuat bubuk eyeshadow berhamburan kemana-mana. Biasanya saya memilih memakai kuas untuk memakai eyeshadow, namun karena kuas bawaan ini sudah bagus, saya bisa lebih enjoy pakai eyeshadow ini meskipun lupa bawa kuas.


Bagaimana soal pigmented? Kamu yang suka dengan eyeshadow yang warnanya keluar, mungkin akan kecewa, Gaes. Tapiii, ada tapinya lhoo. Eyeshadow yang kurang pigmented juga punya banyak kelebihan, contohnya:
- Buat yang masih malu-malu pakai eyeshadow, nggak perlu khawatir warnanya akan jelek.
- Cocok dipakai sehari-hari. Yakali ada yang suka pake esedo metalik-kereng-pigmen-ijo jamrud amben isuk?
- Warna yang kurang pigmented cenderung lebih mudah di-blend.


FOTD time. :)

Di bawah ini saya pakai eyeshadow Muslimah Topaz.

 

Giveway time!

Nah sampai di tulisan yang ditunggu-tunggu, yaitu giveway! Sophie Paris bersama Jenganten mengadakan giveway yang hadiahnya bisa kamu pilih sendiri, Jeng. Asik kan? Yuk mari lihat cara-caranya:


Saya kasih contohnya ya:

Nama: Lady
Twitter: @andhikalady
Instagram: @andhikalady
Facebook: facebook.com/andhikalady

"Kenangan tentang makeup yang paling saya sukai adalah ketika saya kehilangan lipstik, ternyata lipstiknya buat mainan kucing, alhasil bulu-bulu kucing saya jadi warna merah-merah.
Produk pilihan saya adalah Muslimah Lip Care"

1. Gimana kalau nggak punya akun Google? Bikinlah, apa salahnya. :D
2. Gimana kalau nggak punya akun Instagram, Twitter, Facebook? Kembali seperti poin nomor 1.
3. Banyaknya share tidak mempengaruhi penilaian giveway (kan udah dibilang yang ceritanya keren-keren).
4. Terbuka untuk siapapun, di manapun, asal nggak jauh-jauh dari Indonesia. :D
5. Link untuk memilih produk: Muslimah by Sophie Paris
6. Selamat ikut giveway!!