Showing posts with label Eyeliner. Show all posts
Showing posts with label Eyeliner. Show all posts

Friday, May 2, 2014

Crease, Eyeshadow Amazon Inez & Arabic Eyemakeup

Saya pernah membaca di sebuah tutorial, bahwa untuk menciptakan kesan mata lebih besar itu salah satunya adalah membuat garis di bagian kelopak mata yang disebut crease atau lipatan mata. Dengan memberi sedikit sentuhan warna pada bagian tersebut, maka efek yang berbeda bisa timbul dari penampilan mata. Efek yang paling sering dirasakan adalah kesan 'mata dalam' dan bola mata lebih besar. Contohnya di gambar yang saya ambil dari Google ini:

Sumber
Penambahan aksen warna di crease macam gambar di atas kerap dilakukan untuk mendapatkan makeup look ala Timur Tengah. Jadi, kamu, yang ingin memiliki penampilan mata besar, seksi dan seduktif macam mata mbak-mbak Turki, berkreasilah dengan crease. Buat 'lipatan khayalan' di mata kamu yang memiliki crease yang minimal (berdasarkan pengamatan saya, orang Asia Timur/ Asia Tenggara jarang yang memiliki crease dalam) dan dapatkan Arabian makeup yang memesona.


Demikian adalah informasi yang saya dapatkan dari tips-tips yang beredar di jagat per-makeup-an. Kemarin saya sudah coba untuk membuat kreasi crease, namun yang akan kalian lihat di post ini adalah look yang sangat belum sempurna. Hehe. 


Saya memiliki mata yang relatif kecil dan hampir tidak memiliki crease seperti mata Kaukasian. Jadi, saya harus berusaha dua kali lipat untuk menciptakan kesan mata Timur Tengah. Bayangkan deh, ketika kamu tak punya tulang pipi yang tak bisa ditonjolkan, tapi kamu harus membuat shading pipi? Susah kan, kalau baru belajar? Nah, sama dengan membuat crease khayalan itu. Namun di situlah seni mempelajari makeup yang sesungguhnya. Kita tidak hanya memberi warna pipi dan bibir, meratakan warna kulit dengan foundation, atau memberi garis pada bingkai mata, tapi makeup juga merupakan seni menciptakan warna bayangan untuk menonjolkan kelebihan pada wajah. Contohnya, memberi shading, memberi blushon, memberi highlight, memblending eyeshadow, sampai membuat crease mata.

Nah ketahuan deh kalau saya masih musti belajar banyak tentang makeup. LOL.


 Makeup mata yang sudah didiamkan lebih dari 6 jam. Tampak di bagian crease eyeshadow sudah mulai pudar.

Adapun eyeshadow warna hijau yang saya pakai adalah Inez Amazon dan Maybelline Colorshow Crayon Kohl Eyeliner Tosca. Review singkat:


Swatch. Dari kiri ke kanan: Maybelline - Inez Amazon.
Maybelline Colorshow

Merupakan produk keluaran terbaru Maybelline. Colorshow meluncurkan bermacam produk seperti Eyeliner, Nail Colour dan Lipstik. Untuk eyeliner tosca ini, review singkat saya adalah: kemasan simple, travel-able, warnanya cukup keluar dan multifungsi dapat digunakan juga sebagai eyeshadow atau pewarna waterline. Namun menurut saya, Colorshow Tosca ini warna yang dihasilkan masih terlalu tipis untuk ukuran eyeliner. Jadi sampai sekarang saya menganggap ini adalah eyeshadow biasa yang sengaja disamarkan menjadi eyeliner. Harga Rp 30.000,00.

Inez Amazon

Saya belum pernah kecewa dengan eyeshadow Inez (kecuali kemasannya), termasuk dengan varian hijau Amazon ini. Warna hijau Inez Amazon ini multifungsi, bisa dipakai untuk membuat Arabic makeup, kemudian warna putih keperakannya bisa dijadikan highlight. Warna hitamnya juga cocok dipakai jadi eyeliner atau smokey eyes. Harga Rp 40.000,00.

+Andhika Lady Maharsi

Tuesday, December 24, 2013

Ranee Eyeliner & Masami Shouko Liner Brush

Holala,
Siapa yang suka pakai eyeliner? Cung *ikut ngacung*
Siapa yang suka pakai eyeliner cair? Cu.. err.. nggg... *mikir bentar*

Nah begitulah Jeng, relationship saya sama yang namanya eyeliner cair. On off!! Di sisi lain saya sukaaaa banget sama hasilnya, bisa tahan lama, bikin riasan mata lebih tegas, dan bisa bikin efek cat eyes yang memesona. Tapiii, kebanyakan eyeliner cair yang pernah saya coba, pasti ada sedikit cacatnya. Seperti bisa bikin mata bleber lah, kuasnya nggak oke lah, apalagi kalau buat wudhu terus tiba-tiba bayangan hitam di bawah mata beserta prithilan-prithilan eyeliner muncul secara tiba-tiba. Bwlehhh.. 

Eyeliner Ranee ini sejujurnya juara banget kalau untuk urusan tekstur, hasil akhir, dan kemampuan bertahan hidup dalam seleksi alam (Baca: bencana minyak berlebih, keringat, debu dan air). Bentuk liner yang dihasilkan dari eyeliner Ranee ini berwarna hitam pekat, bukan hitam yang terdistorsi dengan udara luar yang memberi hint agak abu-abu. Artinya, warnanya memang benar-benar hitam pekat-kat-kat, meskipun sudah lama stay di kelopak selama berjam-jam.

Swatch
Selain itu, eyeliner ini juga mudah kering. Artinya, ketika memakai, harus hati-hati supaya tidak berantakan dan melenceng ke mana-mana. Masalah tahan lama, jangan ditanya, eyeliner ini masih betah tinggal di mata meski saya pakai seharian. Padahal sudah saya pakai cuci muka 3 kali plus keringat dan minyak muka. Haha.


Setelah lebih dari 12 jam memakai eyeliner
Hitam pekat, tekstur oke, tahan lama, mudah kering, covered, kurang apa lagi?

Ternyata dan ternyata, kuas eyeliner Ranee tidak begitu memuaskan. Bulunya terlalu tebal dan tidak aplikatif sama sekali. Bayangkan saja kalau kamu ingin melukis sebuah garis, tapi kuas yang dipakai adalah kuas cat besar, sehingga cat/eyeliner yang terambil terlalu banyak. Ya, begitulah. 
Gimana kalau kita memaksa pakai eyeliner pakai kuas yang tidak berkualitas? Kalau kamu pemula, biasanya liner yang dihasilkan cenderung berantakan dan tidak cepat kering. Besar pula kemungkinan eyeliner itu akan menempel ke kelopak mata ketika mata berkedip. Parahnya lagi, kamu akan berkesimpulan kalau eyeliner-nya jelek.

Kuas bawaan tidak menjanjikan.
Lalu, muncullah ide gimana kalau kuas Masami Shouko Angled Liner Brush ini saya coba pakaikan untuk mengaplikasikan salah satu eyeliner lokal favorit saya, Ranee. Brush ini bentuknya lain dari yang lain. Pada bagian ujungnya sedikit bengkok. Awalnya saya mengira bahwa brushnya rusak karena kejatuhan beban yang berat atau gimana, ternyata memang bentuknya yang dibikin bengkok untuk memudahkan pemakaian. 

Brush ini memiliki kemampuan pengaplikasian eyeliner cair yang juara banget. Buat yang masih pemula, pakai brush ini, bisa jadi rapi loh hasilnya. Brush ini mampu membuat garis setipis mungkin, sehingga meminimalisir kesalahan dalam memakai eyeliner. Hanya saja, sifatnya yang outdoor (tidak dimasukkan ke wadah seperti kuas eyeliner pada umumnya) menjadikan kuas ini cepat kering dan menggumpal. Solusinya, ya dibersihkan setiap kali selesai pemakaian. Kalau masih males, minimal 3 kali pakai deh.

Eyeliner Ranee dan Masami Shouko Liner

Komposisi

EOTD

Harga Eyeliner Ranee: Rp 40.000,00

Positif:
- Hitam pekat
- Cepat kering
- Covered
- Tidak mengumpal dan tahan air
- Stay power juara banget

Negatif:
- Kuasnya tidak aplikatif
- Kemasannya tidak eye catching

Harga Masami Shouko Angled Eyeliner Brush 309: Rp 30.000,00

Siapa yang suka pakai eyeliner cair? Cung *ngacung paling tinggi*

@andhikalady

Friday, August 23, 2013

Pixy Eyeliner Gel Black


Another eyeliner. Ada macam-macam jenis dan bentuk eyeliner. Contoh yang relatif paling gampang dipakai adalah eyeliner pensil. Kemudian ada eyeliner cair, eyeliner matic, eyeliner spidol, ada eyeliner dari eyeshadow, ada pula eyeliner gel. Tapi secara umum fungsinya sama yaitu untuk membingkai mata supaya tampilan mata lebih tajam dan cantik. Hampir tidak ada kreasi makeup yang tidak menggunakan eyeliner, setipis apapun itu. Makannya, buat saya, punya eyeliner itu wajib hukumnya. Lebih baik nggak pakai eyeshadow tapi pakai eyeliner daripada pakai eyeshadow full tanpa eyeliner.


Kali ini saya mau share sedikit pengalaman menggunakan eyeliner gel buatan lokal, yaitu Pixy. Kenapa judulnya “share sedikit”, bukan “review”? Itu karena saya baru pertama kali ini punya eyeliner berbentuk gel. Sehingga dengan penuh kejujuran, saya belum mampu menilai sebuah eyeliner gelitu bagus atau tidak. Oke? Deal? Jadi ini bukan review, tapi sedikit share.

Menurut saya, pada dasarnya eyeliner yang baik itu adalah yang :
  1. Mampu membingkai mata dengan benar.
  2. Memiliki efek smudge yang kecil.
  3. Memiliki stay power minimal lebih tahan lama dibanding eyeshadow. Jadi meskipun eyeshadow sudah memudar, eyeliner tetap stay on di garis mata.
  4. Mudah menempel ke kulit meski tanpa eyebase.
  5. (relatif) Mudah dalam pengaplikasian.
Nah, apakah Pixy Eyeliner Gel mampu memberi kelebihan seperti tersebut di atas? Ini dia..

Eyeliner Gel Pixy memiliki tekstur semi padat dengan aplikator yang menyatu dengan tutup kemasannya. Kuasnya terbuat dari bulu sintetis yang cukup keras sehingga cocok untuk pengaplikasian eyeliner (jangan samakan kuas eyeliner dengan kuas eyeshadow). Wadahnya terbuat dari kaca yang mengingatkan saya pada tempat tinta retro yang sering dipakai pas saya kecil dulu. Mungkin alasan penggunaan wadah kaca ini adalah untuk mencegah isi eyeliner gel mengeras (pelajaran Kimia SMA dulu untuk menjaga isinya terjaga, masukkan ke wadah kaca).


Jika dinilai dengan parameter "mampu membingkai mata dengan benar", eyeliner ini sudah cukup mampu membingkai mata dengan baik. Dia mudah menempel ke kulit, langsung kering dengan sekali usap, jadi pastikan wadah eyeliner selalu tertutup rapat.

Tapi yang cukup mengganggu adalah ketika diaplikasikan, kuasnya tidak mampu memberi usapan yang rapih, alias masih ada bagian line yang belum tercover eyeliner. Alhasil saya harus mengoles berulang kali untuk mencapai kerapian garis yang saya inginkan. Nah, masalahnya adalah eyeliner ini sangat cepat kering dan ketika saya tumpuk dengan olesan baru, olesan lama dapat terkelupas. Wewewew. Solusi satu-satunya adalah mengaplikasikan eyeliner dengan cepat dan jangan menunggu lama sampai mengering. Ini membuat saya menilai eyeliner gel jebul lebih susah dipakai daripada eyeliner pensil dan cair.

Bisa dilihat hasil pengaplikasian kurang rapi dan ada bagian yang belum tercover line.
Kalau secara warna, so far saya suka. Dia menghasilkan warna yang cetar, hitam pekat dan kentara. Hasilnya semi pensil, semi cair. Artinya tidak se-smudge eyeliner pensil, tapi belum sepekat eyeliner cair. Ketika dibersihkan, efek yang terjadi juga separuh smudge - separuh mengelupas. Yeah, pokoknya sifatnya di antara eyeliner pensil v.s eyeliner cair deh.


Eyeliner ini juga cukup tahan lama. Mampu stay on di mata hingga 8 jam tanpa smudge. Dipakai berbarengan sama smokey eyes ayok, dipakai sendiri tanpa eyeshadow juga oke. Foto di atas saya pakai bersama eyeshadow cokelat Elf Eyebrow Kit yang pernah saya review di sini. 

Di bawah ini FOTD memakai Pixy Gel Eyeliner.


Kesimpulannya, eyeliner ini cukup baik sesuai fungsinya. Membingkai mata dengan benar, stay power bagus, memiliki efek smudge kecil, dan mudah menempel ke kulit. Tapi untuk saya, eyeliner ini cukup susah dipakai dan boros waktu. 

Saya sekalian iseng bikin data waktu pemakaian eyeliner pensil v.s. cair v.s gel :

Eyeliner pensil :
- Membuka tutup pensil : 5 detik.
- Meraut (optional) : 10 detik.
- Memakai di mata kanan : 30 detik.
- Memakai di mata kiri : 30 detik.
- Touch up : 20 detik.
- Menutup pensil : 5 detik.
TOTAL : 1 menit 40 detik

Eyeliner cair :
- Membuka tutup eyeliner : 10 detik.
- Memakai di mata kanan : 40 detik.
- Memakai di mata kiri : 50 detik (karena lebih susah).
- Touch up : 20 detik.
- Menutup wadah eyeliner : 10 detik.
TOTAL : 2 menit 10 detik

Eyeliner gel :
- Membuka tutup eyeliner : 10 detik.
- Memasang kuas : 20 detik.
- Memakai di mata kanan : 60 detik.
- Memakai di mata kiri : 70 detik.
- Touch up : 60 detik.
- Bersihkan kuas : 30 detik.
- Mengembalikan posisi kuas : 20 detik.
- Menutup eyeliner : 10 detik.
TOTAL : 5 menit 10 detik. (lama bok!)

Well, jadi saya pribadi lebih memilih eyeliner pensil atau cair saja deh Jeng.

Sekedar info, blog ini baru menambahkan laman daftar istilah lho, cek di sini Jeng ->> http://www.jenganten.com/p/glossary.html


@andhikalady

Friday, February 8, 2013

Eyeshadow Eyeliner



Berapa eyeshadow yang kamu punya? Kalau saya baru punya lima wadah. 

Berapa kuas eyeliner yang kamu punya? Kalau saya baru dua.

Berapa eyeshadow warna gelap yang kamu punya? *Ehmmm, ngitung sebentar* Kalau saya ada hitam, hitam, hitam, cokelat, cokelat, ungu, biru donker. Ada delapan!





Eyeshadow warna gelap itu dipakai untuk apa? Kadang smokey eyes, pembentuk sudut mata, pengisi alis...

Apa cuma segitu? Ternyata oh ternyata, berdasarkan akal-akalan kepingin ngirit, eyeshadow bisa dipakai untuk EYELINER jug loh.

Atas = Masami Shouko. Bawah = Unbranded
Caranya adalah memakai kuas eyeliner. Kuas eyeliner yang saya punya ada dua jenis, yang satu angled eyeliner unbranded, yang satunya adalah kuas eyeliner merk Masami Shouko. Dua-duanya memiliki ujung yang optimal untuk membentuk garis eyeliner dengan baik. Perbedaannya adalah dalam ketebalannya. Kalau yang versi angled memiliki ketebalan lebih sehingga dapat juga dipakai untuk pengisi alis. Sedangkan yang satunya memiliki bulu yang tipis kecil dan dapat digunakan untuk membuat eyeliner dengan ketelitian yang cukup tinggi.

Kiri = With Masami, Kanan = Dengan Kuas unbranded
Nah, kembali ke daftar eyeshadow. Jenis apakah yang cocok dijadikan eyeliner? Kalau buat saya, syarat eyeshadow dapat digunakan menjadi eyeliner adalahh :

  1. Warnanya gelap semisal hitam, cokelat, abu-abu dan turunannya.
  2. Tidak powdery. Nggak lucu kalau baru sebentar dipakai menjadi eyeliner malah bubuk eyeshadownya ke mana-mana.
  3. Stay power bagus. Atau siapkan base eyeshadow pada kelopak mata sebelum memakai eyeliner eyeshadow.


Ini adalah Viva Eyeshadow Cream
Oke, karena syaratnya tiga, maka saya pilih satu eyeshadow di atas untuk direview. Yaitu = Viva Eyeshadow Black Cream. Kenapa produk ini yang saya anggap paling cocok dijadikan eyeliner? 1. Warna hitam, 2. Teksturnya Cream, sehingga mudah menempel ke kulit, 3. Stay power cukup lumayan.
Jangan tanya kemasan ya Jenganten, produk Viva ini memang sama sekali tidak direkomendasikan untuk dibawa ke mana-mana dengan tujuan untuk dipamerkan (kecuali Jenganten tipe orang yang lebih peduli isi dibanding kemasan). Wadahnya terbuat dari plastik yang terlihat rapuh dan keruh. Pernah saya coba jatuhkan, dan praaang, alhasil tutup dan wadahnya langsung berpisah dari tempatnya.
*membayangkan adegan sinetron yang sadis*

Gimana cara pakainya?
  1. Olesi kelopak mata dengan base.
  2. Ambil eyeshadow dengan kuas.
  3. Gariskan ke mata.
  4. Rapikan.
  5. Selesai.
Segitu doang?
Ya emang begitu, apalagi? Memakai eyeliner dengan eyeshadow secara umum hampir sama dengan memakai eyeliner biasa.

Ada tips lagi nggak?
Ada. Warna lain-lain yang lebih cetar bisa pula dijadikan eyeliner lho. Cobalah biru toska. :D

Mana EOTD nya?
Niih..

EOTD. Hidung saya sedang iritasi.

Kok cuma segitu? OOTD atau FOTD mana?
Maunya berapa? Kok nawar? 

Yasudah, itu eyeshadow Vivanya harganya berapa?
Rp 4.000,00 << crazy price, rite?

Harga kuasnya?
Unbranded angled eyeliner : Rp 7.000,00
Masami Shouko : Rp 25.000,00


@andhikalady

Monday, October 8, 2012

Make Over Eyeliner Pencil Brown Latte

Berhubung saya sudah janji mau mereview Eyeliner Pencil Make Over di posting yang ini, akhirnya saya tulis juga di sini. Produk ini adalah keluaran brand buatan PT. Pusaka Tradisi Ibu yang merupakan produsen yang sama dengan produsen kosmetik Wardah. Dilihat dari bahan pembuat, kualitas kosmetik dan harganya, dapat diambil kesimpulan produk Make Over ini adalah versi high end dari produk Wardah.



Eyeliner pensil ini namanya ‘pensil’ tapi jika dilihat pada isinya, tidak identik mirip dengan eyeliner pensil pada umumnya. Batang pensilnya tidak begitu menyatu dengan pembungkus kayu. Meski jenisnya adalah pensil rautan, tapi isinya sama sekali tidak bergabung dengan bagian yang teraut. Jadi tidak perlu khawatir serbuk kayu akan mencederai eyelinernya.

Brown Latte

Ujung Eyeliner pensil.
Warna pensil ini adalah Brown Latte. Kalau diterjemahkan secara harfiah namanya adalah Susu Cokelat. Ya, memang warnanya seperti susu cokelat. *aduh jadi laperr dan haus*. Meski berwarna cokelat, tapi warna ini akrab di mata saya. Dan kebetulan warna cokelatnya nyaris mirip dengan warna bola mata kebanyakan orang Indonesia. Buat yang kepingin variasi eyeliner, boleh lho, beralih dari warna hitam ke warna lain misalnya cokelat ini. Berlaku pula jika ingin tampilan mata yang lebih soft dan tidak galak. Eyeliner warna cokelat, wajib dicoba.

Swatch di tangan. Warnanya cokelat susu. Hasil aplikasi mirip sepidol. Gyaa.
Tekstur pensil ini sangat-sangat lunak. Sekali usap langsung keluar warnanya. Hampir menyamai tekstur gel. Saya sempat membandingkan dengan eyeliner matic Revlon. Tapi teksturnya masih lebih baik Make Over. *saya pinjam eyeliner punya teman untuk membandingkan, dan kesimpulan saya seperti itu*. Tekstur ini yang membuat saya dapat mengaplikasikan eyeliner dengan baik dan rapi. Sekali sapu tipis-tipis aja garis yang dihasilkan sudah rapi dan halus. Nilai plus lainnya adalah eyeliner ini termasuk jenis usrekproof , yaitu setelah diaplikasikan, mau diusrek berapa kalipun, bentuknya tidak berubah. Hehe. Kalau sudah berkualitas usrekproof, tidak perlu ditanya lagi bagaimana kualitas waterproof eyeliner ini.



Selain dia waterproof, eyeliner ini juga hasil sapuannya oke banget. Kadar ketebalannya alami dan ideal. Dia mampu memberi warna cokelat alami dengan tekstur natural. Kalau ingin hasil yang lebih tebal, tinggal ditambahi tuh lapisan eyelinernya. Mau ditambah berapa kalipun, hasilnya tidak bakal menggumpal. Beda dengan eyeliner cair yang jika dioles berkali-kali, hasilnya tebal menggumpal dan tidak alami.
Keuntungan ini bagus banget direkomendasikan untuk pemakai eyeliner pemula yang baru belajar. Hasilnya natural, tidak mbleber dan mudah diaplikasikan.

Tidak perlu takut untuk ucek-ucek mata. Karena eyeliner ini tidak mudah bergeser. Tapi kalo bisa ya jangan ucek-ucek sih.

Tentang stay power. Wew, eyeliner ini jos markojos dalam hal stay power. Kan sudah disebutkan di atas kalau ini adalah usrekproof. Saya pakai pagi hari sebelum berangkat ke kantor, siangnya masih betah di mata. Kemudian saya pakai untuk wudhu dua kali pun warnanya masih ada.

Ohya, sekarang kan sedang mulai musim hujan. Kemarin saya pakai eyeliner ini buat hujan-hujanan. (pake eyeliner buat hujan-hujanan?).Ya intinya saya sedang pakai eyeliner ini, terus hujan-hujanan begitu. Dan yang membuat saya senang, eyeliner ini masih tetap di tempatnya. Tidak mbleber, tidak bikin mata panda, dan, #ehm, tetap membuat saya cantik meski sedang berbasah-basahan. #eh.

Pokoknya cocok deh, buat bikin film India nari-nari cantik di bawah hujan. #salahfokus

Terus, kalau dia tahan lama dan waterproof, bagimana cara ngebersihinnya? Eyeliner ini gampang hilang disapu baby oil kok. Atau jika tidak sedia baby oil, cukup memakai milk cleanser juga bisa. Tapi butuh beberapa kali pengusapan baru bisa bersih banget.
Kesimpulan : saya suka banget sama eyeliner ini. Waterproof, usrekproof, gampang dipakai, tahan hujan (ini yang paling penting karena sekarang musim hujan), tidak mudah mbleber dan dipakai berapa lapispun tidak menggumpal. Cocok banget nih, buat yang pakai eyelinernya masih salah-salah kayak saya. Hihihihii.

Harga = Rp 76.000,00
Beli lagi = pastiii.. :)

Ads