Showing posts with label Eyebrow. Show all posts
Showing posts with label Eyebrow. Show all posts

Tuesday, June 18, 2013

Review Elf Eyebrow Kit Medium

Apa yang pertama kali kalian ingat ketika mendengar kata Elf? Peri? Super Junior? Atau super affordable drugstore makeup? Yup, berhubung jenganten.com bukan blog fanbase Super Junior atau membahas fashion peri-inspired, maka Elf sebagai brand makeup-lah yang akan saya bahas. :D

Elf atau kepanjangannya adalah Eye Lips Face adalah brand drugstore yang terkenal memiliki harga yang super terjangkau. Kisaran harganya saja mulai dari 0.99 dollar. Yang mau saya review lebih gila lagi, sebuah eyebrow kit lengkap dengan shading cuma dijual dengan harga USD 3 dollar saja. Dengan catatan, harga 3 dollar itu jika dibeli dari negara asalnya lho. Sampai Indonesia harganya bisa mencapai dua kali lipat harga asli. Kecewa? Iya, saya juga. :|

Kali ini saya mau review salah satu produknya yaitu Elf Eyebrow Kit Medium.


Ada banyak cara mewarnai alis, salah satunya adalah dengan eyebrow kit. Bentuknya seperti eyeshadow tapi teksturnya lebih creamy, dilengkapi dengan aplikator kuas bersudut dan kuas brush. Di dalamnya terdapat kaca mini yang cukup untuk melihat mata dan alis. Kemasannya terbuat dari plastik berwarna hitam. Nyaman dan elegan ketika dilihat, tapi cukup bulky ketika dipegang. Rasanya seperti mudah untuk tergores jika kena benda tajam.

Warna Medium.
Warna yang saya punya berjenis medium. Saya termasuk yang agak susah menemukan pewarna alis yang cocok. Selama ini, kalau nggak dapet yang terlalu gelap (bikin muka saya galak) ya terlalu kemerahan dan terang (bikin terkesan menua). Paling sering sih saya pakai eyeshadow warna cokelat semacam Inez Vienna untuk mewarnai alis. Tutorial mewarnai alis dengan eyeshadow pernah saya bahas di sini. Tapi jika eyeshadow dipakai untuk mewarnai alis, stay power-nya parah banget. Baru dua jam dipakai saja udah luntur. 

Nah, Elf eyebrow kit warna medium ini buat saya semacam harta karun karena warnanya cocok banget sama alis dan warna kulit wajah saya. Dia mampu memberi warna natural pada alis tanpa membuat kesan galak ataupun menua sekian tahun.Aye.

Ada dua pan yang terdapat dalam paket eyebrow ini :
1. Bagian yang gelap bertekstur krim padat digunakan untuk mengisi warna pada alis. Dipakai dengan kuas berujung miring.
2. Bagian yang terang bertekstur padat digunakan untuk 'mengunci' warna alis yang sudah diwarnai. Caranya adalah ditepuk-tepukkan ke alis menggunakan kuas yang berujung bulat. Bagian ini juga bisa digunakan sebagai shading hidung.


Saya ingin mengkritik kuas yang berujung lancip itu, teksturnya terlalu keras dan sangat tipis. Selain itu, bulu-bulunya juga kurang rapi, sehingga ketika dipakai ke alis, hasilnya juga kurang rapi. Alhasil saya lebih menyukai memakai kuas sendiri. Sementara untuk kuas berujung bulat saya menyukainya, bulunya halus dan cocok dipakai untuk shading.

Swatch


Atas : Alis sebelum pmakaian. Bawah : Setelah pemakaian.
Hasilnya lebih rapi dan natural dibanding menggunakan pensil alis.
Selain saya coba untuk mewarnai alis, saya cobakan pula untuk shading hidung. Ohya, saya belum sangat mahir memakai shading hidung, jadi yang saya tampilkan di bawah ini saya sebut sebagai shading ala kadarnya.


Sebelum shading.
Setelah shading.
Elf eyebrow kit ini juga saya pakai untuk nyading-in Mbak ini. :D

Bagaimana dengan stay power dan waterproof? Saya cukup puas dengan stay power-nya. Dipakai lebih dari 8 jam (sudah sama cuci muka 2 kali untuk wudhu) masih stay di alis. Cuma agak kurang rapi sedikit. Tapi untuk ukuran eyebrow, ketahanan selama itu sudah saya anggap bagus. :)

Harga : $ 3, dari web aslinya. Jika sampai Indonesia bisa mencapai dua kali lipat.

Positif :
- Tahan lama.
- Warnanya natural cocok banget di alis dan warna kulit saya.
- Lengkap, bisa buat shading-an.
- Travel friendly karena bentuknya kecil.
- Harga terjangkau.

Negatif :
- Kemasan bulky.
- Kuas berujung lancipnya kurang fungsional.
- Cukup susah dicari (harus PO atau beli online)

@andhikalady

Monday, January 7, 2013

Fanbo Fantastic Eyebrow Black & Spoiler Tari Pendet



Meski saya sehari-hari jarang sekali pakai eyebrow alias pensil alis, saya masih memakainya untuk…
 
Hey, saya belum mengucapkan Selamat Tahun Baru 2013 ya? Oh, maaf, lupa. Pokoknya semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih berkualitas untuk Jenganten-jenganten semua. :D

… saya masih memakai pensil alis warna hitam untuk makeup tari atau untuk dipakai ketika lagi kepingin makeup yang lebih bold. Saya punya satu eyebrow warna hitam favorit, yaitu = Fanbo Eyebrow.

 
Swatch
Saya suka tekstur dan kemasannya. Tidak terlalu keras sehingga mudah nampol ke alis, juga tidak terlalu lunak sehingga tidak terkesan fake dipakai. Beberapa eyebrow malah seperti mengusung konsep eyeliner pensil yang terlalu lunak. Nah, tekstur yang sempurna ini saya temukan pada eyebrow Fanbo. Kemasan eyebrow ini berwarna merah hati khas merk Fanbo. 

Hmm, karena reviewnya cuma singkat sekali, saya sekalian share gimana saya merapikan alis. Alis saya ini, termasuk jenis yang tipis banget, rambutnya jarang, dan cenderung nggak berbentuk. Oleh karena itu, setiap kali saya facial di salon langganan, saya selalu meminta sekalian untuk dirapikan alisnya. Nah, bentuk alis inilah yang saya pertahankan dari waktu ke waktu. Pokoknya, begitu ada rambut tumbuh di tempat yang tidak saya inginkan, langsung babat deh. Hehe.

Merapikan alis :
  1. Gunakan silet alis yang masih tajam. Saya belum terbiasa mencabut alis memakai pinset. Sakit atuh. Jadi sementara ini saya baru dapat memakai silet alis.
  2. Untuk mengisi bagian alis, gunakan eyeshadow warna gelap atau pensil alis.

Alis berantakan.
Sudah dirapikan pakai silet.
Setelah diisi dengan pensil alis.
Hmm, kalo dipikir-pikir, step by step pengerjaan alis di atas ini membingungkan ya? Pertama, saya nggak nulis gimana nyari bentuk alis. Kedua, saya juga tidak menuliskan gimana caranya memakai pensil alis. Dasarnya sih emang sayanya lagi males. 

Oh iya, kemarin saya memakai pensil alis ini untuk makeup Tari Pendet seperti ini nih.



  
Karena untuk keperluan makeup panggung, alisnya dibuat menjadi tebal dan lebih tajam dari biasanya.
Oh yeah, saya pakai makeup dan kostum sendiri loh. >.<
 
Oke, cerita menyusul yah. :D


Friday, August 24, 2012

Merapikan Alis


Saya bukan orang yang terlahir dengan alis tebal rapi sempurna. Alis saya ini cenderung memiliki rambut yang jarang, tumbuhnya liar kaya rumput teki, berantakan dan susah diatur. Saya memang bisa menggunakan pensil alis untuk menebalkannya, tapi meskipun sudah tebal dan membentuk, rambut-rambut liar alis saya tetep nggak mau disuruh duduk manis tetap di tempatnya. Alias gampang banget berantakan. 

Alisku yang belum rapi.
Padahal saya kepingin juga dong, punya alis yang rapi dengan rambut yang tidak berantakan.

Apa solusi untuk ini? Mencukur atau mencabutnya terkadang menjadi pilihan. Tapi beberapa orang berpantang untuk mencukur atau mencabut alis dengan alasan tertentu. Nah, kalo begini, gimana caranya supaya alis tetep rapi dong? Kalau untuk kasus saya, jika cuma memakai sikat alis saja, ketahannya cuma kurang dari dua jam. Setelah itu? Ya balik lagi ke keadaan semula.

Saya punya tips yang bekerja baik untuk alis saya. Semoga berguna juga buat Jenganten reader ya,.. 
Marii silahkan diminum tehnya…

Caranya adalah menggunakan sekelumit hair foam! Kalau tidak punya hair foam, bisa diganti dengan mascara tak berwarna, leave in conditioner, atau hair styler yang lainnya (seperti Brisk, Clear, Minyak Urang-aringnya kakek juga bisa dipakai kalau nyaman sama baunya. LOL), yang penting bisa mengatur rambut.

Hair Foam

Selain Hair Foam, ada lagi yang perlu dipersiapkan. Bahan-bahan yang diperlukan adalah :

  1. Sikat alis. In case ora nduwe alias nggak punya, bisa pakai sikat gigi kok.
  2. Eyeshadow warna hitam atau cokelat. (optional, ini cuma untuk menegaskan warna alis. Jika tidak ada, poin ini dapat diabaikan. Tujuan utama kita di awal kan biar alis tetap rapi)
  3. Hair Foam. Atau bahan subtitusi lain.
Caranya adalah sebagai berikut :

  1. Usrek-usrek sikat alis ke eyeshadow.
  2. Sikat alis untuk memberi warna.
  3. Keluarkan foam rambut dari botolnya.
  4. Celupkan ujung sikat alis ke foam.
  5. Sikat alis dari pangkal ke ujung lagi untuk mempertahankan kerapian.
  6. Jika ada foam yang tersisa, lapkan aja ke rambut. Hehe.
Gampang kan? Dengan cara ini, bentuk alis akan bertahan lama seharian. Ohya, karena alis sangat dekat dengan mata, gunakan foam sedikit saja. Walaupun cuma sedikit foam yang dipakai tapi efeknya sudah bagus di alis kok.

Hasil akhir.
Semoga berguna tipsnya, Jenganten. :)
 
Well, sekedar mengingatkan, bulan Agustus belum usai lho. Makeup Nista juga masih membuka peluang untuk melakukan makeup chalenge bulan Agustus yang bertema KEMERDEKAAN. Ayuk ikutan. :)

Sunday, July 29, 2012

Padme AmidaLADY

Haloo, Ladies. Apa kabar. FYI, saya sebenarnya udah pengeeeen banget menjawab tantangan mbak-mbak Makeup Nista bulan Juli yang judulnya #circus alias sirkus dari dulu. Pokoknya sejak awal sudah kebayang mau pakai look apa, model gimana, pakenya alat apa. Tapi apa daya, muka saya belum sembuh benar dari breakout. Jadinya saya tunda dulu ngobrak-abrik muka saya dengan colek foundie dan makeup yang berat-berat. Baru deh, hari ini saya bisa merealisasikan look tersebut. Sekalian merayakan muka saya sudah sembuh dan lebih baik dari sebelumnya. Hoorraaay!

Awalnya sih saya pengen meniru look Queen Amidala yang diperanin Natalie Portman seperti ini :



Tapi kok jadinya malah mirip Jeng Kelin yah? Salah satu yang bilang saya mirip Jeng Kelin adalah mbak @ge_bird .. Awas ya dia!.. Pokoknya harus mau suruh nraktir Red Velvet Cake!







Adonan :
Face :
- BB Cream Caring Everlast.
- Caring Loose powder
- Pixy TWC

Eyes :
- Viva Eyebrow
- Viva Eyeshadow Hitam (buat eyebrow)

Lips & Cheeks :
- Estee Lauder Lisptick Bold. (lupa seriesnya)

Aksesoris yang saya pakai :


Ohya, more info about Make-up Nista bulan Juli, bisa dilihat di blognya Jenganten Megan Fox alias mbak @sekararumw di sini. Hasilnya unik-unik, Pemirsa. Namanya juga sirkus. Look apapun bisa mungkin. Dari yang lucu sampai yang serem ada. Dari yang bisa bikin saya takjub sama ketrampilannya sampai yang bisa bikin saya pingsan dan koma karena seremnya. Lihat aja looknya mbak Putri. Dijamin mabok tiada tara. Warning : Jika ada anak kecil di samping anda, Jauhkan layar PC/hp/laptop/ipad dari jangkauan anak-anak karena sangat berbahaya! hahaha. :))

Well, setiap bulan, makeup nisters membuat sebuah tantangan look. Yang sudah berjalan tentu saja tantangan Batik untuk bulan Juni. Untuk Juli ini adalah #sirkus. Siapapun boleh ikut dan berkreasi dengan alat masing-masing.

Udah nggak sabar menunggu tantangan bulan Agustus nih. Jangan-jangan tantangannya merah-putih a la pahlawan gitu. >.<*. 

Jadi gimana ceman-ceman? Sudah mirip Natalie Portman atau Jeng Kelin?

@andhikalady

Updated :
Wijyaan, makin banyak yang protes sama bentukan muka saya. :)) Cc in ke @cehadezet @meinafebri @lissaardhiani @auliyadanisha @arievarian @p_yusha. Mereka ini beberapa orang yang eksaitid lihat ava di twitter saya. Hihi. Duh, pokoknya ulah kalian saya anggap apresiasi deh. Heuheu.

:))

Friday, July 20, 2012

Niatnya sih Vampire Look, Tapi...

Karena kebetulan muka saya masih belum pulih dari peristiwa purging akibat Tretinoin, saya belum berani bereksperimen macem-macem dengan muka saya. Biarlah dia sembuh dulu dari jerawat dan kelupas. Hehe. *sabaaar*. Tapi meski begitu, hal ini tidak menyurutkanku dari hasrat untuk memakai make-up. Setelah mengelana mencari korban yang rela mukanya saya unyel-unyel ke sana ke mari, ternyata korban itu nggak jauh-jauh dari saya, alias tetangga kamar namanya Santi @saaantt (tapi bukan Santi nya om Rhoma lho yaa). Hehehee.

Dia meminta saya untuk mengubah muka nya a la Vampir. *mungkin mau ngeceng ke kota Forks kali ya*. Walaupun setelah diraba, ditimbang dan ditrawang, hasilnya nggak mirip-mirip Vampir banget. Daan inilah :






Adonan.

Wajah :
- Caring BB Cream Everlast
- Caring Microfine Loose Powder
- Pixy TWC Acnebrite
- Shading memakai Mirabella Palete warna cokelat.

Pipi :
- Baxi Blush On

Mata :
- Mirabella Pallete no 3, Merah + Ungu
- Viva Eyeshadow Duo, Hitam
- My Darling Eyeliner
- Skiva Eyeliner
- Kajal Eyeliner
- Unbranded Bulu Mata
- Viva Eyebrow

Lips :
- Estee Lauder Bold Red hasil prelover dari tante.

Nah, walaupun ada pula kesalahan yang nggak bisa diabaikan seperti :
- Saya hanya mengeset wajah, tapi nggak sekalian leher, sehingga warna kulit wajah dan leher agak berbeda. >.<*
- Lipsticknya agak mbleber dikit.
- Bulu matanya kurang rapi. --> ini pertama kalinya saya memakaikan bulu mata orang.

Jadi kisahnya, saya dan Santi ini bereksperimen pada malam hari sambil nonton Saranghae yang dibintangi Revaline S Temat. Baiklah. Kami memang penggemar drama Korea. :)). Dan hobi kami adalah bergadang nonton drama Korea sampai pagi. Hihihii

Ohya, beserta postingan ini saya juga menyadari sesadar-sadarnya bahwa saya masih punya utang makeup Sirkus. *mlipir sejenak dari jangkauan Jeng Arum*. Hihihiii

@andhikalady

Monday, June 25, 2012

Kisah Bermain ‘Mata’ (semacam EOTD)


Persilahkan saya untuk menceritakan sebuah kisah. Ya. Ini kisah beneran. Tolong disimak baik-baik ya, anak-anak. *pakai kacamata, *macak*) jadi ibu Guru. Mudah-mudahan pantas ya, aku jadi ibu guru? Hehe.

Kisah ini bercerita tentang seorang gadis. Sebut saja Bunga. :))

Pada suatu hari, gadis yang mengenakan kerudung berwarna merah maroon itu meminta saya untuk membuat usapan eyeliner di matanya. Kemudian karena saya merasa sayang jika hanya mengoleskan eyeliner saja, saya paksa dia untuk memakai full make-up sekalian biar saya latihan. Tapi Bunga malah bilang seperti ini :

“Mata saja. Kulit aku sensitif kalau pakai produk yang macem-macem. Bla bla bla”

“Kan nanti bisa dibersihkan. Aku ada tuh, pembersih Viva atau Larissa yang bisa kamu pakai. Atau kalau enggak cocok, bisa pakai baby oil aku, ntar kamu bersihkan sisanya kalau sudah di rumah”. Jawabku.

“Ah, enggak. Aku maunya mata saja. Kalau jerawatan gimana?”.

Dan akhirnya, saya harus mengalah dengan keinginan Bunga. Walaupun itu maknanya saya cuma diberi area mata untuk mendandaninya. Saya berusaha untuk tidak kehabisan akal. Jadi, baiklah. Jadilah simple EOTD :






Ramuan :
My Darling Liquid Eyeliner.
Pixy Mascara.

Step :
1.    Bersihkan mata pakai toner.
2.    Aplikasikan primer.
3.    Aplikasikan eyeshadow warna silver di seluruh bagian mata.
4.    Lanjut eyshadow ungu di ujung mata (outer V).
5.    Lanjut eyeshadow hitam di outer V.
6.    Baurkan dengan shadow brush.
7.    Aplikasikan eyeliner pensil di bingkai atas dan bawah mata.
8.    Aplikasikan eyeliner cair di bingkai mata atas.
9.    Aplikasikan mascara pada bulu mata atas dan bawah.
10.  Gunakan eyebrow dan sisir alis untuk membentuk dan merapikan alis.

Percakapan berikutnya, saya meminta ijin Bunga untuk memposting foto wajahnya di blog ini. Tapi dia memberi syarat hanya bagian mata saja yang boleh diposting. Namanya pun enggan untuk di sebutkan.
Nah, walaupun agak berantakan dan fotonya juga kurang jelas, Bunga bilang riasan ini membuat matanya jadi makin tajam. Dan smokey. Dan cantik :). Tapi, itu Bunga yang bilang. Kalau kamu gimana? Butuh saran ya, Ladies.

--------------

Ohiya, saya juga mau pamer korsase dan hasil modifikasi tote bag yang saya dapatkan dari majalah Cita-cinta edisi bulan Maret (kayaknya). Hihi. Kebetulan tote bag bawaan majalah enggak ada risleting, talinya kurang kencang, dan mirip seperti tas belanja. Akhirnya saya bawa ke tukang reparasi tas dan saya minta pasang ini itu supaya lebih laik pakai. :)



Tulisannya lucu. :))

I'm Young
I'm Strong
I'm Beautiful
I'm Im Perfect
I'm Me

Wednesday, June 6, 2012

Review : Produk Make-up Mata yang Hampir Saya Pakai Setiap Hari (part II)

Ini bagian II dari postingan saya sebelumnya di sini. Setelah mereview secara singkat tiga produk = Eyeshadow Viva, Kajal Eyeliner, dan Viva Eyebrow, sekarang saya lanjutkan untuk tiga produk lagi.






4. Unbranded Eyebrow + Sikat Alis



Saya agak lupa beli di mana. Tapi saya suka dengan sikat alis ini. Bentuknya cukup panjang dan mampu membuat alis menjadi rapi. Kebanyakan sikat alis yang saya beli bulunya sangat halus sehingga tidak ngefek di mata saya. :(. Tapi untuk yang ini sangat ngefek. :). Pada dasarnya benda ini adalah eyebrow yang dilengkapi dengan sikat. Eyebrownya berwarna cokelat, tapi tidak pigmented sama sekali. Perlu beberapa kali ulas (dan teksturnya sangat keras seperti pensil H), baru dapat keluar warnanya.

Kalau yang ingin mencari sikat alis yang berkualitas baik, dapat mencari eyebrow ini. Ciri-cirinya kemasannya terbuat dari seng berwarna biru metalik dan memiliki dua ujung, yang satu ujung eyebrow, satunya sikat alis.

5. Eyeliner Skiva


Ada yang pernah mendengar atau bahkan memakai produk Skiva? Pasti Ladies pernah dengar semuanya. Ini brand lokal yang sudah cukup lama beredar. Namun sekarang tidak tahu rimbanya. *eh. Karena sudah sangat susah sekali mencari brand ini. Padahal setahu saya koleksinya lumayan lengkap.

Saya membeli eyeliner ini saat masih buta soal make-up (oke, sekarang juga masih belum apa-apa sih. :p). Tapi ternyata saya tidak kecewa dengan produk ini.

Packaging. Seperti pensil eyeliner pada umumnya. Berwarna hitam dan berpangkal warna emas. Pokoknya orang kalau melihat benda ini pasti langsung tahu kalau ini eyeliner pensil, bukan pensil 2B yang dipakai ujian. Hehehe
Tekstur. Ok banget. Mudah diaplikasikan. Warnanya keluar dan tidak smudge seharian. Saya memakai pagi hari sampai sore pulang pun masih tetep stay di mata saya.

Harga = sekitar Rp 15.000,00
Beli Lagi = Ya

6. Oriflame Vision V Mascara Non Waterproof


Oriflame. Brand asal Swedia yang memiliki sistem penjualan MLM. Saya membeli ini dari teman saya yang jualan dan rajin membawa katalog kemana-mana. Oke, karena saya penasaran dan kebetulan sedang ada diskon, saya mencoba produk maskaranya. Ada beberapa maskara yang diluncurkan Oriflame. Tapi saya pilih yang ini dengan alasan = paling murah! :))

Baiklah.

Packaging. Warna silver. Tapi sekarang sepertinya sudah ganti merk dan bentuk kemasan juga. Tabung dan aplikatornya cukup panjang sehingga memudahkan untuk pengaplikasian ke bulu mata.
Tekstur. Creamy. Saya suka mascara bertekstur creamy ketimbang cair. Karena mudah mbleber kemana-mana.
Hasil di bulu mata. Hasilnya sangat kelihatan berbeda di mata saya. *swatch foto menyusul yaa. Bulu mata terlihat makin panjang dan tebal. Sayangnya maskara ini sangat-sangat-sangat smudge. Kena keringat atau minyak sedikit saja sudah kacau dan warnanya luntur. Big no-no kalau dipakai tanpa membawa kaca dan tissue untuk membersihkan setiap saat. Alhasil maskara ini jarang saya pakai. Paling kalau bepergian di malam hari saja.

Harga = Rp 50.000,00
Beli Lagi = Gak. Cari yang waterproof saja.

Bonus : Foto mata saya yang belum bisa disebut EOTD* ( Eye Of The Day)





Saya memakai eyeliner Skiva, Eyebrow Viva dan mascara Oriflame. Kelihatan tipis di foto, padahal aslinya jelas banget. :)

Well, hope you enjoy it. :)

@andhikalady

Review : Produk Make-up Mata yang Hampir Saya Pakai Setiap Hari (part I)

Apa yang kamu lakukan pada matamu ketika mau bepergian? Kalau saya sih cuma harus melek aja. Masa bepergian mata saya masih merem?

:X

Well,  bercandanya sudah. :)

Gak hanya bepergian, kalau kamu pengen melenong, acara khusus, atau sekedar bereksperimen dengan mata kamu? Barangkali ada yang mengoles eyeliner, mengusap eyeshadow, atau bahkan ada yang full make-up mengenakan eyeshadow, primer eyebase, eyeliner, eyebrow shading de el el, de el el..?

Kalau ini adalah versi ribet saya untuk eye make-up. *kalo ga ribet saya biasanya cuma pakai maskara aja*..


Kiri ke kanan :
1. Viva Eyeshadow Duo (Black & Yellow)
2. Hasmi Kajal Eyeliner
3. Pensil Alis Viva
4. Unbranded Pensil Alis + sikat alis
5. Skiva Eyeliner
6. Visions V Mascara by Oriflame

Mari kita review satu-satu.

1. Viva Eyeshadow Duo




Buat saya, memiliki eyeshadow warna hitam itu wajib. Karena warna hitam ini banyak gunanya. Di antaranya :

- Sebagai eyeshadow biasa
- Sebagai andalan untuk mempertajam outer V mata setelah penggunaan eyeshadow
- Sangat diperlukan ketika ingin bermain dengan dark smokey eyes
- Sebagai eyeliner jika diaplikasikan dengan kuas khusus eyeliner
- Sebagai penegas alis. (Kadang saya merasa membentuk alis menggunakan pensil hasilnya kurang alami)
- Sebagai pembuat paes. (Kalau untuk menari)
- Dan lain-lain :)

Setelah beberapa lama hunting eyeshadow yang pigmented dan terjangkau, sampailah pada keputusan untuk membeli eyeshadow Viva duo. Saya sebenarnya hanya pengen warna hitam saja, tapi Viva tidak menyediakan eyeshadow single, dan harus sekalian membeli dua paket ini bersama eyeshadow warna kuning gold glitter. Seperti kata Om Bondan, Yasudahlah.. :)

Packaging. Kemasannya terbuat dari plastik yang mengingatkanku pada mainan masak-masakan waktu kecil. Kalau dilihat dan dinilai, sepertinya jika produk ini jatuh bisa bikin pecah dan sangat rapuh. Oke deh, karena harganya murah meriah, bisa dimaafkan. :)
Powdery?. No. Eyeshadow tetap pada tempatnya dan enggak mudah mbleber kemana-mana.
Kuas. Disediakan satu kuas dengan dua ujung. Ujung yang satu kuas busa, yang satunya kuas blend. Tapi yang saya pakai hanya kuas busanya saja. Kalau kuas blend, mending pake yang khusus blend aja deh. ;)
Pigmented. Saya akui, produk ini warnanya keluar banget. Alias pigmented. Enggak kecewa deh beli produk ini. Buat dipakai ke mata langsung keluar. Lihat aja swatch di bawah ini :


Very pigmented.

Harga = Rp 12.000,00
Beli lagi = Ya

2. Kajal eyeliner.

Hashmi Kajal Eyeliner.

Cukup susah mengelompokan eyeliner ini ke dalam anggota eyeliner pensil, eyeliner cair atau eyeliner gel. Karena teksturnya sama sekali lain dengan ketiga jenis eyeliner tadi. Jika saya gambarkan, bentuk kajal eyeliner ini seperti perpaduan antara bubuk dan gel. Kajal atau sering juga disebut kohl adalah material rias mata yang berasal dari daerah Timur Tengah dan India. Pada budaya asalnya, kajal biasa dipakai untuk menghitamkan garis mata dan melindungi mata dari penyakit. Cek aja di wikipedia_kajal.
Riasan mata khas Timur Tengah. Sumber

Packaging. Kemasan kajal ini berupa tube dari alumunium dan dilapisi semacam cat berwarna putih. Pada tutup terdapat aplikator yang digunakan untuk mengoles ke mata. 
Tekstur. Seperti sudah saya jelaskan tadi, saya sedikit susah mengatakan tekstur kajal ini berupa gel atau serbuk. Mungkin di antaranya kali ya? Tapi dengan tekstur ini, tidak terlalu susah diaplikasikan ke mata.
Pigmented. Kajal ini tidak sepigmented eyeliner gel atau cair, tapi menurut saya pribadi ini lebih pigmented daripada eyeliner pensil. Tapi tergantung merk dan kualitas juga.
Powdery. Tidak. Walau bentuknya agak mirip serbuk, tapi kajal ini tidak mudah belepotan.

Harga : Rp 9.000,00
Beli lagi : Ya
Beli di mana : di toko jilbab atau toko busana muslim. FYI, Oriflame juga mengeluarkan produk kajal eyeliner. Tapi kemasannya berbeda.

3. Pensil Alis Viva Brown





Hmm, ini kayaknya sudah ramai banget dibicarakan sebagai Holly Grail eyebbrow. Siapa sih, yang enggak tau Pensil Alis Viva? Dari make-up pemula (kaya saya), sampai dengan make-up profesional di Indonesia, pasti memiliki benda ini.

Packaging. Kemasannya berwarna orange cerah. Jadi asumsi saya kalau benda ini hilang, gampang dicari. :).
Tekstur. Teksturnya seperti pensil alis pada umumnya. Tidak powdery juga tidak terlalu creamy. I love it.
Pigmented. Saya dapat mengatakan pensil ini pigmented karena walaupun saya aplikasikan tipis-tipis dan pelan-pelan warnanya tetap keluar di alis saya. Saran saya, kalau merasa terlalu tebal, bersihkan saja dengan cutton bud yang ditetesi baby oil. Lanjutkan dengan sikat alis setelahnya.

Harga : Rp 20.000,00
Beli Lagi : Iya. Pengen yang warna hitam juga.


>>>> Postingan bagian dua dapat dilihat di sini.

Ads