Follow Us @andhikalady

Showing posts with label Brand : pixy. Show all posts
Showing posts with label Brand : pixy. Show all posts

Thursday, February 5, 2015

Pixy Pure Finish Compact Powder

February 05, 2015 1 Comments
Mari bahas sejenak tentang sebuah bedak yang sedang nangkring lucu di pouch makeup saya. Namanya Pixy Pure Finish Compact Powder. Ohya, sebelumnya saya cerita dulu yah, kalau saya sudah lama langganan produk Pixy, terutama bedak-bedak dan two way cake nya. Eh, maskaranya juga. Eh, removernya juga. Baru eyeliner gel dan foundation stick-nya yang saya kurang suka.
FYI, bedak ini sempet banyak direview oleh beauty blogger sekitar akhir tahun lalu, bebarengan dengan salah satu lomba blog tentang BB Cream baru yang diselenggarakan Pixy. Tapi tenaaang, post ini bukan buat lomba kok. Tetapi emang saya yang pengen review karena bedaknya lucu.

Well, nambah lagi satu alesan kepingin review: produknya lucu!

Suka sama desain kemasannya! Lace-lace gimana gitu. Kayak model taplak meja vintage.
Bedak ini asalnya memiliki box kemasan. Di box tersebut ditulis keterangan: dilengkapi dengan SPF 25&PA++, matte lucent powder, non comedogenic & clinically tested. Intinya, bedak ini menjanjikan perlindungan sinar UV, hasil matte di kulit, dan ramah untuk kulit yang mudah berkomedo.

Produk bedak ber-SPF artinya nggak selalu bisa terjamin dapat memberikan perlindungan UV jika dipakai sendirian. Kamu tetap harus mengaplikasikan pelembap atau sunblock sebelumnya. Bedak SPF akan berguna ketika kamu melakukan touch up di siang hari. Semacam mendapat perlindungan baru, begitu. Tapi harus hati-hati ketika kamu mau selfie ketika sedang memakai bedak SPF, apalagi kalau malam hari. Beberapa produk ber-SPF memiliki sifat memantulkan cahaya, sehingga bisa jadi hasil foto kamu akan terkena efek whitecast.


Butiran bedak ini lembut dan punya butiran yang halus. Kalau saya bisa bilang, ini adalah bedak yang nyaman banget kena di kulit. Ketika dipakai, bisa nyatu dengan kulit wajah tanpa ada cemang-cemong. Btw, saya punya kawan namanya Utari. Dia suka mengistilahkan bedak yang cemang-cemong dengan istilah 'bedak berenang-renang' di wajah. Hahaha. Kalau pakai istilah versi dia, bedak Pixy ini nggak demen berenang-renang di wajah, maunya nempel terus kayak perangko.

Padahal perangko bisa nempel cuma kalo dilem atau dijilat dulu. Saya masih bertanya-tanya tentang sebuah iklan komersial produk talk wangi anti bau badan yang memberi jaminan lawan jenis kita bakal nempel terus kayak perangko. Itu maksudnya dijilat dulu kah, baru mau nempel? Abaikan.

 

Sudah saya jelaskan di atas kalau kemasannya saya suka. Ternyata dalemnya juga saya suka. Err, sebenernya saya selalu suka dengan desain kemasan bedak jenis apapun sih, termasuk Pixy ini. Hanya perbedaannya adalah desain lace di permukaan kemasan, dan warna pink yang lucu. Perpaduan vintage dan girly yang pas menurut saya. Disadari atau tidak, tapi produk ini mengingatkan saya dengan produk-produk makeup unyu dari Korea.


Kejutan, sponsnya juga nyaman dipakai. Bentuknya cukup tebal dan kokoh dan cuci-able. Maksudnya, karena kekohohannya, spons ini bisa dicuci, kemudian dipakai lagi. Saya sering lho menemukan spons bedak yang mudah rusak dan bolong-bolong. Sehingga setelah dipakai, harus ganti dengan yang baru. Belum lama ini malahan, saya baru saja memakai bedak tabur lokal merk profesional, yang harganya cukup premium, ternyata sponsnya sangat mengecewakan sekali. Baru dipakai seminggu sudah langsung minta diganti. Kapan-kapan deh saya review produk itu.

Tiada kesan apapun sebuah review tanpa foto. Hihi. Foto di bawah ini menggunakan Pixy Pure Finish setelah pemakaian 5 jam, meskipun, saya akui, foto ini nggak mewakili hasil produk ketika digunakan.


Foto ini mewakili warna di kemasan produk. Dan mewakili keadaan pipi saya yang bertambah besar dua kali lipat setelah belasan postingan.
Kesimpulannya produk ini bagus buat kamu yang pengen tekstur bedak ringan (tanpa embel-embel TWC), dan kepingin hasil yang matte. Sejauh saya pakai, bedak ini memang memberikan hasil yang matte di kulit saya yang cenderung berminyak. Jika minyak wajah saya sudah mulai berproduksi, sementara saya sudah memakai bedak ini, hasil di wajah cenderung dewy dan berkilau sehat.

Kalau kekurangan produk ini apa ya? Ehmm, mungkin bagi yang nggak suka dengan warna pink? Atau yang tidak suka dengan pilihan warna yang sedikit. Karena Pixy baru mengeluarnya 3 varian warna untuk produk ini. Sebetulnya dari ketiga warna itu nggak ada yang cocok dengan warna kulit saya, tapi manurut Mbak-Mbak yang jual, saya disarankan memakai warna cream yang tonenya kuning (tone kulit saya pink). Yeahh, akhirnya saya tetap pakai juga, dan bisa 'dipaksain' supaya nyatu sama warna kulit. Hehe.

+Andhika Lady Maharsi

Friday, August 23, 2013

Pixy Eyeliner Gel Black

August 23, 2013 30 Comments

Another eyeliner. Ada macam-macam jenis dan bentuk eyeliner. Contoh yang relatif paling gampang dipakai adalah eyeliner pensil. Kemudian ada eyeliner cair, eyeliner matic, eyeliner spidol, ada eyeliner dari eyeshadow, ada pula eyeliner gel. Tapi secara umum fungsinya sama yaitu untuk membingkai mata supaya tampilan mata lebih tajam dan cantik. Hampir tidak ada kreasi makeup yang tidak menggunakan eyeliner, setipis apapun itu. Makannya, buat saya, punya eyeliner itu wajib hukumnya. Lebih baik nggak pakai eyeshadow tapi pakai eyeliner daripada pakai eyeshadow full tanpa eyeliner.


Kali ini saya mau share sedikit pengalaman menggunakan eyeliner gel buatan lokal, yaitu Pixy. Kenapa judulnya “share sedikit”, bukan “review”? Itu karena saya baru pertama kali ini punya eyeliner berbentuk gel. Sehingga dengan penuh kejujuran, saya belum mampu menilai sebuah eyeliner gelitu bagus atau tidak. Oke? Deal? Jadi ini bukan review, tapi sedikit share.

Menurut saya, pada dasarnya eyeliner yang baik itu adalah yang :
  1. Mampu membingkai mata dengan benar.
  2. Memiliki efek smudge yang kecil.
  3. Memiliki stay power minimal lebih tahan lama dibanding eyeshadow. Jadi meskipun eyeshadow sudah memudar, eyeliner tetap stay on di garis mata.
  4. Mudah menempel ke kulit meski tanpa eyebase.
  5. (relatif) Mudah dalam pengaplikasian.
Nah, apakah Pixy Eyeliner Gel mampu memberi kelebihan seperti tersebut di atas? Ini dia..

Eyeliner Gel Pixy memiliki tekstur semi padat dengan aplikator yang menyatu dengan tutup kemasannya. Kuasnya terbuat dari bulu sintetis yang cukup keras sehingga cocok untuk pengaplikasian eyeliner (jangan samakan kuas eyeliner dengan kuas eyeshadow). Wadahnya terbuat dari kaca yang mengingatkan saya pada tempat tinta retro yang sering dipakai pas saya kecil dulu. Mungkin alasan penggunaan wadah kaca ini adalah untuk mencegah isi eyeliner gel mengeras (pelajaran Kimia SMA dulu untuk menjaga isinya terjaga, masukkan ke wadah kaca).


Jika dinilai dengan parameter "mampu membingkai mata dengan benar", eyeliner ini sudah cukup mampu membingkai mata dengan baik. Dia mudah menempel ke kulit, langsung kering dengan sekali usap, jadi pastikan wadah eyeliner selalu tertutup rapat.

Tapi yang cukup mengganggu adalah ketika diaplikasikan, kuasnya tidak mampu memberi usapan yang rapih, alias masih ada bagian line yang belum tercover eyeliner. Alhasil saya harus mengoles berulang kali untuk mencapai kerapian garis yang saya inginkan. Nah, masalahnya adalah eyeliner ini sangat cepat kering dan ketika saya tumpuk dengan olesan baru, olesan lama dapat terkelupas. Wewewew. Solusi satu-satunya adalah mengaplikasikan eyeliner dengan cepat dan jangan menunggu lama sampai mengering. Ini membuat saya menilai eyeliner gel jebul lebih susah dipakai daripada eyeliner pensil dan cair.

Bisa dilihat hasil pengaplikasian kurang rapi dan ada bagian yang belum tercover line.
Kalau secara warna, so far saya suka. Dia menghasilkan warna yang cetar, hitam pekat dan kentara. Hasilnya semi pensil, semi cair. Artinya tidak se-smudge eyeliner pensil, tapi belum sepekat eyeliner cair. Ketika dibersihkan, efek yang terjadi juga separuh smudge - separuh mengelupas. Yeah, pokoknya sifatnya di antara eyeliner pensil v.s eyeliner cair deh.


Eyeliner ini juga cukup tahan lama. Mampu stay on di mata hingga 8 jam tanpa smudge. Dipakai berbarengan sama smokey eyes ayok, dipakai sendiri tanpa eyeshadow juga oke. Foto di atas saya pakai bersama eyeshadow cokelat Elf Eyebrow Kit yang pernah saya review di sini. 

Di bawah ini FOTD memakai Pixy Gel Eyeliner.


Kesimpulannya, eyeliner ini cukup baik sesuai fungsinya. Membingkai mata dengan benar, stay power bagus, memiliki efek smudge kecil, dan mudah menempel ke kulit. Tapi untuk saya, eyeliner ini cukup susah dipakai dan boros waktu. 

Saya sekalian iseng bikin data waktu pemakaian eyeliner pensil v.s. cair v.s gel :

Eyeliner pensil :
- Membuka tutup pensil : 5 detik.
- Meraut (optional) : 10 detik.
- Memakai di mata kanan : 30 detik.
- Memakai di mata kiri : 30 detik.
- Touch up : 20 detik.
- Menutup pensil : 5 detik.
TOTAL : 1 menit 40 detik

Eyeliner cair :
- Membuka tutup eyeliner : 10 detik.
- Memakai di mata kanan : 40 detik.
- Memakai di mata kiri : 50 detik (karena lebih susah).
- Touch up : 20 detik.
- Menutup wadah eyeliner : 10 detik.
TOTAL : 2 menit 10 detik

Eyeliner gel :
- Membuka tutup eyeliner : 10 detik.
- Memasang kuas : 20 detik.
- Memakai di mata kanan : 60 detik.
- Memakai di mata kiri : 70 detik.
- Touch up : 60 detik.
- Bersihkan kuas : 30 detik.
- Mengembalikan posisi kuas : 20 detik.
- Menutup eyeliner : 10 detik.
TOTAL : 5 menit 10 detik. (lama bok!)

Well, jadi saya pribadi lebih memilih eyeliner pensil atau cair saja deh Jeng.

Sekedar info, blog ini baru menambahkan laman daftar istilah lho, cek di sini Jeng ->> http://www.jenganten.com/p/glossary.html


@andhikalady

Monday, November 5, 2012

Make up (katanya) ke Kantor

November 05, 2012 27 Comments
Ahem, saya baru saja mendapat ide dari kawan saya yang baru saja menjadi Ibunya Aksara, @yoqiza , untuk posting menyoal makeup ke kantor. Krik krik, ide selewatan langsung muncul begitu saja. Meskipun sampai saat ini saya merasa Bu Yoqiza salah alamat bertanya. Hihihi.

Tapi tak apalah. Atas permintaan beliau yth, saya coba posting beberapa versi makeup ngantor versi saya pribadi. Mau disanggah, monggo, mau dicontek, juga tidak apa-apa. Syukur-syukur menginspirasi. #ngarep:D

...

Pada dasarnya, makeup untuk bekerja/ngantor/nguli atau apalah, menurut saya itu harus begini :

- Tahan lama dipakai dari pagi hingga (minimal) siang.
- Ketika dipakai cuci muka alias wudhu, apapun yang dipakai di mata kita tidak mbleber.
- Looknya bikin kita semangat sepanjang hari di kantor.
- Simple, tidak terlalu berat (emangnya mau kondangan?).
- Moisture dan terlindung. Artinya kulit terjaga kelembapan karena terpapar AC dan perlindungan dari sinar UV.

Hmm, banyak juga ya, syaratnya. Ada beberapa versi dandanan saya kalau ke kantor. Jadi saya bedakan menjadi tiga jenis yaa..
  • Versi Males
Namanya saja versi males. Ya dandannya males-malesan gitu. Tapi males dandan bukan berati wajah polosan dong. Pelembap dan sunblock tetep wajib dipakai. Biar gimana juga, kulit kita perlu dilindungi. Jadi beginilah kalau saya lagi males.

OOTD
Perlengkapan makeup versi males.
Langkah-langkah dandan :
- Pakai Pelembap (Natur E / Kelly / Clean and Clear, sesuaikan dengan pelembap yang cocok di kulit)
- Pakai Sunblock (Wardah Sunblock)
- Pakai Bedak TWC (Pakai TWC, supaya tetap nutup dosa noda di wajah)
- Pakai Lipgloss (Lip Ice)

Makeup sekedarnya dan jilbab seadanya.
Jilbab :
Jilbab versi males dibuat sesimpel mungkin. Biasanya saya memakai satu helai jilbab paris, dipeniti di bagian leher. Kalau rapi ya syukur, kalau tidak rapi, bisa dirapikan nanti di kantor. (kan judulnya makeup ngantor). Gambar di atas saya pilihkan contoh jilbab yang tidak rapi. Tolong jangan ditiru! Hihihi.

Plus :
- Cepat dipakai.
- Nggak ribet.
- Rekor saya dandan begini paling lama lima menit. (ini saya biuti blogger apaan???)
- Andalan ketika bangun siang.

Minus :   
- Dandanan ala kadarnya.
- Susah mbikin jilbab rapi.
- Ketika sampai kantor (kalau niat) mesti harus benerin jilbab dulu.
- Muka gampang berminyak, stay power kurang oke.   
- Kalau dipakai pas muka saya sedang kurang segar, look macam begini membuat aura muka kelihatan ngantuk nggak semangat.

Makeup Versi Males Saya Pakai Ketika :
- Ya lagi males.
- Kalau bangun kesiangan.
- Kalau kulit saya lagi flawless-flawlessnya (gak perlu makeupan berat-berat).
- Kalau tidak ada hal penting-penting banget yang dilakukan di kantor.
- Kalau saya nggak mau kemana-mana ketika di kantor.

Sejauh ini, makeup versi maleslah yang paling sering aku pakek. >.<
  • Versi Niat
Kali ini versi makeup yang lebih 'niat'.

Alat dan bahan.
Langkah-langkah dandan :
- Pakai step makeup sama seperti versi males.
- Pakai BB Cream untuk tampilan kulit yang lebih halus. --> niat
- Pakai bedak tabur dengan kuas. --> niat
- Tambahkan ngebentuk alis. --> niat
- Pakai Eyeliner.
- Pakai Lipgloss / Lipstick Nude.

Sama simplenya, tapi bagian mata lebih 'nyala' karena ditambah eyeliner dan eyebrow.
  

Jilbab :
Karena agak niat sedikit, saya sempatkan pakai inner. Setelah itu baru pakai kerudung paris dan digubet-gubet ndhas (eh?), sematkan bros yang besar, jadi. Saya suka pakai bros yang besar karena mampu membuat tampilan jilbab yang biasa-biasa saja menjadi stand out.


Plus :
- Kulit muka lebih halus.
- Makeup tahan lama.
- Kelihatan (lumayan) rapi.
- Karena waktu dandannya cukup lama, ada waktu untuk koreksi makeup.
- Untuk dandan seperti ini butuh waktu sekitar 10-20 menit.

Minus :
- Waktu untuk dandan lebih lama dibanding versi males.
- Nggak bisa dipakai buru-buru.

Makeup Versi Niat Saya Pakai Ketika :
- Bangun pagi.
- Lagi kepingin cantik.
- Mau kuliah di sela-sela jam kantor. (saya kan ngantor sambil kuliah).
- Ada janji sepulang kantor.
- Ada janji makan siang. #nggaya
- Lagi kepingin aja.
  • Versi Mau Ketemu Klien
Ini nih, makeup ngantor yang paling butuh effort untuk dandan. Taulah, ketika ketemu klien, kita tidak hanya membawa nama diri, tapi juga nama perusahaan. Buat saya, harga diri jelek oke, gapapa, urusan gueh (??), tapi urusan reputasi perusahaan, jangan (karyawati baik). Untuk itu, demi menghormati banyak pihak, satu, perusahaan, kedua, klien, ketiga diri saya sendiri (diri sendiri perlu dihormati lohh), saya berusaha bikin tampilan yang lumayan niat dibanding cuma niat.

Ada tambahan eyeshadow, dan pashmina!
Langkah-langkah dandan :
- Sama seperti versi niat.
- Pakai eyeshadow, maskara kalau perlu.
- Eyeliner.
- Lipstick natural + lipgloss.
- Blush on.

Mata. Saya memakai Viva Eyeshadow duo.
Jilbab :
Pakai inner, lanjutkan dengan pashmina sifon. Biasalah, gubet-gubet sirah pakai peniti sana-sini, bros sana-sini. Jadi. Karena ini pakai pashmina sifon, otomatis kerudung jadi gampang terbang ke mana-mana. Pastikan peniti yang dipakai memadai untuk menempatkan kerudung tetap pada tempatnya.
Nyepam foto kaki sedikit ah.
Plus :
- Muka lebih berseri-seri.
- Pakaian lebih rapi.
- Lebih kelihatan profesional (#halah).
- Mata terlihat lebih tajam dan 'menyala'.
- Membuat diri sendiri jadi makin pede.
- Ya, jadi merasa lebih cantik aja gituh.

Minus :
- Lama Buk, dandannya! Estimasi waktu antara 25 - 35 menit.
- Suka parno kalau tiba-tiba kerudung jadi gak rapi.

Versi Ketemu Klien Saya Pakai Ketika :
-  Ya kalau mau ketemu klien lah!
-  Kalau saya mau jadi trainer.
-  Kalau saya harus ngomong di depan umum.
-  Atau kalau saya bener-bener sedang selo-seselo-selonya niat-seniat-niatnya.
  • Touch up!
Makeup boleh cantik di pagi hari, tapi seperti usia, kecantikan makeup juga tidak bertahan lama, untuk itulah saya merasa perlu untuk mengantongi pupur dan lipgloss. Ini contoh bedak yang ada di bawaan saya.

Fanbo Bedak dan Make Over Lip Liquid.
Untuk touch up, saya memilih bedak padat, bukan Two Way Cake, karena TWC jika dipakai ketika siang untuk touch up bisa membuat muka terlihat cakey dan ketok kandel dempule. So, bedak padat adalah pilihan tepat.

Saya lebih suka touchup dengan lipgloss karena mudah dipakai dan aman digunakan dalam kondisi bibir seperti apapun. Mau bibir lagi kering, lagi lembap, lagi berwarna, lipgloss tetap menyatu dengan bibir. Selain itu, lipgloss dapat dipakai meskipun tidak menggunakan kaca. Hihihi.

Satu hal lagi, kenapa saya tidak menyebut maskara? Sebenarnya alasan pribadi aja. Menurut saya, pakai maskara itu serba salah. Kalau pakai yang waterproof, susah dibersihkan. Pakai yang non waterproof, gampang mbleber mata. Jadi mending nggak pakai aja sekalian. :X. Apalagi ini urusan bekerja. Otomatis pakainya setiap hari dong. Kasihan atuh bulu mata sayah. :D

@andhikalady

Thursday, August 30, 2012

Tips : Maskara Sangar

August 30, 2012 10 Comments
Pertama-tama, saya ingin banget ngucapin terima kasih untuk kamu, siapapun kamu, di manapun kamu, yang sedang membaca dan mungkin rajin mengunjungi blog sederhana ini. Banyak kejutan yang menghampiri saya melalui blog ini. Dari follower yang bertambah sedikit demi sedikit, kunjungan yang semakin naik. Satu hal penting yang saya rasa = saya jadi merasa memiliki banyak kawan baru. :’).

Beberapa ada yang bilang kalau mereka telah banyak terbantu dengan membaca blog ini. Ada yang bilang beruntung bisa nemu tips sederhana, review make up yang ramah di kantong, dan ada pula yang minta untuk diajarin. Wow, ini betul-betul membuat saya terharu to the max pokoknya. Padahal saya sendiri masih newbie. Apa yang saya tulis di sini bukanlah hal yang saya dapat dari hasil kursus make up macem-macem atau gimana. Murni dari hasil kepo saya dengan orang-orang lain atau coba-cobi dengan alat make up.

Hehe, seperti biasanya, saya juga mau ngasih sedikit tips lagi. Kali ini tentang hal sederhana lainnya yaitu : Mempertebal maskara.

Aslinya, bulu mata saya ini sangat-sangat tidak sangar. Saya bukan orang yang terlahir memiliki bulu mata panjang lebat sempurna. >.<
Mata asli saya.
Memang dapat diakali dengan bulu mata palsu. Tapi apakah saya mampu menyisakan lima belas menit sendiri setiap hari untuk pasang bulu mata? Ya enggak lah. Rempong banget. Kecuali memang ada acara khusus. Jadi saya mengandalkan maskara. Tapi tidak jarang pula maskara yang saya pakai tidak menghasilkan apa-apa di bulu mata saya. Tidak ada hasil yang signifikan dan masih saya terlihat tipis.

So, jadi harus pakai apa untuk membuat maskara yang sangar? Saya memakai bedak bayi. 

Johnson baby powder dan maskara Pixy
Bedak Johnson Pink Blossom ini favorit saya banget. Teksturnya lembut, aromanya harum dan enggak bikin iritasi. Tapi untuk tips ini, bisa juga memakai bedak bayi merk lain. Maskara Pixy adalah satu-satunya maskara yang sedang saya punyai sekarang. Dia waterproof, dan mudah dipakai. Karena daya simpan maskara itu pendek, saya jadi tidak pernah menyetok maskara. Tidak harus menggunakan maskara bermerk Pixy. Pakailah maskara apapun yang kamu punyai. :)

Jadi caranya adalah begini :


Pakai maskara, lapisi dengan bedak bayi.
1. Rias mata (pake eyeshadow, eyeliner, dsb) terlebih dahulu kalau perlu.
2. Jepit terlebih dahulu bulu mata. Karena jepitan saya hilang, saya menyekip proses ini.
3. Pakai maskara. Saya biasanya memakai dengan gerakan kanan-kiri-atas, geser-geser perlahan di sela bulu mata agar merata.
4. Dengan menggunakan tangan, lapisi bulu mata yang masih basah karena maskara dengan bedak bayi tipis-tipis.
5. Tunggu hingga bulu mata kering.

Lap tipis pakai tissue, pakai maskara lagi, dan hasil akhir.
6. Setelah bedak kering, lap tipis-tipis bedak yang tidak menempel memakai tissue.
7. Ulangi lagi memakai maskara.
8. Jadii.

Hasil akhir. Perbedaan mata yang memakai dan tidak memakai.

Bulu mata sangarku.
  • Membersihkan
Untuk membersihkan pekerjaan sangar macam begini, memang harus sedikit telaten. Memakai eye make up remover atau milk cleanser menurut saya kurang mantep untuk menghilangkan sisa maskara dan bedak. Kita harus menggunakan oil cleanser. Jika tidak ada, dapat memakai olive oil. Jika masih tidak ada, gunakan baby oil.

Saya memakai Cussons Baby Oil.

Cara membersihkan :

Mata dengan baby oil. Ewww.
1. Bersihkan dulu kulit kamu dengan milk cleanser atau cleansing oil, angkat pakai kapas.
    Kenapa muka dulu? Banyak yang lebih suka membersihkan mata dulu, tapi saya lebih suka muka dulu. Karena jika muka belum bersih, proses membersihkan mata kurang maksimal. Tissue-tissue yang harusnya dipakai untuk membersihkan eyeshadow/maskara dkk akan terganggu dengan foundation dari sekitar mata.
2. Olesi bulu mata dengan baby oil dengan cara ditepuk-tepuk
3. Angkat pakai tissue/kapas.
4. Baru bersihkan dengan eye make up remover / cleanser.
5. Cuci muka.
6. Pakai toner.
7. Tidur.
8. Jangan lupa senyum. :)

Adonan Mata
- Viva Eyeshadow Black
- Viva Eyebrow Brown
- My Darling Eyeliner

Harga :
- Pixy Mascara : Rp 34.000,00
- Johnsons's baby powder pink blossom : Rp 6.000,00
- Cussons baby oil : Rp 5.000,00
- Viva Face tonik & Cleanser Green Tea : @ Rp 4.000,00

* harga dapat berbeda-beda di masing-masing tempat.

Cheers, semoga tips ini berguna ya, Jenganten.


XOXO, untuk para Jenganten di manapun kalian berada.

@andhikalady

Updated

Ternyata saudari Jenganten Anita Widi sudah duluan pernah memosting tips serupa di sini . Kebetulan saya memang belum baca, Jenganten. :). Saya mendapat tips ini dari teman saya yang nggak mau namanya disebut. Untuk kesamaan tips dan lain-lain merupakan hal yang nggak disengaja, Jenganten. Stay peace, dan semoga membantu. :)

Friday, July 20, 2012

Niatnya sih Vampire Look, Tapi...

July 20, 2012 18 Comments
Karena kebetulan muka saya masih belum pulih dari peristiwa purging akibat Tretinoin, saya belum berani bereksperimen macem-macem dengan muka saya. Biarlah dia sembuh dulu dari jerawat dan kelupas. Hehe. *sabaaar*. Tapi meski begitu, hal ini tidak menyurutkanku dari hasrat untuk memakai make-up. Setelah mengelana mencari korban yang rela mukanya saya unyel-unyel ke sana ke mari, ternyata korban itu nggak jauh-jauh dari saya, alias tetangga kamar namanya Santi @saaantt (tapi bukan Santi nya om Rhoma lho yaa). Hehehee.

Dia meminta saya untuk mengubah muka nya a la Vampir. *mungkin mau ngeceng ke kota Forks kali ya*. Walaupun setelah diraba, ditimbang dan ditrawang, hasilnya nggak mirip-mirip Vampir banget. Daan inilah :






Adonan.

Wajah :
- Caring BB Cream Everlast
- Caring Microfine Loose Powder
- Pixy TWC Acnebrite
- Shading memakai Mirabella Palete warna cokelat.

Pipi :
- Baxi Blush On

Mata :
- Mirabella Pallete no 3, Merah + Ungu
- Viva Eyeshadow Duo, Hitam
- My Darling Eyeliner
- Skiva Eyeliner
- Kajal Eyeliner
- Unbranded Bulu Mata
- Viva Eyebrow

Lips :
- Estee Lauder Bold Red hasil prelover dari tante.

Nah, walaupun ada pula kesalahan yang nggak bisa diabaikan seperti :
- Saya hanya mengeset wajah, tapi nggak sekalian leher, sehingga warna kulit wajah dan leher agak berbeda. >.<*
- Lipsticknya agak mbleber dikit.
- Bulu matanya kurang rapi. --> ini pertama kalinya saya memakaikan bulu mata orang.

Jadi kisahnya, saya dan Santi ini bereksperimen pada malam hari sambil nonton Saranghae yang dibintangi Revaline S Temat. Baiklah. Kami memang penggemar drama Korea. :)). Dan hobi kami adalah bergadang nonton drama Korea sampai pagi. Hihihii

Ohya, beserta postingan ini saya juga menyadari sesadar-sadarnya bahwa saya masih punya utang makeup Sirkus. *mlipir sejenak dari jangkauan Jeng Arum*. Hihihiii

@andhikalady

Wednesday, July 11, 2012

Random Post : Thanks to July dan Haul

July 11, 2012 11 Comments
Sebelum saya menulis lebih banyak pada postingan ini, saya mau bilang : Saya sebenernya geli sendiri melihat muka purgingan saya yang enggak banget pada post sebelumnya. Hihi. FYI, sekarang wajah saya sudah mulai membaik dan enggak separah purging kemarin. Untuk penggunaan tretinoin, saya sempat menghentikan pemakaian selama beberapa hari karena saya baru melakukan facial. FYI, bagi pemakai tretinoin, disarankan jangan mengoleskan pada kulit yang terluka, termasuk luka karena facial. Oleh karena itu, muka saya liburkan sementara selama tiga hari dari pemakaian treti. Setelah luka facial saya sudah lumayan sembuh, pemakaian saya lanjutkan.

Tapi, lagi-lagi saya hentikan kembali karena saya akan melakukang kegiatan paling menyenangkan bulan ini : Rafting! Loh, apa hubungannya Rafting sama pemakaian Treti? Seperti kita tahu, efek penggunaan treti adalah kulit menjadi fotosensitif. Istilah gaulnya, kulit jadi anti sama matahari. Kena matahari sedikit aja bisa langsung kemerahan. Nah, bisa dibayangin kan, kalo lagi seneng-seneng ndayung jeram di bawah terik matahari, kita malah mengorbankan kulit muka? Jadi untuk sementara penggunaan treti saya hentikan dulu selama tiga hari menjelang rafting, agar kulit wajah saya tidak terlalu sensitif dengan matahari. Hehehe. Tapi teteuup, pemakaian sunblock tetap wajib. Sedang memakai ataupun tidak memakai tretinoin.

Lohh kok jadi cerita tretinoin sih? Padahal awalnya saya berniat untuk posting tentang ke-alhamdulillah-an bulan ini. Hehe. Bulan Juli tahun ini banyak banget yang syukur-able buat aku, ladies. Ada sosok spesial yang berulang tahun. yaitu Ibuku, Adek balitaku, Aby, daaan, Saya sendiri. Hehehe. Selain itu banyak juga kegiatan-kegiatan dan rejeki tak terduga bulan ini. Di antaranya,

1. Rafting di kali Serayu.

Karena saya ngikut agenda tahunan kantor, kemarin saya dan rekan-rekan nyasar ke Kali Serayu Banjarnegara untuk melakukan rafting. Lot a fun there. Enggak bakal cukup cerita utuh tentang rafting bisa muat dalam satu paragraf. Hehe. Nantikan ceritanya di andhikalady.blogspot.com . Sinambi menunggu foto-foto ditransfer ke PC saya.

2. Dapet kesempatan untuk dinas ke Medan oleh kantor.

Ini adalah perjalanan dinas pertama saya sejak menjadi Application Support sebagai staff IT di kantor saya bekerja. Nggak disangka langsung dilempar jauh ke luar pulaw. Alias Medan. Kalau ada Dear Ladies yang dari Medan/Batak/apapun yang berhubungan sama Sumatera, saya sampaikan I'd love Medan so much. :). Ohya, saya masih di Medan cuma sampai besok aja nih. Kalau ada yang mau berbaik hati nunjukin tempat kuliner yang enak, tempat belanja yang murah atau tempat beli oleh-oleh menarik di Medan, pliiis, kasih tau aku dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam mulai dari sekarang. Haha, kayak mau ngumpulin tugas aja. Hihi.

3. Blog ini sudah melampaui lebih dari 20.000 kunjungan.

Mungkin dua puluh ribu adalah angka yang kecil untuk blogger-blogger yang sudah profesional yang trafiknya sudah ribuan dalam sehari. Blog ini paling-paling baru dapet 300-500 trafik sehari. Tapi aku sendiri tidak begitu mempermasalahkan trafik, walaupun seneng juga sih kalo lihat makin hari grafik makin naik. Hehe. Well, seperti kata Jeng Arum, (Mbak, saya link namamu ke blog galaumu ya?), trafik dan follower blog itu hanyalah bonus. Yang paling utama adalah bagaimana caranya dengan ngeblog itu bisa bikin kita happy. Saya bisa happy ketika saya ngeblog. Entah ngeblog di sini maupun di blog saya yang satunya.

4. And Haul-haul Hauul.

Well, kurang lengkap rasanya kalau postingan ini tidak dilengkapi dengan tetek bengek kosmetik dan beauty stuff. Saya akan sedikit share tentang haul saya bulan Juli. Kan di judulnya udah keliatan "Thanks to July", jadi apapun di bulan ini yang membuat saya happy akan saya tuliskan. Daaaan, haul merupakan salah satu kegiatan yang bisa membuat saya happy. Okay? Girls? Inilah :

Kiri ke kanan : Pixy TWC Acnebrite Rp 35.000,00, Red Glitter, Visine Eyedrop Rp 9.000,00, Lem Bulu Mata Eye Putti, Vitacid (Tretinoin) Rp 24.000,00.
Glitter merah. Untuk keperluan Make-up Nista. Rp 6.000,00

Lem Bulu Mata. (masih) untuk keperluan make-up Nista. Rp 9.000,00

Bulu mataa. Rp 2.500,00
Sebenarnya masih ada beberapa haul yang terlewat dan belum saya taruh di sini. Tapi kebetulan saya sedang berada jauh dari rumah dan nggak sempat foto-foto belanjaan. Ohya, saya juga mau mengucapkan terima kasih untuk wifi hotel tempat saya menginap. Jadinya saya bisa online dan posting sesuatu sampai malam begini. Posting sesuatu : mejeng foto alay bin ababil di sudut kamar. *maklum cah ndeso*. Ahahahaha :))

5. Fefotoan

Minibar
Laptop untuk saya bekerja, ngerjain skripsi, ngeblog, ngetwit, nonton, curhat, dan diajak ngomong. :))

Kopi krimer. Buat nemenin bergadang bikin konfigurasi aplikasi. >.<*
Bath stuff. Bisakah kamu melihat ada Larissa di sana? :))
Narsis gapenting di depan kaca kamarmandi.
Bonus foto langit pas di atas sewawat Jakarta-Medan. :)
Bay the wai, bay the wai. Saya juga ternyata masih utang sesuaty lho Ladies. Tebak apaa? Yups. Tantangan Make-up Nista bulan Juli yang dikumandangkan Jeng Arum atas dasar ide dari Mbak Dokter Aldila. Mereka adalah beauty blogger anggota persaudaraan Make-up Nista yang cantik dan kece yang tinggal di Jogja. Siapapun boleh ikut dan berpartisipasi. Tidak harus berasal dari Jogja. Khusus untuk bulan Juli, temanya adalah #sirkus. Kamu juga boleh berkreasi asal tidak keluar dari jalur tema sirkus. Hasil kreasi dapat berupa FOTD, EOTD, OOTD, face art dan lain-lain. Taruh hasil kreasi kamu di blog, laporkan ke Jeng Arum atau kirim link via twitpic ke @sekararumw.  Selamat berkreasi sesuai selera. :)

 @andhikalady