Follow Us @andhikalady

Showing posts with label Brand : Rivera. Show all posts
Showing posts with label Brand : Rivera. Show all posts

Monday, July 29, 2013

Rivera Face Shimmering Powder

July 29, 2013 18 Comments
Saya bukan pengguna shimmering powder sih sebenarnya. Buat saya, items makeup yang ada shimmer-shimmernya itu kalau bukan eyeshadow, blushon ya lipstik. Kalau untuk bedak shimmer? Errrr, pikir-pikir dulu deh untuk pakai setiap saat. Kenapa? Yang pertama, kulit saya itu tipenya berminyak, jika ditambah bedak shimmer, maka kesan minyaknya akan makin kelihatan. Kedua, tekstur kulit saya nggak rata, kalau ditambah bedak shimmer, makin kelihatan lah ketidakrataanya.

Tapi kadang-kadang saya juga butuh bedak shimmer. Salah satunya adalah sebagai bedak finishing untuk makeup panggung. Kalau saya pakai makeup untuk menari, biasanya sehabis makeup, saya tambahi pakai finishing berbentuk bedak shimmer. Kenapa? Ya supaya karakter wajah lebih berkilau dan bercahaya, begitu istilahnya. Tapi berdasar pengalaman saya, pemakaian bedak shimmer untuk tujuan "bercahaya" itu cuma berlaku buat makeup panggung saja Jeng. Kalau pakai ginian buat ke mall, ke kampus atau ke kantor, bisa-bisa kita dijuluki kembaran Banci Taman Lawang. Soalnya bagi saya cukup lebay hasilnya.

Salah satu kegunaan lain adalah memberi karakter pada wajah kalau mau difoto. Bubuhkan shimmer secukupnya sebagai highlight di batang hidung, bawah mata, atasan eyeshadow, dagu dan pipi. Maka kontur wajah akan semakin kelihatan, istilahnya dibuat tampilan 3D ketika difoto. Tutorial kontur wajah mungkin akan saya bahas lain kali di postingan tersendiri.

Kali ini saya akan bahas salah satu shimmering powder merk lokal berjudul Rivera Face Shimmering Powder.



Kenapa saya beli ini? 1. Saya butuh shimmering powder. 2. Harganya terjangkau. 3. Konsep penjualan yang membanderol empat shade shimmer powder dalam satu kemasan. 4. Kalau dilihat dari kuas dan uliran, kayaknya menarik nih untuk dipunyai atau sekedar nangkring di makeup pouch.
  • Kemasan
Konsep kemasannya cukup menarik, yaitu mewadahi empat shade sekaligus. Cara pakainya adalah menggunakan kuas. Jika ingin mengganti warna, tinggal diulir di warna yang sesuai, dan sambungkan dengan kuasnya. Praktis dan simple.
Dari segi kualitas kemasan, kalau dilihat sepintas sih kayaknya lucu dan elegan, ada warna gold dan dengan pelengkap sebuah kuas. Tapii, begitu dipegang, duh, kok plastiknya rapuh banget ya? Saya menduga jika kemasan ini jatuh, maka bedaknya akan bubar ambyar ke mana-mana. Kuasnya juga mengecewakan, bulunya kasar dan terasa nyelekit ketika dipakaikan ke kulit. Akibatnya, kuas ini nggak pernah saya pakai, kalau mau pakai bedaknya, ya pakai kuas tambahan sendiri.

Kuasnya cukup kasar. :(

  • Shade
Bedak ini terdiri dari empat kumpulan shade yang berbeda. Di mata saya, warna-warna bedak ini adalah beige, gold beige, pink, dan silver. Hmm, mungkin ada pengistilahan warna lain yang lebih tepat beserta hint-hintnya. Maklum, saya sendiri masih belajar tentang warna-warna pada makeup.

Add : Saya mencoba Googling, ternyata empat warna tersebut namanya adalah Nature Gold, Crystal, Exotic Pink & Satin Beige. Hihihihi. :D

Keempat shade ini memiliki butiran shimmer yang kentara, dan cukup terlihat ketika dipakai di kulit. Saya suka yang warna pink, karena mirip dengan tone kulit saya dan mampu membuat kulit menjadi lebih segar.

Searah jarum jam : Satin beige, natural gold, crystal, exotic pink.
  • Tekstur
Satu kata yang bisa saya deskripsikan untuk tekstur bedak ini = terbang! Artinya, bedaknya gampang banget terbang ke mana-mana kalau nggak hati-hati. Lihat saja gambar di bawah ini, baru dijejer saja sudah mengotori dasar yang saya pakai untuk foto. Adapun untuk kehalusan dan bentuk shimmer, teksturnya saya suka, dia cukup halus dan lembut dioles. Butiran shimmer-nya juga cukup kecil-kecil.

  • Swatch
Ini hasil swatch di kulit. Sudah kelihatan shimmernya.


Kesimpulan : bedak ini bagus untuk shimmer di kulit (nanti ada post khusus untuk kontur wajah), kemasannya kreatif yaitu membungkus empat warna sekaligus, cukup worth untuk produk lokal berharga terjangkau dengan kegunaan yang cukup ideal. Hanya ada beberapa poin review yang saya kurang suka yaitu kemasannya terlalu rapuh, kuasnya kurang berkualitas, dan tekstur yang mudah terbang jika kemasannya dibuka. 

Harga : Rp 28.000,00 , 4 x @1,2 gram.

@andhikalady

Tuesday, September 18, 2012

Lipstick Rivera

September 18, 2012 11 Comments

Saya baru saja menemukan lipstick yang cocok sekali buat saya. Berasa penantianku memecahkan beragam kode, bilangan Fibonacci sampe jejak darah berujung ke penemuan saya mendapatkan Holy Grail. Hihihihi. Lebay. Btw, siapakah yang pertama kali mencetuskan istilah Holy Grail untuk menyebut kosmetik yang cocok banget sampai disembah sebagai cawan suci untuk pemakainya?


 

Well, kembali ke topik. Lipstick yang saya maksud itu adalah Lipstick Rivera nomor 23.

 

Lipstick ini adalah lipstick buatan lokal. Yew, saya memang lagi gandrung dengan produk lokal. Selama yang lokal masih bisa ter-endorse, buat apa bayar lebih mahal. (loh, malah tiru iklan). Hihi

Tekstur lipstick ini creamy dan melembabkan. Ini bukan lipstick matte. Namun ajaibnya lipstick ini mampu menutupi area tepi bibir saya yang kehitaman. Setelah diaplikasikan, warna lipstick ini menyatu seperti menjadi warna alami bibir. Tone warnanya juga sesuai dengan kulit wajah saya. Soft pinky. (NB : wajah saya sebenarnya bukan soft pinky, tepatnya terdapat kemerahan di berbagai tempat).

 
Saya sungguhkan jatuh cinta dengan warna dan teksturnya. Meski kulit bibir saya sedang kering dan tidak halus (ex : ada kulit yang mengelupas), teksturnya tetap bertahan lembab. Biasanya kalau kulit bibir sedang kering, saya harus memakai lip balm atau sebejibun minyak penghalus untuk menyembuhkan. Dengan lipstick Rivera ini, lip balm tidak dibutuhkan lagi. Tinggal oles, bibir jadi lembab dan berwarna dengan sekali olesan.

Swatch di bibir
 Well, saya lebay mengatakan lip balm tidak dibutuhkan lagi. Faktanya lip balm tetap dibutuhkan untuk menutrisi kulit bibir. Nutrisi seperti lip balm tidak mungkin (atau sedikit sekali) kita dapatkan dari sebuah lipstick.

Swatch di tangan

Cerita tentang stay power, lipstick ini cukup memadai untuk digunakan awet selama dua jam pertama. Menuju jam ke tiga atau empat, warnanya sudah mulai pudar. Saya pernah berlipstick ini dan mengecup botol Yakult. Hasilnya fatal seperti ini :

LOL
Aroma lisptick ini juga lumayan lho. Nggak seperti aroma lipstick kebanyakan. Saya menyebut aroma lipstick yang enak sebagai lipstick food-taste. Jika dideskripsikan, aromanya mirip dengan aroma buah yang menyegarkan.

Satu-satunya yang kurang saya sukai dari lipstick ini adalah kemasannya. Sebenarnya kemasannya cukup kuat dan bagus. Bagian luar berwarna biru donker, bagian dalam berwarna emas. Sayang, menurut mata saya yang awam ini, kombinasi antara biru donker dan emas itu kurang cocok. Biru donker lebih cocok bersanding dengan silver karena sama-sama warna dingin. Biru adalah warna dingin dan emas adalah warna hangat. Melihat keduanya bersamaan seperti melihat air dan api. Tidak cocok.


Ah, tapi siapa peduli dengan kemasan selama kualitas isinya prima?

Ya nggak gitu dong. Kemasan tetap penting. Siapapun akan melihat kecantikan wadahnya dahulu sebelum berniat icip-icip isinya. Emang mau di kasih lipstick sama wadah daun pisang? LOL.

Harga : Rp 23.000,00
Positif :
- Warnanya nyatu di kulit
- Lembab
- Stay power bagus
- Aromanya enak
- Kemasan kuat

Negatif :
- Warna kemasan. Warnanya kurang nyatu.



Foto narsis. Saya sedang tidak pakai eye make up. Cuma lipstick. Jadi, maklum kalau muka saya sedang kelihatan kuyu
Sekalian nyoba gaya baru pakai bando Royal saya. >.<*


Bandonya seperti ini lho. Lucu kan? Lucu kaan?

xoxo