Follow Us @andhikalady

Showing posts with label Brand : Himalaya. Show all posts
Showing posts with label Brand : Himalaya. Show all posts

Saturday, March 7, 2015

Himalaya Herbal Purifying Neem Foaming Face Wash

March 07, 2015 1 Comments
Saya sudah pernah mereview Himalaya Facial Wash di sini.  Yang akan saya review di sini juga, err, hampir-hampir mirip gitu deh. Dari judulnya, bahan-bahannya, free SLS dan Paraben, sampai klaim kegunaannya juga sama. Cuman, ada yang unik di sini yaitu bentuk foam-nya. Kalau yang berbetuk gel, kita harus menggosok-gosokkan produk di tangan sebelum keluar foam (meskipun harap dicatat bahwa busa yang keluar itu relatif lebih sedikit di hampir semua produk free SLS), sedangkan produk ini ada semacam pump yang digunakan untuk memompa busa keluar. Yuk lihat reviewnya...


Namanya Himalaya Neem Foaming Face Wash. Keunggulan produk ini adalah busa yang dihasilkan lebih lembut dan cocok buat kamu yang suka membersihkan wajah dengan cara simpel, nggak perlu ribet-ribet membusakannya di tangan. Ohya, tau kan cara mencuci wajah dengan cara yang mild? Busa digosok-gosok di wajah dengan sedikit 'ngambang' dari kulit. Artinya, tidak perlu menggosok-gosok kulit terlalu keras. Cukup mengoles-oles foam dengan pelan-pelan ke seluruh wajah, kemudian dibilas. Percaya deh, metode begitu malahan bikin kulit lebih bersih lho.




Karena menggunakan teknologi pump, produk ini diciptakan bertekstur cair. Sama seperti saudaranya, produk ini juga mengandung bahan-bahan alami yang diklaim bagus untuk perawatan kulit melawan jerawat, misalnya kunyit, tea tree, dan daun nimba. Tapi jangan serta merta dengan menggunakan produk ini lantas jerawat bisa langsung hilang cling. Untuk memberantas jerawat, pastinya membutuhkan perawatan lain dari sekadar membersihkan wajah dengan sabun, bukan?


Sejak saya memakai produk free SLS khususnya untuk perawatan mandi, kulit rasanya memang nggak kesat, tapi di situ saya baru tahu, bahwa kulit kesat itu bukan berarti kulit kita bersih. Namun itu pertanda bahwa ada kandungan kelembapan kulit yang ikut terangkut ketika memakai produk tersebut. Kulit saya adalah tipe berminyak, dan produk ini mengangkat minyak di wajah dengan baik sekali tanpa membuat iritasi.

Info tambahan:
Kemampuan sebuah produk facial foam/wash mengangkat minyak itu juga tergantung dengan tebal/tipis makeup. Kalau sehari-hari kamu suka pakai BB Cream, foundation, bedak dkk, maka facial foam/wash tidak akan cukup membersihkan kulit kamu karena memang bukan didesain untuk itu. Kamu perlu mengawali ritual bersih-bersih dengan cleanser terlebih dahulu sebelum memakai facial foam/wash.

Ada pula kawan saya yang nggak pernah memakai facial foam/wash. Jadi mereka cuma pakai cleanser dan toner saja untuk ritual bersih-bersih. Sisanya hanya dibasuh air hangat saja. Katanya itu bagus untuk kulit yang sensitif. Saya kurang tau juga karena belum Googling banyak. #fail. Tapi sampai sekarang, saya masih merasa ada yang kurang kalau ritual bersih wajah belum sampai mencucinya dengan sabun muka.

Penampakan pump botol.
Balik ke produk Himalaya ini. :3.
Kalau dibandingkan dengan versi gel-nya, saya rasa sama saja. Baik itu kualitas membersihkan, aroma, dan efeknya terhadap kulit saya. Tapi, yang bikin saya lebih tertarik adalah sensasi pumping busa-busa lucunya. Tinggal tekan satu atau dua drop, sejumlah busa muncul dari mulut pump dan taraaa, siap untuk digoyang-goyangkan ke kulit wajah. :D



Busanya lembut dan didapat tanpa harus menggosok-gosokkan di tangan terlebih dahulu.
Jika harus menyebut kekurangan, mungkin bisa saya sebutkan bahwa produk ini kurang travel-friendly. Kemasannya besar, dan cukup repot untuk dimasukkan ke pouch alat-alat mandi. Lagipula, produk ini tidak akan bekerja dengan baik tanpa alat pump yang ada di kemasannya, jadi kamu transfer ke botol kecil pun akan percuma. Saya sarankan lebih baik membawa yang versi gel saja.

Salam,
+Andhika Lady Maharsi

Saturday, November 1, 2014

Himalaya Facial Wash, Scrub & Sneak Peek Manado

November 01, 2014 6 Comments

Saya ada sedikit curhatan soal kulit muka nih. Beberapa bulan lalu, saya menemui bahwa kulit muka saya agak sensitif dan mudah kemerahan. Apalagi kalau kena matahari, sampe-sampe temen saya bilang 'kamu mukanya kayak Ratu Atut'. Hihi, maksud temen itu, muka saya kelihatan glowly pink kayak muka Ratu Atut. Tapi saya kan nggak terima dong masa muka saya disamain kayak muka koruptor? Biar gimanapun saya tetep lebih senang kalo dibilang muka saya kayak Raisa. #teteub

Oke, abaikan soal Ratu Atut. Jadi ceritanya muka saya jadi agak sensitif, padahal sudah saya pakein sunblock biar gak kena matahari. Terus, saya coba riset kecil-kecilan sambil Googling. Hampir semua mengatakan kalau penyebabnya adalah salah kosmetik, atau skin carenya terlalu berat. Terus saya mikir dan bikin list kosmetik apa saja yang sedang saya pake, terus ngecek ulang apakah ada bahan-bahan alergen atau tidak, ada nomor BPOM atau tidak, dkk. Nah, setelah saya cek kok aman semua? Gimana dong inih kulit?

Lalu karena banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk mengurangi pemakaian skin care. Dari yang tadinya pake 3 lapis, cukup 1 lapis saja. Dari yang tadinya pake krim malem bejibun, saya kurangi jarang-jarang. Contoh yang saya kurangi adalah Tretinoin dan Kelly (sekarang udah lepas blas dari Kelly). Lalu saya juga mulai melirik produk sabun muka bebas SLS. Itung-itung mengurangi alergi. Ini contoh produk pembersih bebas SLS yang saat ini sedang saya pake (dan cukup puas sama hasilnya)

1. Himalaya Herbal Purifying Neem Face Wash

Saya beli sama scrubnya. :)
Produk ini mengklaim tidak mengandung Paraben dan SLS. Paraben adalah bahan pengawet kosmetik. Sejauh ini memang belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa paraben itu berbahaya. Namun bagi beberapa orang, Paraben bisa menimbulkan alergi. Sedangkan SLS adalah singkatan dari Sodium Lauryl Sulphate yang mana bertanggungjawab terhadap banyaknya busa yang keluar ketika sebuah produk sabun kamu gosok-gosok. Memang menyenangkan bisa mandi atau cuci muka dengan busa melimpah, tapi yang sering terjadi adalah kulit menjadi lebih kering ketika baru saja dikenai busa banyak.


Kesan saya memakai Himalaya Neem Facial Wash:
+ Bebas SLS, busa yang ditimbulkan tidak terlalu banyak. Lebih aman untuk kulit.
+ Berwarna hijau bening dengan aroma lembut.
+ Mengandung kunyit yang berguna mengontrol jerawat. Btw, saya pernah posting masker dari kunyit di sini loh.
+ Ada versi kemasan kecil yang cocok dibawa traveling.
+ Produk India, tapi mudah dicari di Indonesia
+ Tidak membuat kulit kering.
+ Wadahnya transparan, kamu akan tahu kapan saatnya membeli facial wash baru.

2. Himalaya Herbals Purifying Scrub


Ada macam-macam jenis scrub, contohnya yang harus diolah dulu dengan dicampur air, ada juga yang praktis kayak gini. Tinggal bersihkan wajah terlebih dahulu pake cleanser, kemudian basahi pakai air, lalu tinggal dipakekan scrub ke seluruh muka kecuali area mata.


Kesan memakai Himalaya Neem Scrub:

+ Butiran scrubnya pas, tidak terlalu besar/kecil. Butiran ini adalah bagian dari buah Aprikot yang berguna mengangkat komedo.
+ Praktis dipakai, tinggal dimasukkin ke daftar alat-alat mandi.
+ Asik dibawa traveling. Misalnya kamu habis panas-panasan di luar dan mukanya jadi kusam. Pas pulang ke penginapan tinggal pakai scrub ini, kesan kusam bisa langsung ilang.

Ngomong-ngomong traveling, selama dua bulan ini saya lagi banyak banget kerjaan yang menuntuk untuk bepergian. For the first time in forever saya merasa kayak cewek karir sungguhan (tapi tetep hore). Setiap minggu menenteng koper ke Bandara, ngantri cek in, harus siap kerja remote dari mana saja, menenteng dokumen yang beratnya segaban, pulang cuman pas weekend. Abis itu, itinerary datang lagi, ke tempat yang berbeda lagi. Buat saya dinikmati sajalah, alhamdulillah dikasih kesempatan untuk bisa melihat tempat-tempat keren di seluruh Indonesia. Kayak minggu kemarin, saya baru dari Manado (kota tanpa cewek jelek, LOL), di mana saya menginap di hotel yang pleasurable-nya keren banget. Hotel ini berinisial 'N' yang lokasinya dekat Bandara.




Ngisi jambangan.
Pakpung dulu. :3
Salam,

@andhikalady