Showing posts with label Blush on. Show all posts
Showing posts with label Blush on. Show all posts

Monday, April 14, 2014

Tips-tips Makeup yang Nggak Selalu Berhasil

Banyak tips-tips makeup bertebaran di dunia internet. Baik yang dishare oleh beauty blogger, Pinterest, Instagram, web-web kecantikan, atau macem-macem deh, tergantung seberapa tersesatnya kita nyari link demi link. Namun nggak semua tips-tips itu efektif dilakukan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum percaya dengan tips begitu saja.

"You can't marry a man you just met" - Elsa the Queen of Arendalle -
sama kayak,
"You can't just try new tips by looking at one page" - Anonim -
Baiklah, abaikan saja. LOL

Jadi ceritanya saya nyoba dua tips makeup, beberapa percobaan, berhasil dengan baik. Tapi kemudian saya menemui kendala yang akhirnya malah jadi runjemm. Hehe.

1. Membersihkan kuas menggunakan EVOO dengan cara diusrek-usrek.

Saya pernah baca tips membersihkan eyeliner dengan cara yang gampang banget dilakukan. Caranya adalah tuangkan EVOO di telapak tangan, lalu usrek-usrekkan kuas ke EVOO. Kemudian basuh dengan air dan ulangi gerakan pertama dengan cairan sampo atau sabun pembersih yang lembut. Pertama-tama saya coba lakukan dengan kuas kecil eyeliner Masami Shouko. Berhasil! Sungguh deh, tips ini sangat keren untuk meluruhkan sisa-sia eyeliner yang mengering di ujung kuas.

Bahan yang dipakai: EVOO dan sampo anak-anak.
Taraaa, kuasnya langsung bersih kayak habis mandi.

Lalu saya cobakan untuk kuas eyeshadow, sama berhasilnya. Kuas menjadi bersih dan tinggal dikeringkan supaya dapat digunakan kembali.

Kemudian karena masih penasaran, saya coba pakai untuk membersihkan kuas yang lebih besar kayak beginian:


..... Ternyata hasilnya agak mengecewakan. :(
Bulu-bulu untuk kuas yang berukuran besar jadi mudah rontok jika diusrek-usrek ke EVOO. Memang sih lebih bersih, tapi kan mereka nggak bisa tumbuh lagi. Saya sempet menduga kualitas kuas berpengaruh, tapi itu terjadi juga buat kuas yang relatif premium. Lalu sejak itu saya memutuskan, jika membersihkan kuas besar, caranya adalah bukan dengan diusrek-usrek tapi dengan ditekan-tekan lembut menggunakan jari setelah dicelup EVOO secukupnya.

2. Memperbaiki blush on hancur

Saya punya baked blush yang patah-patah berhamburan.


Saya kepingin memperbaikinya. Katanya sih dilaritkan dulu pakai alkohol.


Saya menumbuknya dengan sabar, melarutkan sedikit dengan alkohol, menaruhnya di jar baru dan membiarkan sampai kering.

 

Saya melihat hasil akhirnya dengan cukup senang.


Tapi senangnya nggak lama. Karena kemudian saya tersadar meskipun blush sudah tak patah-patah lagi, tetapi tekstur baked blush saya sudah rusak. Baked blush merupakan perona pipi unik yang dibuat mirip kue kering yang baru keluar dari panggangan. Permukaan warnanya sengaja tidak diratakan, seperti kelereng. Jadi ada bagian-bagian yang gelap dan terang namun memiliki tone warna yang sama. Kurang lebih bentuknya kayak gini:
Sumber
Apa hasilnya kalau dipress dengan alkohol? Yes, semua tesktur itu hilang sudah karena tercampur dan ter-press. Alias nggak ada bedanya dengan blush on biasa. Wewewewewewewewe.

Mungkin pepatah "Relationships are like glass. Sometimes it’s better to leave them broken than hurt yourself trying to put it back together" sangat melukiskan hubungan saya dengan baked blush ini. Haha

Have a nice day,

@andhikalady

Tuesday, October 8, 2013

Inez Blush On Italian Sun

Saya ada blush on yang sangat pigmented. Saking pigmennya, blush ini kurang bisa -tepatnya tidak bisa- digunakan sehari-hari sebagai makeup natural. Blush on ini lebih cocok digunakan sebagai makeup panggung atau makeup yang membutuhkan performance khusus. Bisa juga digunakan sebagai makeup fotografi karena warnanya yang vibrant mampu mengakomodasi pencahayaan pada kamera.

Blush on merk lokal ini berjudul Inez Italian Sun. Sejauh ini saya merupakan penggemar kosmetik Inez. Apalagi eyeshadow-nya yang sangat pigmen, juara deh pokoknya. Selain itu, eyeliner putih Inez juga saya suka. Kenapa saya membeli blush on ini? Itu rekomendasi dari guru tari Bali saya, Mbak Niluh, yang sudah berwara-wiri menjadi perias tari dan setia dengan blush on Inez Italian Sun.


Blush-nya sendiri dikemasani dengan wadah biru gelap kombinasi emas. Kombinasi biru dan emas sudah pernah saya bahas di review lipstik Rivera di sini, yang mana saya menganggap kedua warna itu tidak cocok disandingkan satu sama lain karena yang satu (biru) adalah warna dingin, sementara warna emas adalah warna hangat. 

Wadahnya juga dilengkapi dengan box kertas yang menampung isinya. Tidak ada pendapat khusus untuk box ini, sejauh isinya informatif dan menampung bahan-bahan pembuat kosmetik, deskripsi kosmetik beserta tanggal kadaluarsa, saya anggap sudah ok. :). Lalu yang saya sukai lagi adalah kacanya yang besar, cukup untuk memuat satu muka di dalamnya. Hihihi.

  
Taraa, kita masuk ke isinya. Warnanya cantikk, kombinasi antara warna merah, oranye, dan ada sedikit shimmer. Namanya saja Italian Sun, jadi pantas saja dikasih warna-warna matahari yang merona jingga. Entah kenapa tiba-tiba aku merasa puitis sekali menyebut nama "jingga" ketimbang "oranye", hahaha.

Ada dua poin yang saya nggak suka: powdery dan kuasnya useless. Lihat saja di gambar bawah, sekali usap ke tangan, langsung kelihatan itu butiran-butiran blush on berjatuhan. Perlu proses blending yang saksama sampai warnanya terlihat 'bersahabat' di kulit.


Begitu diaplikasikan ke kulit, warnanya cantik dan bersemu sehat. Blush on ini buat saya cuma dipakai untuk dandan tari, atau mendandani foto wisuda seperti untuk mbak-mbak ini:


Atau kadang saya iseng mengaplikasikan blush on senatural mungkin untuk dandanan sehari-hari. Nah, karena butuh effort banyak seperti ngeblend-nya harus seksama, kadang pakai acara ditimpa lagi dengan bedak baru bisa bagus di muka, alhasil jarang saya pakai sehari-hari.
Oh iya, karena ini adalah blush on tipe hangat (berwarna jingga kemerahan), cocoknya ya dipasangkan sama makeup atau pakaian bertipe hangat juga, misalnya lipstik oranye, merah bata, baju berwarna cerah dan sebagainya.

Coba di pipi sendiri.

Harga:  Rp 33.000,00
Positif:
- Pigmented.
- Local brand, mudah dicari di mana-mana.
- Kacanya besar.

Negatif:
- Powdery.
- Kuasnya kecil.


Ads