Informasi tentang Raja Ampat, kini menjadi salah satu
hal yang paling dicari oleh wisatawan. 10 tahun belakangan ini, wisata di Raja
Ampat sedang naik daun dan banyak dimintai oleh wisatawan lokal maupun
mancanegara. Ketika kamu ketik wisata Raja Ampat di mesin pencari tak usah
heran banyak yang takjub dengan potensi wisata di Indonesia bagian timur ini.
Meskipun budget
yang dikeluarkan untuk sampai ke Raja Ampat tidaklah sedikit, nyatanya tetap
saja banyak wisatawan yang berbondong-bondong untuk bisa berkunjung ke Raja
Ampat. Lokasi yang jauh dari pusat kota Papua juga tak menjadi alasan untuk
bisa sampai ke Raja Ampat.
Lalu, mengapa
Raja Ampat begitu diminati oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara?
Berikut beberapa alasannya:
Biota bawah laut yang kaya
Salah satu
alasan yang menjadikan Raja Ampat begitu diminati oleh wisatawan adalah karena
biota bawah laut yang kaya. Di Raja Ampat kurang lebih terdapat 1.320
species ikan, 57 species udang mantis,
27 species ikan langka yang hanya terdapat di Raja Ampat, 13 species
mamalia laut, dan 5 species penyu laut
yang langka. Jika ditotal, jumlah biota bawah laut yang ada di Raja Ampat
adalah 75 % dari seluruh biota bawah laut yang ada di dunia, amazing!
Terbayang kan,
jika snorkeling atau diving di Raja Ampat, indah banget! Enggak berlebihan
rasanya kalau Raja Ampat disebut sebagai pemilik biota bawah laut terkaya dan
terindah. Buruan deh cari tiket Garuda murah untuk
berkunjung ke Raja Ampat! Minimal satu kali seumur hidup kamu wajib berkunjung
ke sana!
Kebudayaan Lokal yang Memikat
Selain biota
bawah laut yang memesona, alasan lain mengapa kamu harus berkunjung ke Raja
Ampat adalah karena kebudayaan lokalnya yang memikat. Hal ini bisa dilihat dari
arti dari penamaan Raja Ampat itu sendiri yang berarti emapat Raja. Empat raja
tersebut kini dijadikan nama dari empat pulau utama yang ada di Raja Ampat
antara lain Waigeo, Salawati, Misool dan Batanta. Kebudayaan lokal di empat
pulai ini masih terjaga dengan baik sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Pulai Waigeo
misalnya. Di pulai ini kamu dapat melihat sebuah pertunjukan suling bambu
tradisional yang dikenal dikalangan masyarakat sana dengan nama suling tambur.
Akan tetapi, jika ingin menyaksikan pertunjukkan ini kamu harus datang pada
waktu yang tepat seperti upacara keagamaan, 17 Agustus-an, penyambutan pejabat,
dan lain-lain.
Sementara itu di
Pulau Misool, kamu dapat menemukan kerajinan batu kuno. Pulai ini terkenal
sebagai pulau penghasil batu kuno. Itulah beberapa kebudayaan lokal yang masih
terjaga dan memikat wisatawan yang datang. Masih banyak kebudayaan lokal
lainnya yang juga tak kalah memikat.
Sumber : Warnawisata.asia
Banyak pulau yang masih ‘perawan’ dan belum ter-expose
Alasan
selanjutnya mengapa kamu harus berkunjung ke Raja Ampat adalah karena disana
terdapat banyak pulau yang masih ‘perawan’ dan belum banyak ter-expose. Keindahan pulau yang masih
‘perawan’ ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dari 610
pulau yang ada di Raja Ampat, mayoritas tidak berpenghuni sehingga kelestarian
alamnya cukup terjaga. Masih enggak bergeming untuk pergi ke Raja
Ampat?
Sumber : anekatempatwisata.com
Nelayan dan guide lokal yang ramah
Jika kamu masih
belum bergeming untuk pergi ke Raja Ampat,
alasan keempat ini mungkin bisa menjadi pertimbangan kamu. Di Raja Ampat nelayan dan guide lokalnya
begitu ramah. Saat bertemu dengan wisatawan atau tamu, sebagai bentuk
antusiasme mereka biasanya menawarkan sebuah permen. Selain itu, nelayan dan
guide lokalnya juga ramah untuk diajak bercakap-cakap. Hal ini tentu akan
sangat menarik karena kamu bisa bertanya tentang Raja Ampat langsung dari
penduduk setempat.
Itulah 4 alasan
mengapa kamu harus berkunjung ke Raja Ampat, minimal satu kali seumur hidup.
Alasan kelima mengapa kamu harus berkunjung keRaja Ampat adalah karena
traveling ke tempat-tempat indah seperti Raja Ampat itu akan mendapat pengalaman
yang tak ternilai harganya dengan materi. So,
segera rencanakan, kapan kamu ke Raja Ampat?




COMMENTS