| Berjalan menuju stage. |
Finally, saya berkesempatan untuk menari di forum resmi
sebagai ya, penari. Kalau biasanya saya menari hanya untuk ujian dan acara
ngamal, kali ini saya kebagian kesempatan untuk menari secara #uhuk
professional. LOL
Jadi ceritanya, kantor tempat aku kerja itu ulang tahun yang
ke-8. Nah, mbak-mbak panitia memintaku untuk mengisi tarian. Nah, karena saya
bisanya tari Bali dan supaya sesuai dengan momennya, dipilihlah tari Pendet.
Secara filosofis, tari Pendet adalah tarian yang pada awalnya
digunakan untuk ritual penyambutan para Dewa yang turun dari langit. Kemudian
karena perkembangan jaman, tari Pendet juga bisa ditarikan secara umum, oleh
siapa saja tanpa memandang agama dan kepercayaan tertentu. Tari Pendet pun
berubah fungsi dari tari penyambutan Dewa menjadi tari penyambutan tamu, tari
selamat datang, atau pada kasus saya ini, tari selamat ulang tahun (apa aja
deh. Hehehe).
Beberapa tahun lalu, tari Pendet sempat menjadi isu nasional
karena tari Pendet muncul dalam iklan pariwisata Negara tetangga. Saya tidak
begitu mengerti faktanya bagaimana, tapi yang jelas saya cinta budaya Indonesia
dan dengan kemampuan saya yang minim ini saya mencoba untuk ikutan jadi
pelestari. (#haisyah Gombal amat kamu Lad).
Tari Pendet merupakan tari Bali yang cenderung paling mudah
ditarikan dibanding tari Bali yang lain. Gerakannya tergolong sederhana dan
tempo gamelan tariannya cukup sedang. Selain itu musik pengiringnya juga mudah
dipahami, hentakannya masih sedikit, dan sikap tubuh ketika menari tidak
terlalu sulit untuk dilakukan. Intinya, pada dasarnya siapapun pasti bisa
menari Pendet meski masih pemula.
Tarian ini ditarikan dengan membawa bokor berwarna perak
berisi bebungaan yang dihiasi janur kuning (tapi yang nggak melengkung loh
yaa). Nantinya bunga-bunga ini akan ditaburkan selama menari. Nah, karena
narinya bawa bokor berisi bunga, penari Pendet harus berhati-hati agar supaya
bunga-bunganya tidak jatuh ketika belum ditaburkan. Kan lucu kalau di akhir
tarian, bunganya sudah habis karena tumpeh-tumpeh. Hehehe.
| Bokor dan bebungaan. |
Kemudian untuk kostumnya, tari Pendet adalah penyandang
predikat tari Bali dengan kostum paling simple dan sederhana. Hanya terdiri
dari sehelai kain prada Bali, stagen Bali, dan satu sampiran prada. Tapi tentu
saja untuk menari kostum lengkap, tidak butuh kain itu doang. Butuh yang
namanya Long torso / strapless / kemben, kamisole atau saya lebih familiar
menyebutnya sebagai “sumpel dada”. Bhihihihik.
Untuk penari bertubuh besar, kamisole ini berfungsi untuk menyangga
pinggang supaya lebih curvy. Dan untuk penari bertubuh kurus seperti saya,
kamisole ini dimanfaatkan untuk membentuk dan menyangga payudara supaya
terangkat.
Untuk rambutnya, tari Pendet mengenakan banyak konde emas,
rambut cemara sambungan dan hiasan bunga kamboja. Nah, bunga kamboja ini kalau
di pulau Jawa mungkin identik dengan kuburan, tapi kalau di Bali, kamboja
adalah “melati”nya mereka. Bunga kamboja kerap dipakai untuk ritual keagaaman
dan kesenian.
Makeup tari Pendet juga termasuk sederhana. Tidak butuh
diberi paes atau godeg. Tapi tentu saja, yang namanya makeup panggung itu tetep
harus dibuat lebih tajam dibanding makeup sehari-hari.
Pada kesempatan ini juga saya memakeupin diri sendiri,
memakai kostum sendiri, tapi rambut dipasangin temen. Hehehe.
Daaan, taraaa, its time for agem, seledet, sogok, ngelung,
ukel, angsel, ngeseh, simpuh dan ulap-ulap.
| Ngelung. |
| Agem. |
Belum lengkap rasanya kalau belum nambah foto-foto fun part. :D
| Sama fotografer dan promotor acara. |
| Foto bareng satu kantor. How I love this ambience and warmth. |
| Cheeers! |
| After Party |
| Sama Byte Band. |
Yang berikutnya, foto spammer.
| Mereka bilang, saya harus melotot. -__-* |
| Gak tau lah... |
| Sambil makan dan kantung mata saya kelihatan dengan gagahnya. |
| Happy Birthday! |
Lokasi : UC UGM Yogyakarta.
Tanggal : 4 Januari 2013
Kereen bisa nari bali. Saya yang lahir n gede di bali aja gak bisa. hehe
BalasHapusbtw selamat kamu dapet A Liebster Blog Award dariku! Semoga berkenan.^^
Langsung cek kesini ya :
http://dinisetiyorini.blogspot.com/2013/01/blog-award-liebster-blog-award-for-me.html
Ha? Dirimu orang Bali? Wahh,,, :D
HapusMakasih ya Awardnyaa. :D
Ih seneng iih, aku juga dulu narii, tapi Jaipongan :D Makeupnya bagus banget, cantik.
BalasHapusBtw pacarnya yang mana? ;))
Wah, Jaipongan, musiknya ngagrak banget. Sukkaaa.. Makasih mbak Mer.
HapusPacarnya? Errrrr.... >.<
Makeup matanya cetarrrr!!!
BalasHapusHehe..iya jeng, pacarnya mana? :D
Itu sebenarnya masih kurang cetar ses kalo buat makeup Panggung (untung acaranya siang jadi nggak cetar gapapa).. Hehe..
HapusPacarnya pilihin Ses.. :D
Di posting lain kadang Lady pakai kerudung, di posting ini Lady pakai kemben... Sedih melihatnya
BalasHapus