Rabu, 09 Januari 2013

Tari Pendet & Fun Part


Berjalan menuju stage.

Finally, saya berkesempatan untuk menari di forum resmi sebagai ya, penari. Kalau biasanya saya menari hanya untuk ujian dan acara ngamal, kali ini saya kebagian kesempatan untuk menari secara #uhuk professional. LOL

Jadi ceritanya, kantor tempat aku kerja itu ulang tahun yang ke-8. Nah, mbak-mbak panitia memintaku untuk mengisi tarian. Nah, karena saya bisanya tari Bali dan supaya sesuai dengan momennya, dipilihlah tari Pendet.

Secara filosofis, tari Pendet adalah tarian yang pada awalnya digunakan untuk ritual penyambutan para Dewa yang turun dari langit. Kemudian karena perkembangan jaman, tari Pendet juga bisa ditarikan secara umum, oleh siapa saja tanpa memandang agama dan kepercayaan tertentu. Tari Pendet pun berubah fungsi dari tari penyambutan Dewa menjadi tari penyambutan tamu, tari selamat datang, atau pada kasus saya ini, tari selamat ulang tahun (apa aja deh. Hehehe).

Beberapa tahun lalu, tari Pendet sempat menjadi isu nasional karena tari Pendet muncul dalam iklan pariwisata Negara tetangga. Saya tidak begitu mengerti faktanya bagaimana, tapi yang jelas saya cinta budaya Indonesia dan dengan kemampuan saya yang minim ini saya mencoba untuk ikutan jadi pelestari. (#haisyah Gombal amat kamu Lad).

Tari Pendet merupakan tari Bali yang cenderung paling mudah ditarikan dibanding tari Bali yang lain. Gerakannya tergolong sederhana dan tempo gamelan tariannya cukup sedang. Selain itu musik pengiringnya juga mudah dipahami, hentakannya masih sedikit, dan sikap tubuh ketika menari tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Intinya, pada dasarnya siapapun pasti bisa menari Pendet meski masih pemula.

 

Tarian ini ditarikan dengan membawa bokor berwarna perak berisi bebungaan yang dihiasi janur kuning (tapi yang nggak melengkung loh yaa). Nantinya bunga-bunga ini akan ditaburkan selama menari. Nah, karena narinya bawa bokor berisi bunga, penari Pendet harus berhati-hati agar supaya bunga-bunganya tidak jatuh ketika belum ditaburkan. Kan lucu kalau di akhir tarian, bunganya sudah habis karena tumpeh-tumpeh. Hehehe.
Bokor dan bebungaan.

Kemudian untuk kostumnya, tari Pendet adalah penyandang predikat tari Bali dengan kostum paling simple dan sederhana. Hanya terdiri dari sehelai kain prada Bali, stagen Bali, dan satu sampiran prada. Tapi tentu saja untuk menari kostum lengkap, tidak butuh kain itu doang. Butuh yang namanya Long torso / strapless / kemben, kamisole atau saya lebih familiar menyebutnya sebagai “sumpel dada”. Bhihihihik.  Untuk penari bertubuh besar, kamisole ini berfungsi untuk menyangga pinggang supaya lebih curvy. Dan untuk penari bertubuh kurus seperti saya, kamisole ini dimanfaatkan untuk membentuk dan menyangga payudara supaya terangkat.

Untuk rambutnya, tari Pendet mengenakan banyak konde emas, rambut cemara sambungan dan hiasan bunga kamboja. Nah, bunga kamboja ini kalau di pulau Jawa mungkin identik dengan kuburan, tapi kalau di Bali, kamboja adalah “melati”nya mereka. Bunga kamboja kerap dipakai untuk ritual keagaaman dan kesenian.


Makeup tari Pendet juga termasuk sederhana. Tidak butuh diberi paes atau godeg. Tapi tentu saja, yang namanya makeup panggung itu tetep harus dibuat lebih tajam dibanding makeup sehari-hari.
Pada kesempatan ini juga saya memakeupin diri sendiri, memakai kostum sendiri, tapi rambut dipasangin temen. Hehehe.

Daaan, taraaa, its time for agem, seledet, sogok, ngelung, ukel, angsel, ngeseh, simpuh dan ulap-ulap.


Ngelung.
Agem.
  Belum lengkap rasanya kalau belum nambah foto-foto fun part. :D
 
Sama fotografer dan promotor acara.
Foto bareng satu kantor. How I love this ambience and warmth.

Cheeers!
After Party

Sama Byte Band.


Yang berikutnya, foto spammer.
 
Mereka bilang, saya harus melotot. -__-*
Gak tau lah...
Sambil makan dan kantung mata saya kelihatan dengan gagahnya.

Happy Birthday!
Lokasi : UC UGM Yogyakarta.
Tanggal : 4 Januari 2013
 

7 komentar:

  1. Kereen bisa nari bali. Saya yang lahir n gede di bali aja gak bisa. hehe

    btw selamat kamu dapet A Liebster Blog Award dariku! Semoga berkenan.^^

    Langsung cek kesini ya :
    http://dinisetiyorini.blogspot.com/2013/01/blog-award-liebster-blog-award-for-me.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha? Dirimu orang Bali? Wahh,,, :D

      Makasih ya Awardnyaa. :D

      Hapus
  2. Ih seneng iih, aku juga dulu narii, tapi Jaipongan :D Makeupnya bagus banget, cantik.

    Btw pacarnya yang mana? ;))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, Jaipongan, musiknya ngagrak banget. Sukkaaa.. Makasih mbak Mer.

      Pacarnya? Errrrr.... >.<

      Hapus
  3. Makeup matanya cetarrrr!!!
    Hehe..iya jeng, pacarnya mana? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu sebenarnya masih kurang cetar ses kalo buat makeup Panggung (untung acaranya siang jadi nggak cetar gapapa).. Hehe..

      Pacarnya pilihin Ses.. :D

      Hapus
  4. Di posting lain kadang Lady pakai kerudung, di posting ini Lady pakai kemben... Sedih melihatnya

    BalasHapus