Thursday, June 28, 2012

Tips : Honey Jar for Lips & Mask


Haloo, Ladies semua. Semoga senantiasa sehat dan cantik yaa. ^_^

Saya sebenarnya punya kesibukan baru nih. Sejak saya pindah divisi di kantor, mendadak banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan. Dari pembuatan manual book software, asistensi training dan design menjadi pekerjaan saya sehari-hari. Selain itu, skripsi saya juga hampir memasuki tahap penelitian. Syukurnya saya, Dosen Pembimbing sedang agak selo* sehingga lebih mudah ditemui walaupun jam pulang kantor. Tapi meski saya dikejar-kejar kesibukan tersebut, saya berusaha untuk selalu stay tune dengan jejaring, termasuk Twitter dan blog kesayangan ini. Hehehe. Sampai-sampai kemarin Jeng Arum ngetwit saya lantaran saya rajin ngetwit saat jam kantor. :)) 

Seperti biasanya, nggak jauh-jauh dari beauty stuff, saya akan membagi tips dan trick (kalau bisa disebut begitu sih) untuk menjaga kulit dan bibir tetap lembab dan terpelihara dengan cara alami. Okay, cara alami yang saya maksud adalah menggunakan : Madu. 

Siapa sih, yang nggak tau madu dan kegunaanya? Udah rasanya manis kaya aku ,  mampu menjaga kesehatan tubuh, memiliki daya penyembuh, dan baik pula untuk kesehatan kulit. Berapa banyak skin care, shampoo, make-up, bath product yang menjadikan madu sebagai bahan pembuatnya? Jawabannya : tidak sedikit alias banyak. Pada beberapa tips kecantikan tradisional pun saya sering membaca saran untuk melakukan masker madu untuk menghilangkan jerawat, melembabkan bibir, memudarkan kehitaman pada bibir dan masih banyak lagi.

Nah, dengan tau kegunaan madu yang banyak, saya brb* beli sebotol madu untuk persediaan makanan, mengoles kue, campuran teh, campuran bikin kue (aduh, saya jadi laper). Oh iya, tidak perlu takut tidak awet, karena madu adalah salah satu makanan yang tidak bisa membusuk selamanya.
Lalu apa yang akan dilakukan pada sebotol madu itu untuk merawat kulit? Menuangnya pada jar, mengolesnya perlahan dengan tangan ke kulit atau bibir? Tentu sangat merepotkan, kecuali untuk yang suka ribet. Hehehe. Selain merepotkan juga kurang higienis karena harus bersentuhan dengan tangan dan ‘dunia luar’.

Lalu bagaimana caranya?

Nah, disini Lady mau bagi tips agar madu lebih mudah dipakai dan higienis untuk merawat kulit. Caranya bagaimana? Pakai apa?

Taraaa, Lady memakai : wadah parfum roll on.



Cara mengisinya adalah sebagai berikut :
  • Siapkan madu.
  • Siapkan botol roll on kosong.
  • Masukkan madu ke botol.
  • Tutup botol.
  • Siap dipakai.
 


Syip, akhirnya jadi ....



Mudah kan?  Dengan mendepotnya ke wadah tersebut, saya dapat keuntungan beberapa hal :
  • Simple, botol kecil, gampang masuk ke beauty pouch.
  • Dapat dibawa kemana-mana.
  • Higienis.
  • Tangan nggak perlu bersentuhan dengan madu.
  • Cara pemakaian jauuuuh lebih mudah.
  • Dapat digunakan untuk maskeran madu tanpa perlu syusyah-syusyah.
  • Muka atau bibir berasa dipijit kalau pakai ini.
  • Yang paling nendang sih, saya bisa menggunakan madu ini sebagaimana lipgloss, efek shiny-nya nggak kalah lho, sama lipgloss biasa.

 Bare lip + madu. Plis jangan kaget ya. Saya benar-benar mengumpulkan niat untuk memposting foto bibir saya. Hihi.

Tapi, ada hal yang perlu diperhatikan nih, jadi jangan asal ndepot ya,
  • Botol roll on yang dipakai sebaiknya yang masih baru alias belum pernah dipakai untuk wadah parfum. Kebayang kan, aroma madu kalau udah kecampur parfum? Belum lagi bahan kimia pada parfum yang belum tentu cocok untuk kulit apalagi bibir.
  • Kalau pada kasus saya sih, saya nekat membeli botol kosong dari toko parfum isi ulang. Hihihi.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Saya pernah ada kasus botol madu saya ini ditemukan oleh adik balita saya, Abyan Faishal Mahib. Alhasil, botol ini jadi dijilat-jilat oleh adek saya karena dia suka rasa manisnya.
 
Mmmmuaaah... :*
  • Meskipun ini madu dan rasanya manis, kalau diaplikasikan ke bibir, jangan dijilat-jilat donk! Percuma punya niat melembabkan bibir tapi dikontaminasi sama saliva. Kalau pengen minum madu, minum aja.
  • Lakukan aktifitas mengoles madu ini pagi siang sore untuk mendapatkan bibir lembab.
  • Jangan lupa minum air putih yang banyak dan rajin berolahraga.
  • FYI aja sih, kalau lagi pakai madu di bibir, terus minum air teh hangat, rasa tehnya jadi kaya teh madu loh, asal enggak dijilat-jilat tuh bibirnya.. *lah, Out of topic*.. Hihi
Sekian dulu ya, share saya, Ladies. Semoga berguna ya. Selamat ber hari Kamis (karena saya postingnya hari kamis).

Keterangan :
Selo* : punya waktu luang
Brb* : be right back

Love,

Monday, June 25, 2012

Kisah Bermain ‘Mata’ (semacam EOTD)


Persilahkan saya untuk menceritakan sebuah kisah. Ya. Ini kisah beneran. Tolong disimak baik-baik ya, anak-anak. *pakai kacamata, *macak*) jadi ibu Guru. Mudah-mudahan pantas ya, aku jadi ibu guru? Hehe.

Kisah ini bercerita tentang seorang gadis. Sebut saja Bunga. :))

Pada suatu hari, gadis yang mengenakan kerudung berwarna merah maroon itu meminta saya untuk membuat usapan eyeliner di matanya. Kemudian karena saya merasa sayang jika hanya mengoleskan eyeliner saja, saya paksa dia untuk memakai full make-up sekalian biar saya latihan. Tapi Bunga malah bilang seperti ini :

“Mata saja. Kulit aku sensitif kalau pakai produk yang macem-macem. Bla bla bla”

“Kan nanti bisa dibersihkan. Aku ada tuh, pembersih Viva atau Larissa yang bisa kamu pakai. Atau kalau enggak cocok, bisa pakai baby oil aku, ntar kamu bersihkan sisanya kalau sudah di rumah”. Jawabku.

“Ah, enggak. Aku maunya mata saja. Kalau jerawatan gimana?”.

Dan akhirnya, saya harus mengalah dengan keinginan Bunga. Walaupun itu maknanya saya cuma diberi area mata untuk mendandaninya. Saya berusaha untuk tidak kehabisan akal. Jadi, baiklah. Jadilah simple EOTD :






Ramuan :
My Darling Liquid Eyeliner.
Pixy Mascara.

Step :
1.    Bersihkan mata pakai toner.
2.    Aplikasikan primer.
3.    Aplikasikan eyeshadow warna silver di seluruh bagian mata.
4.    Lanjut eyshadow ungu di ujung mata (outer V).
5.    Lanjut eyeshadow hitam di outer V.
6.    Baurkan dengan shadow brush.
7.    Aplikasikan eyeliner pensil di bingkai atas dan bawah mata.
8.    Aplikasikan eyeliner cair di bingkai mata atas.
9.    Aplikasikan mascara pada bulu mata atas dan bawah.
10.  Gunakan eyebrow dan sisir alis untuk membentuk dan merapikan alis.

Percakapan berikutnya, saya meminta ijin Bunga untuk memposting foto wajahnya di blog ini. Tapi dia memberi syarat hanya bagian mata saja yang boleh diposting. Namanya pun enggan untuk di sebutkan.
Nah, walaupun agak berantakan dan fotonya juga kurang jelas, Bunga bilang riasan ini membuat matanya jadi makin tajam. Dan smokey. Dan cantik :). Tapi, itu Bunga yang bilang. Kalau kamu gimana? Butuh saran ya, Ladies.

--------------

Ohiya, saya juga mau pamer korsase dan hasil modifikasi tote bag yang saya dapatkan dari majalah Cita-cinta edisi bulan Maret (kayaknya). Hihi. Kebetulan tote bag bawaan majalah enggak ada risleting, talinya kurang kencang, dan mirip seperti tas belanja. Akhirnya saya bawa ke tukang reparasi tas dan saya minta pasang ini itu supaya lebih laik pakai. :)



Tulisannya lucu. :))

I'm Young
I'm Strong
I'm Beautiful
I'm Im Perfect
I'm Me

Friday, June 22, 2012

Cheap Liquid Foundation Compare. Viva & Marina.

Foundation. Apa yang terpikir ketika mendengar istilah itu? Dalam istilah make-up tentu saja foundation adalah istilah kosmetik yang dapat berbentuk cream, powder, maupun cairan yang digunakan sebagai alas make-up. Ada juga istilah alas bedak. Tapi saya sendiri kurang setuju jika foundation diistilahkan dengan alas bedak. Toh, penggunaanya tidak selalu diakhiri dengan bedak. Iyakan? :)

Well, kali ini saya akan membuat opini tentang liquid foundation compare, antara Viva dan Marina. Produk Viva sudah saya kenal sebelumnya. Tapi Marina? Saya baru tahu kalau produk ini mengeluarkan foundation dan bedak baru-baru ini saja. Dan akhirnya atas nama penasaran, saya beli deh :)



  • Packaging.
Dari segi kemasan, kedua produk ini baik Viva maupun Marina tidak memilik perbedaan yang berarti. Keduanya dikemasani dengan botol plastic beserta label yang melengkapi detail isi produk. Kemasan Marina berbentuk gendut, saya kurang suka, karena jika isinya tinggal sedikit, tidak dapat dipencet. Sedangkan kemasan Viva memanjang ke atas dan pencet-able. Hehe. Saya asal mengambil istilah saja. Artinya produk Viva lebih mudah dikeluarkan dalam hal pencet-memencet.

Mulut botol kedua produk ini memiliki karakteristik yang sama : lebar. Jadi harus hati-hati dalam menuang produk ini karena teksturnya sendiri sudah sangat encer ditambah mulut botol yang lebar. Peluang untuk tumpah besar sekali.

Lady memilih : Viva.

  • Tekstur
Namanya juga liquid foundation. Jadii bentuknya ya memang cair. Tapi saya merasa tekstur Viva lebih cair daripada Marina.

Lady memilih : sama sih. Aku tidak begitu mempermasalahkan tekstur.

  • Warna
Pada kemasan sih ditulis berwarna natural (baik Viva maupun Marina), tapi pada kenyataanya, foundation Viva lebih cerah dan terlalu jauh shadenya dibanding Marina. Untuk kulit saya, shadenya lebih cocok di Marina yang cukup kesawo-matangan.



Kiri = Viva, Kanan = Marina

Lady memilih : Marina.

  • Blending
Ketika dibaurkan dan di blend dengan kulit, yang lebih dulu rata warnanya adalah Viva. Viva mudah diblend, sedangkan Marina harus pelan-pelan dan jika tidak teliti, mudah sekali menggumpal alias cakey. Namun khusus untuk warna, kedua foundation ini hampir menunjukan warna blending yang sama dan hampir mirip walaupun warna aslinya sangat berbeda.
 

Setelah di-blend. *maaf gambarnya kurang jelas. :>

Lady memilih : Viva.

  • Coverage
Viva lebih coverage dibanding Marina. *FOTD menyusul ya. Ohya, foundation Viva ini pernah saya pakai untuk make over sepupu saya di sini loh.


Harga :
Viva : < Rp 5.000,00
Marina : < Rp 5.000,00


Bonus gambar tangan saya memakai sampur. Ihihiiy :




@andhikalady

Sunday, June 17, 2012

June Haul (Fashion Stuff)


Baru pertama kali saya posting belanjaan yang tidak berhubungan dengan kosmetik. *semoga Ladies semua enggak bosen terus di-skip baca yhaa*. Oke, postingan kali ini saya akan memamerkan (tsaaah) hasil buruan harta karun (halah) saya ketika muter-muter kota Jogja dalam kurun waktu seminggu ini. Bagi yang rutin mengikuti blog ini pasti tau, selain make-up nista, saya juga menaruh minat superb di fashion-nista (walapun dua-duanya masih sangat-sangat newbie. Okay?).

Yeah, namanya juga wanita. Pasti susah buat lepas dari keidentikan sama yang cantik-cantik, yang lucu-lucu, dan semua yang bikin cantik. Yang setuju, angkat tangan..! Tapi jangan tinggi-tinggi nanti bau.. Oh, sudah pakai deodorant? Merk apa? Review donk?..

Malah makin ngawur. Wkwkwk. Okedeh, sok atuh mari dilihaat :


Tidakkah itu mirip cucian yang baru saja di angkat dari jemuran? LOL. Maafkan saya tidak bergitu pintar memotret fashion stuff. Jadi asal saya tumpuk saja.


1.    Turquoise Blouse.

Blus kelelawar (enggak tau sebutan aslinya) warna turquoise. Beli di butik deket kost. Nama butiknya Elips, alamat di Lembah UGM. Buat yang tinggal di Jogja dapat mengunjungi dan memborong harta karun di situ. LOL. 

Harga : Rp 45.000,00
Beli di : Elips Fashion, Lembah UGM


3.    Pashmina Pink dari SweetJuliaShop.

Pashmina warna pink ini dibuat dari bahan spandek yang adem. Gak panas. Dan menyerap keringat. Selain itu, pashmina ini juga lebih panjang dari pashmina-pashmina lain. Sehingga buat yang memakai kerudung, gampang banget di mix n match dan bikin kreasi hijab-style.
 
Harga : Rp 50.000,00
Beli di : @sweetJuliaShop , atau ke teman saya @juliaalela

4.    Inner Hijab Warna Cokelat dari SweetJuliaShop.

Harga : Rp 18.000,00
Beli di : @sweetJuliaShop , atau ke teman saya @juliaalela



2.    Sampur Tari Gambyong.

Salah satu properti tari saya. Saat ini kebetulan saya sedang mendalami tari Gambyong dan tari Cendrawasih (Bali). Keduanya membutuhkan sampur sebagai properti. Bagi yang belum tahu sampur, sampur adalah semacam selendang yang dipakai menari. Sampur juga dapat digunakan sebagai pashmina kerudung. Aye aye.
Harga : Rp 20.000,00
Beli di : Pasar Beringharjo Malioboro Yogyakarta


6.    Korsase Pita Pink.

Enggak sengaja nemu korsase yang lucu (yes, aku sangat mudah terpesona oleh barang yang lucu). Akhirnya beli. Iya, saya khilaf.
Harga : Rp 12.500,00
Beli di : Petra Aksesoris, Pasar Beringharjo Malioboro Yogyakarta.
7.    Bros Cokelat.

Masih tentang yang unyu-unyu. Bros ini dipakai untuk menyematkan kerudung, pashmina dan sejenisnya.
Harga : Rp 7.500,00
Beli di : Petra Aksesoris, Pasar Beringharjo Malioboro Yogyakarta.

5.    Sepatu Golf.

Saya tidak tahu sebutan yang pas untuk sepatu model ini. Mungkin nama lainnya sepatu Crocs-like. Tapi ini merknya bukan Crocs. Asal capcipcup saja. Kebetulan nemu warna kesukaan aku = ungu.

Harga : Rp 50.000,00
Beli di : Butik deket kos. Di Karangmalang.

OOTD


Stuff : Pakai inner + pashmina SweetJuliaShop, Turquoise Blouse, Bros Cokelat.

Make up : Kurang kelihatan karena itu posisinya baru pulang dari main. Aslinya kuyu dan berminyak banget. :( Tapi well (karena ini adalah beauty blog), saya list deh adonannya  :
Face : Viva Moisturizer Green Tea, Caring Everlast BB Cream, Caring Microfine Loose Powder
Lip : Cuma pake madu
Eyes : My Darling eyeliner, Pixy Mascara, Viva Eyebrow

Lokasi : Lantai dua kost alias jemuran! LOL

Fotografer : Eka Wahyu, Vivianti (Thaks for our GDO, sisters!)

@andhikalady

Friday, June 15, 2012

My Adorable Make-Up Guru Youtube = Michelle Phan

Sebenarnya sudah cukup lama saya ingin menulis tentang perempuan cantik yang terkenal di channel Youtube sebagai make-up guru yang paling-dicari-dan-sangat-downloadable bagi makeup lover seperti saya.

Mau tahu siapa Michelle Phan?

Berikut dilansir dari wikipedia :

Phan joined Youtube on July 18, 2006 and has created over 180 videos.[4][5] As of February 2012, her videos have garnered over 530 million views. Her channel has over 1,800,000 subscribers. She has the most subscribed beauty channel on YouTube.

Foto dia :






Keunikan dari gaya make-up jenk Phan ini adalah *play it with colour*. Dia berpandangan, bahwa wajah kita adalah media seni, kita dapat melukis, memperindah, dan menyampaikan sesuatu dengan polesan make-up. Walaupun kebanyakan video (more than 180!) yang dia upload di Youtube adalah tutorial make-up-look tertentu, beberapa videonya adalah tips-tips skin care, cara merawat kulit, dan ada juga lho, tips sederhana memanfaatkan bahan dapur untuk dipakai sebagai masker.

Why I love her style and make-up?

Dia membuat tutorial dengan hati! Dia mengajari bahwa setiap wanita berhak untuk mencintai, menemukan cinta, dan menerima dirinya apa adanya. Tidak jarang pula dia menyisipkan humor di videonya. Terlepas dari mukanya yang memang sudah cantik, tapi saya rasa dia sangat-sangat berbakat. Kuliah di jurusan seni lukis (CMIIW, saya hanya membaca dari salah satu videonya), turut membantunya untuk memilah dan memilih warna dalam make-upnya. Karena keaktifan dia membuat tutorial, dia sekarang resmi menjadi spokeperson produk Lancome, Paris. What an amazing!

Dia dapat membuat wajahnya menjadi apapun. Banyak look yang dia ciptakan. Kartun Disney, Anime Jepang, artis Hollywood seperti Angelina Jolie, dan Tim Burton pernah "mampir" ke wajahnya.

Video tutorialnya juga unik. Memakai dubbing dan bersisip lagu yang enak di dengar. Saya pribadi kurang suka melihat tutorial video make-up yang dilakukan sambil ngomong langsung. Bisa kamu bayangkan, ada orang menggunakan lisptick sambil ngomong? Hihi.

Dia berasal dari...

Menurut wikipedia, mbak Phan berasal dari Vietnam, namun sekarang tinggal di US. Dan dia memiliki pekerjaan paling keren di dunia = MUA yang kerjaannya keliling dunia. Hehe. Semua aktifitas dia bisa dilihat di akun twitternya @ricebunny . Saya makin suka dia. Meski dia adalah kaum minoritas di US, tapi dia mampu menggapai impian menjadi most-wanted-beauty-guru di US bahkan dunia.

Cari dia di..

Twitter = @ricebunny
Web = michellephan.com
Youtube = http://www.youtube.com/user/MichellePhan



Koleksi saya...









Lebih dari 100an video mbak Phan saya punya. Jauh sebelum saya membuat blog ini saya sudah rajin mendownload video dan mengagumi karya mbak Phan ini.

Akhir kata, siapa make-up guru favorit kamu?

Note :

Ada mini lyrics yang nyempil di gambar di atas. Depapepe Canon, Canon in D (jazz). Yess, I Love Pachelbel Canon. Semua versi saya suka. Menurut saya, Canon adalah musik yang diciptakan dengan aroma surga. Hehe, lebay dan bercanda..

Dan yang terakhir adalah lirik dari lagunya Ahmad Dhani dan Agnes Monica, Cinta Mati..

Reff: cintaku sedalam samudera
setinggi langit di angkasa kepadamu
cintaku sebesar dunia
seluas jagad raya ini kepadamu


Xoxo, with love,

@andhikalady

Saturday, June 9, 2012

Produk Make-up/Skincare (yang Sebenarnya) Bagus Tapi Promosinya Kurang


Sering saya ketemu dengan sesama Beauty Blogger dan pecinta make-up lain yang dengan senang hati saling tukar info produk-produk yang bagus. Tapii, tidak semua produk bagus yang kami sharing itu adalah produk yang mudah kita temui di dunia pengiklanan. Di antaranya malah produk yang sama sekali belum saya dengar. Kemudian saya iseng-iseng coba. Dan hasilnya memang bagus. Saya jadi berpikir, kenapa produk sebagus ini tidak serius dalam dipromosiin yah?

Note : Tulisan ini bukan bermaksud untuk mempromosikan produk tertentu. Melainkan hanya media sharing mulut ke mulut (oke, kalo ini tulis ke tulis, hehehe) tentang Produk Make-up (yang sebenarnya) Bagus Tapi Promosinya Kurang.

Ini dia :

1.    Kelly
Sudah tiga kali saya mereview produk retro ini. Ini, ini dan ini. Produk ini terbilang termasuk bagus untuk ukuran harga yang sangat affordable. Ibu dan Nenek saya pun bilang “this is my Holly Grail for make-up”. Hehe, saya bercanda. Tentu saja mereka mengucapkannya dengan gaya bahasa mereka.



2.    Produk buatan PT. Cosmolab Purwokerto
Belum pernah mendengar PT ini? Tidak mengapa. Tapi sudahkah kamu mendengar Eyeliner My Darling? Saya yakin pasti sudah semuanya. Nah, PT Cosmolab ini adalah pabrik industry kosmetik yang memproduksi berbagai alat make-up. Lokasinya di kota sejuk tempat saya menghabiskan tiga tahun di SMA = Purwokerto. Salah satu produk mereka termasuk eyeliner My Darling ini. Saya juga pernah mencoba TWC buatan pabrik ini, namanya Unigirl. Dan saya menganggap TWC ini layak disejajarkan dengan TWC premium lainnya. Sayangnya sudah habis dan jelas tidak bisa direview. Kecuali setelah saya repurchase.



3.    Just Miss
Yup, Just Miss. Awalnya saya mengira ini adalah produk keluaran China. Tapi setelah saya teliti, pada bagian buatan dan POM, semua meyakinkan. Ternyata produk ini buatan Indonesia lho. Tepatnya di Tangerang. Saya pemakai salah satu lipstick dan eyeshadownya. Dan lipsticknya memang bagus lho. Pigmented dan mampu menutup bagian gelap bibir saya. Banyak juga Beauty Blogger yang mereview produk Just Miss. Cek saja di sini.

Ngambil dari blognya Yosinta di sini.

4.    Nail Polish Pokari
Well, cat kuku ini masih satu jenis dengan Just Miss, tempat belinya pun sama, yaitu di Stroberi. Pasti sudah tahu kan? Stroberi itu? Itu lho, tempat jual pernah-pernik aksesoris dan make-up yang sering ada di mal. Stroberi ini menjual produk make-up seperti Just Miss, Nail Polish Pokari, Produk My Darling, Nonna dan aneka brush buatan lokal maupun China.

 
Ngambil dari sini.
 
Saya suka produk Nail Polish Pokari. Teksturnya cair dan mudah diaplikasikan. Pilihan warnanya pun banyak. Dan harganya Cuma 6ribu per botol. Cocok banget deh untuk yang baru latihan mengecat kuku.

5.    Inez
Sejujurnya saya belum pernah menggunakan produk Inez, kecuali kalau saya sedang menjadi “korban” make over. Hehehe. Ini bukan korban kali ya? Tapi keberuntungan. Dari beberapa teman yang pernah memakai produk ini, mereka setuju kalau eyeshadow, bedak dan facial foam Inez sangat direkomendasikan. Tapi saya merasa produk ini masih kurang promosi deh. Jarang banget saya melihat iklan Inez di media. Ayo dong, Inez, bikin promosi yang bagus ya. Karena kami sebagai make-up addict sangat setuju kalau produk ini bagus. Hihihi



6.    Fanbo
Ibu saya pernah menjadi pengguna setia bedak Fanbo. Dan saya sebagai anak baik (yang kecanduan make-up) suka mencolek-colek dan mencoba-cobi. Kata Ibu pun produk ini bagus. Dan beberapa saat lalu ketika ada kumpul Beauty Blogger Jogja Solo pun Mbak Arum membawa shading Fanbo ke gathering dan sukses merebut perhatian kita semua untuk belajar shading.



Ini kasusnya seperti Inez. Tapi lumayan deh, sekarang sudah mulai getol melancarkan promosinya. Termasuk memilih Kade Devie sebagai brand ambassadornya. 


7.    Skiva
Dulu ada. Sekarang kemana? Saya pemakai eyelinernya. Review bisa dilihat di sini. Tapi  sekarang saya bingung mau repurchase di mana karena produk ini seakan “menghilang”. Adakah Ladies yang tau?


Well, itu produk-produk yang *menurut saya lumayan bagus, sayang promosinya kurang. Adakah rekomendasi lain dari Ladies tentang makeup / skin care yang bernasib sama? Hehehe..

Xoxo

@andhikalady