Monday, December 3, 2012

Seledetan Legong di Kemasan Lulur

Sejujurnya, saya sudah lama sekali nggak mereview kosmetik. Entah kenapa, sense of review saya sedang menghilang entah ke mana.  Padahal saya ada beberapa produk yang butuh direview. Ada yang under 100 ribu, ada juga yang over 100 ribu. Bhihihihik. Tapi ya itu tadi, saat ini bertemu dengan pembahasan kosmetik tentang kemasan, aroma, stay power dan tetek bengeknya seakan menjadi... *ah, tidur aja ah*. #beautyBloggerfail.

Nah, demi kelangsungan hidup web ternjintah (eh, sekarang udah boleh disebut web belum ya? LOL), saya juga mesti harus konsisten menulis dengan bersenang-senang dong. Eman-eman atuh udah beli domain mahal-mahal masa blog gak dirawat? Memang sejak hampir sudah tiga minggu blog ini menyandang domain baru, saya merasa lebih memiliki sesuatu di laman ini. Pasti rasanya beda, ketika kamu mendapatkan sesuatu dengan gratis dibanding dengan mendapatkan sesuatu dengan membelinya. Atau yang lebih sederhana saja, memakai software bajakan dibanding dengan memakai software asli, pasti rasanya beda. Iya kan? Selain itu, memiliki domain sendiri itu seperti memantapkan diri dengan sebuah komitmen. Semisal kita sudah memberikan maharsi untuk suatu domain, maka dengan komitmen itu, semangat untuk terus menulis juga akan timbul dengan sendirinya.


Tidak. Saya sedang tidak akan mereview lulur. :)
Jadi, kali ini saya mau cerita random soal salah satu gerakan di seni tari Bali. Ada satu gerakan dalam tari Bali yang tidak ditemui di ragam tari-tari yang lain. Yaitu gerakan mata. Siapapun pasti tau, kalau tari Bali terkenal dengan pelototan matanya yang besar, bulat dan cepat. Ada anekdot, bahwa pemilik mata yang besar memiliki hubungan kecocokan untuk menjadi penari Bali. Apalagi gerakan mata si penari Bali ini sangat mudah ditemui di kemasan pot lulur khas Bali. Gerakan pelototan mata ini namanya Seledet.

Teman saya, Ana, sedang memperagakan gerakan seledet.
Seorang penari Bali yang baik (tentunya saya belum termasuk), dapat melakukan gerakan seledet dengan alami dan sempurna. Seledet yang baik itu dilakukan dengan melotot-geser kanan-geser kiri sesuai irama tarian tanpa menggerakkan kepala secara berlebihan. Dengan gerakan ini, diharapkan kesan misterius, seram, indah, senyum dapat dirasakan dari sebuah tarian Bali.

Karena karakter ekspresi tari Bali itu terletak pada seledetan matanya, maka wajar saja, makeup tari Bali selalu tajam di bagian matanya. Berciri eyeshadow gelap yang tebal dan eyeliner yang nge-hit.

Bersama posting ini, saya mau nampang ah, di sripilan-sripilan ujian tari Bali Legong Keraton (Ibu saya menyebutnya sebagai tarian Lulur). :D Kebetulan saya baru saja mendapat segrobak file foto Legong dari kawan saya. Ayeyeee!!!







Pose satu grup.


Pose Cherybelle.

Saya dan Ana.

Saya punya gurauan dengan teman saya. Kalau ada sesuatu yang lirik-able, kami menamainya Seledetan.

"Eh, ada seledetan tuh!"
"Ha? Mana, mana?"
"Tuh," sambil menunjukkan cowok bertampang ganteng serupa-rupawannya.
 ---
"Tunggu-tunggu, saya lagi nyeledeti sepatu yang dipakai cewek itu"
---
"Hati-hati jadi pacarnya dia, seledetannya banyak!"

Ya, begitulah.

@andhikalady
Reaksi:

9 comments:

  1. Penari Bali tu cantik2 dan.. kurus2 yaaa ^^
    nyesel deh kmaren ga jadi dateng waktu kmu ujiaaannn...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga semua kurus Jeng. Yang paling 'ringan' ya aku ini. :p
      Ujian besok dateng yuk Jeng. *ngarep*... >.<

      Delete
  2. Aku sebenernya tertarik ikut tari bali kayak gitu .. cuma jilbaban gini mikir2 T.T .. bisa gak sih pas ujian pake kostum tapi tetep jilbaban dhik ?

    ReplyDelete
  3. Hello there pretty! :)
    I am having my first giveaway. :) You might win awesome COSMETIC ORGANIZERS! ^_^
    I am hoping for your participation. ^_^
    Here is the link: http://thepiinkrouge.blogspot.com/2012/11/novemberrific-giveaway.html
    Thank you so much! God Bless :)
    Follow my blog. Will SURELY followed you back!<3 :)

    Much Love!
    -Jan
    http://thepiinkrouge.blogspot.com/

    ReplyDelete
  4. wah, mbak lady tu traditional dancer to.. kereenn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe. Penari tradisional Bali (yang masih) pemula tepatnya.. :D

      Delete
  5. mau,. kalau ke bali, pake baju nari seperti itu,. bisa gak,>?? nyewa diman yhaa,.?? pinginn bangat pakai baju adat bali,.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin di salon2 Bali ada Jeng. Wah saya bukan orang Bali jadi kurang tau tempat2 yang bisa sewa baju Bali. :D

      Delete