Jadi begindang. Harusnya saya posting ini di blog sebelah
saya di Sayap-sayap Mimpi. Tapi mendadak saya ingin banyak Jenganten-jenganten
tau info ini.
Saya sangat paham sekali bahwa buah tomat adalah buah yang
gizi dan vitaminnya luar biasa. Tau Lycopene? Itu lho, bahan aktif yang digembar-gemborkan
sebuah produk pemutih local untuk media promosi. #eh, iya bukan ya? Jadi pada
suatu waktu, saya membaca artikel yang isinya Lycopene itu tidak dapat bekerja
dengan baik untuk tubuh (kulit) jika dipakai terpisah dilepaskan dari inangnya.
Siapa inangnya? Usut punya usut, tersangka utama pemilik kandungan Lycopene terbesar adalah buah TOMAT! Disebutkan pula bahwa Lycopene bertanggungjawab
pada warna merah pada tomat. Tomat segar saja bisa berwarna merah segar kinyis-kinyis
gitu, gimana jadinya kalau kulit kita juga begitu?
Hehehe, tidak perlu dijelaskan panjang lebar. Intinya, buah
Tomat itu bener-bener bagus untuk kulit. Oleh karena itu, saya melatih diri
untuk suka dengan tomat dan berusaha memakan tomat setiap ada kesempatan.
Saya memulainya dengan membeli jus tomat. Awalnya rasanya
segar begitu. Tapi lama-lama saya juga nggak tahan dengan aromanya. Tau sendiri
lah, buah Tomat kan tidak manis. *Saya suka yang manis-manis*, #eh. Akhirnya
saya berhenti meminum jus tomat.
Kemudian saya tertarik dengan tomat cherry. Bentuknya seperti
tomat pada umumnya dengan ukuran yang kecil-kecil sebesar anggur. Rasanya empuk
dan gurih. Kadar airnya lebih sedikit. Dimakan tanpa gulapun rasanya enak lho.
Sayangnya harga tomat cherry lebih mahal dari tomat biasa. Sekitar tiga kali
lipat tomat besar. Pun cuma dapat ditemui di toko-toko besar.
| Tomat Cherry. |
Yang ketiga adalah tomat punch! Ini yang paling favorit untuk
saya. Awalnya saya mendapat resep ini dari petugas kantin di kantor saya. Jadi
caranya begini, tomat diiris, disiram dengan air gula, tambahkan es, siap
disajikan. Saya hampir memesannya setiap hari. Rasanya enak, tidak enek seperti
jus tomat, dan harganya juga tidak mahal. Sesuaikan saja dengan tipe buah tomat
yang kamu suka. Nah, saya juga ada modifikasi resep serupa nih. Caranya begini
:
Bahan :
- Tomat
- Buah-buahan lain (misal stroberi, mangga, bengkoang, dsb)
- Madu
- Air hangat
- Es batu
Caranya :
- Iris buah-buahan kecil-kecil, masukkan di gelas.
- Campur madu dengan air panas, siramkan ke irisan buah (madu lebih baik dari gula. Jangan pakai sirup, dia sudah memiliki bejibun bahan pengawet.)
- Beri es batu.
- Dimakan.
| Hasilnya. |
Believe me, rasanya enak! Gurih manis campuran tomat dan
madu. Kadang ada pula rasa kurma kita temukan dalam paduan tomat dan madu.
Hehehe. Alhasil, kita bisa tetap mengkonsumsi Lycopene, #eh, tomat tanpa merasa
mual atau terpaksa.
Entah ini cuma terjadi sama saya saja atau yang lain juga.
Tapi Saya merasa kulit saya makin kenyal dan lembut setelah rutin mengkonsumsi
tomat ini. Sekali lagi ya, saya cuma merasa. Saya lupa untuk memotret kulit
ketika belum rutin makan tomat dan setelah.
Anyway, saya punya penyair favorit, dia mendeklarasikan dirinya sebagai Tomat. Namanya huruf kecil. Kata-kata indahnya bisa dicek di http://aanmansyur.tumblr.com/.
