Thursday, April 5, 2012

KELLY BEAUTY CREAM


Hai Ladies, apa kabar? Sudahkah kalian menghias hari ini dengan aktifitas produktif seperti kalian berdandan untuk menghargai diri sebagai wanita? #tsaaah. Rasanya semua pembaca di sini setuju kalau kegiatan berdandan dan merawat diri adalah perwujudan dari penghargaan diri sebagai wanita. Jauh-jauh deh, dari anggapan seseorang sesimple keinginan untuk menarik cowo? #misalnya. Iya? Benar kan?..

Okedehh, lanjut ke bagian review produk yaa.

Sebenarnya saya agak ragu untuk mengangkat produk ini untuk direview di blog, karena yang akan saya review ini adalah produk plagiat! Iya, plagiat. Kalian tidak salah baca. Plagiat karena dilihat dari sisi kemasan, wadah, bahan baku, sampai brosur pemakaian dibuat hampir mirip-rip-rip sama produk yang ditiru. Tebak apa yang ditiru dan penirunya?

Peniru : Kelly Beauty Cream

Yang ditiru : Gizi Super Cream

Tuh kan, mirip banget! Bahkan kalimat pada kemasannya pun sama. "Secret of Seaweed"
Nah, sudah tau kan, sang peniru dan yang ditiru? Tapi kali ini Lady enggak akan membahas opini plagiarisme kedua produk ini, melainkan akan mereview salah satu produk tersebut, yaitu Kelly Beauty Cream Secret of Seaweed.

Kemasan.

Kemasan Kelly Beauty Cream berbentuk pot kecil dilengkapi dengan kemasan box di luar. Pot kemasan tersebut terbuat dari plastik berwarna putih (yang saya akui ini terlihat murah untuk sebuah kosmetik perawatan kulit) dilapisi dengan label kertas yang bertuliskan merk produk (kertas ini mudah sekali copot, baru pemakaian dua atau tiga kali sudah lepas).



Bagian luar pot ini masih dikemasani dengan box berwarna putih dengan tulisan-tulisan dan keterangan yang lagi-lagi mirip sekali dengan kemasan Gizi Super Cream.

Di dalam box juga masih dilengkapi dengan brosur tentang produk dan tata cara pemakaian. Lagi-lagi dan lagi sangat-sangat mirip dengan produk yang ditirunya. Bahkan, hampir semua kalimat-kalimatnya benar-benar sama. 

Kertas brosurnya.
Isi

Pertama kali membuka isi pot produk ini, saya melihat bentuk krim berwarna broken white yang kental, berminyak dan beraroma (yang meurut saya aromanya memiliki kadar semerbak yang cukup mengganggu hidung saya).



Pada bagian komposisi krim, disebutkan bahwa krim ini mengandung ekstrak alami rumput laut dan buah kojic. Berdasarkan pengalaman dan browsing info sana sini, rumput laut memang salah satu komposisi kosmetik yang bagus, alami, tidak berbahaya, dan memiliki efek penghalus dan perawat yang bagus untuk kulit. Saya pernah menggunakan krim berbahan dasar rumput laut, yaitu Gizi Super Cream. Dan hasilnya sama sekali tidak mengecewakan. Kandungan yang disebutkan lagi adalah buah kojic. Saya belum pernah berpengalaman menggunakan produk berbahan dasar buah kojic, tapi setelah browsing sana-sini, banyak yang menyebutkan kalau buah ini bermanfaat untuk memutihkan dan mencerahkan kulit.

Pengaplikasian



Ketika dioleskan ke kulit, hal pertama yang saya rasakan : aduh, baunya gak nguatin Bok.. :S. Alias baunya sangat keras banget dicium hidung saya. Tapi setelah beberapa menit, bau ini kemudian semakin samar dengan sendirinya. Selain efek bau yang saya rasakan, efek lain adalah kulit saya sempat berminyak sementara karena terolesi dengan krim ini. Namun beberapa saat kemudian, kesan berminyak ini diganti dengan kesan kulit kenyal dan lembab. Ini yang saya suka dari produk ini. Daya lembabnya sangat tinggi. Dibandingkan dengan pelembab-pelembab lain yang pernah saya pakai, krim inilah juaranya. Jika dibandingkan dengan Gizi Super Cream, daya lembabnya pun masih lebih baik Kelly Beauty Cream.
Pada bagian kemasan dituliskan dapat digunakan sebagai krim pagi maupun krim malam. Namun saya sendiri tidak menggunakannya sebagai krim pagi karena khawatir dengan efek berminyaknya. Saya lebih suka menggunakan krim ini sebagai pengantar tidur saya. 

Sebagai krim malam, krim ini sangat memuaskan untuk mengembalikan vitalitas kulit saya ketika sedang menderita kulit kering. Iya, kulit saya memang berminyak tapi kadang masih juga harus mendapat kulit kering dan mengelupas di sana sini ( cuping hidun, ujung bibir, bawah bibir, dsb). Dan krim ini sukses mengembalikan kulit saya menjadi kenyal dan menghilangkan kesan mengelupas pada bagian kulit saya yang kering.
Jadi, ketika saya merasa kulit saya kering, olesilah krim ini pada malam hari sebelum tidur, paginya kulit sudah kembali normal.

Harga
sekitar Rp 6.000,00-10.000,00 (lupa, #ewww)
Positif

+ daya lembabnya sangat bagus
+ Mengembalikan kelembutan kulit dari kekeringan.

Negatif

- aromanya gak enak
- kemasannya seperti dibuat asal-asalan
- kelihatan banget mencontoh produk lain

Beli lagi
Mungkin iya

@andhikalady